Ust Maududi Abdullah, حفظه الله
menjelaskan….
“Pergilah ke panti jompo. Dengarkan jeritan orang-orang tua kita disana. Banyak diantara mereka menangis. Hampir tiap malam mereka menangis.
Apa yang mereka tangiskan ? apakah karena rumitnya kehidupan dipanti jompo ? Mereka mengatakan tidak. Tidak rumit dipanti jompo ini. Bahkan enak. Mereka adalah orang tua yang pernah hidup dijaman Belanda. Dan bahkan pernah hidup dijaman Jepang. Terpaan perihnya kehidupan dunia itu bagi mereka adalah hal yang biasa.
Namun yang membuat mereka menangis…
YANG MENGANTAR MEREKA KE PANTI JOMPO…ANAKNYA. ANAK MEREKA. ANAK KANDUNGNYA. DARAH DAGINGNYA YANG MENGANTARKANNYA KE PANTI JOMPO ITU. Itu yang tidak bisa dia terima. Itu yang meneteskan air matanya setiap malam. Dia dalam hidup anaknya adalah aib….”
Suara Ust Maududi berat. Mata beliau berkaca-kaca…..
Simak wejangan Ust Maududi Abdullah,Lc.
Klik
http://salamdakwah.com/videos-detail/menatap-masa-depan.html
– – – – – •(*)•- – – – –