DO’A Keluar Rumah…

DO’A keluar Rumah… yuk amalkan dan ajarkan istri, suami dan anak-anak.. Dalilnya sbb… ******************************************

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seseorang keluar rumah, lalu dia mengucapkan “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah” (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya), maka dikatakan ketika itu: “Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga”. Setan pun akan menyingkir darinya. Setan yang lain akan mengatakan: “Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yang telah mendapatkan petunjuk, kecukupan dan penjagaan?!” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) **************************************

Dari Ummu Salamah, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah keluar dari rumahku kecuali beliau menghadapkan pandangannya ke langit, lalu beliau membaca dzikir: Allahumma inni a’udzu bika an adhilla aw udhilla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya [Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesesatan diriku atau disesatkan orang lain, dari ketergelinciran diriku atau digelincirkan orang lain, dari menzholimi diriku atau dizholimi orang lain, dari kebodohan diriku atau dijahilin orang lain]” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Misykatul Mashobih)

Jujurkah Cintamu..?

Benarkah engkau mencintai pasanganmu, anakmu, orang tuamu, keluargamu atau sahabatmu…?

Kalau benar cintamu maka tentu engkau akan menjaga mereka dari penderitaan yang paling dahsyat, yaitu azab neraka yang sangat pedih,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ

“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” [At-Tahrim: 6]

Kalau jujur cintamu maka tentu engkau ingin berkumpul kembali bersama mereka dalam kehidupan yang kekal abadi di negeri akhirat, di surga yang penuh kenikmatan,

الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

“Orang-orang yang saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.” [Az-Zukhruf: 67]

إِلَّا الْمُتَّقِينَ يعني الموحِّدين

“Kecuali orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang mengamalkan tauhid.” [Al-Imam Ibnul Jauzi rahimahullah, Zaadul Masir, 4/83]

Maka tidak ada bukti cinta yang lebih hakiki di dunia ini selain menasihati dan mendidik orang-orang yang tercinta untuk melakukan amalan terbesar yang akan menjadi kunci surga dan menjauhi dosa terbesar yang akan mengekalkan pelakunya di neraka, yaitu mengamalkan tauhid dan menjauhi syirik.

Sofyan Chalid Ruray,  حفظه الله تعالى

Menebar Cahaya Sunnah