UPDATE – Waqaf 3 Sumur Bor dan 2 Jalur Pipa Air Bersih…

UPDATE – SELASA SIANG 16 SHOFAR 1441 / 15 OKTOBER 2019
.
hingga pkl. 12.30 :
➡️ masih terbuka kesempatan  Rp. 74 juta

alhamdulillah alladzii bi-ni’matihi tatimmush-shoolihaat…
.
===================================

DONASI WAQAF 3 SUMUR BOR DAN PIPA AIR BERSIH
.
.
bismillahirrohmaanirrohiim
.
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
⚉ Dari Anas rodhiyallahu ‘anhu , beliau mengatakan, “Rosuulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣ Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

[HR. al-Bazzar dalam Kasyful Astaar, hlm. 149. hadits ini dinilai hasan oleh Syaikh al-Albani rohimahullah dalam Shohihul Jami’, no. 3602]

Syaikh ‘Abdur Rozzaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى  (dalam al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15, terkait amal jariyah no. 2 – mengalirkan sungai) mengatakan,

maksudnya adalah membuat aliran-aliran sungai dari mata air dan sungai induk, supaya airnya bisa sampai ke pemukiman masyarakat serta sawah ladang mereka. Dengan demikian, manusia akan terhindar dari dahaga, tanaman tersirami, serta binatang ternak mendapatkan air minum.

betapa pekerjaan besar ini akan menghasilkan begitu banyak kebaikan bagi manusia dengan membuat kemudahan bagi dalam mengakses air yang merupakan unsur terpenting dalam kehidupan. Semisal dengan ini yaitu mengalirkan air ke pemukiman masyarakat melalui pipa-pipa, begitu pula menyediakan tandon-tandon air di jalan-jalan dan tempat-tempat yang mereka butuhkan.”

Syaikh ‘Abdur Rozzaq bin Abdil Muhsin al-Abbad al-Badr حفظه الله تعالى  (dalam al-Fawaaid al-Mantsuurah, hlm. 11-15, terkait amal jariyah no. 3 – menggali sumur) mengatakan,

Dalam sebuah hadits riwayat Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu, Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ اشْتَدَّ عَلَيْهِ الْعَطَشُ فَوَجَدَ بِئْرًا فَنَزَلَ فِيهَا فَشَرِبَ ثُمَّ خَرَجَ فَإِذَا كَلْبٌ يَلْهَثُ يَأْكُلُ الثَّرَى مِنْ الْعَطَشِ فَقَالَ الرَّجُلُ لَقَدْ بَلَغَ هَذَا الْكَلْبَ مِنْ الْعَطَشِ مِثْلُ الَّذِي كَانَ بَلَغَ بِي فَنَزَلَ الْبِئْرَ فَمَلَأَ خُفَّهُ مَاءً فَسَقَى الْكَلْبَ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَإِنَّ لَنَا فِي الْبَهَائِمِ أَجْرًا فَقَالَ نَعَمْ فِي كُلِّ ذَاتِ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ

“Suatu ketika ada seorang lelaki yang menahan dahaga yang teramat berat berjalan di jalan, lalu dia menemukan sumur. Dia turun ke sumur itu lalu meminum kemudian keluar. Sekonyong-konyong dia mendapati seekor anjing terengah menjulurkan lidahnya menjilat tanah karena saking hausnya. (Melihat pemandangan ini,) lelaki itu mengatakan, ‘Anjing ini telah dahaga yang sama dengan yang aku rasakan.’ Lalu dia turun ke sumur itu dan memenuhi sepatunya dengan air lalu diminumkan ke anjing tersebut. Maka (dengan perbuatannya itu) Allah ‘Azza wa Jalla bersyukur untuknya dan memberikan maghfirah (ampunan)-Nya.

Para shahabat bertanya, “Apakah kita bisa mendapatkan pahala dalam (pemeliharaan) binatang ?” Rosuulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya, pada setiap nyawa itu ada pahala.” [HR. Bukhari, no. 2466 dan Muslim, no. 2244]

Ini pahala yang didapatkan oleh orang yang memberikan minum, lalu bagaimana dengan orang yang menggali sumur yang dengan keberadaannya akan tercukupi kebutuhan minum banyak orang dan bisa dimanfaatkan oleh banyak orang.”
.
===================================
.
dengan izin Allah, program amal jariyah kali ini tergolong masif, karena (sebagaimana tersebut dalam hadits diatas) terkumpul didalamnya 2 bentuk amal jariyah, yaitu:

MENGGALI SUMUR : 2 sumur bor masing-masing untuk masjid dan 500 warga desa Golo Mori di NTT, dan 1 sumur bor untuk masjid di lombok timur – NTB

⚉ MENGALIRKAN SUNGAI :
(1)
melalui pipa air sejauh
2.5 KM dari sumber air ke pondok tahfizh ibnu ‘abbas dan ke pemukiman warga sekitar pondok di dasan bantek, suralaga – lombok timur – NTB;
(2) melalui pipa air sejauh 1.9 KM dari mata air ke pondok pesantren Assunnah, lombok timur – NTB.

