All posts by BBG Al Ilmu

922. Bagaimana Sikap Menghadapi Istri Yang Pecemburu

922. BBG Al Ilmu – 441

Tanya:
Ana punya istri yang pencemburu, dan kalau marah selalu berkata cerai. Lalu ana membuat surat bermaterai Yang isinya jika saya menyakiti istri perasaan dan hati istri saya saya siap menanggung resiko untuk diceraikan. Surat itu bermaterai.

Karena untuk meyakinkan istri saya, bahwa saya tidak akan menyakitinya. Apakah ini di bolehkan dalam syariat ?

Sampai saya berfikir cinta saya jadinya kepada istri hanya sebatas materai. Bagaimana itu ustadz ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Sikap istri yang memiliki rasa cemburu sebenarnya baik, karena lawannya itu adalah dayyus (cuek dalam maksiat) yang dilaknat Allah.

Hanya saja jika ia sering melafalkan kata “talak” ini dilarang agama. Dan respon anda bikin perjanjian matrai adalah salah, karena terlalu berlebihan. Sikap yang benar adalah anda bisa meyakinkan dengan perbuatan kepada istri anda bahwa anda tidak seperti yang dikawatirkan, dan jauh dari itu. Ajaklah keluarga untuk banyak ikut kajian rumah-tangga dengan para asatidz hingga hati menjadi sejuk.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

921. Hukum Perkawinan Beda Agama

921. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apa hukumnya pernikahan beda agama, lelaki muslim, wanita nashrani?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Agama Islam membolehkan lelaki muslim menikah dengan wanita merdeka ahlikitab dari yahudi dan nasrani yang konsisten dengan agama nya jika ia menjaga kehormatan nya.

Allah berfirman dlm QS Al Ma’idah: 5,
” Dan dihalalkan bagimu menikahi wanita yang menjaga kehormatannya dari kalangan mukminah dan wanita yang menjaga kehormatannya dari kalangan ahlikitab sebelum kamu, apabila kamu membayar mas kawin mereka untuk menikahinya, tidak dengan bermaksud berzina dan bukan untuk menjadikan wanita piaraan”.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

920. Amalan Ringan Yang Dapat Menyelamatkan Kita Dari Adzab Neraka

920. BBG Al Ilmu – 441

Tanya:
Amalan apa yang ringan untuk diamalkan namun dapat menyelamatkan dari adzab kubur dan siksa neraka ?

Jawab:
Ust. Fuad Hamzah Baraba’, Lc حفظه الله تعالى

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أنَّ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: « سُورَةٌ مِنَ الْقُرْآنِ ثَلاَثُونَ آيَةً تَشْفَعُ لِصَاحِبِهَا حَتَّى يُغْفَرَ لَهُ {تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ}. وفي رواية: فأخرجته من النار و أدخلته الجنة » حسن رواه أحمد وأصحاب السنن.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Satu surat dalam Al-Quran (yang terdiri dari) tiga puluh ayat (pada hari kiamat) akan memberi syafaat (dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala) bagi orang yang selalu membacanya (dengan merenungkan artinya) sehingga Allah mengampuni (dosa-dosa)nya, (yaitu surat Al-Mulk): “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”. Dalam riwayat lain: “…sehingga dia dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.”  (HR. Abu Dawud no. 1400, At-Tirmidzi no. 2891, Ibnu Majah no. 3786, Ahmad 2:299, dan Al-Hakim no. 2075 dan 3838, dinyatakan shahih oleh Imam Al-Hakim dan disepakati oleh Imam Adz-Dzahabi, serta dinyatakan hasan oleh imam At-Tirmidzi dan syaikh Al-Albani).
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

919. Kecewa Terhadap Orangtua

919. BBG Al Ilmu – 441

Tanya:
Bagaimana sikap seorang anak yang kecewa terhadap sikap orang tuanya, yang telah melanggar (takalLuf) apa yang tidak disukai Allah, dimana anak tersebut sudah menegurnya, tapi orangtua tetap melakukannya, yang menyababkan anak tersebut malu akibat dampak yang ditimbulkan. Apa yang harus dilakukan anak itu, yang masih punya rasa kecewa terhadap orangtuanya tersebut ? Apakah salah anak itu juga membenci perbuatan orangtuanya, yang terngiang2 terus karena rasa malunya tetap akan membekas sampai seumur hidup..salah tidak..??

