All posts by BBG Al Ilmu

Hari Jum’at…

Bismillah
Akhi Ukhti…
Kebodohan membuat kita memandang yang baik jadi buruk dan sebaliknya yang buruk menjadi baik

Kebodohan membuat seseorang membiarkan permata berhamburan di tanah karena menurut dia hanya serpihan kaca

Kebodohan membuat seseorang meneguk oplosan bir sampai tewas padahal Allah menghalalkan berbagai minuman segar dan menyehatkan

Kebodohan membuat orang tidak menghargai hari jum’at bahkan ada yang membenci-nya padahal itu adalah hari yang paling mulia

“Hari yang paling baik yang mana matahari terbit pada hari itu adalah hari jum’at, pada hari itu Adam ‘alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke dalam Surga dan pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya.” (HR. Muslim)
begitulah pesan Baginda Nabi Shalllallahu alaihi wasallam

Akhi Ukhti…
Tahukah engkau bahwa makhluk-makhluk Allah yang mulia sangat memuliakan hari jum’at bahkan mereka takut dengan hari jumat ini karena kiamat itu akan terjadi pada hari jum’at, Rasulullah shalllahu alaihi wasallam bersabda

( إِنَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ سَيِّدُ الْأَيَّامِ وَأَعْظَمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَهُوَ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ يَوْمِ الْأَضْحَى وَيَوْمِ الْفِطْرِ فِيهِ خَمْسُ خِلَالٍ خَلَقَ اللَّهُ فِيهِ آدَمَ وَأَهْبَطَ اللَّهُ فِيهِ آدَمَ إِلَى الْأَرْضِ وَفِيهِ تَوَفَّى اللَّهُ آدَمَ وَفِيهِ سَاعَةٌ لَا يَسْأَلُ اللَّهَ فِيهَا الْعَبْدُ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ مَا لَمْ يَسْأَلْ حَرَامًا وَفِيهِ تَقُومُ السَّاعَةُ مَا مِنْ مَلَكٍ مُقَرَّبٍ وَلَا سَمَاءٍ وَلَا أَرْضٍ وَلَا رِيَاحٍ وَلَا جِبَالٍ وَلَا بَحْرٍ إِلَّا وَهُنَّ يُشْفِقْنَ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ )

“Sesungguhnya hari Jum’at adalah pemuka hari dan merupakan hari paling agung di hadapan Allah.
Hari Jum’at lebih agung di hadapan Allah daripada hari idul adha dan idul fitri.
Dalam hari Jum’at terdapat lima hal:
Allah menciptakan Adam di hari Jum’at
Allah menurunkan Adam ke bumi di hari Jum’at.
Allah mewafatkan Adam di hari Jum’at.
Di dalamnya terdapat suatu waktu yang bila seorang hamba meminta sesuatu di waktu tersebut niscaya akan diberikan kepadanya selagi dia tidak meminta sesuatu yang haram.
Di hari Jum’at lah kiamat akan terjadi.
Dan tidaklah malaikat yang didekatkan dan juga langit, bumi, angin, gunung-gunung, dan lautan melainkan mereka takut kepada hari Jum’at.” (HR. Ibnu Majah dihasankan oleh Al Albani dalam shahihul jami’ 2279)

Akhi Ukhti…
Lalu bagaimana perasaanmu dengan hari Jum’at?
Aktivitas apa saja yang seharusnya kau lakukan pada hari jum’at?
Carilah tahu, dan bila kau sudah tahu, segera amalkan jangan suka menunda-nunda
Semoga Allah memberkahi hari jum’atmu

Syafiq Riza Basalamah, حفظه الله تعالى

Memposisikan Dunia Dan Akherat Pada Tempatnya

Lihatlah alam sekitar yang natural.. dunia akan menjadi indah, jika engkau melihatnya dari atas.. cobalah ke puncak gunung dan pandanglah dunia, sungguh sangat indah dan mengagumkan.

Begitulah seharusnya kita memperlakukan dunia, dunia akan menjadi sangat indah bila kita memperlakukannya demikian.

Allah telah menjadikan dunia di bawah kita sejak kita dilahirkan, maka jangan sampai kita menjadikannya di atas kepala kita.. hingga kita sangat dipusingkan olehnya.

Allah Robb kita yang sangat penyayang tidak menginginkan kita terlalu pusing dengan dunia, oleh karenanya Dia menjelaskan kepada kita melalui lisan nabi-Nya shollallahu ‘alaihi wasallam, bahwa rezeki telah dijamin, bahwa manusia tidak akan mati kecuali telah disempurnakan jatah rezekinya.

Di sisi lain, lihatlah langit.. dia akan menjadi sangat indah bila kita melihatnya saat berada di atas puncak gunung pula, ketika dunia jauh di bawah kita.. itulah langit, dan di sanalah surga yang dijanjikan untuk kita, sebagaimana Allah firmankan dan Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam sabdakan.

Maka begitulah seharusnya perlakuan kita terhadap dua perkara ini.. perkara dunia harusnya kita posisikan di bawah, sedangkan perkara akherat harusnya kita posisikan di atas.. sebagaimana Allah menjadikannya demikian.. sungguh jika kita memperlakukannya demikian, keduanya akan menjadi sangat indah..

