Kaum Muslimin.. Masihkah Kalian Ber-nyawakan Islam..?!

Sungguh, nyawa itulah yang menjadikan kalian hidup dan bermanfaat..

Lihatlah bagaimana bila jasadmu tanpa nyawa; tak ada gunanya sama sekali, bahkan bisa jadi hanya mengganggu orang yang berada di sekitarmu.

Sebaliknya, nyawa tanpa jasad, masih bisa merasakan kenikmatan, sebagaimana orang saleh yang meninggal dalam kecelakaan, sehingga jasadnya tidak tersisa sedikitpun.. ruhnya masih bisa hidup dan merasakan kenikmatan di alam barzakh.

KTP Islammu = ibarat sebuah jasad.. dan semangat yang dibarengi praktek syariatmu = ibarat nyawanya.. lalu apa gunanya jasad tanpa nyawa?! Apa gunanya KTP Islam, tanpa ada ruh Islamnya?!

Ingatlah wahai kaum muslimin, jika kalian ingin mulia, maka muliakanlah Allah.. yaitu dengan menjunjung tinggi dan menerapkan firman-firman-Nya.

Ingatlah bahwa Allah telah berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian menjadikan pemimpin orang-orang yabg membuat agama kalian bahan ejekan dan permainan, yang mereka adalah orang-orang ahli kitab sebelum kalian dan orang-orang kafir. Takutlah kalian kepada Allah jika kalian benar-benar beriman. [Alma’idah: 57].

Camkanlah kata di akhir ayat: jika kalian benar-benar beriman.. itu berarti siapapun yang memilih pemimpin kafir, imannya sangat dipertanyakan!!

Oleh karena itulah, dalam ayat lain Allah memvonis munafik, siapapun dari kaum muslimin yang memilih orang kafir sebagai pemimpin:

بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا (*) الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا

“Berilah kabar gembira kepada orang-orang MUNAFIK, bahwa bagi mereka adzab yang pedih. (yaitu) mereka yang menjadikan orang-orang KAFIR sebagai pemimpin meninggalkan kaum mukminin.
Apakah mereka menginginkan kemuliaan di sisi orang-orang kafir itu?! Maka, sungguh semua kemuliaan itu milik Allah.”
[Annisa: 138-139].

Allah juga telah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا عَدُوِّي وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَاءَ تُلْقُونَ إِلَيْهِمْ بِالْمَوَدَّةِ وَقَدْ كَفَرُوا بِمَا جَاءَكُمْ مِنَ الْحَقِّ

Wahai orang-orang yang beriman ! Janganlah kalian menjadikan musuh-Ku dan musuh kalian sebagai teman-teman setia, sehingga kalian sampaikan kepada mereka (berita-berita rahasia) karena dorongan kasih sayang, padahal mereka telah ingkar terhadap kebenaran yang datang kepada kalian. [Al-mumtahanah: 1].

Lihatlah, menjadikan teman setia saja tidak boleh, apalagi sampai memilihnya sebagai pemimpin !

Wahai kaum muslimin, buktikanlah keimananmu dengan memilih pemimpin yang MUSLIM

Semoga bermanfaat…

Share yuk..

Musyaffa’ Ad Dariny,  حفظه الله تعالى 

Pojok Infaq…

Donasi Wakaf Lantai Masjid Yayasan Risalah Islam

Bismillah,

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu) sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631)

“Sesungguhnya di antara amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan menemuinya setelah kematiannya adalah ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mushaf Alquran yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah untuk ibnu sabil yang dibangunnya, sungai (air) yang dialirkannya untuk umum, atau shadaqah yang dikeluarkannya dari hartanya diwaktu sehat dan semasa hidupnya, semua ini akan menemuinya setelah dia meninggal dunia.” (HR. Ibnu Majah dan Baihaqi).

“Tempat yang paling dicintai oleh Allah adalah masjid, dan tempat yang paling dibenci Allah adalah pasar.” (HR. Muslim)

Cukuplah dari ketiga hadist tersebut diatas menjadi pengingat kita, bahwa investasi akhirat dg amal jariyah sangat kita butuhkan nantinya di akhirat kelak, salah satunya dengan Membangun Masjid.

Tempat terpancar syiar Islam dan iman, kebersamaan kaum muslimin dalam sholat jamaah, tempat untuk mengagungkan asma Allah dalam sujud dan ruku’, madrasah bagi kaum muslimin dengan majlis-majlis ilmu di dalamnya.

