JIWA YANG MUTMAINAH

Apa bila jiwa seseorang merasa tenang tatkala kembali dan ingat akan Allah سبحانه وتعالى , sejuk disaat menyebut Nya, rindu akan bertemu Nya, bahagia dan ridho disaat berhadapan dengan Nya, maka jiwa ini adalah jiwa yang Mutmainah.

Allah سبحانه وتعالى berfirman, ” Wahai jiwa yang mutmainah (tenang) , kembalilah kepada tuhanmu dengan hati yang ridho dan diridhoi Nya. Masuklah kedalam golongan hamba-hamba Ku. Dan masuklah kedalam surga Ku “. (QS Al-Fajr 27-30)

Berkata Ibnu Abbas, “Mutmainah artinya jiwa yang senantiasa jujur terhadap Tuhannya.”

Berkata Qotadah, “Mutmainah adalah jiwa seorang mukmin yang senantiasa merasa tenang terhadap apa yang Allah janjikan kelak, dan senantiasa bahagia mengenal nama dan sifat-sifat Nya yang dikhabarkan olih Nya dan olih rosul Nya, senantiasa yakin akan datangnya perkara setelah kematian dari alam barzah dan kejadian kiamat, dan iman akan taqdir Allah bahkan pasrah dan ridho, hingga tidak berkeluh dan kesah, tdk terpengaruh apa yg datang dan terlewatkan, memahami betul kandungan dari firman Allah سبحانه وتعالى ,” Tidaklah suatu musibah yg menimpa hamba kecuali atas ijin Allah, dan barang siapa beriman kepada Allah atas musibah tersebut niscaya hati nya akan mendapat petunjuk “. (QS At-Taghobun 11)

 Ditulis oleh Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Ada Apa Dengan Rajab ?

Ust. Badrusalam Lc

Allah menciptakan 12 bulan dalam setahun..
Diantaranya adalah empat bulan haram..
Dzulqaidah, dzulhijjah, muharram dan rajab..
Allah melarang kita berbuat zalim di bulan bulan tersebut..
Padahal berbuat zalim di selain bulan itu di haramkan..
Namun..
Kezaliman di bulan bulan itu dilipat gandakan dosanya..

Sekarang di bulan Rajab..
Berhati-hatilah dari perbuatan zalim..
Kezaliman yang agung sering dilakukan di bulan ini..
Dengan menebar hadits hadits palsu seputar Rajab..
Seperti keutamaan tanggal 1 rajab, 2,3,4 dan seterusnya..
Seperti hadits: Rajab adalah bulan Allah..
Hadits tentang shalat raghaib..
Semua itu dusta atas nama Nabi..
Al Hafidz ibnu Hajar rahimahullah..
Telah menjelaskan dalam kitabnya: tabyinul ‘ajab..
Bahwa hadits hadits tentang keutamaan rajab adalah lemah dan palsu..
Ingatlah saudaraku sebuah hadits:
“Siapa yang sengaja berdusta atas namaku..
Hendaklah ia mempersiapkan tempat duduknya dalam api Neraka..
HR Bukhari Muslim dan lainnya..

Rajab memang bulan haram..
Namun tidak ada amalan khusus di bulan ini..
Tidak ada bedanya dengan bulan bulan haram lainnya..
Untuk memperbanyak amal ibadah dan menjauhi keharaman..
Semoga kita diberi kekuatan dan dilindungi dari berbuat zalim..
Amiin

BEBERAPA TANDA DITERIMANYA AMAL DAN BAIKNYA SEORANG MUSLIM

Tanya:
Assalamu’alaikum ust Washito, عَفْوًا sy ingin bertanya ,apakah ada dalilnya,bhw org yg dtrma amal ibadahnya,at dia org baik,shingga bnyk yg mnyolatkannya??syukron ustd

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Tanda2 diterimanya amal seseorang dapat diketahui dengan bbrp hal, diantaranya:
1. Ia semakin bersemangat dlm menjalankan ketaatan kpd Allah.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: “Sesungguhnya diantara balasan amal kebaikan adalah (dapat melaksanakan) amal kebaikan setelahnya. Dan diantara hukuman atas amal keburukan adalah melakukan amal keburuan setelahnya. Maka apabila Allah menerima (amalan) seorang hamba, maka Dia akan memberinya Taufiq utk dpt melakukan ketaatan, n memalingkannya dari kemaksiatan.”