Begitulah surga dunia dan surga akherat.. keduanya hanya bisa diraih saat kita memposisikan dunia di bawah kita, wallohu a’lam.

Silahkan dishare… Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Resep Menemukan Rasa Bahagia Dalam Sekejap…

Sobat, hiruk pikuk dan perputaran roda dunia sering kali menjadikan anda pusing kepala, atau sesak dada. Betapa tidak, impian anda tidak terwujud, hal yang anda takutkan menjadi kenyatan, dan ternyata orang yang paling anda harapkan dapat membantu anda ternyata menjadi orang pertama yang meninggalkan anda.

Muak, sesak dan sakit yang mendalam, berat untuk dapat anda lupakan atau maafkan.

Sobat, percayalah bahwa sejatinya seberat apapun beban dan rasa sakit di dada anda, maka sejatinya anda mampu membuangnya dengan mudah dan cepat. Karena itu segera buang jauh jauh rasa galau dan sesak di dada anda, jangan biarkan menyiksa apalagi membuka pintu petaka bagi anda dan keluarga.

Anda tertarik untuk mengetahui lalu mencobanya? Simak kiat yang dahulu dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bila menghadapi kondisi yang serupa:

Sahabat Huzaifah bin Al Yaman mengisahkan:

كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا حَزَبَهُ أَمْرٌ صَلَّى.

Dahulu bila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadapi suatu urusan yang sulit, beliau segera mendirikan sholat (Abu Dawud dll)

Ya, orang yang beriman di saat menghadapi suatu masalah, maka satu satunya tempat mengadu dan menggantung harapan ialah di sisi Allah Penguasa langit dan bumi, dan Yang kuasa melakukan segala yang Ia kehendaki, tiada seorangpun yang kuasa menolak perintah-Nya.

Dan bila anda tidak sempat untuk sholat karena suatu hal, maka minimal ucapkan doa yang dahulu beliau baca di saat menghadapi kondisi serupa. Sahabat Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma mengisahkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bila mengahadapi kesusahan, beliau biasa membaca doa:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ ».رواه مسبلم

Tiada Tuhan Yang layak disembah selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Lembut, Tiada Tuhan Yang layak disembah selain Allah Penguasa Aresy (singgasana Allah) yang maha besar, Tiada Tuhan Yang layak disembah selain Allah Penguasa Langit, Penguasa Bumi, Penguasa Aresy Yang Maha Dermawan. (Muslim)

Sobat, Segera tinggalkan galau dan derita anda dan temukan kebahagian sejati, dengan mengingat Allah Penguasa Langit dan Bumi.

Muhammad Arifin Badri,  حفظه الله تعالى

Nasehatmu Hisabmu

Memberi nasehat itu mudah. Hampir semua orang mampu memberi nasehat..

Yang sulit itu mengamalkan nasehat bagi pemberi nasehat maupun yang dinasehati.

Pemberi nasehat harus menjaga dua perkara:

1. Keikhlasan ketika memberi nasehat. Tidak berharap ingin disanjung atau pujian lainnya. Terlebih di media sosial keikhlasan amat dibutuhkan. Ketika yang melike sedikit terasa sedih, tapi ketika yang melike banyak menjadi senang.
Dahulu ‘Abdurrohman bin Mahdi pernah bertanya kepada gurunya, “aku punya majelis setiap jumat pagi. Bila yang hadir banyak aku gembira dan bila sedikit aku sedih..” Gurunya berkata, “itu majelis yang buruk, tinggalkan saja..” Semenjak itu Ibnu Mahdi tak pernah lagi mengajar di sana. (Siyar adz dzahabi 9/196).

2. Mengamalkan nasehat. Karena Allah membenci orang yang mengucapkan sesuatu yang ia tidak amalkan. Bahkan orangnya terancam diadzab dalam kuburnya. Na’udzu billah min dzalik.

Yang diberi nasehat pun harus menjaga dua perkara:

1. Menerima nasehat dengan hati yang lapang. Karena itu adalah tanda keikhlasan. Adz Dzahabi rohimahullah berkata, “Tanda orang ikhlas itu adalah apabila diingatkan kesalahannya ia tidak merasa panas hatinya tidak juga ngeyel. Justru ia mengaku kesalahannya dan mendo’akannya, “Semoga Allah merahmati orang yang mengingatkan kesalahanku..” (Siyar adz dzahabi 13/439)

2. Menjauhi sifat yang buruk. Ketika seseorang diberi nasehat yang ia pikirkan bukan dirinya. Tapi malah bergumam, “Nasehat ini cocok buat si fulan dan si anu nih..” Padahal seharusnya yang hendaknya dia pikirkan adalah untuk dirinya terlebih dahulu.

Semoga bermanfaat

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Sekali Lagi… Tentang Ber-Do’a Setelah Sholat Wajib…

Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A. Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah iniIkuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu

Simak artikel terkait dalam Daftar berikut ini (KLIK Link dibawah ini) :

DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A…