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Jika seorang tua berbuat maksiat bahkan syirik sekalipun maka anak hendaknya sabar dalam menasehati & mendakwahi orangtuanya sehingga sadar ke jalan yang lurus atau datang keputusan Allah. Anda bisa baca QS Maryam ayat 41-48.

Tambahan:
Kisah Sahabat Sa’ad bin Abi Waqqas Radhiyallahu ‘anhu dan ibunya dapat juga dijadikan sebagai pelajaran. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala yang berkaitan dengan kisah ini terdapat dalam Surat Al Ankabuut ayat 8 dan Surat Luqman ayat 15.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Mau Jadi Pemimpin ?

Ust. Badrusalam LC

Allah memberikan kiat untuk menjadi pemimpin..
Allah Ta’ala berfirman:
وجعلنا منهم أئمة يهدون بأمرنا لما صبروا وكانوا بأياتنا يوقنون

Dan Kami menjadikan di antara mereka pemimpin-pemimpin yang memberikan hidayah dengan perintah kami ketika mereka bersabar, dan mereka yakin dengan ayat ayat Kami.

Ia adalah kesabaran..
Sabar dalam menjalankan perintah Allah..
Sabar dalam meninggalkan larangan-Nya..
Dan sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan..

Ia adalah yakin dengan ayat-ayat Allah..
Yakin yang muncul dari ilmu yang kokoh..
Keyakinan yang menimbulkan ketundukan..
Dan memberikan ketegaran..

Ibnu taimiyah rahimahullah berkata..

Dengan sabar dan yakin..
Akan diraih kepemimpinan dalam agama..

Inilah kepemimpinan yang didambakan oleh setiap pemburu surga..

Bukan kepemimpinan dunia yang menimbulkan penyesalan dan kehinaan di hari kiamat..

Ya Allah..
Beri kami sabar dan yakin..
Aamiin

– – – – – •(*)•- – – – –

Nikmat Keturunan

Ust. Rochmad Supriyadi LC

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَاأَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللهِ عَلَيْكُمْ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ فَأَنَّى تُؤْفَكُونَ

“Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rizki kepada kamu dari langit dan bumi? Tidak ada sesembahan (yang berhak disembah) kecuali Dia; maka mengapa kalian berpaling?” (Fathir: 3)

Dari sekian nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang wajib untuk disyukuri ialah adanya anak di tengah keluarga. Merupakan idaman, harapan dan dambaan bagi yang telah berkeluarga, adanya anak yang dapat menjadi penghibur bagi keduanya. Selain itu, terbetik harapan agar ia menjadi anak yang taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lagi berbakti kepada orangtua, serta menjadi anak yang baik lagi beragama.

Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan manusia melalui sebab adanya orangtua. Karena itulah Allah agungkan hak kedua orangtua atas anaknya (yaitu kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang anak kepada kedua orangtuanya). Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا

“Dan Kami wajibkan manusia (berbuat baik) kepada kedua orangtuanya.” (Al-’Ankabut: 8)

Adakah harapan dan dambaan serta kebanggaan yang lain bagi orangtua yang muslim dan beriman, jika anak yang lahir darinya dan dididik di atas fitrahnya, selain mendapati anaknya menjadi anak shalih yang senantiasa mendoakan orangtuanya, dan di hari kiamat ia menjadi sebab terangkatnya derajat kedua orangtuanya?

– – – – – •(*)•- – – – –

Siapkah Kita Menghadapi Perjalanan Panjang ?

Ust. Syafiq Basalamah, حفظه الله

Akhi ukhti…
Apakah kau masih mendengarkan detak jantungmu?

Apakah denyut nadimu masih terasa?

Sejatinyanya detak jantung dan denyut nadi menuliskan sebuah pesan singkat untuk semua insan

“Sesungguhnya kehidupan itu tidak lain hanyalah hitungan menit dan detik”

Akan datang suatu detik yang detak jantungmu berhenti…

Dirimu diam seribu bahasa, bungkam tak dapat berbicara

Keluargamu sibuk bersegera membawamu dengan ambulan
Kemudian didorong ke ruang IGD
Perawat memasang infus, selang oksigen dan EKG, alat rekam jantung

Semua mata memandang ke monitor EKG yang menunjukan garis datar, pertanda jantungmu telah berhenti berdetak
Dokter berkata, “Siapkan defibrilator (alat kejut jantung)”

Gel bening dioleskan ke dadamu.