2. Tegar & Sabar dalam melaksanakan ketaatan kpd Allah.

3. Hatinya bersih dari kotoran2 n penyakit2 hati spt dengki, sombong, bangga diri, riya, dll.

4. Banyak mengingat kehidupan akhirat.

5. Selalu mengikhlaskan niat dlm beribadah kpd Allah.

(*) Adapun diantara tanda kebaikan bagi seseorang muslim adalah banyak ahli Tauhid yg mensholatkan jenazahnya. Hal ini berdasarkan hadits shohih berikut ini:

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu
anhuma, bahwa NABI shallallahu alaihi wasallam bersabda:
ما من رجل مسلم يموت فيقوم على جنازته أربعون رجلاً لا يشركون بالله شيئاً إلا شفعهم الله فيه
“Tidaklah seorang Muslim meninggal dunia lalu jenazahnya disholatkan Oleh 40 (empat puluh) orang yang Tidak pernah berbuat syirik kepada Allah sedikitpun melainkan Allah Akan mengizinkan mereka memberi syafaat kepadanya (pada hari Kiamat, pent).” (HR. Muslim).

Oleh karenanya, sebagian ulama menganjurkan agar mensholatkan jenazah Muslim di masjid yang banyak jamaahnya. Karena
semakin banyak Jumlah jamaah yg mensholatkan jenazah Muslim, maka semakin dekat kepada kebaikan & semakin banyak orang yg mendoakan & memohonkan ampunan untuknya. Wallahu a’lam bish-showab.

RENUNGAN UNTUKMU WAHAI SAUDARIKU MUSLIMAH

Saudariku muslimah yang berbahagia diatas hidayah dan rahmat ALLAH Subhaanahu wa Ta’ala…cobalah sejenak kita merenungi dari sebuah hadits Rasulullah صلى الله عليه وسلم , agar kita bisa mengambil manfaat darinya…

Haditsnya yang diriwayatkan oleh Nu’man bin basyiir رضي الله عنه, ia berkata: saya mendengar Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda :

“Sesungguhnya Penghuni Neraka yang paling ringan adzabnya nanti pada hari kiamat ialah seseorang yang diletakkan di tengah kedua telapak kakinya dua bara api, yang dengan sebab dari dua bara api tersebut otaknya mendidih, sebagaimana periuk yang mendidih dalam bejana besar yang dipanggang oleh api. (Riwayat bukhary :6561, 6562)

Coba engkau perhatikan saudariku khususnya dan umumnya para pelaku maksiyat!!
Jika seperti ini azab YANG PALING RINGAN pada hari kiamat kelak, lalu bagaimana adzab bagi orang yang diancam
Oleh ALLAH dengan AZAB YANG SANGAT PEDIH!!

Coba camkan wahai pelaku syirik!!
Camkan wahai orang-orang yang terbiasa meninggalkan sholat!!!
Camkan wahai muslimah yang masih menampakkan Auratmu dihadapkan laki-laki yang tidak halal bagimu!!!

Wahai ukhtii muslimah…
Coba renungkan hadits yang dimulia ini, gunakanlah akal sehatmu…
Tanyakan hatimu yang paling dalam, dalam menentukan pilihan ini…
Apakah hanya demi penampilanmu yang indah, kecantikanmu yang menawan serta tubuhmu yang elok, lalu engkau rela menjual akhiratmu dan engkau siap menerima azab yang pediihh???

Hendaklah selalu engkau renungi wahai para pelaku maksiyat….
Sebelum engkau mengerjakan ma’siyat apakah engkau sanggup mencelupkan tanganmu ke dalam lilin yang dinyalakan apinyaa????

Semoga pelajaran kita yang singkat ini memberikan manfaat untuk saya pribadi dan untuk kaum muslimin yang mau mengambil pelajaran.

Akhirnya kita memohon kepada ALLAH agar diberikan rasa takut kepadaNYA baik dalam kita sendiri maupun dihadapan manusia.

