Category Archives: Display Picture Dakwah

Ada Apa Dengan UJUB…

Perbanyak ucapan LAA HAWLA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH…
.
Kalimat “laa hawla wa laa quwwata illa billah” adalah kalimat yang berisi penyerahan diri dalam segala urusan kepada Allah Ta’ala. HAMBA TIDAKLAH BISA BERBUAT APA-APA DAN TIDAK BISA MENOLAK SESUATU, JUGA TIDAK BISA MEMILIKI SESUATU SELAIN KEHENDAK ALLAH.
.
Ada ulama yang menafsirkan kalimat tersebut, “Tidak ada kuasa bagi hamba untuk menolak kejelekan dan tidak ada kekuatan untuk meraih kebaikan selain dengan kuasa Allah.
.
Ulama lain menafsirkan, “Tidak ada usaha, kekuatan dan upaya selain dengan kehendak Allah.”
.
Ibnu Mas’ud rodhiyallahu ‘anhu berkata,

لا حول عن معصية الله إلا بعصمته، ولا قوة على طاعته إلا بمعونته

Tidak ada daya untuk menghindarkan diri dari maksiat selain dengan perlindugan dari Allah. Tidak ada kekuatan untuk melaksanakan ketaatan selain dengan pertolongan Allah.”
.
Imam Nawawi menyebutkan berbagai tafsiran di atas dalam Syarh Shahih Muslim dan beliau katakan, “Semua tafsiran tersebut hampir sama maknanya.”
.
(Syarh Shahih Muslim, 17: 26-27)
.
Semoga lisan ini selalu diberi taufik oleh Allah untuk selalu basah dengan dzikir kepada Allah.
.
Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal,  حفظه الله تعالى

Ketahuilah Bahwa Orang-Orang Bodoh Di Dunia Ini Banyak…

Syaikh Mahmud Muhammad Syakir berkata:

Bagi yang tidak tahu, ketahuilah bahwa orang-orang bodoh di dunia ini banyak.

Apabila ada yang marah oleh setiap kebodohan orang yang bodoh maka kesusahannya akan panjang dengan selalu marah-marah.

Biarlah orang bodoh itu berkata semau mereka.
Dan jadilah kamu memelihara kemuliaanmu, karena ia lebih mahal dan lebih mulia untuk kamu campakkan dengan lisan..

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Perhatikan Celana Anda dan Keluarga Anda…


.
.
Wahai kaum muslimin…

Perhatikan celana anda, celana suami, ayah, saudara lelaki dan anak lelaki anda…

Pastikan celana mereka TIDAK ISBAL karena ISBAL ADALAH SALAH SATU DARI DOSA-DOSA BESAR…

Subhaanallah… ternyata Isbal temasuk dosa besar, sedangkan Rasulullah shallallahu ‘alayhi Wasallam bersabda (yang artinya) :
“Sholat yang lima waktu, dari Jum’at ke Jum’at berikutnya, bulan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya, akan menjadi penghapus dosa SELAMA DIA MENJAUHI DOSA-DOSA BESAR.”
[HR. Muslim, at-Tirmidzi dan Ahmad, lihat Shohiihul Jaami’ no. 3875]

Kenapa Isbal masuk ke dalam dosa besar ?

Karena definisi dosa besar adalah setiap dosa yang diancam neraka, terkena laknat, dimurkai atau dikenai siksa.

Lantas, apa sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang orang yang menjulurkan kain sarung atau celana hingga melebihi mata kaki alias ISBAL ?

Simak hadits berikut !

عَنْ أَبِي ذَرٍّ عَنْ النَّبِيِّ قَالَ :” ثَلَاثَةٌ لا يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلا يُزَكِّيْهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلٍيْمٌ”,قَالَ :فَقَرَأَهَا رَسُوْلُ اللهِ ثَلاثَ مِرَارٍ .قَالَ أَبُوْ ذَرٍّ :”خَابُوا وَ خَسِرُوْا. مَنْ هُمْ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ :”المُسْبِلُ وَالْمَنَّانُ وَالْمُنْفِقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلْفِ الْكَاذِبِ”

Dari Abu Dzar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:
Tiga golongan yang tidak akan diajak komunikasi oleh Allah pada hari Kiamat dan tidak dilihat dan tidak (juga) disucikan dan bagi mereka adzab yang pedih.” Abu Dzar menceritakan, Rasulullah mengulanginya sampai tiga kali.  “Sungguh merugi mereka, siapakah mereka wahai Rasulullah ?” tanya Abu Dzar. Nabi menjawab:
⚉    Orang yang ISBAL
⚉    Orang yang mengungkit-ngungkit sedekahnya dan
⚉    Penjual yang bersumpah palsu.”
(HR Muslim I/102 no 106)

Ya Rabb..ada 4 ancaman bagi orang yang ISBAL.
⚉    Tidak Allah ajak bicara,
⚉    Tidak Allah lihat,
⚉    Tidak Allah sucikan dan
⚉    Bagi mereka adzab yang pedih.

Ternyata, ISBAL itu termasuk DOSA BESAR.

Na’udzubillah.

(Faedah penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc,  حفظه الله تعالى dalam artikel :
https://bbg-alilmu.com/archives/8672 ]

Do’a Setelah Adzan Yang Sesuai Sunnah


Mari kita baca DO’A SETELAH ADZAN DENGAN BENAR

Setelah adzan, bacalah SHOLAWAT (dalil di hadits no. 1 dibawah, dan sholawat yang utama adalah sholawat Ibrohimiyah)… Lalu setelah sholawat, bacalah do’a setelah adzan hingga “..alladzi wa ‘adtah..”, jangan ditambah-tambah.