Lalu dokter memberi aba-aba “200 joule, all clear??”

Kaupun dikejutkan…
“360 joule, all clear??”

Kau dikejutkan untuk kedua kalinya

Namun ternyata Monitor EKG masih menunjukan garis datar
Sebagai pertanda jantungmu
sudah berhenti berdetak…

Masa kontrakmu di dunia ini sudah selesai

Harta benda yang kau miliki tidak sempat kau bawa

Semuanya ditinggal

Tangisan perpisahan memecahkan keheningan

Jeritan kesedihan mewarnai ruangan itu

Selamat tinggal

MAKA SEBELUM TERLAMBAT

sebelum jantungmu berhenti berdetak bersegeralah untuk mempersiapkan diri

Belilah tas yang sebesar mungkin
Masukkan barang-barang kebutuhanmu

Air, makanan, selimut, cahaya dan semuanya

SIAPKAN KENDARAAN YANG TANGGUH

Ingat bahwa perjalananmu panjang, 1 hari sama dengan 1000 tahun

Jalannya gelap dan sempit…
bawalah lampu yang terang dan banyak

Jangan tinggalkan apapun yang bisa kau bawa untuk perjalananmu.

CATAT SEMUA YANG AKAN KAU BAWA

Dan jangan menunda-nunda, karena jantungmu akan berhenti berdetak secara otomatis
DAN KAU TIDAK TAHU, KAPAN ITU TERJADi

– – – – – •(*)•- – – – –

INILAH PERLOMBAAN YANG PALING MULIA DAN DICINTAI ALLAH

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz, حفظه الله

Perlombaan merupakan hal yg disukai oleh kebanyakan manusia. Apakah lomba dlm bidang olah raga, kecerdasan, kecantikan, atau pun selainnya. Apalagi jika di dlm perlombaan itu terdapat hadiah menarik yg sangat mahal n berharga, sudah barang tentu banyak yg mendaftar utk mengikutinya.

Namun, sayangnya kebanyakan lomba yg diminati n diikuti oleh sbgn orang hanyalah perlombaan dlm hal-hal yg bersifat duniawi, dan tanpa memperhatikan antara yg halal n yg haram. Padahal perlombaan yang paling mulia dan dicintai Allah adalah perlombaan dlm urusan agama atau kepentingan akhirat. Inilah perlombaan yg seharusnya diminati dan diikuti oleh setiap muslim dan muslimah agar menjadi pemenang yg mulia n dicintai Allah.

Hal ini berdasarkan perintah Allah ta’ala di dalam Al-Quran Al-Karim:
فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ
“Berlomba-lombalah dalam kebaikan” (QS. Al Baqarah: 148).

Dan firman-Nya pula:
وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ
“Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang-orang berlomba-lomba.” (QS. Al-Muthoffifin: 26).

Dua ayat Al-Quran yg mulia ini menunjukkan kpd kita bahwa untuk memperoleh berbagai kenikmatan di dlm Surga, seharusnya setiap muslim dan muslimah berlomba-lomba.

» Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: “Jika engkau melihat orang lain mengunggulimu dalam urusan dunia, maka kalahkanlah ia dalam urusan akhirat (atau urusan agama, pent).”

» Wuhaib bin Al-Ward rahimahullah berkata: “Jika engkau mampu agar tidak ada siapapun yang bisa mengalahkanmu dalam hal akhirat, maka lakukanlah.”

» Sebagian ulama salaf berkata: “Jika engkau mendengar ada orang yang lebih taat pada Allah dari pada dirimu, maka sudah seharusnya engkau merasa bersedih karena telah kalah dalam hal ini.” (Lihat Lathoo-if Al-Ma’aarif, karya Al-Hafizh Ibnu Rojab Al-Hanbali, hal. 428).

» Al-Hafizh Ibnu Rojab Al-Hanbali rahimahullah berkata: “Para sahabat memahami bahwa mereka harus saling berlomba untuk meraih kemuliaan di surga. Mereka berusaha menjadi terdepan untuk menggapai derajat yang mulia tersebut. Oleh karena itu, jika di antara mereka melihat orang lain mendahului mereka dalam beramal, mereka pun bersedih karena telah kalah dalam hal itu. Inilah bukti bahwa mereka (berupaya) untuk menjadi yang terdepan.” (Lihat Lathoo-if Al-Ma’aarif, karya Ibnu Rojab Al-Hanbali, hal. 428).