Akhukum Ahmad ferry nasution

Bersholawat

Ust. Rochmad supriyadi LC

Diriwayatkan olih sahabat Muliya, Abu Hurairah, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,” Barang siapa mengucap sholawat kepadaKu sekali, niscaya Allah سبحانه وتعالى mendoakan kepada orang tersebut sepuluh kali “. HR Muslim.

Berkata Ibnul Aroby , Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى telah berfirman,” Barang siapa yang datang membawa satu kebajikan maka baginya sepuluh kali lipat semisal nya “. QS Al-An’am 160.

Didalam Ayat muliya ini diterangkan, bahwa siapa saja yang berbuat kebaikan sekali, ia akan mendapat sepuluh kali lipa balasan dari Allah سبحانه وتعالى , Demikiyan pula mengucap Sholawat untuk Nabi صلى الله عليه وسلم sekali maka bagi nya mendapat sholawat atau do’a dari Allah سبحانه وتعالى sepuluh kali. Dan do’a dari Allah adalah jauh lebih baik dan muliya dari hanya sekedar satu pahala kebajikan.

Diriwayatkan dari sahabat Abdullah Ibnu Mas’ud, dari Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,” Sesungguhnya Allah memiliki para malaikat yang betebaran dimuka bumi yang menyampaikan salam kepadaKu dari para umatku “. HR Ahmad dan Nasa’i.

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,” Hari terbaik bagi kaliyan adalah hari Jum’ah, hari tersebut diciptakan Adam, dihari itu ia diwafatkan, dihari itu ditiup sangkakala, dan manusia di bangkitkan, maka perbanyaklah bersholawat kepadaku, sesungguhnya sholawat kaliyan dihantarkan kehadapanku”.

Para sahabat bertanya, Bagaimana dihantarkan kehadapanMu sedang engkau sudah menjadi tanah?

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,” Sesungguhnya Allah Azza Wajalla mengharamkan tanah untuk memakan jasad para Nabi “. HR Ahmad dan Abu Dawud dan Ibnu Majah.

Jangan Pernah Merasa Hebat Dengan Dunia !

Apakah pantas seorang manusia merasa hebat..?!

Merasa hebat karena kekayaanmu..

Merasa bangga dgn kecantikan & ketampananmu..

Merasa lebih baik dari orang lain krn status sosialmu yg high class..

Allah saja yg menciptakan Dunia tdk pernah membanggakannya..

Allah berfirman, “Dan tidak kehidupan Dunia melainkan perhiasan yg menipu.” Al-Imran:1

Ingatlah wahai saudaraku! Tdk ada satu pun di Dunia yg patut untuk dibanggakan..

Hanya satu kesempatan yg bisa membuat anda berbangga dgn Dunia..

Yaitu ketika anda mampu menaklukan Dunia demi kebahagian akhirat yg hakiki nan abadi..

Berkata Ibnul Qoyyim,”Setiap kelezatan Dunia yg mendukung kebahagiaan akhirat adalah kelezatan yg patut untuk dibanggakan & disyukuri..

Carilah Dunia yg membuatmu dimuliakan Rabbmu di Akhirat & melihat wajah-Nya..!

Sungguh kenikmatan terbesar Dunia adalah kenikmatan yg membuatmu rindu berjumpa dgn-Nya & merasakan kedahsyatan nikmat melihat wajah-Nya.. Ad-Da’ Wad Dawa Hal:330

Ya Allah Kami memohon kelezatan melihat wajah-Mu & kerinduan bertemu dgn-Mu!

 Ditulis oleh Ustadz Jazuli, Lc حفظه الله

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

BERJALAN DIATAS MANHAJ SALAFUSSHALEH

Jadilah seseorang bermanhaj salaf yang sejati. (Ikutilah) jalan salafusshaleh dari kalangan para sahabat radhiyallahu anhum dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka dalam seluruh bidang agama; baik tauhid, ibadah dan selainnya, yang bercirikan berpegang teguh kepada sunnah Rasulullah, membiasakan diri mengikuti sunnah, meninggalkan perdebatan, perseteruan kosong, meninggalkan pergelutan dengan ilmu kalam dan segala perkara yang akan mendatangkan dosa dan menyimpang dari syariat.
(Hilyah thalibil ilmi :12)

Kemudian syaikh melanjutkan:
Mereka itulah Ahlussunnah wal jama’ah yg mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, dan mereka seperti yg dikatakan oleh syaikhul islam ibnu taymiyah: Ahlussunnah adalah kaum muslimin terpilih, mereka adalah sebaik-baik manusia untuk manusia”.