Alhamdulillah berkat rahmat dan karunia Allah Ta’ala semata, Dakwah Sunnah di Kudus semakin berkembang dan semakin besar, Hal ini ditandai dengan jumlah kajian sunnah dan jamaah semakin bertambah.

Untuk itu Yayasan Risalah Islam membutuhkan dan sedang *Membangun Masjid Menara Iman* di Desa Gondang Manis, Kec Bae, Kudus, sebagaimana fungsinya, masjid ini, membutuhkan proses pengerjaan untuk pemasangan lantai dan tembok menggunakan bahan granit.

Untuk melaksanakan kegiatan tersebut *Yayasan Risalah Islam* membuka *Donasi Wakaf Lantai Masjid Menara Iman* adapun Luasan yang akan kerjakan lantai dasar dan lantai satu serta tembok seluas 1.070m2 seharga Rp.150rb/m2 sudah termasuk biaya pemasangan.

Alhamdulillah sejauh ini donasi telah mencapai Rp. – / lantai seluas -m2, yang artinya kami masih menunggu 1.070 donatur lagi.

Donasi bisa disalurkan ke:

Bank Syariah Mandiri, cab.Kudus, no rek: 7080723177 a/n Yayasan Risalah Islam (Kode ATM Bersama: 451)

format konfirmasi
nama*jumlah transfer*luas lantai* WakafLantai
contoh:

Akmad Danardi*900rb*6 m2*WakafLantai
kirim konfirmasi ke 

WA/SMS: 089628222285 

Telegram : yrisalahislam

FB : risalahislam.or.id

Line : risalahislam

BB : 5D2A64E4
jika tidak konfirmasi akan dimasukkan ke donasi umum Yayasan Risalah Islam
Laporan Donasi harian: http://bit.ly/2dKqh4Z
Ttd, 

Akhmad Danardi, ST.

08974322234

_Ketua Yayasan Risalah Islam_
Jika tidak mampu membantu dana, antum bisa menyebarkan pesan ini, semoga tetap akan mjd jariyah yg tdk akan terputus pahalanya
Masjid ini akan dikelola oleh Yayasan Risalah Islam, dan Ustadz Musyaffa’ Addariny, Lc., MA. sbg salah satu dewan pembinanya

Sifat Fitnah…

Sifat fitnah : 

1. Ia terlihat indah di awalnya.

Sufyan bin Uyainah berkata dari Kholaf bin Hausyab: Dahulu mereka suka membawakan sya’ir ini di saat terjadi fitnah:

الحرب أول ما تكون فتية

perang (fitnah) itu di awalnya bagaikan gadis

تسعى بزينتها لكل جهول

yang memperlihatkan kecantikannya bagi orang yang bodoh
حتى إذا استعلت وشب ضرامها

Sehingga ketika fitnah telah menyala dan menjadi besar
ولت عجوزا غير ذات حليل

Ia berubah menjadi janda yang tua

شمطاء ينكر لونها وتغيرت

Rambutnya memutih dan warna kulitnya berubah

مكروهة للشم والتقبيل

baunya tak enak dan tidak enak dicium.
(Shahih Bukhari)

Fitnah di awalnya terlihat indah dan cantik, menggunakan nama nama yang indah atas nama amar ma’ruf nahi munkar atau lainnya. Sehingga orang orang yang tak berilmu tertipu dengannya.

2. Fitnah menghilangkan akal lelaki yang cerdas.

Abdullah bin Mas’ud berkata: “Aku mengkhawatirkan fitnah atas kalian bagaikan asap. hati seseorang mati padanya sebagaimana mati badannya.” (Kitab Fitan karya Nu’aim bin Hammad no 117)

Karena fitnah itu diberikan slogan-slogan yang mentereng sehingga akalpun hilang dan yang berbicara adalah perasaan dan emosi.

3. Ia amat cepat menjadi besar sehingga sulit dipadamkan.

Syaikhul Islam ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
“Fitnah apabila telah menyala membuat lemah orang orang yang berakal untuk mencegah orang orang yang lemah akalnya.” (Minhajussunnah 4/343)

Maka berhati hatilah saudaraku dari fitnah..
jangan dahulukan perasaan dan emosi..
tanyalah para ulama kibaar sebelum bersikap..
Lihatlah dengan hati yang bening dan ilmu yang dalam..

Badru Salam,  حفظه الله تعالى 

Menebar Cahaya Sunnah