All posts by BBG Al Ilmu

JANGAN MENERTAWAKAN ORANG YANG BARU BELAJAR

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Imam Al Bukhari rahimahullah bercerita:
“Sewaktu masih kecil, aku pergi ke majlis para fuqoha, apabila aku datang, aku merasa malu untuk mengucapkan salam kepada mereka.

Seorang muaddib berkata kepadaku:
“Berapa hadits yang telah kamu catat di hari ini ?”

Aku menjawab,”Dua.”

Ternyata orang-orang yang berada di majlis mentertawakanku.

Salah seorang Syaikh berkata,
“Jangan kalian tertawa, barangkali suatu ketika nanti, dia yang akan mentertawakan kalian.” (Siyar A’laam An Nubala 12/401)

Ternyata benar..

Imam Bukhari menjadi ulama besar..

Semua ulama memujinya..

Maka..

Janganlah suka mentertawakan mereka yang baru belajar..

Barangkali suatu ketika nanti..
Ia menjadi ulama besar.

Semoga bermanfaat.

– – – – – •(*)•- – – – –

Nasehat Ibnu Qoyyim

Ust. Kholid Syamhudi, حفظه الله

• Untaian Nasehat

Dan hendaknya setiap insan menyadari bahwa dia tidak akan tinggal selamanya di alam dunia. Dan mestinya dia sadar kalau dirinya hanyalah sebagaimana tamu yang singgah di sana, dia akan segera berpindah darinya. Sehingga tidak ada sesuatu pun yang akan mendorong dirinya untuk semakin menambah berat tanggungan dosanya, karena dosa-dosa itu jelas akan membahayakan dirinya dan sama sekali tidak akan memberikan manfaat apa-apa.

Maka segera pupuskanlah buaian angan-angan yang tidak berguna di dunia.

http://m.klikuk.com/10-nasehat-ibnu-qoyyim/ 

Semoga jadi renungan
Sebarkan
Jazaakumullah khairan

 Ustadz Kholid Syamhudi.Lc

www.KlikUK.Com
Titian Ilmu Penyejuk Qalbu

Dan barang siapa yang menyangka bahwa dia akan sanggup meninggalkan berbagai macam penyimpangan dan perbuatan maksiat tanpa dibekali keimanan yang kokoh maka sungguh dia telah keliru.

– – – – – •(*)•- – – – –

Baarokallahu Fiikum

Ibnu_Mukhtarہﮩ

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba’du!

Dari  ‘Aisyah rodhiyallohu ‘anha, ia berkata : “Aku memberikan seekor kambing kepada Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda : “Bagilah kambing itu. Maka jika pembantu kembali ‘Aisyah  bertanya, ‘Apa yang mereka katakan terhadap pemberian kami?’ Pembantu tersebut berkata : Mereka mengatakan :

بارك اللّـﮧ فـيكم

‘Baarokallohu fiikum ( Semoga Aloh memberkahi kalian )’. Mendengar ucapan tersebut ‘Aisyah mengatakan : “Dan semoga Alloh memberkahi mereka pula”. Kami membalas ucapan mereka sebagaimana yang mereka ucapkan. Dan tetaplah pahala untuk kami. [ Al-Kalimuth-thoyyib karya Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah rohimahulloh no. 239 dan menurut Syaikh Al Albani rohimahulloh ‘Isnadnya Jayyid’]

Saudaraku, jika kita renungi hadits yang mulia ini maka banyak pelajaran bermanfaat untuk kita. Di antaranya :

1] Memberikan sesuatu atau hadiah termasuk perkara yang disukai dalam ajaran Islam.

2] Membagi-bagi pemberian yang diterima kepada pihak lain termasuk perkara yang disukai.

3] Istri memberikan sesuatu kepada suami atau sebaliknya termasuk perekat cinta di antara keduanya.