Maka istiqomahlah dalam jalan ini, ” dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu akan mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya (al-an’am 153).
(Hilyah thalibil ilmi:12)

Akhukum Ahmad Ferry Nasution

Wudhu Di Kamar Mandi

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum. Ustadz, ana mau tanya, bolehkah kita berwudhu di

kamar mandi?

Dari: Indrawan Saputra

Jawaban:
Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuhu.
Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin, washshalaatu wassalaamu ‘alaa rasulillaah khairil anbiyaa’I wal mursaliin wa ‘alaa ‘aalihii wa shahbihii ajma’iin. Amma ba’du:

Boleh berwudhu di dalam kamar mandi, apabila aman dari percikan najis.

Komite tetap Untuk riset ilmiyah dan fatwa Kerajaan Arab Saudi mengatakan,

إذا وضع حائل بين الماء الذي ينزل من الصنبور وبين محل النجاسة بحيث إن الماء إذا نزل على الأرض تكون هذه الأرض طاهرة فلا مانع من الوضوء والاستنجاء

“Apabila ada batas antara keran
air dengan tempat najisnya
sehingga air turun ke tempat yang suci maka tidak mengapa
berwudhu dan istinja’ (di dalam
kamar mandi tersebut).”. (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daaimah, 5:86)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullahu mengatakan,

يجوز الوضوء في الحمام ولا حرج فيه ولكن ينبغي للإنسان أن يتحفظ من إصابة النجاسة له فإذا تحفظ من ذلك فليتوضأ في أي مكان كان

“Boleh berwudhu di kamar mandi dan tidak masalah, akan tetapi hendaknya menjaga diri dari terkena najis, apabila bisa terjaga dari najis maka silakan dia berwudhu dimana saja”

Beliau rahimahullahu juga berkata,

يجوز للإنسان أن يتوضأ في المكان الذي تخلى فيه من بوله أو غائطه لكن بشرط أن يأمن من التلوث بالنجاسة بأن يكون المكان الذي يتوضأ فيه جانباً من الحمام بعيداً عن مكان التخلي أو ينظف المكان الذي ينزل فيه الماء من الأعضاء في الوضوء حتى يكون طاهراً نظيفاً

“Boleh bagi seseorang berwudhu di tempat dia buang
air kecil dan buang air besar, dengan syarat aman dari percikan najis, yaitu tempat wudhunya jauh dari tempat buang air, atau dibersihkan dahulu tempat turunnya air dari anggota badan
sehingga menjadi bersih dan suci.”

Untuk lengkapnya dan mengenai bacaan dzikir di kamar mandi silahkan buka link berikut:

http://www.konsultasisyariah.com/wudhu-di-kamar-mandi/

Komitmen Tinggi Seseorang Memuliakan Dirinya

Oleh: Ust.Kholid Syamhudi, Lc حفظه الله

Imam asy-syafii adalah satu diantara contoh seorang yg menjadi mulia karena komitmen beliau dalam mengikuti sunnah Rasulullah صلى اللّه عليه وسلم yg sangat tinggi. Sehingga di negeri Iraq dijuluki dengan Naashir as-Sunnah (pembela Sunnah). Hal ini disampaikan al-Khathib al-Baghdadi dg pernyataan: ‘al-Imam asy-Syaafi’I perhiasan ahli fikih & mahkota para ulama’. Kemudian beliau berkata: ‘Imam asy-Syafii memasuki kota Baghdad dua kali & menyampaikan hadits disana serta mereka namakan Nashir as-SUnnah (pembela Sunnah)’.(Taarikh al-Baghdadi 2/56)

Imam ahli Hadits Ahmad bin Hambal memberikan persaksian ketinggian imam asy-Syaafi’I dalam komitmen mengikuti hadits-hadits Nabi صلى اللّه عليه وسلم .

