Category Archives: Kajian Audio

Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN — Kaidah Ke-34

Dari buku yang berjudulAl Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj Salaf Dalam Masalah Tarbiyah dan Perbaikan, ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى.

KAIDAH SEBELUMNYA (KE-33) bisa di baca di SINI

=======

🌼 Kaidah yang ke 34 🌼

.
⚉  Bahaya ahli bid’ah terhadap kaum muslimin “terkadang” lebih besar daripada bahaya orang-orang kafir.

Ini kalimat banyak orang yang tidak menerimanya, namun kalau kita perhatikan dengan hati yang dingin dan kenyataan serta dalil-dalil memang keadaannya demikian terkadang.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: ”Menolak atau mencegah kezoliman orang-orang ahli bid’ah itu wajib secara fardu kifayah dengan kesepakatan kaum muslimin
Dimana Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam ketika mensifati orang-orang khawarij, beliau bersabda: “Seburuk-buruknya orang yang terbunuh dikolong langit itu orang khawarij, dan sebaik-baiknya orang yang dibunuh adalah yang dibunuh oleh orang khawarij.” (Dikeluarkan oleh Tarmidzi dan yang lainnya).

Hadits ini menyebutkan bahwa seburuk-buruknya orang yang terbunuh di kolong langit itu adalah orang-orang khawarij.
Siapa orang khawarij ?
Itu yang mengkafirkan kaum muslimin dan menghalalkan darah mereka. Dimana kerusakkan mereka langsung menimpa kaum muslimin.

👉🏼  Oleh karena itu, orang-orang ahli bid’ah itu:
merusak dien,
merusak agama secara langsung.
dan pemikiran mereka yang menyesatkan.

👉🏼  Sementara orang-orang kafir ketika mereka merusak, mereka merusak melalui ahli bid’ah, mereka tidak akan bisa merusak secara langsung, karena kaum muslimin tahu dia kafir.
Tidak mungkin seorang pendeta berceramah di depan kaum muslimin. Pasti kaum muslimin akan segera menolaknya.
Tidak mungkin orang kafir berceramah di depan langsung kaum muslimin, pasti kaum muslimin akan menolaknya.

Maka mereka menggunakan orang-orang yang mempunyai pemikiran sesat, seperti:
⚉  orang-orang khawarij untuk merusak citra Islam,
⚉  orang-orang sufi untuk mematikan jihad fiisabilillah yang syar’i, demikian pula mematikan ilmu-ilmu Islam.
Karena sufi itu paling anti terhadap ilmu-ilmu hadits dan lainnya,
⚉  demikian pula murji’ah yang mengatakan bahwa amal tidak termasuk iman, sehingga mereka mengaggap bahwa maksiat tidak mempengaruhi keimanan.
Tentu ini sangat menjadikan kesempatan emas orang-orang kafir untuk melariskan kemaksiatan di tengah kaum muslimin.
⚉  demikian pemikiran orang mu’tazilah yang mengatakan akal lebih tinggi dari pada dalil.
Untuk ini menjadi pintu yang empuk bagi orang-orang kafir untuk mengotak-atik Islam dengan akal-akal pemikiran, dengan dalih bahwa akal lebih tinggi.

Demikian pula orang sufi yang mengatakan bahwa wali lebih tinggi dari Nabi dan Rasul.
Tentu ini menjadi sebuah kesempatan untuk orang kafir pura-pura masuk Islam.
Kalau dianggaplah ia seorang wali, lalu ia berbicara dengan pembicaraan yang jauh dari Al-Qur’an dan Hadits.
Sementara manusia menganggap dia seorang wali, sehingga inilah memang kerusakkan yang di timbulkan ahli bid’ah terhadap Islam dan kaum muslimin langsung.

Oleh karena itulah Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam ketika mensifati orang-orang khawarij;
Seburuk-buruknya orang yang terbunuh adalah orang-orang khawarij

Abu Sa’id Al-Khudri berkata: “Memerangi orang khawarij bagi saya lebih agung dari pada memerangi orang-orang kafir”.
Sampai demikian Abu Sa’id Al -Khudri ia mengatakkan.

Namun tentu pahamilah, bahwa ini terkadang orang-orang ahli bid’ah itu lebih berbahaya,
kenapa ?
👉🏼 Karena mereka dengan pemikiran mereka yang menyesatkan itu langsung menghancurkan pondasi-pondasi Islam, Aqidah Islamiyah, demikian pula banyak sekali daripada keyakinan-keyakinan Ahlusunnah wal jama’ah.

Wallahu a’lam 🌴

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

Dari buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj Salaf Dalam Masalah Tarbiyah dan Perbaikan, ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى.

