Category Archives: BBG Kajian

Nifaq Ada Dua Macam: Nifaq I’tiqadi Dan Nifaq ‘Amali.

Jenis ke 1.
Nifaq i’tiqadi(keyakinan):
yaitu sesorang menyembunyikan kekufuran dan menampakkan keislaman. Padahal hakikatnya tidak beriman.

Nifaq ini telah disebutkan di dalam Al Qur’an di beberapa tempat. Dan Allah Ta’ala akan memasukkan pelakunya krn nifaq ini ke dasar neraka yang paling bawah.
Krn hakikatnya ia adalah orang yg tidak percaya ajaran islam

Jenis ke 2.
Nifaq ‘amali(perbuatan):
sebagaimana yang telah disebutkan di dalam sabda Nabi shalallahu alaihi wasalam:

(( أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا , وَمَنْ كَانَتْ فِيْهِ خَصْلَةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيْهِ خَصْلَةٌ مِنَ النِّفَاقِ حَتَّى يَدَعَهَا : إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ , وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ , وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ , وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ )) (رواه البخاري ومسلم)

“Empat hal apabila terdapat pada diri seseorang maka dia menjadi seorang munafiq tulen, dan jika terdapat padanya satu di antara empat hal tersebut, maka pada dirinya terdapat satu tanda kemunafikan hingga dia meninggalkannya: jika berbicara dia berdusta, jika berjanji
mengingkari, jika berselisih dia berbuat curang, dan jika dipercaya
berkhianat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan sebagaimana sabda beliau:
(( آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ : إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ , وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ , وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ )) (رواه البخاري)

“Tanda seorang munafik ada tiga: jika berbicara maka dia berdusta, jika berjanji maka dia mengingkari, dan jika dipercaya maka dia berkhianat.” (HR Bukhari.

Adapun nifaq amal ini merupakan dosa besar yg dapat mempengaruhi naik turunnya iman dalam diri seorang mu’min.

Maka berhati hatilah dan selalu introspeksi diri.. Jangan sampai ada tanda tanda kemunafikan pada diri kita baik keyakinan ataupun perbuatan.

Akhir kata, kita memohon kepada Robbul alamin Allah azza wa jalla untuk menjaukan nifaq tsb dari hati maupun amalan kita.

آمــين ​اَللّهُمَّ آمــين

www.abu-riyadl.blogspot.com
By. Abu riyadl.

‎Jangan Mengorek-ngorek Kesalahan Orang Lain


D¡ antara adab islam, Kita diperintahkan untuk menutupi aib orang lain. Karena barangsiapa yang menutupi aib saudaranya, maka Allah akan menutup aibnya ketika ‎di¡ dunia maupun ‎​di akherat nanti.

Seperti disebutkan dalam hadits riwayat Muslim dari Abu Huraiarah رضي الله عنه

Dari Nabi صلى الله عليه و سلم

من ستر مسلما ستره الله في الدنيا والآخرة

“Barangsiapa yang menutupi aib
saudaranya yang muslim, maka Allah tutup aibnya ‎​di dunia dan ‎​di akhirat”.

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –
by Ust. Fuad Hamzah Baraba’

Malam Minggu

Malam minggu banyak orang bergadang dan esok pagi kehilangan subuhnya..

Mari berperang melawan sifat Nifaq(kemunafikan) dg sholat subuh dan isya’ berjamaah dimasjid.

Siapkan tidur diawal waktu jika takut kesiangan!!

Jangan anda siasiakan umur yg tak seawet pintu rumah anda..

Dari Abu Hurairah radhiaAllahu ‘anhu berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda:

“Shalat yang paling berat atas orang munafik adalah shalat ‘Isya’ dan shalat Shubuh. Seandainya mereka mengetahui (keutamaan) yang ada pada keduanya, niscaya mereka menghadirinya, meski dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk memerintahkan shalat, lalu ia ditegakkan, kemudian aku perintahkan seseorang mengimami manusia, kemudian aku pergi bersama sekelompok orang yang membawa beberapa ikat kayu mendatangi kaum yang tidak mengerjakan shalat (berjama’ah), lalu aku bakar rumah-rumah mereka dengan api.”
(Diriwayatkan Al-Bukhari (657) dan Muslim (651).)

Dalam hadist lain:
Dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiallhu ‘anhu berkata, Aku mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda, “Barangsiapa shalat Isya’ berjama’ah, maka seakan-akan ia shalat separuh malam. Dan barangsiapa shalat Shubuh berjama’ah, maka seakan-akan ia shalatsemalam suntuk.”
(Diriwayatkan Muslim, Abu Daud dan At-Tirmidzi, dan lafazh keduanya, ‘Barangsiapa shalat Isya’ berjama’ah, maka seperti shalat separuh malam. Dan barangsiapa shalat Isya’ dan Shubuh berjama’ah, maka seperti shalat semalam.’)
(Shahih, diriwayatkan Muslim (656), Abu Daud (555) dan At-Tirmidzi (221)).

Barangsiapa takut Api neraka dan rindu kpd Allah dan SurgaNya maka akan ringan kakinya dalam melangkah menuju kpd kebaikan..

Semoga Allah Ta’ala menghilangkan sifat nifaq amli(amalan) dan I’tiqodi(keyakinan) dari dalam hati dan jasad kita..

Selamat lekas istirahat…

www.abu-riyadl.blogspot.com
By. Abu riyadL.

