Category Archives: Muhammad Abduh Tuasikal

Do’a Ketika Hujan

Jika hujan turun berdoalah:
Allahumma shoyyiban naafi’aa.
Ya Allah turunkanlah hujan yang bermanfaat.
~HR.Bukhari~

Artinya, kita minta pada Allah hujan yang membawa berkah dan manfaat bukan hujan yang membawa musibah.

Lalu syukurilah hujan tersebut dengan amalan shalih.

Rumaysho.Com

Puasa Tasu’ah

Tujuan puasa Tasu’ah adalah untuk menyelisihi Puasa Yahudi krn hanya puasa tanggal 10 saja.Puasa Tasu’ah pun adalah keinginan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun beliau keburu meninggal dunia.
Jangan lupa besok masih ada Puasa Asyura (10 Muharram) mnghapus dosa setahun yg lalu. (HR Muslim)
Moga Allah menerima semua amal baik kita.Sampaikan pd saudara, istri, anak, kerabat jangan sampai luput dr puasa tsb.

Rumaysho.Com
Keutamaan Puasa Asyura baca di:http://rumaysho.com/hukum-islam/puasa/2832-amalan-puasa-asyura.html

 Ditulis oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Kekeliruan Dalam Menyambut Awal Tahun Baru Hijriyah

Ust. M Abduh Tuasikal, حفظه الله

Sebentar lagi kita akan memasuki tanggal 1 Muharram. Seperti kita ketahui bahwa perhitungan awal tahun hijriyah dimulai dari hijrahnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Lalu bagaimanakah pandangan Islam mengenai awal tahun yg dimulai dengan bulan Muharram? Ketahuilah bulan Muharram adalah bulan yg teramat mulia, yg mungkin banyak di antara kita tidak mengetahuinya. Namun banyak di antara kaum muslimin yang salah kaprah dalam menyambut bulan Muharram atau awal tahun. Silakan simak pembahasan berikut.

Bulan Muharram Termasuk Bulan Haram

Dalam agama ini, bulan Muharram (dikenal oleh orang Jawa dengan bulan Suro), merupakan salah satu di antara empat bulan yg dinamakan bulan haram. Lihatlah firman Allah Ta’ala berikut.

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (suci). Itulah (ketetapan) agama yg lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yg empat itu.” (QS. At Taubah: 36)

Ibnu Rajab mengatakan, ”Allah Ta’ala menjelaskan bahwa sejak penciptaan langit & bumi, penciptaan malam dan siang, keduanya akan berputar di orbitnya. Allah pun menciptakan matahari, bulan & bintang lalu menjadikan matahari dan bulan berputar pada orbitnya. Dari situ muncullah cahaya matahari dan juga rembulan. Sejak itu, Allah menjadikan satu tahun menjadi dua belas bulan sesuai dengan munculnya hilal. Satu tahun dalam syariat Islam dihitung berdasarkan perputaran dan munculnya bulan, bukan dihitung berdasarkan perputaran matahari sebagaimana yg dilakukan oleh Ahli Kitab.”

Selengkapnya di :
http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2829-kekeliruan-dalam-menyambut-awal-tahun-baru-hijriyah.html

Istiqomah

Ust. M Abduh Tuasikal, حفظه الله

Istiqomah tidaklah cukup satu hari

Istiqomah tidaklah cukup satu minggu

Istiqomah tidaklah cukup setahun

Istiqomah dituntut hingga nyawa kita dicabut

Mengenai firman Allah,

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا

” Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka terus istiqomah” (QS. Fushshilat: 30), kata Mujahid,

فلم يشركوا حتى ماتوا

“Mereka tidaklah berbuat syirik sampai mati.” (Hilyatul Auliya’, 3: 300)

Ya Allah, anugerahkanlah pada kami istiqomah.

Selengkapnya baca artikel Rumaysho.Com hari ini:

http://rumaysho.com/belajar-islam/manajemen-qolbu/4584-takjublah-pada-orang-yang-bisa-istiqomah.html

Muhammad Abduh Tuasikal
Rumaysho.Com | Ruwaifi.Com | Muslim.Or.Id

Semakin Berilmu, Semakin Merunduk

Ust. M Abduh Tuasikal, حفظه الله

Malik bin Dinar berkata:
“Jika seorang hamba mempelajari suatu ilmu dengan tujuan untuk diamalkan, maka ilmu itu akan membuatnya semakin merunduk. Namun jika seseorang mempelajari ilmu bukan untuk diamalkan, maka itu hanya akan membuatnya semakin sombong (berbangga diri).” (Hilyatul Auliya’, 2: 372).

5 Hal Yang Boleh Tergesa-Gesa

Ust. M Abduh Tuasikal, حفظه الله

Ketergesa-gesaan itu dari setan kecuali untuk 5 hal:

1- menyajikan makanan pada tamu

2- mengurus mayit

3- menikahkan gadis jika sudah bertemu jodohnya

4- melunasi utang jika sudah jatuh tempo

5- bertaubat dari dosa~Hatim Al Ashom, dlm Hilyatul Awliya’, 8:78

Berarti lima hal di atas, boleh kita cepat-cepat melakukannya bahkan harus.

– – – – – •(*)•- – – – –

Malu

Ada banyak hadits-hadits
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang mengisahkan tentang indahnya akhlak ini. Di
antara keistimewaan sifat malu ialah malu dapat menghadirkan kebaikan di dalam jiwa
seorang insan bahkan malu menjadi parameter keimanan seorang hamba.

“Sifat malu itu tidaklah mendatangkan sesuatu
melainkan kebaikan ” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Sifat malu adalah satu di antara cabang-cabang keimanan ” (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga Allah menganugrahi sifat malu bagi kita, yang dengan sifat malu tersebut kita terhalangi dari jalan-jalan menuju neraka.

Tanda Dan Bukti Ittiba’

Tanda dan bukti ittiba’ yang paling nampak adalah mengagungkan nash-nash agama yang
telah tetap. Yaitu dengan menghormati, memuliakan, mendahulukannya, tidak
meninggalkannya, meyakini bahwa petunjuk hanya ada padanya tidak pada selainnya,
mempelajari, memahami, memperhatikan, mengamalkannya, berhukum kepadanya dan
tidak menentangnya. Dan ini adalah petunjuk
tokoh-tokoh panutan dan imam-imam di dalam ittiba’ , yaitu para sahabat, tabi’in dan orang-orang yang setelah mereka.

Hari Akhir Penyembelihan Qurban Sebaiknya Hari Ini 12 Dzulhijjah

Syaikh Musthofa Al Adawi berkata:

Yang hati-hati bagi seseorang muslim bagi agamanya adalah melaksanakan penyembelihan qurban pada hari Idul Adha (10 Dzulhijjah) sebagaimana yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamlakukan dan hal ini lebih selamat dari perselisihan para ulama yang ada. Jika sulit melakukan pada waktu tersebut, maka boleh melakukannya pada 11 dan 12 Dzulhijjah sebagaimana pendapat jumhur (mayoritas) ulama. Wallahu a’lam.” (Dinukil dari Fiqhul Udhiyah, hal. 118-119).

Selengkapnya di:
http://rumaysho.com/hukum-islam/umum/4575-akhir-waktu-penyembelihan-kurban.html

Muhammad Abduh Tuasikal
Rumaysho.Com ¤ Muslim.Or.Id