Soknar Desa Golo Mori, Kec. Komodo, Kab. Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT)  dihuni oleh sekitar 500 warga dengan kondisi ekonomi rendah. Qoddarallah wa maa syaa-a fa’al, mereka sudah lama kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk mandi, minum dll. Ustadz Wujud hafizhohullah telah mengunjungi desa tersebut. Setelah berkoordinasi dan mendapat dukungan penuh dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) setempat, Ustadz Wujud hafizhohullah dan kami (bbg Al Ilmu) berupaya untuk mewujudkan permintaan kepala desa Golo Mori akan 2 sumur bor dengan kedalaman sekitar 30 m, satu sumur bor di Masjid Taqwa, Lenteng Golo Mori, dan satu sumur bor lagi di tengah pemukiman warga Soknar Golo Mori. Dengan adanya akses ke air bersih lewat 2 sumur bor ini, maka in-syaa Allah, akan meningkatkan kondisi kehidupan dan kebersihan warga, dan juga peningkatan kualitas ibadah warga dan jama’ah masjid Taqwa. Total biaya untuk 2 sumur bor dengan kedalaman +/- 30 m : Rp. 49 juta.

Kebutuhan akan sumur bor juga datang dari Masjid Assunnah di kec. Sakra, Lombok Timur. Selama ini pasokan air bersih bersumber dari PDAM yang dikelola oleh desa setempat, namun, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al, pasokan air seringkali mati sehingga menyulitkan jama’ah masjid untuk berwudhu, minum, istinja, dll. Dikarenakan kondisi tanah, maka in-syaa Allah akan dilakukan pengeboran sedalam 50 s/d 60 m untuk mencoba mendapatkan debit air tanah yang banyak. Semoga dengan adanya sumur bor ini, kegiatan wudhu untuk ibadah sholat 5 waktu, kajian agama, dll di masjid tersebut bisa berjalan dengan lebih baik, in-syaa Allah. Total biaya adalah Rp. 45 juta, namun masih ada sisa dana sebesar Rp. 15 juta dari program sumur Musholla Nuurussunnah yang qoddarallah wa maa syaa-a fa’al tertunda pengerjaannya karena kondisi tanah yang sulit ditambah dengan kesulitan mendapatkan pekerja sumur bor untuk wilayah tersebut. Dengan demikian biaya yang diperlukan untuk sumur bor kali ini adalah selisihnya (45 – 15) Rp. 30 juta.

Terkait pipanisasi air bersih (no. 1), 300 santri  pondok tahfizh ibnu ‘abbas dan sekitar 300 KK warga yang tinggal di sekitar pondok di dasan bantek, suralaga, lombok timur, sangat memerlukan pasokan air bersih karena, qoddarallah wa maa syaa-a fa’al, selama ini pasokan air dari sumur manual sudah kecil debit airnya dan tak lagi memadai untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah  santri pondok tahfizh dan juga jumlah warga yang bermukim di sekitar pondok. Rencananya adalah dengan menyalurkan air dari sumber mata air yang berjarak sekitar 2.5 Km dari pondok melalui pipa.

Dengan adanya pipa ini maka, in-syaa Allah, kebutuhan air bersih pondok tahfizh dan warga sekitar akan terpenuhi secara rutin setiap hari. Total biaya untuk Tahap 1 sebesar Rp. 156 juta

Terkait pipanisasi air bersih (no. 2), ini adalah program pondok pesantren Assunnah, lombok timur. Ini adalah lanjutan dari program sebelumnya (BACA DI SINI). Setelah konsultasi lebih jauh dengan teknisi, ada perubahan spec pipa (harus lebih tebal) dikarenakan sebagiannya posisinya akan berada di bawah permukaan air, dan juga penyambungan pipa harus  dilakukan dengan baik dan benar oleh kontraktor yang berpengalaman agar in-syaa Allah pipa ini akan bertahan untuk jangka waktu yang lama, dan untuk ini ada penambahan biaya. Total tambahan Rp. 44 juta.

Total biaya yang diperlukan untuk ke 5 program diatas adalah Rp. 279 juta (lihat UPDATE SALDO paling atas) untuk :
3 sumur bor sedalam rata-rata 30 – 60 m. 
3 tower dan 3  tandon air.
3 unit mesin pompa besar untuk kedalaman +/- 30-50 m.
pipa air sepanjang 2.5 KM (2500 meter) dan 1.9 KM (1900 meter) dengan spesifikasi khusus (lebih tebal).
bak penampung dan bak filter.

yang hendak berpartisipasi dalam program masif (5 in 1) ini, silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Mandiri (kode bank 451)
.
no. rekening : 748 000 9996
.
an. al ilmu INFAQ
.
konfirmasi (tidak harus) :
0838 0662 4622
.
Jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya, Semoga Allah menerimanya dan menjadikannya naungan kelak di yaumul hisab.. hari dimana tidak ada naungan selain naungan Allah Subhanahu Wata’ala.. 
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wasallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.