All posts by BBG Al Ilmu

Belajar BERSABAR Bersama Syeikhul Islam (12)…

Musyaffa ad Dariny, حفظه الله تعالى

Hal keduabelas yang dapat membantu seseorang untuk bersabar dalam menghadapi gangguan manusia adalah:

Dengan mengingatkan diri, bahwa sabarnya dia merupakan bukti bahwa dirinya telah mampu menguasai hawa nafsunya, bahwa dia mampu menundukkannya dan mengalahkannya.

Ketika hawa nafsunya sudah tunduk dan kalah, tentu ia takkan berangan dapat memperbudaknya, menawannya, dan menjerumuskannya dalam kebinasaan.

Sebaliknya, ketika dirinya menuruti hawa nafsunya dan kalah dengannya, maka ia lambat laun akan membinasakannya, kecuali bila rahmat Allah menyelamatkannya.

Seandainya tidak ada keuntungan dalam sabar, kecuali mengalahkan hawa nafsu dan setan penggodanya, maka sungguh itu sudah cukup.

Ketika itulah, tampak jelas kekuasaan hati dan keteguhan pasukannya, hatinya akan menjadi bahagia dan kuat, sehingga mampu mengusir musuhnya menjauh darinya.

[Kitab: Jami’ul Masa’il, 1/172]

————-

Intinya: dengan bersabar, berarti Anda telah mengalahkan dan menundukkan hawa nafsu Anda… berarti Anda telah menang dalam perang melawan hawa nafsu dan setan penggoda.

Sebaliknya, ketika Anda memilih untuk membalas, berarti Anda telah tunduk kepada hawa nafsu yang memerintahkan Anda untuk memuaskan hati dengannya.

Jadi, mau menang atau kalah? silahkan memilih untuk diri Anda sendiri…

Mampukah Aku Seperti Pemuda Ini…?

Dalam sebuah kajian belum lama ini, ada sebuah pertanyaan yang belum sempat terjawab. Kami salin ulang pertanyaannya karena terdapat pelajaran sangat berharga didalamnya sehingga seorang ustadz yang membacanyapun sangat terharu dan hanya memberikan jawaban: ‘…(aku) berharap bisa berbakti kepada ke dua orangtua seperti pemuda ini, namun orangtuaku sudah tiada…’

Mampukah kita seperti pemuda ini… ? Ya Allah… ampunilah pemuda ini dan kedua orangtuanya dan masukkanlah mereka ke surga Firdaus-Mu… aamiin ya Robb…

Assalamu’alaykum,

Saya seorang anak (laki-laki/bujangan) 15 tahun.

Saya mengurus Ibu dan Ayah saya yang lanjut usia. Setiap hari saya membersihkan mereka (memandikan dan mencebokkan) secara otomatis saya melihat dan menyentuh aurat mereka.

Sebenarnya saya punya kakak wanita dan kakak ipar wanita tetapi mereka enggan melakukan apa yang saya lakukan, bahkan kakak ipar saya dan suaminya hidup menjauh dari kami, dan dengan menjauhnya mereka dari kami membuat saya ragu untuk menikah. Saya takut istri saya nanti mejauhkan saya dari kedua orangtua saya.

Saya akhirnya memutuskan membujang hingga mereka tutup usia., dan 3 tahun lalu mereka (orangtua) tutup usia.

*) Apakah saya berdosa telah melihat dan menyentuh aurat Ibu Bapak saya ?

*) Apakah yang saya lakukan/kondisi kami termasuk kondisi darurat?

*) Apakah saya memutuskan tidak menikah untuk berbakti kepada orangtua hingga tutup usia karena takut durhaka kepada orangtua (istri menjauhkan saya dari orangtua) dapat dibenarkan menurut syariat ? karena saya memandang ini lebih maslahat bagi saya dan orangtua.

Jazaakallahu khoyron

Berharap Do’a Dari Orang Yang Kita Beri Hadiah…

Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A. Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah iniIkuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu

Simak artikel terkait dalam Daftar berikut ini (KLIK Link dibawah ini) :

DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A…

Belajar BERSABAR Bersama Syeikhul Islam (11)…

Musyaffa ad Dariny, حفظه الله تعالى

Hal kesebelas yang bisa membantu seseorang untuk bersabar menghadapi gangguan manusia adalah:

Dengan meyakini bahwa sabar itu SETENGAHNYA iman. Oleh karenanya, jangan sampai dia mengorbankan setengah imannya hanya untuk membela dirinya.

Dan dengan bersabar, berarti dia telah melindungi dan menyelamatkan imannya dari kekurangan. Dan akhirnya Allah juga akan membela orang-orang yang beriman.

[Kitab: Jami’ul Masa’il, 1/172].

————

Sungguh menakjubkan, ternyata kesabaran adalah setengahnya keimanan, karena iman itu terdiri dari dua bagian: sabar dan syukur, sebagaimana diisyaratkan oleh Nabi -shollallohu alaihi wasallam-:

“Sungguh menakjubkan perihal orang yang ber-IMAN, sungguh semua keadaannya adalah kebaikan, dan hal itu tidaklah ada kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila kelapangan mendatanginya, dia bersyukur, maka itu kebaikan untuknya. Sebaliknya apabila kesempitan menimpanya dia bersabar, maka itupun menjadi kebaikan untuknya”. [HR. Muslim: 2999].

Bisa disimpulkan dari hadits ini, bahwa iman itu: “sabar” dan “syukur”… Jika demikian, maukah Anda mengorbankan setengah iman hanya untuk membela diri?!

Mengetahui Kadar Agama Seseorang…

Badru Salam, حفظه الله تعالى

Syaikh Abdurrahman As Sa’di rahimahullah berkata,

“Termasuk kesalahan yang berat adalah langsung menerima perkataan sebagian orang yang memburuk burukkan orang lain, lalu membangun cinta dan benci serta pujian dan celaan di atasnya.

Berapa banyak kesalahan yang terjadi yang berakibat kepada penyesalan. 
Berapa banyak berita yang disebarkan oleh manusia ternyata tidak demikian kenyataannya.

Kewajiban orang yang berakal adalah memeriksa, berhati-hati dan tidak tergesa-gesa.

Dengan inilah dapat diketahui kadar agama, kedewasaan dan akal seseorang.”

(Ar Riyadl An Nadlirah hal 209 dinukil dari kutaib Husnuzan binnas karya Abdul Malik Ramadlani).

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893).

Satu Do’a Yang Dibaca Pagi, Sore Dan Sebelum TIDUR…

Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A. Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah iniIkuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu

Simak artikel terkait dalam Daftar berikut ini (KLIK Link dibawah ini) :

DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A…