Category Archives: Display Picture Dakwah

Salah Satu Ciri Kemunafikan…

Ketika seorang anak merengek, menangis terus-terusan. Untuk mendiamkannya, sang Ibu spontan mengatakan,Iya, iya, nanti Mama akan belikan coklat di warung. Sekarang jangan nangis lagi.Setelah anaknya diam, ibunya malah tidak memberikan dia apa-apa. Kelakuan ibu ini juga secara tidak langsung telah mengajarkan anaknya untuk berdusta. Jadi jangan salahkan anaknya, jika dewasa nanti, anaknya malah yang sering membohongi orang tuanya.

Ingatlah bahwa perbuatan semacam ini termasuk ciri-ciri kemunafikan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tanda orang munafik itu ada tiga : jika berkata, dia dusta; jika berjanji, dia menyelisinya; dan jika diberi amanat, dia berkhianat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, حفظه الله تعالى

Ref : https://rumaysho.com/774-hati-hati-dengan-lisan.html

Apa Rencana Anda..?

Banyak orang membuat perencanaan yang matang
dan detail untuk urusan dunia apalagi untuk bisnis
agar mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya.

Maka jangan lupa agar bisa meraih pahala
sebanyak-banyaknya buatlah perencanaan yang matang untuk menata kegiatan selama bulan Ramadhan.

Nah apa rencana kegiatan anda untuk
Ramadhan kali ini ?

Semoga Allah memudahkan kita bertemu dengan
Ramadhan dan bisa mengisinya dengan tilawah dan
qiyamul lail. Aaamiin

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Embun Pagi…

Sebagian kita masih pelit dan perhitungan
kepada orang tuanya…

Seandainya orang tua kita dulu pelit dan
perhitungan kepada kita tatkala merawat kita,
tentu kondisi kita sekarang sangat buruk…
Betapa banyak orang tua yang sampai berhutang
demi mengobati anaknya dan untuk pendidikan
anaknya…

Ya Allah anugerahkanlah kepada kami sikap
bakti kepada orang tua kami…

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Heran…

Yahya bin Mu’adz رحمه الله تعالى berkata:

عجبت لمن يحزن على نقصان ماله
كيف لايحزن على نقصان عمره

“Aku heran terhadap orang yang sedih
atas hartanya yang berkurang…
bagaimana bisa dia tidak bersedih atas
umurnya
yang mulai berkurang..?

(Sifah As-Shofwah)

Do’a Penutup Sebelum Tidur…

TAK ADA DARI KITA YANG MENGETAHUI kapan ajal tiba.. Bisa saja malam ini saat kita sedang terlelap tidur..
.
Yuk WUDHU SEBELUM TIDUR dan JADIKAN DO’A INI sebagai PENUTUP DARI RANGKAIAN DZIKIR DAN DO’A SEBELUM TIDUR..
.
Silahkan di save dan share…

Hadits pertama:

Dari Al-Bara’ bin ‘Aazib radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan tidur, beliau berbaring pada sisi kanan, lalu membaca doa:

اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ أَرْسَلْتَ

ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSII ILAIK,
WA FAWWADH-TU AMRII ILAIK,
WA WAJJAHTU WAJHIY ILAIK,
WA ALJA’TU ZHOHRII ILAIK,
ROGH-BATAN WA ROHBATAN ILAIK,
LAA MALJA-A WA LAA MANJAA MINKA ILLA ILAIK.
AAMANTU BIKITAABIKALLADZI ANZALTA
WA BI NABIYYI-KALLADZI ARSALTA.

