Ust. Jafar Shalih, حفظه الله
Setelah membawakan 10 pembatal Islam pada risalahnya “Nawaqidul Islam”, Syaikh Muhammad menutup penjelasannya dengan ucapan berikut:
((Dan tidak ada perbedaan pada seluruh pembatal-pembatal ini (bahwa pelakunya kafir), antara: orang yang melakukannya sengaja atau karena takut atau main-main. Kecuali yang melakukannya karena dipaksa))
Asy-Syaikh Abdul Aziz Rajihi Hafidzahullah menjelaskan:
((Manusia dalam pembatal-pembatal Islam ada 5 keadaan:
1- Melakukan kekafiran dengan sengaja: kafir
2- Melakukan kekafiran main-main: kafir
3- Melakukan kekafiran karena takut: kafir
4- Melakukan kekafiran dipaksa & hatinya tenang dengan kekafiran: kafir
Tidak ada yang selamat, selain orang yg ke-5. Yaitu orang yang melakukan kekafiran dipaksa & hatinya tetap diatas keimanan))
Allah Ta’ala berfirman: ((…kecuali orang-orang yang dipaksa sedangkan hatinya tetap diatas keimanan)) (Qs. An-Nahl: 106)
– – – – – •(*)•- – – – –