Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى
Alhamdulillah, washolatu wassalamu ala rosulillah, wa ba’du,
** Allah Ta’ala telah menyempurnakan nikmat dan karunia-Nya kepada kita, dan karunia terbesar adalah bimbingan agama islam yang membawa banyak maslahat yang memerintahkan berbagai makarim al-akhlak, serta mencegah aneka mafsadah dan keburukan.
Sesunggungnya manusia bermartabat lantaran akhlak dan agama, sehingga dirasa penting untuk melakukan pembinaan jiwa dan akhlak. Jiwa manusia senantiasa mengajak pada keburukan, maka jiwa yang mulia adalah jiwa yang mampu mengekang nafsunya dari ajakan keburukan, senantiasa melakukan murokobah dan pengawasan, sehingga ia tidak lalai dari bertakwa kepada Allah Ta’ala.
Allah Ta’ala berfirman, “Barang siapa beramal salih maka maka amal tersebut akan kembali pada dirinya, dan barang siapa beramal keji, maka ia akan merasakan balasannya, sesungguhnya Robb-mu tidaklah berbuat aniaya kepada hamba-Nya.” (QS Fushilat 46).
** Berkata Abu Sulaiman Ad-Da’rony, “Barang siapa yang berusaha berbuat baik, maka ia akan diberikan kebaikan, dan barang siapa berusaha berbuat keburukan, maka ia akan ditimpa suatu keburukan, dan barang siapa berbuat kebajikan dimalam harinya maka akan diberikan penjagaan disiang harinya, dan barang siapa berbuat kebajikan disiang harinya maka ia akan diberikan penjagaan dimalam harinya.”
⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊
View