All posts by BBG Al Ilmu

Renungan Suriah

Ust. Badrusalam Lc

Subhanallah..!!
Sungguh keji & kejam..
Perbuatan kaum syi’ah di suriah sana..
Akal & fitrah mana yg bisa menerima kenyataan ini..
Dada terasa geram menahan amarah..
Hati terasa panas bergolak..
Ingin rasanya membalas dengan balasan yang setimpal..
Namun.. Ku tak mampu berbuat apa-apa..
Hanya do’a yang terucap..
Ya Rabb.. Tolonglah hamba-hambaMu di sana..
Hancurkan musuh-musuhMu..

Saudaraku..
Kemarahan.. Geram.. & hati yang panas..
Terkadang menjadikan emosi kita mudah terpancing..
Terlebih bila mereka bertingkah menyebalkan..
Di negeri kita ini..
Keadaan seperti ini terkadang tidak menguntungkan..
Sikap arogan kita telah ditunggu olh mereka..
Agar memojokkan kita & memburukkan citra dakwah..
BC tentang kekejaman suriah disebar..
Mengobarkan api kemarahan..
sementara Robbuna Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman..

وإذا جاءهم أمر من الأمن أو الخوف أذاعوا به ولو ردوه إلى الرسول و إلى أولى الأمر منهم لعلمه الذين يستنبطونه منكم

“Apabila datang kepada mereka perkara dari keamanan atau ketakutan, mereka segera menyebarkannya. Kalaulah mereka kembalikan urusan itu kepada rosul & ulil amri (ulama) diantara mereka, tentu akan tahulah orang-orang yang mampu istinbath diantara kamu.” (An Nisaa: 83).
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah berkata:
“Ini adalah pelajaran dari Allah untuk hamba-hambaNya..
Selayaknya, bila datang berita penting yg berhubungan dengan kemashlahatan umum..
Yang berhubungan dengan keamanan atau rasa takut berupa musibah yg menimpa mereka..
Agar berhati-hati & jangan segera menyebarkannya..
Hendaklah mereka mengembalikannya kepada rasul & ulil amri..
Yaitu para ahli ilmu, akal, nasehat & kedewasaan..
Bila mereka memandang mashlahat untuk menyebarkannya..
Silahkan disebarkan..
Bila tidak.. Maka jangan disebarkan..
(Taisiir al kariimirrahman hal 154).

Berhati-hatilah saudaraku..
Dada boleh panas..
Tapi akal tetap tenang & terbimbing dgn ilmu..
Barakallahu fiikum

 Ditulis oleh Ustadz Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

Wahai Pencinta Kebajikan Datanglah

Ust. Rochmad Supriyadi LC

Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzy dan Ibnu Majah, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu’anhu berkata, bersabda Nabi shalallahu’alaihi wa sallam, “Bila datang malam pertama di bulan Ramadhon, maka dibelenggulah para syaiton dan jin yang durhaka, ditutuplah pintu neraka, hingga satu pun tak terbuka, dan dibuka pintu-pintu surga, maka tidak tertutup satu pintupun. Dan menyerulah suatu makhluk dengan seruan “Wahai pecinta kebajikan, berlombalah! Wahai pelaku keburukan, berhenti lah! Dan sesungguhnya Allah Ta’ala telah menyiapkan hamba-hamba yang dibebaskan dari sentuhan neraka!” Dan yang demikian setiap malam. HR Tirmidzy dan Ibnu Majah.

Dan ditegaskan dalam riwayat Imam Ahmad dalam Musnadnya, bahwa makhluk yang menyeru tersebut adalah Malaikat dari malaikat-malaikat Allah Ta’ala, dan hal itu dilakukan setiap malam di bulan Ramadhon setiap harinya hingga usai Ramadhon. Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dan malaikat menyeru, ‘Wahai pelaku kebajikan, bersegeralah! Wahai pelaku keburukan, berhentilah!’. Hal ini hingga romadhon selesai”. (HR Ahmad).

Sekiranya orang-orang yang beriman tidak mendengar seruan malaikat tersebut, akan tetapi hendaknya seruan tersebut dirasakan nyata secara yakin, karena yang memberikan kabar adalah makhluk yang jujur yang wajib dibenarkan yang tidak bicara melalui hawa, akan tetapi wahyu yang diwahyukan. Maka hendaknya seorang muslim bisa merasakan di malam-malam ramadhon yang penuh barokah dengan seruan malaikat yang muliya ini. Dan hendaknya mampu merealisasikan di dalam kehidupan kesehariannya, dalam akhlak dan seluruhnya. Hendaknya membandingkan dirinya di jalan manakah ia menempuhnya?

Keduanya adalah seruan, dan keduanya dimaksudkan untuk kelompok manusia tertentu. “Wahai pelaku kebajikan…. Wahai pelaku keburukan…..”.