[Artinya: “Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang (mendapatkan rahmatMu) dan takut pada (siksaanMu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)Mu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) NabiMu yang telah Engkau utus.” Apabila Engkau meninggal dunia (di waktu tidur), maka kamu akan meninggal dunia dengan memegang fitrah (agama Islam)].” (HR. Bukhari, no. 6313; Muslim, no. 2710)

Hadits kedua:

Dari Al-Bara’ bin Aazib, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padaku, “Jika engkau hendak tidur, maka berwudhulah dengan wudhu yang digunakan untuk shalat lalu berbaringlah pada sisi kanan.” Kemudian disebutkan do’a seperti di atas, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu mengatakan, “Jadikanlah bacaan tersebut sebagai kalimat terakhir yang engkau ucapkan.” (HR. Bukhari, no. 247; Muslim, no. 2710)

Mari kita rutin membacanya mulai malam ini hingga waktunya tiba..

ARTIKEL TERKAIT : ( silahkan download dan share
Beberapa Do’a Sebelum Tidur…

Masa Lalu

Syaikh Ali Musthafa Thantawi rohimahullah berkata :

“Banyak orang yang menangisi masa lalunya dan rindu untuk kembali ke masa-masa itu.

Tapi mengapa kita tidak berfikir untuk
memperbaiki hari ini sebelum ia menjadi masa lalu..”

(Risalah Ma’a An Naas)

=============
Secepat malam beranjak pagi, secepat itu pula waktu kita akan menjadi masa lalu…

 

Jangan Pernah…

JANGAN pernah… wahai saudaraku
JANGAN pernah MEREMEHKAN NERAKA…

karena siksaan di dalamnya
TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI… dan
TIDAK AKAN PERNAH DI RINGANKAN…

Allah Ta’ala berfirman :

“Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di
dalam adzab neraka Jahannam. Tidak diringankan
adzab itu dari mereka dan mereka di dalamnya
berputus asa. Dan tidaklah Kami menganiaya mereka,
tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
Mereka berseru,”Hai Malik, biarlah Rabbmu membunuh
kami saja.” Dia menjawab, ”Kamu akan tetap tinggal
(di neraka ini).” [Az Zukhruf: 74-77]

Apa Yang Melandasi Persahabatan Anda Dengan Teman Anda Selama Ini.?

Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Teman-teman akrab pada hari (kiamat) nanti sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.”

(QS. Az Zukhruf : 67).

Imam Ibnu Katsir rohimahulloh mengatakan bahwa setiap persahabatan yang dilandasi cinta karena selain Allah, maka pada hari kiamat nanti akan kembali dalam keadaan saling bermusuhan. Kecuali persahabatannya dilandasi cinta karena Allah ‘azza wa jalla, inilah yang kekal selamanya.

(Tafsir Ibnu Katsir)

Bersabarlah Teman…

Asy-Syaikh Al Utsaimin -rahimahullah- mengatakan:

“Tegarlah! Jangan berubah karena banyaknya serangan kepadamu atau karena celaan terhadap pendapatmu. Selagi kamu diatas, sabarlah ! Karena kebenaran tidak mungkin goyah.

Kemudian setelah itu, halaulah jika kamu dalam posisi lemah. Adapun jika kamu kuat, seharusnya kamu menyerang. Karena roda kehidupan terus berputar. Tapi yang terpenting jika kamu lemah wajib bagimu tetap bersabar.

Jangan kamu katakan: manusia semuanya menyelisihiku! Tapi tetaplah bersabar, karena Allah yang menolong agama-Nya, kitab-Nya dan rasul-Nya disetiap zaman.

Tapi gangguan pasti ada. Lihatlah Imam Ahmad bagaimana beliau ditarik dengan keledai di pasar sambil dipukuli. Tapi beliau tetap bersabar dan tegar. Lihat pula bagaimana Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dibawa keliling pasar dengan gerobak dan diikat dipenjara tapi beliau tetap sabar.

Jangan pernah berpikir akan terbentang jalan yang dipenuhi bunga dan kembang bagi orang yang berpegang teguh dengan sunnah. Barangsiapa menginginkan demikian ia menginginkan suatu yang mustahil.”

[Syarah Nuniyah – 3/270]