TANYA : Apakah membaca setelah bangun tidur 10/11 terakhir surat aali imron hadist nya shohih..?
JAWAB : Bismillah. Iya, benar. Derajat haditsnya SHOHIH, diriwayatkan oleh imam Al-Bukhari dan Muslim di dalam Kitab Ash-Shohih keduanya.
Berikut ini kami sebutkan lafazh haditsnya (HR Muslim) :
عن ابن عباس ـ رضي الله عنهما ـ أن النبي صلى الله عليه وسلم: إذا استيقظ من الليل يمسح النوم عن وجهه بيده, ثم ينظر إلى السماء ويقرأ العشر آيات الخواتم من سورة آل عمران: إن في خلق السماوات والأرض… الآيات. رواه مسلم.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhumaa, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam apabila bangun dari tidur malam, beliau mengusap (bekas) tidur di wajah beliau dengan tangannya, kemudian beliau melihat ke langit, dan membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Aali ‘Imron,
( إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلافِ
اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأُولِي الأَلْبَابِ)
Dan di dalam riwayat lain, imam Muslim menyebutkan: “Bahwa Ibnu Abbas pernah tidur di dekat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu beliau bangun, bersiwak dan berwudhu. Dan beliau membaca:
( إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأُولِي الأَلْبَابِ )
Beliau membaca ayat-ayat tersebut (yakni sepuluh ayat terakhir dari surat Aali Imron) hingga akhir surat (Aali ‘Imron)..”
Dan di sana terdapat do’a-do’a bangun tidur lain sebagaimana disebutkan dalam hadits shohih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, diantaranya:
عن البراء بن عازب ـ رضي الله عنهما ـ قال : كان النبي صلى الله عليه وسلم: إذا استيقظ من نومه قال: الحمدلله الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه
النشور. رواه مسلم.
Dari Baro’ bin ‘Azib radhiyallahu anhuma, ia berkata: “Adalah Nabi shallallahu alaihi wasallam apabila bangun tidur, beliau mengucapkan:
الحمدلله الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه
النشور
(Alhamdu Lillaahil-Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Amaatanaa wa ilaihin-Nusyuur)
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami kembali sesudah mematikan (tidur) kami. Dan hanya kepada-Nya kami akan kembali.”. (Diriwayatkan oleh imam Muslim).
Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.
Dijawab oleh,
Ustadz Muhammad Wasitho MA, حفظه الله تعالى
==========
Terkait sunnah membaca 10 ayat terakhir Qs Aali ‘Imron saat bangun tidur malam, berikut adalah beberapa kutipan dari ulama salaf, diantaranya :
● Imam An-Nawawi rohimahullah
“Disunnahkan membaca ayat-ayat ini ketika bangun tidur karena di dalamnya terkandung makna perenungan (tadabbur) terhadap penciptaan langit dan bumi, yang mana hal itu merupakan pembuka yang sangat baik bagi seseorang yang ingin memulai ibadah malam..”
(Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim, Jilid 6, Halaman 46)
● Syaikh bin Baz rohimahullah
“Disunnahkan bagi mukmin ketika bangun malam untuk :
– mengusap wajahnya,
– membaca sepuluh ayat terakhir Aali ‘Imron,
– bersiwak,
– kemudian berwudhu.
Ini adalah sunnah yang tsabit (tetap) dari Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam..”
(Majmu’ Fatawa bin Baz, Jilid 26, Halaman 63)
📌 Lebih lanjut Syaikh bin Baz rohimahullah menegaskan bahwa yang dimaksud dengan “sepuluh ayat terakhir” dalam hadits tersebut dimulai dari ayat 190:
“Inna fii kholqis-samaawaati wal-ardhi…”
Beliau menjelaskan bahwa meskipun jumlahnya 11 secara hitungan, namun dalam lisan Arab penyebutan “sepuluh” sering digunakan untuk merujuk pada rangkaian ayat di akhir surat tersebut sebagai pembulatan. Beliau memerintahkan untuk membacanya sampai akhir surat (ayat 200).
(Majmu’ Fatawa wa Maqolat Mutanawwi’ah jilid 26 halaman 63-65)
📌 Ibnu Hajar Al-Asqolani rohimahullah juga menjelaskan,
“Penyebutan sepuluh ayat dalam hadits tersebut adalah berdasarkan hitungan mayoritas atau pembulatan, karena ayat yang dibaca sebenarnya adalah sebelas ayat, dimulai dari firman-Nya:
‘Inna fii kholqis-samaawaati…’ (ayat 190).”
(Fathul Bari, Jilid 1, Halaman 274)