860. Adakah Harta Waris Bagi Anak Tiri Dan Anak Hasil Hubungan Diluar Nikah ?

860. BBG Al Ilmu – 139

Tanya:
Apakah anak tiri mendapatkan hak waris dari Bapak tirinya ? Dan apakah anak kandung/biologis yang lahir di luar nikah memiliki hak waris?

Jawab:
Ust. Badrusalam, حفظه الله

Anak tiri tidak dapat waris dari bapak tiri.

Mengenai anak di luar nikah, tidak ada hubungan saling mewarisi antara bapak biologis dengan anak hasil zina. Sebagaimana telah ditegaskan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam beberapa hadis, di antaranya:
Abdullah bin Amr bin Ash mengatakan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi keputusan bahwa anak dari hasil hubungan dengan budak yang tidak dia miliki, atau hasil zina dengan wanita merdeka TIDAK dinasabkan ke bapak biologisnya dan tidak mewarisinya… (HR. Ahmad, Abu Daud, dihasankan Al-Albani serta Syuaib Al-Arnauth).

Memaksakan diri untuk meminta warisan, statusnya merampas harta yang bukan haknya. Jika bapak biologis ingin memberikan bagian hartanya kepada anak biologisnya, ini bisa dilakukan melalu wasiat. Si Bapak bisa menuliskan wasiat, bahwa si A (anak biologisnya) diberi jatah sekian dari total hartanya setelah si Bapak meninggal. Karena wasiat boleh diberikan kepada selain ahli waris.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/anak-di-luar-nikah/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

859. Bagaimana Cara Penulisan Kata “Insya Allah” Yang Benar ?

859. BBG Al Ilmu

Tanya:
Ana mau tanya perihal kalimat berikut :
إنشاء الله
Dan
اِنْ شَـــــآءَ اللّهُ

Yang benar yang mana ustadz dan apakah makna atau artinya sama saja atau beda ?

Jawab:
Ust. Abu Ya’la Kurnaedi, حفظه الله

Yang benar yang ke dua, dengan memisahkan nun dari syin.

In : jika
Sya-a : berkehendak
Allah : Allah

Adapun insya yang berambung artinya : “mencipta atau menumbuhkan”

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

858. Asuransi

858. BBG Al Ilmu – 383

Tanya:
Ada temen saya bertanya tentang assuransi PRU *** karena assuransi tersebut sudah label halalnya dari MUI katanya. Apakah sudah bener2 syar’I atau cuma label saja. Dan bolehkan menggunakan assuransi tersebut ?

Jawab:
Ust. Irfan Helmi, حفظه الله

Memang benar PRUdential Syariah sudah mendapat sertifikat syariah (bukan label halal) dari Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI.

MUI membolehkan menggunakan asuransi syariah (at-ta’min at-tabarru’i) yang sudah bersertifikat syariah dan bila terbukti terjadi penyimpangan, harap laporkan ke DSN-MUI.

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

857. Kapan Membaca Surat Al Mulk ?

857. BBG Al Ilmu – 2

Tanya:
Ana mau tanya tentang sunah membaca surat Al Mulk sebelum tidur, apakah ini boleh di baca ba’da magrib karena menjelang tidur kadang sudah terlalu mengantuk.

Jawab:
Ust. Fuad Baraba’, حفظه الله

Sebelum tidur itu bukan berarti menjelang tidur. Boleh saja dibaca ba’da Maghrib.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

856. Waspada Terhadap Kelompok Yang Mengaji Dengan Sembunyi

856. BBG Al Ilmu – 271

Tanya:
Saya bersama teman saya di ajak untuk mengikuti suatu majelis dan kurang lebih sudah cukup lama, tapi ada hal yang janggal yang saya dan teman saya rasakan, tanpa bermaksud untuk su’udzhon.

Yang ke 1.
Saat saya masuk kelompok tersebut saya di suruh syahadat kembali, secara sembunyi, hanya saya dan satu orang yang mengsyahadatkan saya,

ke 2.
Saya di ajak untuk mengikuti kegiatan berjualan hewan qurban pada saat idul adha dengan alasan syiar agama islam

ke 3.
Tiap minggu sering diadakan acara kumpul berbicara perkara agama secara sembunyi sembunyi, membahas al quran, tapi sambil ngopi ngopi dan merokok ( tidak pantas membahas kalamullah sambil merokok)

Ke 4.
Saya di suruh mengajak teman yang lain agar bergabung dengan kelompok tersebut dengan bahasa “di bereskan”.

Ke 5.
Sampai sekarang saya tidak tau nama kelompok ini apa dan struktur dan systemnya tidak tahu dan seperti saya tidak boleh tau hal tersebut.

Mohon saran nya tentang hal tersebut, karena saya tidak mau terjebak dalam hal hal yang menyimpang yang mengatasnamakan agama Islam.

Jawab:
Ust. Badrusalam, حفظه الله

Itu NII (Negara Islam Indonesia). Jauhi saja. Umar bin Abdil Azizi rahimahullah berkata: “…apabila kamu melihat suatu kaum sembunyi sembunyi dalam urusan (agama) maka ketahuilah bahwa ia berada di atas kesesatan…”

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

MUTIARA SALAF : Hendaklah Kamu Jujur Di Setiap Keadaan

Abu Nu’aim rohimahullah meriwayatkan dalam kitab Hilyatul Auliya’ (7/82-85) Dari jalan Sufyan Ats Tsauri rohimahullah bahwa Ali bin Al Hasan As Sulami rohimahullah berwasiat:

“Hendaklah kamu jujur di setiap keadaan..

