Syi’ah Rofidhoh Adalah Manusia Paling Pendusta Di Muka Bumi

Ustadz Muhammad Wasitho, MA حفظه الله تعالى

Bismillah. Berdusta adalah termasuk dosa besar yang membinasakan dan menjerumuskan pelakunya ke dalam neraka, karena ia merupakan salah satu ciri dan sifat orang munafik.

Sebesar-besar kedustaan adalah berdusta atas nama Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam.

Golongan orang munafik yang paling berani berdusta atas nama Allah dan Rasul-Nya adalah orang-orang yang menganut agama Syi’ah Rofidhoh, La’natullahi ‘Alaihim. Oleh karenanya, mereka lebih berani untuk berdusta kepada manusia terlebih khusus kepada Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.

» Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Para ulama Islam telah sepakat, berdasarkan nukilan, riwayat, dan sanad, bahwa Rofidhoh (Syi’ah) adalah kelompok paling pendusta. Dan kedustaan pada mereka sudah ada sejak masa silam. Karena itu, para ulama Islam mengenal ciri khas mereka dengan banyaknya berdusta.” (Lihat Minhaj As-Sunah An-Nabawiyah, I/59).

» Ibnu Taimiyah rahimahullah juga  mengatakan, “Pokok-pokok dasar dari bid’ah orang-orang Syi’ah Rofidhoh adalah kekufuran mereka yang tersembunyi dan penyekutuan kepada Allah. Kedustaan adalah hal biasa bagi mereka, bahkan mereka sendiri mengakuinya, dengan mengatakan bahwa agama kami adalah taqiyyah, yaitu ucapan seseorang dengan lisannya yang bertolak-belakang dengan keyakinannya. Inilah kedustaan dan kemunafikan, mereka dalam hal ini seperti ucapan pepatah, “Melempar orang lain tapi kena dirinya sendiri.” (Lihat Minhaj As-Sunnah An-Nabawiyah, I/68).

» Imam Adz-Dzahabi rahimahullah berkata: “Maka dalil-dalil itu bisa dalam bentuk dalil naqli (berupa ayat Al-Quran dan Al-Hadits) dan bisa dalam bentuk dalil akal. Dan kaum Syi’ah mereka adalah manusia paling dusta dalam penukilan dan manusia paling bodoh dalam pendalilan dengan akal”. (Lihat Al-Muntaqo Min Minhaj Al-I’tidal hal.18).

» Yazid bin Harun berkata: “Bisa diterima riwayat seorang pelaku bid’ah, selama tidak mengajak kpd kebid’ahannya, kecuali (kelompok Syi’ah) Rofidhoh, selamanya tidak bisa diterima riwayatnya dikarenakan mereka pendusta.”

» Syarik bin Abdillah mengatakan, “Saya menimba ilmu (hadits) dari setiap orang yang saya jumpai, kecuali orang Rofidhoh (Syi’ah). Karena mereka suka memalsukan hadits Nabi dann menjadikannya sebagai aturan agama.” (Lihat Tadribur Rowi karya As-Suyuthi I/327).

» Asyhab (ulama Malikiyah) mengatakan, “Imam Malik pernah ditanya tentang orang-orang Rofidhoh (Syi’ah). Jawaban beliau: “Kami tidak mau bicara dengan mereka, tidak meriwayatkan dari mereka, karena mereka suka berdusta.”

» Harmalah (murid Imam Asy-Syafii) mengatakan, “Saya mendengar As-Syafi’i mengatakan, ‘Saya belum pernah mengetahui ada kelompok yang paling mudah berdusta melebihi Rofidhoh (Syi’ah).” (Lihat An-Nukat ‘ala Muqadimah Ibnu Sholah karya Az-Zarkasyi, III/399, dan Tadribur Rowi karya As-Suyuthi I/327).

» Muhammad bin Hazm dalam kitabnya tentang aliran-aliran dan kelompok-kelompok yang menisbatkan dirinya kepada islam mengatakan, “(Kelompok Syi’ah) Rofidhoh adalah kelompok yang pertama kali muncul 25 tahun setelah meninggalnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam… dan itulah kelompok yang sangat persis dengan Yahudi dan Nasrani dalam hal berdusta dan melakukan kekufuran. (Lihat Al-Fisholu Fi Al-Milal wa Al-Ahwa’ wa An-Nihal, Ibnu Hazm I/176).

Demikian perkataan para Ulama Sunnah tentang penganut agama Syi’ah Rofidhoh yang paling pendusta di muka bumi ini. Semoga Allah melindungi kita dari kedustaan dan kemunafikan mereka. Dan semoga kita selalu istiqomah di atas Aqidah Tauhid dan As-Sunnah hingga akhir hayat.Amiin.

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.