Demikianlah wasiat Allah Ta’ala dan para ulama as-salafus sholih kpd kita semua agar senantiasa berlomba-lomba dlm urusan agama dan kepentingan akhirat. Smg Allah memberikan bimbingan n taufiq-Nya kpd kita untuk selalu semangat n istiqomah dlm menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya hingga akhir hayat. Amiin. (Klaten, 13 Maret 2014).

» Link Artikel, KLIK: http://abufawaz.wordpress.com/2014/03/13/inilah-perlombaan-yang-paling-mulia-dan-dicintai-allah/

(*) BBG Majlis Hadits, chat room Fadhilah Amal.

(BM 2/2. Selesai. Alhamdulillah) 🙂

Kasih Sayang Allah = Harta ?

Ust. Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

Allah Ta’ala berfirman:
وقالوا نحن أكثر أموالا وأولادا وما نحن بمعذبين
“Mereka berkata, “kami lebih banyak harta dan anak-anak (dari kamu), dan kami tidak akan diazab.” (saba: 35).

Inilah pandangan kaum jahiliyah..
Memandang bahwa tanda kasih sayang Allah adalah harta..
Padahal..

Nabi shallallahu ala ini Wasallam mengabarkan..
Apabila kamu melihat Allah memberi kepada hambaNya..
Apa yang ia inginkan dari dunia..
Sementara ia terus menerus berbuat dosa..
Maka itu adalah istidraj..
HR Ahmad dan Thabrani..

Istidraj adalah penguluran agar ia semakin sesat..

Sebagai tanda Allah menginginkan keburukan untuknya..

Sebagaimana dalam hadits..
Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi hamba..
Allah percepat siksa-Nya di dunia..
Dan bila Allah menginginkan keburukan bagi hamba..
Maka Allah biarkan ia dengan maksiatnya..
Hingga diberikan balasannya di hari kiamat..
HR At Tirmidzi..

 Ditulis oleh Ustadz Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Seorang Muslim Bukanlah Pemalas !

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Jangan disangka hal yang duniawi ini tidak berpahala. jika anda niatkan karena Allah Ta’ala.

Dari Abu Mas’ud, dari Nabi صلى الله عليه و سلم bersabda:

« إِذَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى أَهْلِهِ نَفَقَةً يَحْتَسِبُهَا فَهِيَ لَهُ صَدَقَةٌ ».

“Bila seorang lelaki menafkahi keluarganya dengan niat mencari pahala, maka itu shadaqah baginya.”
Shahih, Al-Bukhari (55) & Muslim (1002)

Dari Sa’ad bin Abu Waqqash, bahwa ia memberitahukan Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda :

إِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلَّا أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فَمِ امْرَأَتِكَ .

“Sesungguhnya tidaklah engkau memberikan satu nafkah yang engkau harapkan dengannya wajah Allah, kecuali engkau diberi pahala atasnya, hingga apa yang engkau masukkan ke mulut istrimu.”
Shahih Al-Bukhari 56

Namun disaat mencari rizqi jangan anda utamakan banyaknya..Tapi perhatikan kehalalannya

Pertimbangkanlah dengan teliti apa yang anda peroleh.. Karena Allah ta’ala tidak menerima dari harta haram.

Jangan anda jadikan jatah rizqi yang anda peroleh dari harta haram..

Karena setiap hamba jatah rizqinya telah ditentukan..

Sungguh malang nasib pemakan harta haram.

Dan hata haram hanya akan menumbuhkan daging yang layak tuk api neraka.

Rasulullah dalam sabda beliau:
إِنَّهُ لاَ يَرْبُوْ لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلاَّ كَانَتْ النَّارُ أَوْلَى بِهِ
Sesungguhnya tidak berkembang daging yang tumbuh dari makanan yang haram kecuali Neraka yang lebih pantas baginya.
At tirmidzi no. 614

Saudaraku…pahamilah ilmu agama..Anda akan mengetahui mana yang halal & mana yang haram..

Jangan khawatir bahwa yang didunia ini yang halal itu sedikit..

Justru ia sangat banyaak
namun sangat disayangkan kecenderungan nafsu manusia mengajak kepada yang haram & syaiton menghiasinya..

Sehingga kita dapati hal yang haram itu mudah didapat dan logis..

Sedangkan kata syaithon: “mencari rizqi halal itu sulit & menyulitkan..”

Selamat beraktifitas..

 Oleh Ust. Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله