Apa Makna Ayat Muhkam dan Ayat Mutasyabih…

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum ustadz, ana mau tanya,apa artinya ayat muhkam dan mutasyabih, dan apa yg di maksud niat udlhiyah di kaidah yg ke 30?

 

Jawaban :
Badru Salam,  حفظه الله تعالى

Muhkam artinya ayat ayat yang maknanya jelas tidak tersembunyi. Sedangkan mutasyabih adalah ayat yang maknanya tidak jelas, hanyaborang orang yang kuat keilmuannya yang memahaminya dengan pemahaman yang benar.

ibnu Katsir katsir rahimahullah berkata:

يخبر تعالى أن في القرآن آيات محكمات هن أم الكتاب، أي: بينات واضحات الدلالة، لا التباس فيها على أحد من الناس

Allah Ta’ala mengabarkan bahwa di dalam alquran terdapat ayat ayat alquran yang merupakan induk alquran, yaitu ayat ayat yang jelas maknanya, tidak tersembunyi pada semua orang. (Tafsir ibnu katsir 2/6).

Syaikh Utsaimin rahimhullah berkata:

Allah Tabaroka wata’ala membagi alquran menjadi dua macam: muhkam dan mutasyabih.

Yang dimaksud muhkam adalah yang jelas maknanya dan tidak tersembunyi. Contohnya kata langit, bumi, bintang, gunung, pohon, dan sebagainya.

Adapun mutasyabih adalah ayat ayat yang samar maknanya dan tersembunyi dari kebanyakan manusia. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali orang yang kokoh keilmuannya.

Contohnya adalah ayat ayat yang bersifat global dan tidak ada perinciannya di dalam alquran, seperti firman Allah:

وأقيموا الصلاة

Dirikanlah sholat.

Mendirikan sholat tidak dijelaskan tata caranya. Karena ayat ini hanya menyebutkan kewajiban mendirikan sholat saja, tapi bagaimana tatacaranya? Ini diketahui dari dalil lain.

Hikmah diturunkannya alquran dengan dua macam tadi adalah ssbagai ujian. Orang yang ada di hatinya kecondongan kepada kesesatan akan mengikuti ayat ayat mutasyabih sehingga ia berada di dalam keheranan.

Adapun orang orang yang kokoh ilmunya, mereka mengimani semuanya; baik yang mutasyabih maupun yang muhkam. Mereka meyakini bahwa alquran berasal dari sisi Allah dan tidak saling bertentangan.

(Fatawa Nuur aladdarbi)

Termasuk dalam ayat ayat mutasyabih adalah ayat ayat yang seolah olah bertentangan.

Kewajiban kita adalah menafsirkan ayat mutasyabih dengan ayat yang muhkam.

Karena alquran dan hadits saling menafsirkan satu sama lainnya.

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.