Syaikh Abdurrozaq Al-Badr, حفظه الله تعالى
Alhamdulillah, wa sholatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du;
Sesungguhnya umat islam seluruhnya sebentar lagi dalam beberapa hari ke depan akan menyambut kedatangan tamu istimewa yang mulia, yang setiap jiwa merasa rindu padanya, tamu yang didambakan dan disegani dalam setiap hati manusia, semua berharap dapat meraihnya, mendapatkan keberkahan, kebaikan yang terkandung di dalamnya, yaitu bulan yang penuh dihiasi dengan ketaatan, mendekatkan diri pada Allah, bulan ampunan dan permohonan ampun, bulan tilawah Al-Qur’an, bulan berpuasa, bulan mendirikan sholat malam, bulan yang dipenuhi dzikir, do’a, istighfar, bulan kasih dan sayang dan kebaikan, terkandung di dalamnya barokah dan keberuntungan, yaitu bulan yang suci penuh berkah yang Allah khususkan dengan aneka ibadah yang memiliki banyak kelebihan dari bulan-bulan lainnya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu senantiasa memberikan kabar gembira dengan kedatangan bulan mulia ini, menjelaskan keutamaan dan fadhilah di dalamnya, serta menganjurkan agar bersungguh-sungguh dan ijtihad melakukan ketaatan kepada Allah Ta’ala, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya dengan sanad yang jayyid, dari sahabat Anas ibnu Malik radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ini adalah bulan Romadhon telah datang kepada kalian, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka dan para syetan dibelenggu”.
Di dalam sunan Tirmidzi dan lainnya, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika datang hari pertama dari bulan romadhon maka dibelenggu para syetan dan jin-jin durhaka dan ditutup pintu-pintu neraka dan tidak terbuka satu pintupun, dan dibuka pintu-pintu surga maka tidak tertutup satu pun, dan diseru dengan suara lantang,
‘Wahai pelaku-pelaku kebaikan, datanglah, wahai pelaku-pelaku keburukan, berhentilah’, dan Allah membebaskan hamba-hamba-Nya dari siksa neraka, dan hal itu pada setiap malamnya’.”
View