———————————————

Adanya Syi’ah Dalam Tubuh Kaum Muslimin Ibarat Tumor Ganas Yang Siap Menyarang Kapan Saja Jika Kondisi Tubuh Melemah..

Ust. Abu Riyadh Lc

Wahai saudaraku.. Mereka telah ada dan telah berbuat penyimpangan sejak zaman para sahabat rodhiallahu ‘anhum

Tidak aneh jika merka benci kpd islam.. Bahkan seperti bencinya yahudi kepda kaum muslimin.. Krn dendam kesumat itu telah ada 1400th yg lalu..

Agama syiah buatan yahudi ini subur dan besar di zaman pemerintahan ali bin abi tholib.. Penyusupan mereka diprakarsai oleh yahudi.. Mereka berpura pura membela ali bin abi tholib. Bahkan berani menuhankannya serta berkamufalase dibalik cinta kpd ahlu bait rasul

Kemudian mereka mencela para shahabat pentolan bahkan mengkafirkan mereka..
Abu bakar, umar, ustman, aisyah, hafsoh dill dikafirkan..

Bagaimana hadits akan sampai kpd kita jika mereka dikafirkan?
Maka tidak aneh kaum syiah senang meligat darah muslim ditumpahkan..

Wahai saudaraku.. Dg anda benci syiah dan menghalangi langkah mereka merupakan jihad walau minimal jihad dg hati anda..

Lihat video syahadt syiah berikut.. Bukti kesesatan syiah dari negara asalnya

http://video.ak.fbcdn.net/hvideo-ak-frc3/v/1054348_10201530570645930_801131213_n.mp4?oh=9d9e46a5bf58a1ee66549fb69858b60d&oe=51F28F78&__gda__=1374900906_b0be67dabfde008e8fe642e068a7d214

www.abu-riyadl.blogspot.com

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Hati Yang Sejuk

Bismillah,
Semoga hati kita sekalian selalu disinari kesejukan dan keselamatan.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Tidaklah seseorang ditimpa suatu kegundahan maupun kesedihan lalu dia berdo’a”

اللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ ابْنُ عَبْدِكَ ابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ وَنُوْرَ صَدْرِيْ وَجَلاَءَ حُزْنِيْ وَذَهَابَ هَمِّيْ

“Ya Allah, sesungguhnya saya adalah hamba-Mu, putra hamba laki-laki-Mu, putra hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di Tangan-Mu, telah berlalu padaku hukum-Mu, adil ketentuan-Mu untukku.
Saya meminta kepada-Mu dengan seluruh Nama yang Engkau miliki, yang Engkau menamakannya untuk Diri-Mu atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu atau yang Engkau simpan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu. Jadikanlah Al-Qur`an sebagai musim semi (penyejuk) hatiku dan cahaya dadaku, pengusir kesedihanku serta penghilang kegundahanku.”Maka akan Allah hilangkan kegundahan dan kesedihannya dan akan diganti dengan diberikan jalan keluar dan kegembiraan.” Tiba-tiba ada yang bertanya: “Ya Rasulullah, tidakkah kami ajarkan do’a ini (kepada orang lain)”? Maka Rasulullah menjawab: “Ya, selayaknya bagi siapa saja yang mendengarnya agar mengajarkannya (kepada yang lain).”

(HR. Ahmad no.3712 dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani)

.͡.͡▶ http://m.klikuk.com/doa-penyejuk-qalbu/ 

.͡.͡▶ https://www.facebook.com/notes/klikukcom/doa-penyejuk-qalbu/1756645567807700 

.͡.͡▶ http://m.klikuk.com/sebab-pokok-kebahagiaan/ 

Sebarkan..
Jazakumullah khairan

KlikUK.com

Barokah Sahur


Oleh : Ustadz Fuad hamzah Baraba’, Lc حفظه الله تعالى

Dibulan ramadhan yang penuh barokah ini, kaum muslimin menjalankan ibadah puasa sebulan lamanya, dalam rangka menjalankan perintah Allah Ta’ala.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ . أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. (QS. al-Baqarah:183-184).

Dalam melaksanakan ibadah puasa, ada beberapa adab yang hendaknya diperhatikan, dan adab-adab puasa itu banyak sekali, bisa dilihat pada penjelasan para ulama, dan asatidz dalam masalah ini.

Diantara adab puasa yang banyak diremehkan oleh sebagian kaum muslimin adalah makan sahur. Padahal makan sahur yang dilakukan pada akhir malam, atau menjelang waktu fajar adalah sunnah yang diwariskan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang padanya terdapat barokah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً

Makan sahurlah kalian, karena pada sahur itu ada barokah. (HR. al-Bukhari & Muslim).

Dalam riwayat yang lain disebutkan:

السَّحُوْرُ كُلُّهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوْهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ

Sahur itu seluruhnya adalah barokah, maka itu janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya dengan seteguk air. (HR. Ibnu Hibban dan ath-Thabrani).

