All posts by BBG Al Ilmu

Musibah Yang Sering Tidak Disadari

Diantara doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا

“Ya Allah janganlah Engkau jadikan musibah kami pada agama kami”

Musibah pada agama adalah semua perkara yang mengurangi agama kita, seperti malas beribadah, malas pengajian, malas sholat malam, malas bersedekah dll.

Seringkali kita benar-benar merasa terkena musibah jika musibah tersebut berkaitan dengan dunia kita, seperti berkurangnya harta, jiwa, atau ditimpa penyakit. Akan tetapi tatkala kita menjadi malas dalam beribadah malah kita anggap hal yang biasa. Padahal itu adalah musibah… bukankah musibah agama lebih parah daripada musibah dunia.

Betapa sering musibah yang menimpa agama kita tersebut karena kemaksiatan yang kita lakukan, sebagaimana dikatakan, “Kemaksiatan dan dosa mengantarkan pelakunya terjerumus dalam kemaksiatan dan dosa berikutnya”

Ya Allah ampunilah dosa kami. jangan Kau jadikan musibah menimpa agama kami yang sangat minim ini.

Penulis,
Ustadz Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Jangan Mau Disamakan Dengan (maaf) Anjing…

Musyaffa ad Dariny, حفظه الله تعالى

Sebuah nasehat mengatakan:

“Ada tiga makhluk yang bekerja, tapi hasilnya untuk orang lain:

1. ANJING yang mengejar hewan buruannya, lalu menyerahkannya kepada pemiliknya.

2. Orang yang PELIT, dia mengumpulkan harta, tapi setelah banyak terkumpul, harta itu menjadi milik ahli warisnya.

3. Orang yang menggunjing (GHIBAH), sehingga pahala-pahala amal baiknya diberikan kepada orang lain”.

Courtesy of Mutiara Risalah Islam

Ikhlas… (Kiat Ke-enam Mencapai Kebahagiaan Di Zaman Fitnah)

Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Jangan lewatkan kajian menarik berikut ini dengan tema “Kiat-kiat mencapai kebahagiaan di zaman fitnah”…

Simak penjelasan Ustadz Firanda Andirja, حفظه الله تعالى berikut ini. Kami bagi menjadi beberapa audio (per kiat bahagia) agar bisa disimak lebih jelas.

Kiat pertama : Meminta kebahagiaan kepada Allah…
Kiat kedua : Meninggalkan perkara yang bukan urusannya…
Kiat ketiga : Membantu orang lain…
Kiat keempat : Memiliki sifat Qona’ah…
Kiat kelima : Mudah memaafkan…
Kiat keenam : Ikhlas…

Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Mudah Memaafkan… (Kiat Kelima Mencapai Kebahagiaan Di Zaman Fitnah)

Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Jangan lewatkan kajian menarik berikut ini dengan tema “Kiat-kiat mencapai kebahagiaan di zaman fitnah”…

Simak penjelasan Ustadz Firanda Andirja, حفظه الله تعالى berikut ini. Kami bagi menjadi beberapa audio (per kiat bahagia) agar bisa disimak lebih jelas.

Kiat pertama : Meminta kebahagiaan kepada Allah…
Kiat kedua : Meninggalkan perkara yang bukan urusannya…
Kiat ketiga : Membantu orang lain…
Kiat keempat : Memiliki sifat Qona’ah…
Kiat kelima : Mudah memaafkan…
Kiat keenam : Ikhlas…

Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

 

Memiliki Sifat Qona’ah… (Kiat Ke-empat Mencapai Kebahagiaan Di Zaman Fitnah)

Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Jangan lewatkan kajian menarik berikut ini dengan tema “Kiat-kiat mencapai kebahagiaan di zaman fitnah”…

Simak penjelasan Ustadz Firanda Andirja, حفظه الله تعالى berikut ini. Kami bagi menjadi beberapa audio (per kiat bahagia) agar bisa disimak lebih jelas.