4] Orang yang memberikan sesuatu tidaklah mengapa jika ingin mengetahui ucapan atau sikap dari orang yang mendapatkan pemberiannya selama bukan untuk sum’ah (memperdengarkan amalnya mencari pujian makhluk)

5] Mendoakan keberkahan dengan kalimat Baarokallohu fiikum (semoga Alloh memberkahi kalian) telah dikenal dan diamalkan di masa Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam. Begitu pula jawaban atas kalimat tersebut, telah dikenal dan diamalkan.

Jika ada yang berkata kepada kita, baarokallohu fiik (‎​بـــارك اللّـﮧ فـيك ), mk jwblah ‘wa fiik baarokalloh

( و فـيك بـــارك اللّـﮧ )

Jika ada yang berkata kepada kita, baarokallohu fiikum ( بارك اللّـﮧ فـيكم ), maka jawablah ‘wa fiikum baarokalloh

( و فـيكم بارك اللّـﮧ )

Semoga bermanfaat

– – – – – •(*)•- – – – –

CLBK

Ust. Firanda Andirja, حفظه الله

Ternyata CLBK bisa membawa kesengsaraan…hingga perceraian..

Beberapa kasus cekcok rumah tangga yang saya hadapi ternyata disebabkan karena hubungan gelap dengan mantan kekasih…, 

Merupakan kebiasaan seseorang adalah ingin mengetahui kabar teman-teman lama, termasuk kekasih lama. Setelah lama tidak bertemu, akhirnya bertemulah di FB, lalu berlanjut menjadi CLBK….(Cinta Lama Belum Kelar…) 

Lalu akhirnya…
(Cinta Lama Bawa Kemaksiatan…)
(Cinta Lama Bawa Korban…)
(Cinta Lama Bubarkan Keluarga…)

Hati-hati para ikhwan dan akhwat, anda telah bekeluarga dengan hubungan yang halal, maka janganlah dikufuri anugrah tersebut dengan hubungan kemaksiatan yang dimurkai Allah.

http://m.salamdakwah.com/baca-artikel/musibah-clbk–cinta-lama-bersemi-kembali-.html

– – – – – •(*)•- – – – –

Doa Ketika Ada Musibah

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيْبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْهَا

“Sesungguhnya Kita Milik Allah, Dan Kita Akan Kembali Kepadanya, Ya Allah Berilah Aku Atas Musubah Yang Menimpaku Dan Gantilah Untukku Dengan Yang Lebih Baik Darinya.”

– – – – – •(*)•- – – – –

Menatap Masa Depan

Ust Maududi Abdullah, حفظه الله

menjelaskan….

“Pergilah ke panti jompo. Dengarkan jeritan orang-orang tua kita disana. Banyak diantara mereka menangis. Hampir tiap malam mereka menangis.

Apa yang mereka tangiskan ? apakah karena rumitnya kehidupan dipanti jompo ? Mereka mengatakan tidak. Tidak rumit dipanti jompo ini. Bahkan enak. Mereka adalah orang tua yang pernah hidup dijaman Belanda. Dan bahkan pernah hidup dijaman Jepang. Terpaan perihnya kehidupan dunia itu bagi mereka adalah hal yang biasa.

Namun yang membuat mereka menangis…
YANG MENGANTAR MEREKA KE PANTI JOMPO…ANAKNYA. ANAK MEREKA. ANAK KANDUNGNYA. DARAH DAGINGNYA YANG MENGANTARKANNYA KE PANTI JOMPO ITU. Itu yang tidak bisa dia terima. Itu yang meneteskan air matanya setiap malam. Dia dalam hidup anaknya adalah aib….”

