Ust. M Nuzul, حفظه الله
Setiap manusia tengah digiring menuju kematiannya. Setiap waktu yang berlalu, mendekatkan dirinya kepada ajal yang telah menunggu. Dan tidaklah bergeser kaki seorang hamba kelak di hari kiamat, kecuali akan ditanya akan waktunya, untuk apa dia habiskan.
Saat ajal tiba, Orang-orang fasik akan memohon kepada Allah untuk kembali diberi waktu supaya bisa beramal sholih. Saat tubuh telah dikubur, ia berangan-angan untuk dikembalikan ke alam dunia, berharap bisa bersujud kepada Allah taala, meski hanya sekali saja.
Lantas, mengapa kita masih sempat berpesta pora, merayakan berlalunya tahun, dengan berdalih menyambut tahun baru ?
Simak penjelasan Ust Abu Ya’la Kurnaedi,Lc. Klik http://m.salamdakwah.com/videos-detail/muhasabah-akhir-tahun–.html
#Perhiasan Paling Indah#
Mobil Ferrari dengan kemewahanya, Gedung Empire State dengan kemegahannya, emas perak dengan kemilaunya, panorama alam dengan pesonanya, tak mampu menandingi indahnya seorang wanita dengan kesholihahannya.
Menjadi sholehah adalah dambaan setiap wanita. Wanita yang dicintai oleh Allah dan Rosul-Nya sebelum suami dan anak-anaknya. Wanita yang Allah janjikan dengan surga dan dijaga dari adzab neraka.
Kesholihan seorang wanita tak bisa dibeli dengan harta, tidak dituruni dari orang tua, tidak pula ada pada tahta ataupun pada cantiknya muka. Namun ia semata-mata adalah anugrah dari Dzat Yang Maha Kuasa.
Lantas, bagaimana usaha seorang wanita untuk bisa menjadi sholihah ?
Simak penjelasan Ust Muhammad Nuzul,Lc.
http://m.salamdakwah.com/videos-detail/bagaimana-menjadi-sholihah.html