Kiat pertama : Meminta kebahagiaan kepada Allah…
Kiat kedua : Meninggalkan perkara yang bukan urusannya…
Kiat ketiga : Membantu orang lain…
Kiat keempat : Memiliki sifat Qona’ah…
Kiat kelima : Mudah memaafkan…
Kiat keenam : Ikhlas…

Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Membantu Orang Lain… (Kiat Ketiga Mencapai Kebahagiaan Di Zaman Fitnah)

Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Jangan lewatkan kajian menarik berikut ini dengan tema “Kiat-kiat mencapai kebahagiaan di zaman fitnah”…

Simak penjelasan Ustadz Firanda Andirja, حفظه الله تعالى berikut ini. Kami bagi menjadi beberapa audio (per kiat bahagia) agar bisa disimak lebih jelas.

Kiat pertama : Meminta kebahagiaan kepada Allah…
Kiat kedua : Meninggalkan perkara yang bukan urusannya…
Kiat ketiga : Membantu orang lain…
Kiat keempat : Memiliki sifat Qona’ah…
Kiat kelima : Mudah memaafkan…
Kiat keenam : Ikhlas…

Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Meninggalkan Perkara Yang Bukan Urusannya… (Kiat Kedua Mencapai Kebahagiaan Di Zaman Fitnah)

Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Jangan lewatkan kajian menarik berikut ini dengan tema “Kiat-kiat mencapai kebahagiaan di zaman fitnah”…

Simak penjelasan Ustadz Firanda Andirja, حفظه الله تعالى berikut ini. Kami bagi menjadi beberapa audio (per kiat bahagia) agar bisa disimak lebih jelas.

Kiat pertama : Meminta kebahagiaan kepada Allah…
Kiat kedua : Meninggalkan perkara yang bukan urusannya…
Kiat ketiga : Membantu orang lain…
Kiat keempat : Memiliki sifat Qona’ah…
Kiat kelima : Mudah memaafkan…
Kiat keenam : Ikhlas…

Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Meminta Kebahagiaan Kepada Allah… (Kiat Pertama Mencapai Kebahagiaan Di Zaman Fitnah)

Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Jangan lewatkan kajian menarik berikut ini dengan tema “Kiat-kiat mencapai kebahagiaan di zaman fitnah”…

Simak penjelasan Ustadz Firanda Andirja, حفظه الله تعالى berikut ini. Kami bagi menjadi beberapa audio (per kiat bahagia) agar bisa disimak lebih jelas.

Kiat pertama : Meminta kebahagiaan kepada Allah…
Kiat kedua : Meninggalkan perkara yang bukan urusannya…
Kiat ketiga : Membantu orang lain…
Kiat keempat : Memiliki sifat Qona’ah…
Kiat kelima : Mudah memaafkan…
Kiat keenam : Ikhlas…

Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

Keridhoan Ibu Adalah Rahasia Sukses Keberhasilanku…

Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Kata seorang penyair “Keridhoan ibu adalah rahasia sukses keberhasilanku” Maka kejarlah keridoannya niscaya kesuksesan dunia dan akhirat akan mengejarmu. Hati-hati jangan sampai engkau mengejar kesuksesan dunia sehingga engkau melalaikan dan melupakan keridoan ibumu.

Dalam hadits bahwa penyambung silaturahmi akan dilapangkan rizkinya, maka bagaimana lagi jika yang disambung silaturahmi adalah ibu, yang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutnya hingga 3 kali?

Senyuman ibumu adalah pintu surgamu dan kebahagiaan duniamu.

Ya Allah anugrahkanlah kepada kami kesempatan untuk bakti kepada ibu kami sebelum maut menjemput kami.

Ref : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1693864104161646&id=1552396991641692

Jilbab Gaul : Pemutarbalikan Tujuan Syari’at…

Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Sungguh aneh…
Jilbab yang disyari’atkan dengan tujuan agar seorang wanita terjaga, terlindungi, tidak menjadi pusat tebar pesona, agar menutupi perhiasannya, agar tidak diganggu dan menjadi mangsa lirikan-lirikan­ mata yang jelalatan….

SEBALIKNYA…
Oleh sebagian wanita muslimah malah dijadikan sarana untuk berhias…, mempercantik panorama wanita…, sarana menebar pesona….

Semoga Allah mengembalikan mereka ke jalan yang lurus….
Aamiii­n