Oleh karena itu janganlah malas untuk makan sahur, walaupun hanya dengan makanan ringan. Dan makan sahur tidaklah harus dengan makanan yang berat seperti nasi ataupun makanan pokok lainnya. Makan sahur sudah terealisasi walaupun hanya dengan seteguk air, atau makanan ringan yang lainnya. Bahkan sebaik-baik sahurnya mukmin adalah dengan buah kurma, ……

Baca selengkapnya di :
Barokah Sahur

Kenalilah Dan Jauhkan Mereka..!!!

Di Antara penyimpangan dari segi ushul (pokok) dari ajaran Agama Syi’ah.
  
1. Memiliki tiga (3) kalimat syahadat (syahadat imam). Yaitu bersaksi bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Rasulullah, dan bersaksi bahwa Imam Ali adalah wali (imam pilihan) Allah.

2. Membolehkan taqiyyah (berdusta/berpura-pura). Saat berdebat dan berdakwah, Syi’ah ber-taqiyyah menipu ummat Islam dengan memberi kesan bahwa ajaran mereka “sama” dengan ajaran Islam.

3. Berlebihan terhadap Imam-imam mereka dan mereka Mengatakan Imam mereka mengetahui hal ghaib.

4. Mengkafirkan seluruh sahabat Nabi صلى الله عليه وسلم Kecuali hanya beberapa orang sahabat saja diantaranya (‘Ali, Miqdad, Ammar, dan Salman)

5. Mencela dan melaknat para sahabat dan istri Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم . Di antaranya melaknat ‘Aisyah,istri Nabi, melaknat Abu Bakar, Umar bin Khatthab,Utsman bin Affan, abu hurairah dll, bahkan mereka memiliki dzikir khusus untuk melaknat dua sahabat besar yaitu abu bakar dan umar diantaranya; “Ya ALLAH la’natlah 2 berhala quraisy” yaitu abu bakar dan umar.

6. Merubah ayat-ayat Al-Qur’an. Sesuai dengan keinginan dan nafsu para ulama Syi’ah
Memiliki Al-Qur’an versi sendiri. Yaitu “Mushaf Fathimah” yang memiliki sekitar 17.000 ayat.

7. Meyakini para Imam mereka terbebas dari dosa. Sehingga semua perkataan dan perbuatannya tidak pernah salah!.

8. Menghalalkan zina dengan istilah nikah mut’ah / nikah kontrak. Yaitu datang ke seorang wanita atau laki-laki, lalu membayar “mahar” seharga sekian untuk melegalkan hubungan sex selama sekian jam, sekian hari atau sekian waktu tertentu/ hanya 1 kali berhubungan juga boleh (dgn adanya perjanjian didepan). Dan ajaran yang satu ini sangat berkembang dengan pesat yang menimpa para pemuda-pemudi islam.

Dll….semoga ALLAH menjaga diri kita dan keluarga kita dari ajaran “Agama Syiah”.

Perhatikanlah keluargamu!!
Kepada siapa mereka menuntut ilmu agamanya….

10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Umat ini Allah muliakan dengan datangnya Ramadhan, bulan yang dapat membersihkan jiwa dari dosa dan perbuatan sia-sia.

Adapun orang yang beruntung menggunakan waktu-waktunya untuk tilawah, berbuat taat, menebar sedekah, sehingga mampu menyulap amal dan hatinya menjadi suci, meraih ampunan dan mendapatkan ridwan serta keridhoan.

Hampir – hampir bulan nan suci meninggalkan kita dan hanya tersisa 10 hari darinya. Termasuk petunjuk Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, “Apabila masuk 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, Beliau menghidupkan malamnya untuk ibadah, membangunkan keluarganya dan mengencangkan ikat pinggangnya”. (HR.Bukhary Muslim).

Dan diriwayatkan, “Bila datang Ramadhan Beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh dalam ibadah tidak seperti di hari lainnya, dan bila memasuki 10 terakhir, lebih bersungguh-sungguh tidak di seperti hari Ramadhan biasanya”.( HR.Muslim).

Hasan Al-Basry berkata, “Tidaklah di suatu hari muncul fajar yang menyingsing, melainkan terdengar seruan dari langit, ‘Aku makhluk baru di hari ini, dan aku menjadi saksi atas amalmu, oleh karenanya berbekallah dengan kebajikan, sesungguhnya hari ini tidak akan terulang kembali selamanya”.

Di dalam malam yang sepuluh ini, Allah menyebutnya dengan malam yang penuh barokah, yang mana diturunkan padanya suatu surat yang terbaca hingga hari kiamat, yaitu firman-Nya, “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qodar). (QS. Al Qodr: 1).

