Category Archives: Ramadhan 1442

Ingin Mendapatkan Pahala Puasa Wajib Selama Satu Tahun..?

29 + 6 = 1..

Bingung..?

Mari kita simak penjelasannya,

Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan lalu ia lanjutkan dengan puasa 6 hari di bulan Syawwal, niscaya ia mendapat pahala seperti puasa 1 tahun penuh..”
(HR. Muslim)

Dalam HR. An Nasa’i, Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- menguraikan:

“ALLAH menjadikan kebaikan menjadi 10 kali lipat, maka puasa 1 bulan (Ramadhan) bernilai 10 bulan dan puasa 6 hari setelah ‘Iedul Fitri (di bulan Syawwal) menyempurnakannya menjadi 1 tahun..

Sehingga:
29 hari + 6 hari= 1 tahun

Saudaraku,
Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa SATU HARI di jalan ALLAH, niscaya ALLAH akan jauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 puluh tahun perjalanan..”
(HR. Bukhari dan Muslim)

JIKA ITU KEUTAMAAN PUASA SATU HARI, MAKA SILAHKAN BAYANGKAN BAGAIMANA PAHALA PUASA SELAMA SATU TAHUN PENUH..??

Saudaraku..
Tahukah anda penjelasan banyak ulama (diantaranya ULAMA MADZHAB SYAFI’i) tentang hal ini..?

TERNYATA PAHALA PUASA 1 TAHUN PENUH TERSEBUT ADALAH PAHALA PUASA WAJIB.

Maksudnya..?
Ya, puasa 6 hari di bulan Syawwal merupakan puasa sunnah, NAMUN PAHALANYA SENILAI DENGAN PUASA WAJIB, layaknya puasa Ramadhan.

Masih ada banyak waktu.. hanya 6 hari dari 29/30 hari..
Bisa di awal atau di pertengahan atau di akhir bulan Syawwal, bisa berturut-turut atau tidak.
Pahala puasa 1 tahun penuh itu sudah sangat dimudahkan, saudaraku..

Referensi:
I’anatut Thaalibiin 2/268, Tuhfatul Habiib 3/155, Tuhfatul Muhtaj 14/69, Fathul Wahhab 2/351, Mughnil Muhtaj 1/447, Nihayatul Muhtaj 3/208, Al Inshaf 3/344, Kasysyaaful Qina’ 2/337 dan lain-lain.
.
Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc, حفظه الله تعالى

2006180546

Kisah DO’A Laylatul Qodar

Syaikh ‘Abdurrozzaq bin ‘Abdil Muhsin al-‘Abbad hafizhohumallah bercerita :

“Bahwa pada suatu malam ke 27 Ramadhan (malam yang sangat diharapkan terjadinya lailatul qodar), beliau bersama Bapak serta Kakek ingin pergi ke masjid Nabawi untuk sholat malam pada malam itu, kemudian ketika keluar rumah menuju mobil, beliau mendengar suara musik yang begitu keras dinyalakan oleh anak-anak muda, kemudian beliau mendekati mobil tersebut dan mengatakan kepada mereka: “Wahai para pemuda, jika kalian tidak sanggup untuk mengisi malam ini dengan ibadah, maka mohon dimatikan suara yang begitu keras ini”, akhirnya mereka mematikannya, kemudian syaikh mengatakan: “Hendaknya malam ini kalian memperbanyak mengucapkan

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allaahumma innaka ‘Afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii
(Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau suka memberi ampunan, maka ampunilah daku).

Lalu seorang yang dekat syaikh mengatakan, “saya belum hafal..”, lalu syaikh mengulangi kedua kalinya, lalu si pemuda ini akhirnya dapat melafazhkannya.

Setelah enam tahun, Syaikh ‘Abdurrozzaq hafizhohullah ceramah di sebuah kota, kemudian setelah ceramah ada seorang pemuda yang berjenggot dan dari wajahnya terlihat ia ahli keta’atan kepada Allah, pemuda ini berkata: “Syaikh ingatkah engkau kepada para pemuda yang engkau peringatkan untuk mematikan musik di malam ke 27 Ramadhan, lalu engkau mengajari mereka do’a lailatul qodar, maka semenjak malam itu saya selalu membacanya dan akhirnya Allah Taala membencikan maksiat-maksiat di dalam hatiku, Alhamdulillah akhirnya aku kembali ke jalan-Nya”.

Wahai Saudaraku sebarkanlah DO’A ini..! di hari-hari mulia ini, semoga yang membacanya akan melihat kebaikan BAIK DI DALAM RAMADHAN ATAU DI LUAR RAMADHAN:

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allaahumma innaka ‘Afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii
(Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau suka memberi ampunan, maka ampunilah daku).

Ditulis oleh,
Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary Lc,  حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

26 RAMADHAN 1442

sekarang kita berada di hari-hari terakhir bulan Ramadhan 1442 H.. untuk mereka yang giat beribadah sejak hari pertama Ramadhan, jangan lengah.. justru inilah saatnya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, kenapa demikian..?! karena setiap amalan tergantung pada akhirnya..
.
dan untuk yang baru memulai ibadah di hari-hari terakhir Ramadhan, jangan pula sedih dan kecil hati.. karena, sekali lagi, setiap amalan tergantung pada akhirnya.. belum terlambat untuk memohon ampunan Allah..

as the saying goes.. it’s not how you start, it’s how you finish..

baarokallahu fiikum

25 RAMADHAN 1442

Dzikir di poster :
.
LAA ILAAHA ILLALLAH AL-HALIIMUL KARIIM..
.
LAA ILAAHA ILLALLAH AL-‘ALIYYUL ’AZHIIM..
.
SUBHAANALLAH..
.
ROBBIS-SAMAWAATI AS-SAB’I WA ROBBIL-’ARSYIL ‘AZHIIM..
.
ALHAMDULILLAHI ROBBIL ’AALAMIIN
.
Kapan membacanya..?
.
Jawab: ini termasuk dzikir mutlak, yaitu dzikir yang tidak terkait dengan waktu, jumlah, tempat dan keadaan.. jadi silahkan bila hendak membacanya beberapa kali dan waktunya juga bebas kapan saja, wallahu a’lam
.
.
Jangan lupa baca Qs Al Kahfi dan perbanyak sholawat dan salam kepada Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam..
.