Seorang ulama besar bernama Abdulmalik bin Abdulhamid bin Mihram (wafat 274 H) pernah berkata: Ahmad bin Hambal pernah berkata kepadaku: mengapa kamu tidak melihat buku2 karya imam asy-Syafi’i?! tiada seorangpun yg menulis kitab sejak adanya kitab2 tersebut yang lebih mengikuti sunnah Rasulullah صلى الله عليه و سلم dari asy-Syaafi’i).(Adaab asy-Syafi’I wa Manaqibuhu hlm 61)

Imam Ahmad pun menyatakan: Apabila hadits tersebut shahih menurut imam asy-Syaafi’I pasti dia berpendapat dengannya (tawaali at-ta’sis hlm 63)

Sedangkan imam Abdurrahman bin Mahdi berkata:‘Wafat ats-tsauri & hilanglah sifat Wara’ & wafat asy-Syafi’I & hilang juga sunnah-sunnah serta wafatnya Ahmad bin Hambal dan muncullah kebidahan-kebidahan (Thabaqaat asy-Syafi’iyah 2/29).

Sehingga tidaklah berlebihan bila seorang ulama bernama Abul Azhar Hautsarah bin Muhammad al-Mungqiri (wafat tahum 256 H ) berkata: Sunnah menjadi jelas pada seorang dalam dua perkara: cintanya kepada Ahmad bin hambal & menulis buku2 karya imam asy-Syafi’i.(al-Intiqa’ hlm 89)

Apakah orang yg merasa menjadi pengikut madzhab asy-Syafii sudah mengikuti imam besar ini dalam menegakkan sunnah Rasulullah صلى اللّه عليه وسلم ?Mari buktikan!

Bahaya Ghibah

Saudara-saudariku yg saya hormati,

Hukum GHIBAH adalah HARAM berdasarkan firman ALLAH;
Dan jaganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya ALLAH Maha penerima taubat lagi Maha penyayang. (Al-Hujuraat: 12).

Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda, “Tahukah kalian apakah ghibah itu? para sahabat menjawab, “ALLAH & rasulNya yg lebih tahu”. Maka Rasulullah bersabda, “Ghibah adalah engkau menyebutkan saudaramu dengan sesuatu yang ia benci”, kemudian ada yang bertanya, “Bagaimana jika yang aku katakan memang ada padanya? Rasulullah menegaskan,“Jika yang engkau katakan memang ada pada dirinya, maka itulah ghibah. Jika tidak, maka engkau telah berbuat dusta padanya”.(HR.Muslim 2589).

BAHAYA GHIBAH:

1. Mendapat siksa / adzab yang sangat pedih.
Dari Anas bin Malik bahwasanya Rasulullah bersabda, “Tatkala aku dinaikkan saat Isra’ Mi’raj, aku melewati sekelompok orang yang kuku-kuku mereka dari tembaga. Mereka mencakar wajah & dada-dada mereka dengan kuku tersebut. Aku pun bertanya kepada malak Jibril tentang perihal mereka. Jibril menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang memakan daging manusia (ghibah) & merusak kehormatan orang lain. (HR.Abu Dawud 4870 )

2. Dimasukkan radghatal Khabal kedalam mulutnya, sampai keluar dari mulutnya apa2 yang pernah dia ucapkan kepada saudaranya yang tidak benar.
Hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:
Barangsiapa yang membicarakan sesuatu yang tidak ada pada diri seorang Mu’min, maka akan dimasukkan kedalam mulut mereka Radghatal Khabal (lubang yang penuh dengan DARAH & NANAH yang mengalir dari penghuni-penghuni neraka), sehingga dia dibersihkan (dari hukuman) dosa-dosa yang diucapkannya (keluar dari mulutnya apa yang pernah dia ucapakan)/sampai dia BERTAUBAT & MINTA HALAL ”.(HR. Abu Dawud 3594 )

Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh Ust.Ahmad Ferry Nasution حفظه الله

Menebar Cahaya Sunnah