Berkata Imam An Nakh’i, “Beramal di malamnya lebih mulia seribu bulan di waktu lainnya”.

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa menghidupkan malam Lailatul Qodar penuh keimanan dan hanya mencari pahala dari Allah semata, diampuni dosa-dosanya yang telah lampau”. (HR.Bukhary Muslim).

 Ditulis oleh Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Isilah Rumahmu Dengan Tilawatil Qur’an

Jangan anda biarkan rumah anda sepi dari tilawatul qur’an dari lisan anda serta keluarga anda.. Jika anda dapat melaksanakannya maka jangan tinggalakan anak atau istri anda hanya sebagai penonton.. Ajaklah mereka sering pegang mushaf bukan sering pegang bb ini..

Beberapa ulama’ salaf meninggalkan membaca hadits dan ilmu lainnya hanya karena ingin banyak membaca kalamullah di bulan romadhon..

بَارَكَ اللَّهُ فِيْك

Jenis-Jenis Syukur

Saudaraku yang budiman, yang semoga selalu pandai bersyukur…

Salah satu Jenis Syukur adalah Bersyukur dengan amal perbuatan. Maksudnya membalas kenikmatan sesuai dengan haknya. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan perbuatan ketaatan dan menggunakan kenikmatan tersebut untuk taat kepada Allah dan tidak untuk memaksiati Allah. Diantara bentuknya adalah memberikan banyak kebaikan kepada orang lain.

Hal inilah yang paling penting dalam kehidupan kita sekarang ini. Sehingga Allah memerintahkan keluarga nabi Dawud untuk beramal sebagai wujud syukurnya dalam firman Allah :

Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakiNya dari gedung-gedung yang Tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah Hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih. (QS Saba’ : 13).

Para ulama tafsir menafsirkan firman Allah (Bekerjalah Hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah)) dengan pengertian kerjakanlah pekerjaan kalian sebagai wujud syukur kepada Allah.
Dalam ayat ini Allah menjelaskan dengan kata bekerjalah (اعملوا) dan tidak menyatakan: (Syukurlah) untuk menjelaskan hubungan erat antara tiga macam syukur yaitu syukur dengan hati, syukur dengan lisan dan syukur dengan seluruh anggota tubuh.

Syukur kepada Allah dengan sempurna adalah perkara sulit, oleh karena itu Allah tidak memuji hamba-hambaNya dengan syukur dalam al-Qur’an kecuali dua orang saja yaitu Nabi Ibrohim –alaihissalam- dalam firman Allah: (lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. (an-nahl : 121)

Baca lebih lengkap KLIK :
http://m.klikuk.com/jenis-jenis-syukur/

Nasihat Menjelang Buka

Ada apa gerangan ibadah dibulan puasa terkadang terasa berat?
Mungkinkah hati ini tertutup kegelapan dosa..?

Ya Allah berikan kami kekuatan dalam ibadah dibulan yg suci ini..

Wahai saudaraku..
Dosa dan maksiat dapat mengurangi umur dan melenyapkan keberkahannya.
Seorang yang berbuat kebaikan akan senantisa diberkahi di setiap hal yang ia kerjakan, dan sebaliknya, berbuat dosa dan maksiat tidak akan pernah mendapat keberkahan diumurnya atau di segala hal yang ia kerjakan.
seorang yang senantiasa berbuat maksiat akan di berikan penutup hitam di dalam hatinya.
Ini MEGERIKAN wahai kawan..

Rasulullah bersabda:
(( إِنَّ الْمُؤْمِنَ، إِذَا أَذْنَبَ ذَنْباً، نُكِتَ فِيْ قَلْبِهِ نُكْتَةً سَوْدَاءَ. فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ، صَقِلَ قَلْبُهُ . فَإِنْ زَادَ زَادَتْ حَتَّى يَعْلُوَ قَلْبُهُ . فَذَلِكَ الرَّان الَّذِيْ ذَكَرَهُ اللهُ فِيْ كِتَابِهِ [ كَلاَّ بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوْبِهِمْ مَاكَانُوْا يَكْسِبُوْنَ] المطففين: 44 )).

“Sesungguhnya seorang mukmin ketika berbuat suatu dosa, akan diberikan satu titik hitam dalam hatinya, jika dia bertaudbat, meninggalkan dosanya dan meminta ampunan kepada Allah, maka hilanglah titik hitam tersebut dari hatinya. Dan jika bertambah dosanya bertambah pula titik hitam tersebut sampai tertutuplah hati tersebut dengan noda hitam. Dan itu adalah Ar-raan (penutup) yang disebutkan dalam firman Allah:

“Sekali-kalil tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka kerjakan itu menutupi hati mereka”
QS. Al Muthaffifin: 44.

(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Semoga anda berkenan membaca..
جَزَاك اللهُ خَيْرًا
Www.abu-riyadl.blogspot.com