Silahkan bergabung di Telegram Channel : https://t.me/aqidah_dan_manhaj

Artikel TERKAIT :
DAFTAR LENGKAP PEMBAHASAN – Al Ishbaah – Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN

Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN — Kaidah Ke-33

Dari buku yang berjudulAl Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj Salaf Dalam Masalah Tarbiyah dan Perbaikan, ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى.

KAIDAH SEBELUMNYA (KE-32) bisa di baca di SINI

=======

🌼 Kaidah yang ke 33 🌼

⚉  Bahwa ahlu bid’ah aksaam orang-orang jatuh pada ke bid’ahan atau kesalahan yang lain itu dibagi beberapa macam sbb ;

1. Dikatakan oleh Ibnu Qoyim yaitu orang jahil yang hanya bisa taklik tidak punya ilmu sama sekali, maka tidak boleh dikafirkan, tidak boleh dianggap fasik tidak boleh ditolak persaksiannya.
Apabila ia tidak mampu untuk mempelajari ilmu maka dihukumi orang-orang yang lemah dari kalangan laki-laki, wanita dan anak-anak.

2. Orang yang punya kemampuan untuk bertanya untuk mencari hidayah, ilmu dan untuk mengetahui kebenaran tapi ia tinggalkan itu semua karena sibuk akan dunia, kedudukan dan kelezatan kehidupannya. Maka orang ini meremehkan menuntut ilmu ia berhak mendapatkan ancaman dan ia berdosa karena meninggalkan apa yang Allah wajibkan dari bertakwa kepada Allah sesuai kemampuannya. Ini dihukumi orang yang meninggalkan kewajiban kalau sekiranya kebid’ahan, hawa nafsunya lebih menang daripada sunah dan hidayahnya maka persaksiannya ditolak.

3. Dia bertanya, mencari dan sudah jelas baginya petunjuk tapi ditinggalkan karena lebih fanatik kepada ustadznya, kelompoknya, benci kepada lawannya karena membawa kebenaran maka orang ini rendah derajatnya fasik adapun mengkafirkannya diperlukan ijtihad dan perincian kalau ia terang terangan berdakwah dan mendakwah kepada kebid’ahannya itu maka ditolak persaksiannya, fatwanya dan hukum hukumnya.

Inilah macam macam orang yang jatuh pada kebid’ahan maka keadaannya seperti yang kita lihat, jika seorang jatuh kepada kebid’ahan dan mampu untuk mencari hidayah, dia punya kecerdasan tapi dia tidak mau karena sibuk dengan dunianya maka ini orang yang berdosa karena meninggalkan apa yang diwajibkan Allah padanya.

Atau ia mampu tapi fanatik dengan ustadnya karena mengidolakan seperti ustadz ustadz yang mashur di youtube akhirnya ia tidak mau mencari hidayah bahkan mencukupkan diri dengannya bahkan fanatik buta maka orang yang seperti ini yang melakukan perbuatan jahiliyah fanatik kepada si fulan si fulan padahal kewajiban kita hanya fanatik kepada Allah dan Rasul-Nya.

Wallahu a’lam 🌴

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

Dari buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj Salaf Dalam Masalah Tarbiyah dan Perbaikan, ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى.

Silahkan bergabung di Telegram Channel : https://t.me/aqidah_dan_manhaj

Artikel TERKAIT :
DAFTAR LENGKAP PEMBAHASAN – Al Ishbaah – Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN

Tips Agar Khusyu Beribadah Di Tengah Meningkatnya Kebutuhan

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Tafsir QS Al Ahdzaab – 70 – Pentingnya Menjaga Lisan Terutama Di Bulan Ramadhan

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Penjelasan Hadits Tentang Sahabat Yang Menjadikan Seluruh Isi Do’anya Sholawat

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

Asy-Syaukani rohimahullah berkata,

“Sabda beliau, “kalau begitu kamu akan dicukupkan keinginganmu dan diampuni dosamu..” pada kedua ciri tersebut adalah perpaduan antara dunia dan akhirat..

karena bagi siapa saja yang telah dicukupkan oleh Allah keinginannya ia akan selamat dari ujian dunia dan komplikasinya, karena setiap ujian sudah seharusnya ada dampak keinginan meskipun kecil.

Dan barang siapa yang Allah ampuni dosanya maka ia akan selamat dari ujian akhirat, karena tidaklah akan menjadi bencana bagi seorang hamba di akhirat kecuali karena dosa-dosanya..”

[ Tuhfatudz Dzaakirin: 45 ]

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Bolehkah Membaca Do’a Laylatul Qodr Di Waktu Lainnya..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Sejarah Puasa Yang Wajib Diketahui Ummat Islam Saat Ini

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Bolehkah Sholat ‘Isya Lewat Tengah Malam..?

Simak penjelasan Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Tentang Mengeraskan Suara Lantunan Al Qur’an Via Toa Masjid

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Opsi Bagi Yang Tertinggal Beberapa Roka’at Tarawih Bersama Imam

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih