Ketaatan kepada pemimpin hanya dalam hal yang baik saja .. ini adalah terjemahan dari hadits Nabi -shollallahu ‘alaihi wa sallam- yang diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari dan Muslim:
إنما الطاعة في المعروف
Diantara contoh penerapan hadits ini :
Jika aturan demokrasi membolehkan sesuatu, sedangkan syariat (aturan) Allah melarangnya, maka harusnya kita mendahulukan aturan Allah .. bukan menjadikan aturan demokrasi untuk membolehkan sesuatu yang dilarang oleh Allah.
Misalnya, jika aturan demokrasi membolehkan kita mencela dan merendahkan pemimpin yang sah, sedangkan syariat Allah melarangnya, bahkan memasukkannya ke dalam dosa besar GHIBAH..!
Maka harusnya kita meninggalkannya .. alih-alih membolehkannya dengan dalih aturan demokrasi membolehkannya.
Intinya aturan Allah harus didahulukan daripada aturan makhluk-Nya .. dan itu menuntut kita untuk bersabar.
Semoga bermanfaat dan Allah berkahi, aamiin
✍
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى