1310. Menyewakan Ruko Untuk Bank/Minimarket Yang Menjual Rokok

1310. BBG Al Ilmu – 307

Tanya :
Bolehkah menyewakan ruko untuk bank konvensional/bank syariah/mini market (yang juga menjual rokok) ?

Jawab :
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Menyewakan ruang untuk bank yang jelas menjalankan riba tidak dibolehkan. Hendaknya menyewakan kepada pihak yang lebih aman untuk akhirat nya, jika untuk toko yang menjual segala keperluan dan disana menyediakan rokok, maka ini lebih ringan dari pada disewa oleh pihak bank. Dan jika ada yang lebih baik maka berikan kepada yang lebih baik.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Deteksi Diri Anda…

Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Ciri-ciri anda terjangkiti hasad kepada si dia :

– Jika dia mendapat kenikmatan maka sesak dada anda

– Jika ia dipuji orang lain maka anda tidak suka

– Jika dia terkena musibah atau dijatuhkan oleh orang lain, serasa ada secercah kebahagiaan di hati anda

– Jika dia dijatuhkan atau dighibahi di hadapan anda, maka berat bagi anda untuk membelanya

Solusi :

– Berdoa kepada Allah agar penyakit anda ini hilang

– Usahakan memuji dia, paksakan diri anda melawan nafsu hasad

– Kalau perlu kunjungi rumahnya dan bawakan hadiah buat dia

– Ingat bahwa hasad anda sama sekali tidak bakalan menjatuhkan dirinya, sama sekali tidak memberi kemudorotan kepadanya, justru andalah yang tersiksa !!, merana..!!

Tahukah Anda…?

Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri, Lc, MA حفظه الله تعالى

1. Hajar Aswad pernah dicongkel dan dibawa pergi ke daerah Qatif ( pesisir teluk Arab) selama beberapa tahun?

2. Pembantaian keji terhadap jamaah haji dan mayatnya banyak yang dikuburkan di dalam sumur ZAM ZAM, tempat thawaf dan antara Shof dan Marwah?

3. Meledakkan beberapa bom di sekitar Masjid Al Haram pada musim haji, sehingga banyak menelan korban dari jamaah haji?

4. Menyemprotkan gas beracun di terowongan Mina, sehingga menewaskan banyak jamaah haji?

Tahukah saudara, siapa yang pernah melakukan kejahatan keji semacam ini? Kejahatan yang tidak pernah dipikirkan apalagi dilakukan oleh Yahudi, Nasrani atau Kelompok kafir lainnya ?

Itulah sebagian kekejaman penganut Syi’ah alias Rafidhah.

Dan tahukah anda, mengapa mereka melakukan semua itu?

Jawabannya sederhana, karena mereka sedang mempersiapkan kebangkitan tokoh fiktif “imam mahdi mereka”, yang salah satu misinya ialah memindahkan hajar aswad dari Ka’bah di Mekkah ke ka’bah syi’ah di Kufah – Iraq.

Dan ka’bah syi’ah itu kini benar benar telah mereka bangun dan mereka telah memobilisasi pengikutnya untuk “berhaji” ke sana.

Apapun Keadaannya

1. Kebanyakan orang maunya sesukanya, mereka hanya memikirkan apa menguntungkan mereka.. Sayangilah mereka apapun keadaannya..!

2. Jika Anda berbuat baik, akan Ada yang menuduh bahwa Anda menyembunyikan ambisi pribadi.. Berbuat baiklah apapun keadaannya..!

3. Jika Anda sukses, akan ada banyak ‘kawan palsu’ dan banyak ‘lawan nyata’… Jadilah orang sukses apapun keadaannya..!

4. Kebaikan yang Anda lakukan hari ini, nantinya akan dilupakan orang… Lakukanlah kebaikan apapun keadaannya..!

5. Sikap jujur dan terbuka akan menjadikan Anda sasaran kritikan.. Jadilah orang yang jujur dan terbuka apapun keadaannya..!

6. Orang paling hebat sekalipun dengan ide-ide paling briliannya, bisa saja dikalahkan oleh orang yang paling bodoh dengan akal paling kerdilnya.. Bawalah ide-ide brilian apapun keadaannya..!

7. Kebanyakan orang menyukai kaum yang lemah, tapi mereka mengikuti kaum yang kuat.. Tetaplah membela orang-orang yang lemah apapun keadaannya..!

8. Bangunan yang telah kamu rintis bertahun-tahun bisa saja hancur dalam waktu yang singkat. Tetaplah membangun apapun keadaannya..!

9. Manusia sangat butuh bantuan, tapi bisa saja mereka memusuhi Anda ketika Anda berusaha membantu mereka.. Bantulah mereka apapun keadaannya..!

10. Jika Anda memberikan yang terbaik kepada dunia; sebagian dari mereka akan membalasnya dengan keburukan.. Berikanlah yang terbaik pada dunia, apapun keadaannya..!

Ditulis oleh,
Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny, حفظه الله تعالى

Sudahkah Kita..?

Ustadz Muhammad Nuzul, Lc, حفظه الله تعالى

Seorang Ulama Ahlus Sunnah , Imam Ibnu Mubarok sering memilih duduk (membaca Al Qur’an dan Hadits-Hadits Nabi) di rumah beliau.

Beliau pun ditanya:
“Apakah engkau tidak jenuh berada di rumah?”

Beliau menjawab:
“Bagaimana mungkin aku jenuh sedangkan aku bersama Rasulullah dan para shahabatnya?!”
(Kitab Siyar A’laamin Nubalaa’)

Inilah perasaan seorang pecinta Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, ia menikmati saat-saat ia membaca dan mengkaji sunnahnya.

Pernahkah kita mendapatkan sepucuk surat dari orang yang kita cintai?
Bagaimana perasaan kita?
Apakah kita bosan dan jenuh?
Tentu tidak..

Hati kita berbunga, kita menikmati kebersamaan kita dengan dirinya walaupun hanya dengan sepucuk surat.

Kita tidak beranjak dari tempat kita sampai kita menyelesaikan seluruh isi surat itu, bahkan tidak jarang kita baca kembali dari awal untuk yang kedua kalinya.

Itulah perasaan yang bersemi di dalam lubuk hati pencinta Allah dan Rasul-Nya saat ia membaca firman-Nya atau hadits Nabi-Nya.

Pertanyaan yang masih mengganjal..

Bagaimana dengan kita?
Sudahkah kita memiliki perasaan tersebut saat kita membaca Al Qur’an, Hadits atau berada di majlis ilmu??

Allaahul Musta’aan..

Antara Indigo, Kesurupan Dan Keturunan Setan?

Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri, Lc, MA حفظه الله تعالى

Akhir akhir ini banyak dibicarakan adanya anak anak yang memiliki kemampuan luar biasa, mengetahui hal gaib, melihat barang gaib dan lainnya. Anak anak tersebut sering kali disebut dengan sebutan indigo.

Saya tidak ingin mempermasalahkan ada atau tidaknya anak anak dengan kemampuan tersebut. Namun saya ingin mengajak anda berpikir tentang siapakah sejatinya mereka?

Sobat, sekedar mengetahui hal yang diluar kemampuan banyak orang belum tentu disebut dengan gaib. Bisa jadi anda mengetahui ada benda di balik tembok karena sebelumnya anda telah melihatnya, sedangkan saudara anda yang belum mengetahuinya tidak bias menceritakan perihal keberadaan benda tersebut di balik tembok

Bisa jadi anda heran dengan pengetahuan teman tersebut, sehingga anda heran dan bertanya: kok engkau mengetahuinya, padahal di balik tembok?

Namun bila anda mengetahui bahwa ia telah melihat benda tersebut sebelumnya maka keherranan anda sekejap sirna.

Demikian juga halnya dengan apa yangterjadi dengan anak indigo, BISA JADI mereka telah melihatnya atau mendapat informasi dari makhluq lain (setan atau jin) yang menceritakan atau memperlihatkannya kepada anak tersebut.

Anda heran? Tidak perlu heran sobat tentang kemungkinan adanya jin atau setan yang menampakkan dirinya dan berinteraksi dengan seseorang, terlebih anak kecil yang terlahir dari orang tua yang ceroboh ketika menjalani “proses kehadiran anaknya” ke dunia ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

(أَمَا إِنَّ أَحَدَكُمْ إذا أتى أَهْلَهُ وقال: بِسْمِ اللَّهِ اللهم جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبْ الشَّيْطَانَ ما رَزَقْتَنَا، فَرُزِقَا وَلَدًا، لم يَضُرَّهُ الشَّيْطَانُ ولم يُسَلَّطْ عليه. متفق عليه

“Ketahuilah bahwa sesungguhnya salah seorang dari kamu bila mendatangi istrinya, dan ia membaca :

بِسْمِ اللَّهِ اللهم جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبْ الشَّيْطَانَ ما رَزَقْتَنَا

“Dengan menyebut Nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari setan, dan jauhkanlah setan dari anak yang Engkau karuniakan kepada kami” kemudian mereka berdua dikaruniai anak, niscaya ia (anak) itu tidak akan diganggu (dikuasai) oleh setan, dan setan tidak akan dapat untuk menguasainya.” (Muttafaqun ‘alaih).

Imam Mujahid menyatakan: “Suami yang menggauli istrinya namun tidak terlebih dahulu membaca basmalah (doa di atas) maka setan akan menempelkan dirinya di batang kemaluan lelaki itu untuk turut serta menggauli istrinya”

Hiiiii, mengerikan kalau ini yang terjadi pada anak indigo, BISA JADI mereka adalah anak yang terlahir dari kombinasi air mani manusia dan jin, atau bahkan memang anak yang terlahir dari air mani jin, ATAU PALING KURANG BERINTERAKSI ALIAS KESURUPAN hiiii ngeriiii.

SOLUSINYA : banyak banyak bacakan AL Qur’an kepada anak anak yang demikian itu halnya, semoga ALlah melindungi kita dan anak anak kita semua dari gangguan jin dan lainnya.

Menebar Cahaya Sunnah