HADITS No. 1 : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya):

“Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian BER-SHOLAWAT-LAH untukku. Karena siapa yang ber-sholawat kepadaku sekali, maka Allah akan ber-sholawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kemudian mintalah wasilah pada Allah untukku. Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafa’atku..” (HR. Muslim no. 384).

HADITS No. 2 : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya):

“Barangsiapa mengucapkan setelah mendengar adzan ‘allahumma robba haadzihid da’watit taammah wash sholaatil qoo-imah, aati Muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab’ats-hu maqoomam mahmuudan alladzi wa ‘adtah’ [Ya Allah, Rabb pemilik dakwah yang sempurna ini (dakwah tauhid), shalat yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah (kedudukan yang tinggi), dan fadilah (kedudukan lain yang mulia). Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqom (kedudukan) terpuji yang telah Engkau janjikan padanya], maka dia akan mendapatkan syafa’at ku kelak..” (HR. Al Bukhari no. 614 )

Silahkan di share

ARTIKEL TERKAIT
KAPAN DZIKIR AGUNG INI KITA UCAPKAN..?

Makna Sholawat Allah…

Makna sholawat Allah kepada Nabi dan hamba-Nya ialah pujian dan sanjungan Allah kepadanya di hadapan para malaikat yang mulia yang berada di sisi-Nya.

Sedangkan makna sholawat para malaikat kepada Nabi dan orang-orang yang beriman ialah Do’a. Maksudnya para malaikat mendo’akan kebaikan dan memohonkan ampunan kepada Allah bagi Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam dan kaum mukminin.

Ustadz Muhammad Wasitho MA, حفظه الله تعالى

Sesuaikanlah…

جالس العلماء بعقلك

Duduklah bersama ‘Ulama dengan akalmu

وجالس الامراء بعلمك

Duduklah bersama Pemimpin dengan ilmumu

وجالس الاصدقاء بأدبك

Duduklah bersama Teman dengan kesantunan adabmu

وجالس أهل بيتك بعطفك

Duduklah bersama Keluarga dengan kelembutanmu

وجالس السفهاء بحلمك

Duduklah bersama Orang Bodoh dengan kemurahan hatimu

Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin Lc, ha حفظه الله تعا

 

Rutinkan membaca 2 ayat ini…

image

Hadits di atas menunjukkan tentang keutamaan dua ayat terakhir surat Al-Baqarah.

Para ulama menyebutkan bahwa siapa yang membaca dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, maka Allah akan memberikan kecukupan baginya untuk urusan dunia dan akhiratnya, juga ia akan dijauhkan dari kejelekan. Ada juga ulama yang mengatakan bahwa dengan membaca ayat tersebut imannya akan diperbaharui karena di dalam ayat tersebut ada sikap pasrah kepada Allah Ta’ala. Ada juga ulama yang mengatakan bahwa ayat tersebut bisa sebagai pengganti dari berbagai dzikir karena di dalamnya sudah terdapat do’a untuk meminta kebaikan dunia dan akhirat. (Lihat bahasan Prof. Dr. Musthafa Al-Bugha dalam Nuzhah Al-Muttaqin, hal. 400-401.)

Al-Qadhi ‘Iyadh menyatakan bahwa makna hadits bisa jadi dengan membaca dua ayat terakhir surat Al-Baqarah akan mencukupkan dari shalat malam. Atau orang yang membacanya dinilai menggantungkan hatinya pada Al-Qur’an. Atau bisa pula maknanya terlindungi dari gangguan setan dengan membaca ayat tersebut. Atau bisa jadi dengan membaca dua ayat tersebut akan mendapatkan pahala yang besar karena di dalamnya ada pelajaran tentang keimanan, kepasrahan diri, penghambaan pada Allah dan berisi pula do’a kebaikan dunia dan akhirat. (Ikmal Al-Mu’allim, 3: 176, dinukil dari Kunuz Riyadhis Sholihin, 13: 83).

Imam Nawawi sendiri menyatakan bahwa maksud dari memberi kecukupan padanya –menurut sebagian ulama- adalah ia sudah dicukupkan dari shalat malam. Maksudnya, itu sudah pengganti shalat malam. Ada juga ulama yang menyampaikan makna bahwa ia dijauhkan dari gangguan setan atau dijauhkan dari segala macam penyakit. Semua makna tersebut kata Imam Nawawi bisa memaknai maksud hadits. (Lihat Syarh Shahih Muslim, 6: 83-84.)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menjelaskan tentang keutamaan dua ayat tersebut ketika dibaca di malam hari, “Ketahuilah para ikhwan sekalian, kedua ayat ini jika dibaca di malam hari, maka akan diberi kecukupan. Yang dimaksud diberi kecukupan di sini adalah dijaga dan diperintahkan oleh Allah, juga diperhatikan dalam do’a karena dalam ayat tersebut terdapat doa untuk maslahat dunia dan akhirat.” (Ahkam Al-Qur’an Al-Karim, 2: 540-541).

Semoga bisa mengamalkan untuk membaca dua ayat terakhir Al-Baqarah ini mulai dari malam ini. Semoga kita meraih kebaikan dan keberkahan. Semoga Allah memberi taufik.

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal MSc, حفظه الله تعالى.

Sumber : https://rumaysho.com/11085-keutamaan-membaca-dua-ayat-terakhir-surat-al-baqarah-pada-waktu-malam.html