Jauhilah dusta, khianat dan jangan bermajelis dengan pelakunya.. karena itu semua adalah dosa..

Jauhilah oleh kamu Riya dalam perkataan dan perbuatan.. karena ia adalah kesyirikan..

Jauhilah rasa ujub..
Karena amal shalih yang disertai ujub tidak akan diangkat..

Ambillah agamamu dari orang yang memperhatikan agamanya.. karena perumpamaannya seperti tabib yang tidak mampu mengobati dirinya.. bagaimana ia akan mampu mengobati manusia..

Saudaraku..
Agamamu adalah darah dan dagingmu.. tangisilah dosa-dosa dirimu dan sayangilah ia..

Bila kamu tidak menangisi dirimu.. kamu tidak akan disayangi olehNya..

Ambillah teman yang membuatmu zuhud dalam kehidupan dunia.. dan memberimu motivasi kepada akhirat..

Jauhilah olehmu ahli dunia yang pembicaraannya sebatas dunia.. karena mereka akan merusak agama dan hatimu..

Mintalah keselamatan kepada Allah untuk umurmu yang tersisa..

Saudaraku..
Hendaklah kamu memperhatikan adab dan akhlak yang baik..
Jangan selisihi al jama’ah (Rasulullah dan shahabatnya).. karena kebaikan ada padanya..”

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

 

 

855. Seputar Nadzar

855. BBG Al Ilmu – 421

Tanya:
Saya pernah niat dalam hati jika saya dapat pekerjaan halal, saya akan puasa 7 hari berturut2. Apakah itu sudah merupakan nadzar ? Apakah nadzar harus diucapkan atau cukup dalam hati ? Syukran

Jawab:
Ust. Badrusalam, حفظه الله

Bila tidak ada niat nadzar maka tidak dianggap nadzar, tapi itu nadzar yang makruh.

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

854. Apakah Perbedaan Sanad Guru/Ilmu Dengan Sanad Hadist ?

854. BBG Al Ilmu – 249

Tanya:
Apa bedanya sanad guru/ilmu dengan sanad hadist ? Dan mana yang kuat untuk di jadikan hujjah ?

Jawab:
Ust. Abdussalam Busyro, حفظه الله

Keduanya kuat jika yang di jadikan sandaran adalah hadist shohih.

Yang paling penting adalah pemahaman guru tersebut dari hadits yang di jadikan hujjah.

Pertanyaan, lebih baik mana antara sanad aali atau sanad naazil ? sanad aali adalah pengambilan sanad dari yang lebih dekat dari pada yang jauh, contoh seorang perowi yang mengambil suatu hadits dan dia punya 2 jalan, yang satu hadits tersebut sampai Rosul صلى الله عليه وسلم melalui 3 perowi, dan jalan yang lain ia meriwayatkan melalui 4 perowi, maka yang lebih afdhol yang melalui 3 perowi karena sanadnya aali.

Sedangkan sanad nazil statusnya sah boleh di amalkan jika hadistnya shohih, contohnya yang 4 perowi diatas.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

853. Hormat Kepada Mertua

853. BBG Al Ilmu – 323

Tanya:
Apa dasarnya kita (sebagai laki2) untuk hormat kepada ke 2 orang tua istri/mertua kita ?? seperti perlakuan & hormat kita terhadap ke 2 orang tua kandung. Kata teman saya sudah bertanya, mencari & mohon petunjuk, ternyata memang tidak di jelaskan & dicontohkan secara rinci baik di Al Qur’an maupun Hadist yang shahhih, seperti penjelasan lengkap tentang “birul walidain”. atau memang karena DASYATnya “hakikat ijab qabul” bagi laki2.

Jawab:
Memang tidak bisa dipungkiri ataupun dihindari, bahwa dalam suatu pernikahan pergaulan dengan mertua tidak bisa dikesampingkan. Interaksi dengan keluarga isteri, sedikit atau banyak akan Anda jalani sebagai menantu, dan kerabat baru bagi saudara-saudara isteri dan keluarga besarnya. Oleh karenanya, perlakukan mereka layaknya Anda bersikap kepada orang tua dan kerabat sendiri. Sebagai orang tua, pergaulilah mereka layaknya antum berhadapan dengan orang tua kandung sendiri, dengan penuh penghormatan dan santun.

Islam adalah agama yang hanif, memerintahkan mu’amalah dengan cara yang baik kepada orang-orang yang lebih tua.

Sumber:
http://almanhaj.or.id/content/666/slash/0/mertua-mempertahankan-tradisi/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

852. “Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah…”, Apakah ini hadits atau perkataan Ulama ?

852. BBG Al Ilmu – 357

Tanya:
“Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, niscaya Allah akan memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia.”

Apakah diatas Ini hadist atau perkataan ulama?

Jawab:
Ust. Badrusalam, حفظه الله

Ucapan ulama bernama Sufyan bin ‘uyainah rahimahullah.

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Menebar Cahaya Sunnah