Ibnu Mukhtar, حفظه الله تعالى
Alhamdulillaahi, wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa Rosuulillaah, wa ba’du!
Saudaraku seislam yang saya cintai, ketahuilah bahwa membaca bacaan setelah takbirotul ihrom dan sebelum membaca Al-Fatihah di dalam sholat atau yang biasa disebut doa istiftah/iftitah termasuk ajaran Nabi kita. Beliau telah mengajarkan dan mencontohkan kepada umatnya dengan berbagai lafazh bacaan.
Di antara doa istiftah/iftitah yang beliau kagumi karena dengannya Alloh bukakan pintu-pintu langit adalah sebagaimana tersebut dalam hadits shohih berikut :
Dari Abdulloh bin Umar ~rodhiyallohu ‘anhuma~, ia berkata : Ketika kami sholat bersama Rosululloh ~shollallohu ‘alaihi wa sallam~ tiba-tiba ada seseorang mengatakan :
اللّـﮧ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ للّـﮧ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللّـﮧ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Alloohu akbaru kabiiroo, walhamdulillaahi katsiiroo, wa subhaanalloohi bukrotaw-wa ashiilaa
‘Alloh Maha Besar lagi Maha Agung, segala pujian yang banyak hanya milik Alloh, Maha Suci Alloh di waktu pagi dan petang’
Maka selesai sholat, Rosululloh ~shollallohu ‘alaihi wa sallam~ bersabda : “Siapakah orang yang tadi mengucapkan kalimat begini dan begitu.” Berkata seorang sahabat, ‘Aku yang mengucapkannya, ya Rosululloh!’ Beliau bersabda :
«عَجِبْتُ لَهَا، فُتِحَتْ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ»
“Aku kagum dengan kalimat tersebut, telah dibukakan pintu-pintu langit karenanya.”
Berkata Ibnu Umar ~rodhiyallohu ‘anhuma~ : “Maka aku tidak pernah meninggalkan membaca kalimat tersebut sejak aku mendengar Rosululloh ~shollallohu ‘alaihi wa sallam~ mengatakan demikian.”
[HSR. Muslim ~rohimahulloh~ dalam shohihnya ‘bab maa yuqoolu baina takbiirotul ihrom’ no. 601]
Semoga catatan sederhana ini bermanfaat untuk kita semua.
Wa shollallohu wa sallama ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad
– – – – – •(*)•- – – – –