Category Archives: Display Picture Dakwah
Do’a ISTIKHOROH….
Tata cara shalat istikharah sebagai berikut:
1. Istikharah dilakukan ketika seseorang bertekad untuk melakukan satu hal tertentu, bukan sebatas lintasan batin. Kemudian dia pasrahkan kepada Allah.
2. Bersuci, baik wudhu atau tayammum.
3. Melaksanakan shalat dua rakaat. Shalat sunnah dua rakaat ini bebas, tidak harus shalat khusus. Bisa juga berupa shalat rawatib, shalat tahiyatul masjid, shalat dhuha, dll, yang penting dua rakaat.
4. Tidak ada bacaan surat khusus ketika shalat. Artinya cukup membaca Al-Fatihah (ini wajib) dan surat atau ayat yang dihafal.
5. Berdo’a (dengan do’a diatas) setelah salam dan dianjurkan mengangkat tangan. Misalnya: bekerja di perushaan A atau menikah dengan B atau berangkat ke kota C, dst.
6. Melakukan apa yang menjadi tekadnya. Jika menjumpai halangan, berarti itu isyarat bahwa Allah tidak menginginkan hal itu terjadi pada anda.
7. Apapun hasil akhir setelah istikharah, itulah yang terbaik bagi kita. Meskipun bisa jadi tidak sesuai dengan harapan sebelumnya. Karena itu, kita harus berusaha ridha dan lapang dada dengan pilihan Allah untuk kita. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan dalam doa di atas, dengan menyatakan, [ ثُمَّ أَرْضِنِى] “kemudian jadikanlah aku ridha dengannya” maksudnya adalah ridha dengan pilihan-Mu ya Allah, meskipun tidak sesuai keinginanku.
Allahu a’lam
Ref : konsultasisyariah.com
Satu lagi Dzikir untuk dirutinkan setiap pagi dan sore…
Do’a Ketika Melihat Orang Lain Mengalami Cobaan…
Do’a Naik kendaraan…
Tetap Membutuhkan Hidayah
Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baaz rohimahullah mengatakan,
“Engkau tetap membutuhkan hidayah.. meski engkau orang yang paling bertakwa.. meski engkau orang yang paling berilmu.
Engkau terus membutuhkan hidayah, hingga engkau mati (meninggalkan dunia)..”
[Al-Fatawa 7/163]
Courtesy of Mutiara Risalah Islam
ARTIKEL TERKAIT
Nasihat Ulama – KOMPILASI ARTIKEL
Yang Wajar Dan Sangat Tidak Wajar…
Kalau berbeda gaya bahasa, kesukaan
terhadap makanan dan minuman, dan
banyak hal dalam masalah dunia itu
WAJAR, karena kita memang dari
berbagai suku dan latar belakang …
Tetapi SANGAT TIDAK WAJAR kalau
kita kaum muslimin berbeda dengan
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi
wasallam dalam Aqidah, ibadah dan
akhlak kita…
Kalau berbeda mau cari NABI siapa
lagi ? …
Abu Ya’la Kurnaedi, حفظه الله تعالى
Jadikanlah Akherat Sebagai Target Utamamu
Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-
telah bersabda:
“Barangsiapa menjadikan akherat
sebagai target hidupnya, niscaya
Allah jadikan kekayaannya di hatinya,
Allah satukan langkahnya, dan harta
dunia tetap harus datang kepadanya..”
[HR. Attirmidzi 4/642, dishohihkan
oleh Al-Albani]
Musyaffa’ Ad Dariny, حفظه الله
Tulisan Kita…
Apa yang kita harapkan dari tulisan kita ?
Pahala ataukah dosa …
Jika berisi kebaikan, maka tunggulah
pahalanya dari Allah semata…
Jika berisi keburukan atau bisikan-bisikan
jahat, maka tunggulah murka Allah…
Apakah kita sanggup memikul dosa dari
orang-orang yang disesatkan karena
akibat tulisan …
Yaa Rab kami tetapkanlah kami di atas alhaq…
Abu Ya’la Kurnaedi, حفظه الله
Semua Pasti Mati…
إن الطبـيب بِطبِّه وَدَوائـِــــه
لا يستطيع دفـَاعُ مَقْــدُورِ ِالقـَضى
ما للطَّبيبِ يموتُ بالداء الذي
قد كان يُـبْرِىء مثــلَه فيمــــا مضـى
هلك المُدَاوِي والمُدَاوَى والذي
جَلـَبَ الدَّواءَ وَباعهُ وَمن ِ اشــــتـَرى
Sungguh seorang dokter, dengan keahlian
dan obatnya, tidak akan mampu melawan
takdir yang telah ada.
Lihatlah bagaimana dokter itu mati dengan
obat yang dulunya bisa mengobati orang
yang sakit seperti dia.
Semuanya pasti mati, baik yang mengobati,
yang diobati, yang membawa obat, yang
menjual, dan membelinya.
Musyaffa’ Ad Dariny, حفظه الله









