856. BBG Al Ilmu – 271
Tanya:
Saya bersama teman saya di ajak untuk mengikuti suatu majelis dan kurang lebih sudah cukup lama, tapi ada hal yang janggal yang saya dan teman saya rasakan, tanpa bermaksud untuk su’udzhon.
Yang ke 1.
Saat saya masuk kelompok tersebut saya di suruh syahadat kembali, secara sembunyi, hanya saya dan satu orang yang mengsyahadatkan saya,
ke 2.
Saya di ajak untuk mengikuti kegiatan berjualan hewan qurban pada saat idul adha dengan alasan syiar agama islam
ke 3.
Tiap minggu sering diadakan acara kumpul berbicara perkara agama secara sembunyi sembunyi, membahas al quran, tapi sambil ngopi ngopi dan merokok ( tidak pantas membahas kalamullah sambil merokok)
Ke 4.
Saya di suruh mengajak teman yang lain agar bergabung dengan kelompok tersebut dengan bahasa “di bereskan”.
Ke 5.
Sampai sekarang saya tidak tau nama kelompok ini apa dan struktur dan systemnya tidak tahu dan seperti saya tidak boleh tau hal tersebut.
Mohon saran nya tentang hal tersebut, karena saya tidak mau terjebak dalam hal hal yang menyimpang yang mengatasnamakan agama Islam.
Jawab:
Ust. Badrusalam, حفظه الله
Itu NII (Negara Islam Indonesia). Jauhi saja. Umar bin Abdil Azizi rahimahullah berkata: “…apabila kamu melihat suatu kaum sembunyi sembunyi dalam urusan (agama) maka ketahuilah bahwa ia berada di atas kesesatan…”
»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