Suara Ust Maududi berat. Mata beliau berkaca-kaca…..
Simak wejangan Ust Maududi Abdullah,Lc.
Klik

http://salamdakwah.com/videos-detail/menatap-masa-depan.html

– – – – – •(*)•- – – – –

Beralasan Dengan Taqdir

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Pelaku maksiat itu berkata..
saya sudah ditakdirkan menjadi pelaku maksiat..
padahal bila ada orang yang mencuri hartanya..
lalu berkata: rela lah dengan takdir..
tentu ia tak akan menerima..
demikianlah..
Allah menciptakan maksiat untuk dijauhi..
dan menjadikan manusia mampu menjauhinya..
maka tidak dibenarkan beralasan dengan takdir dalam perbuatan maksiat..

– – – – – •(*)•- – – – –

DOA MOHON KETAKWAAN DAN JIWA YANG SUCI

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

اللّهُمَّ آتِ نَفْسِيْ تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا

أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا

Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku ketakwaaan jiwa dan sucikanlah ia, karena Engkaulah sebaik-baik Rabb yang mensucikannya, Engkau pelindung dan Pemeliharanya
[HR. Muslim]

– – – – – •(*)•- – – – –

Bersholawat

Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Diriwayatkan olih sahabat Muliya, Abu Hurairah, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,” Barang siapa mengucap sholawat kepadaku sekali, niscaya Allah سبحانه وتعالى mendoakan kepada orang tersebut sepuluh kali “. HR Muslim.

Berkata Ibnul Aroby , Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى telah berfirman,” Barang siapa yang datang membawa satu kebajikan maka baginya sepuluh kali lipat semisal nya “. QS Al-An’am 160.

Didalam Ayat muliya ini diterangkan, bahwa siapa saja yang berbuat kebaikan sekali, ia akan mendapat sepuluh kali lipat balasan dari Allah سبحانه وتعالى , Demikiyan pula mengucap Sholawat untuk Nabi صلى الله عليه وسلم sekali maka bagi nya mendapat sholawat atau do’a dari Allah سبحانه وتعالى sepuluh kali. Dan do’a dari Allah adalah jauh lebih baik dan muliya dari hanya sekedar satu pahala kebajikan.

Diriwayatkan dari sahabat Abdullah Ibnu Mas’ud, dari Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,” Sesungguhnya Allah memiliki para malaikat yang betebaran dimuka bumi yang menyampaikan salam kepadaku dari para umatku “. HR Ahmad dan Nasa’i.

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,” Hari terbaik bagi kaliyan adalah hari Jum’ah, hari tersebut diciptakan Adam, dihari itu ia diwafatkan, dihari itu ditiup sangkakala, dan manusia di bangkitkan, maka perbanyaklah bersholawat kepadaku, sesungguhnya sholawat kaliyan dihantarkan kehadapanku”.

Para sahabat bertanya, Bagaimana dihantarkan kehadapanmu sedang engkau sudah menjadi tanah?

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,” Sesungguhnya Allah Azza Wajalla mengharamkan tanah untuk memakan jasad para Nabi “. HR Ahmad dan Abu Dawud dan Ibnu Majah.

 Ditulis oleh Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Pondasi Pendidikan

Ust. Kholid Syamhudi, حفظه الله

Syeikh Abdurrahman binNaashir as-Sa’di -Rahimahullah- pernah berkata:

“Mengenal hukum-hukum syariat secara benar akan menambah kecerdasan akal dan menumbuhkan kepintaran;

Karena makna-makna syariat adalah makna pengertian terbaik dan etikanya adalah etika terluhur. Juga karena (kaedah) balasan sesuai jenis amal.

Sehingga sebagaimana ia menggunakan akalnya untuk berfikir tentang Rabb nya dan berfikir tentang tanda-tanda kebesaran yang Allah mengajaknya untuk memikirkannya, maka diapun menambahkannya dari sisi itu”.

(Taisiral-Karimirrahman Fi Tafsir Kalaamil Mannaan  dari al-Majmu’ al-Kaamilah LiMu’allafaat as-Sa’di bag. Tafsir , 5/449-450).

 Oleh Ustadz Kholid Syamhudi, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