Kasih Ibu Tiada Tara

Sungguh aneh….
Seorang ibu bisa mengayomi dengan baik 10 anak anaknya dengan penuh kesabaran, kasih sayang, bahkan terkadang dengan hidup yang pas-pasan.
Sementara ada 10 orang anak yang berkecukupan yg tdk bisa mengayomi dan berbakti kepada seorang ibu mereka….

 Ditulis oleh Ustadz Firanda Andirja MA حفظه الله

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Salah Kaprah

Salah kaprah istilah
Suami adalah mahram..

Istilah ini sangat keliru, karena:

Mahram: adalah seorang yg tidak boleh menikahi selamanya tanpa batas,

Sedangkan istri atau suami mereka bukanlah mahram, karena kalo mahram gak boleh menikahinya.

Kalo orang safar atau berduan sendirian bolehlah dia bersama mahram..

Apalagi bersama pasutri..tentu sangat boleh

Maka pahamilah arti mahram dan arti pasutri..

Karena pasutri melebihi mahram dalam batasannya.

www.abu-riyadl.blogspot.com

Adab Menjawab Salam

Allah سبحانه وتعالى berfirman :

وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا
“Apabila kalian diberi salam/penghormatan, maka balaslah dengan yang lebih baik atau balaslah dengan yang serupa.” (QS. An-Nisa’: 86)

Maka balaslah salam saudaramu dgn yg lebih baik atau minimal serupa.

Jika saudaramu memberi salam “Assalaamu’alaikum” maka jawaban yg serupa adalah
“Wa’alaikum Assalaam” atau jika disambung “Wa’alaikumussalam”.

Jika jawabannya “Wa’alaikum salam” maka itu belum serupa karena “Assalaam” lebih tinggi daripada “Salam”.

(Faedah dari kajian Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc حفظه الله)

———¤•¤•¤———-

Syarat Taubat

Taubat itu jika memenuhi 3 syarat:
1- menyesali dosa yg telah lalu
2- kembali taat untk saat ini
3- bertekad tdk mengulangi dosanya di masa akan datang

-Ibnu Katsir dlm kitab tafsirnya-

Di antara dosa besar adalah meninggalkan shalat.
Orang yg dikatakan taubat jk ia menyesal meninggalkan shalat, kembali kerjakan shalat dan bertekad tdk meninggalkannya lg.

Semoga kita menjadi orang yg kembali pd Allah dengan taubat yg tulus.

Rumaysho.com

Ditulis oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

Zuhud Yang Jarang

Dari Yusuf bin Asbath aku mendengar Sufyan berkata, “Aku melihat zuhud yang paling jarang adalah zuhud terhadap kedudukan. Kamu lihat orang dapat zuhud dalam makanan, minuman, harta dan baju. Namun bila kedudukannya diganggu gugat ia panas dan memusuhi.”
(Siyar a’laaminnubalaa 7/262).

Pernah jadi pemimpin?
Atau ketua panitia?
Atau pendiri yayasan?
Atau orang yang dituakan?
Atau kedudukan lainnya..
Enakkan rasanya?..
Menikmati penghormatan dan pemuliaan..
Bagaimana rasanya bila kepemimpinan anda digugat?
Atau disaingi?
Atau diturunkan jabatan..
Seringkali hati merasa panas.. Kesal.. Dan geraam..
Ya.. Karena kita sudah menikmati manisnya penghormatan..

Semua itu fitnah dan ujian..
Hanya keikhlasan yang dapat menyelamatkan..
Dan zuhud terhadap dunia..

Robbuna berfirman:

تلك الدار الأخرة نجعلها للذين لا يريدون علوا في الأرض ولا فسادا

“Itulah kehidupan akhirat. Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak menginginkan ketinggian (kesombongan) di muka bumi dan tidak pula menginginkan kerusakan.” (Al Qashash: 83).

Tanamkan Rasa Yakin dalam Diri !

Ustadz Kholid Syamhudi Al-Bantani Lc

Yakin adalah kekuatan iman dan keistiqamahan yang dimiliki seseorang sehingga dengan rasa yakin yang kuat ia seakan-akan melihat sesuatu yang diyakininya itu seperti melihatnya secara langsung.

Hal ini dapat digambarkan dengan kejadian yang menimpa para sahabat Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam dalam perang Ahzab yang Allah abadikan dalam firman-Nya,

“Dan tatkala orang-orang mu’min melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata: “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita”.Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya.Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan.’”   (QS. Al-Ahzab: 22).

Lebih lengkap :
http://m.klikuk.com/tanamkan-rasa-yakin-dalam-diri/

Menghafal Al Qur’an

Oleh Ustadz Kholid Syamhudi

Seorang yang hafal al-Qur`an dengan yang tidak hafal seperti dua orang yang bepergian, satunya membawa bekal kurma dan yang lainnya berbekal gandum.

Yang pertama apabila lapar maka dapat makan sesukanya walaupun ada diatas kendaraannya.

Sedangkan yang kedua harus turun dulu dari kendaraannya, mengadon dan menghidupkan api dan membuatnya menjadi roti serta menunggu matang rotinya.

Bagaimana cara menghafal al-qur’an menurut pakarnya?

Baca lebih lanjut penjelasannya di http://m.klikuk.com/kunci-sukses-tadabbur-ke-6-membacanya-dengan-hafalan/
——————————————————–
Silakan salurkan donasi dakwah Anda ke :
Norek Mandiri: 138-00-1060915-9
Atas nama : Kholid

Kontak kami  :
e-mail   : kontak@klikuk.com
PIN BB  : 28D721AF 

Info donasi: http://m.klikuk.com/donasi-2/

Silakan bantu sebarkan info dakwah ini. Semoga bermanfaat

KlikUK.com