Tj Batas Waktu Nifas

346. BBG Al Ilmu – 4

Pertanyaan:
Ustadz ana mau tanya batasan nifas sesuai hadist yang shahih berapa lama? Dan yang dimaksud darah istihadhah apa ?

Jawaban:
Ada beberapa hadits shahih yang menunjukkan batas nifas, salah satunya adalah keterangan Ummu Salamah:

“Wanita nifas duduk (tidak shalat) pada zaman Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam selama 40 hari.” (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan dinilai hasan shahih oleh al-Albani).

Ketika ditanya pertanyaan serupa, Al-Lajnah Ad-Da’imah (komite riset dan fatwa) menegaskan:

“…Darah yang keluar setelah empat puluh hari dari masa kelahiran pada seorang wanita bukanlah darah nifas melainkan darah istihadhah, maka wajib mandi baginya setelah empat puluh hari serta melaksanakan shalat dan puasa, ia pun harus berwudhu setiap kali akan shalat dan menggunakan kapas atau sejenisnya pada kemaluannya untuk mencegah menetesnya darah.

Tidak ada kewajiban baginya untuk mengqadha shalat yang telah ia tinggalkan selama masa haidh dan nifasnya, yang wajib untuk diqadha oleh wanita itu adalah puasanya yang ia tinggalkan selama bulan Ramadhan yang disebabkan oleh haidh ataupun nifas. Lain halnya jika darah yang keluar itu adalah darah haidh yang menyusul habisnya darah nifas setelah empat puluh hari, maka dalam hal ini tidak boleh baginya untuk shalat dan puasa…” [Fatawa Al-Lajnah Ad-Da’imah 5/416]

Al Imam An Nawawi rahimahullaah dalam penjelasaannya terhadap Shahih Muslim mengatakan: “Istihadlah adalah darah yang mengalir dari kemaluan wanita bukan pada waktunya dan keluarnya dari urat.” (Shahih Muslim bi Syarhin Nawawi 4/17,
Fathul Bari 1/511)
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/batas-maksimal-waktu-nifas/

http://almanhaj.or.id/content/2029/slash/0/jika-darah-nifas-terus-mengalir-setelah-empat-puluh-hari/

http://muslimah.or.id/fikih/hukum-seputar-darah-wanita-istihadlah.html 

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.