Mengembalikan Kekuatan Umat Islam

Ust. M Arifin Badri, حفظه الله

Waktu itu, di Madinah hanya ada satu sumber air bersih. Sayang, sumur itu dimiliki oleh orang yahudi. Maka Nabipun mengambil tindakan jitu.

Nabipun bersabda,“Wahai Sahabatku, siapa saja diantara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka akan mendapat surgaNya Allah Ta’ala” (HR. Muslim).

Tampillah Utsman bin Affan membeli sumur itu dan diwakafkan untuk kaum muslimin.

Kemandirian Ekonomi adalah salah satu aspek kekuatan umat islam.

Selama sumber mata air dikuasai oleh yahudi, kaum muslimin akan sulit bisa menerapkan sikap bara’ terhadap kaum kufar.

Simak contoh-contoh tindakan jitu Nabi dalam membangun kemandirian ekonomi umat islam yang disampaikan Ust DR Muhammad Arifin Badri.

Klik http://m.salamdakwah.com/videos-detail/kelas-bangsawan-menjadi-jutawan.html

Sifat Kefakiran

Ust. Ali Hasan Bawazier, حفظه الله

Akulah sang fakir kepada Rab seluruh ciptaan,,
Akulah sang miskin di seluruh kondisiku,,
Akulah sang zalim atas diriku sendiri, demikian pula nafsuku,,
Dan kebaikan jika datang dariNya pastilah akan tiba,,
Aku tak mampu mendatangkan manfaat untuk diriku,,
juga demikian, tak sanggup aku untuk menolak keburukan,,
Aku tak memiliki pelindung selain Dia yang tlah mengaturku,,
Dan tak ada pemberi syafaat bagiku ketika dosaku meliputiku,,
Kecuali pemberi syafaat yang tlah mendapat izin dariNya sebagaimana yang disebutkan dalam ayat-ayatNya,,
Aku sama sekali tidak memiliki apapun selain Dia,,
Tiada sekutu bagiNya dalam sekejap matapun,,
Tiada tandingan bagiNya agar kita bisa meminta pertolongan darinya,,
Sebagaimana tandingan yang dimiliki oleh para penguasa dunia,,
kefakiran adalah sifat yang senantiasa melekat pada diriku,,
Sebagaimana “kaya”adalah salah satu sifat DzatNya,,
Inilah keadaan seluruh makhluk, semua adalah hambaNya dan akan datang menghadap kepadaNya,,
Barangsiapa menginginkan tempat meminta selain penciptanya,,
Maka dialah orang bodoh, zalim dan melampaui batas,,
Segala puji bagi Allah sepenuh alam dan keseluruhannya,,
Terjadilah yang dikehendakiNya, baik yang lalu maupun yang akan datang,,
(Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)

Oleh Ust Ali Hasan Bawazier.

– – – – – •(*)•- – – – –

Mendoakan Anak

Ust. Kholid Syamhudi, حفظه الله

• Untaian Nasehat

“Ya Rabb kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk dan patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami ummat yang tunduk patuh kepada Engkau.

“Ya Rabb ku, berilah untukku anak-anak yang shalih.

“Ya Rabb kum jadikanlah aku orang yang menegakkan sholat dan juga anak-anakku. Ya Rabb ku, terimalah doaku.

“Jauhkanlah aku dan anak keturunanku dari menyembah berhala.”

Demikianlah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim alaihissalam yang diabadikan oleh Allah dalam kitab-Nya.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dalam banyak riwayat diceritakan bahwa beliau shallallahu alaihi wa sallam juga sering berdoa untuk anak-anak beliau dan untuk anak-anak kaum muslimin.

Imam Bukhari meriwayatkan dari hadits Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bahwa beliau shallallahu alaihi wa sallam pernah memegang Usamah bin Zaid dan Al Hasan bin Ali seraya berdoa,

“Ya Allah, sungguh aku mencintai keduanya, maka cintailah mereka berdua.”

Imam Bukhari meriwayatkan dalam shahihnya (no.1982), bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah mendoakan kebaikan dunia dan akhirat untuk Anas bin Malik,

“Ya Allah, karuniakanlah harta dan anak kepadanya dan berkahilah dia.”

( Di kemudian hari ) Anas bin Malik termasuk orang Anshar yang paling banyak memiliki harta.

Mereka, para nabi, manusia-manusia terbaik di dunia ini, berdoa untuk anak keturunan mereka, berdoa untuk anak-anak orang lain.

Kita doakan anak keturunan kita, pula seluruh anak- kaum muslimin sehingga mereka menjadi pribadi-pribadi yang salih dan bertaqwa.
Lebih lengkap KLiK http://klikuk.com/mendoakan-anak/

 Ustadz Kholid Syamhudi.Lc

Semoga bermanfaat
Sebarkan
Jazaakumullah khairan

www.KlikUK.com
Titian Ilmu Penyejuk Qalbu

“Ya Rabb kami, berilah untuk kami dari istri dan anak-anak kami penyejuk pandangan mata dan jadikanlah kami pemimipin orang-orang bertakwa”

Sudah kah kita berdoa untuk anak keturunan kita hari ini ?

– – – – – •(*)•- – – – –

Sekejap Saja

Ust. Kholid Syamhudi, حفظه الله

• Untaian Nasehat.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

يُؤْتَى بِأَنْعَمِ أَهْلِ الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُصْبَغُ فِي النَّارِ صَبْغَةً ثُمَّ يُقَالُ يَا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ خَيْرًا قَطُّ هَلْ مَرَّ بِكَ نَعِيمٌ قَطُّ فَيَقُولُ لَا وَاللَّهِ يَا رَبِّ وَيُؤْتَى بِأَشَدِّ النَّاسِ بُؤْسًا فِي الدُّنْيَا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيُصْبَغُ صَبْغَةً فِي الْجَنَّةِ فَيُقَالُ لَهُ يَا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ بُؤْسًا قَطُّ هَلْ مَرَّ بِكَ شِدَّةٌ قَطُّ فَيَقُولُ لَا وَاللَّهِ يَا رَبِّ مَا مَرَّ بِي بُؤْسٌ قَطُّ وَلَا رَأَيْتُ شِدَّةً قَطُّ

“Pada hari kiamat kelak akan didatangkan penduduk dunia yang paling banyak mendapatkan kenikmatan ketika di dunia, namun dia termasuk penghuni neraka, lalu dia dimasukkan sebentar di dalam neraka, kemudian dia ditanya, “Hai anak Adam, pernahkah engkau melihat kebaikan? Pernahkah engkau mendapatkan kenikmatan?” Maka dia menjawab, “Tidak, demi Allah, wahai Rabbku”.

Dan akan didatangkan seorang yang paling sengsara di dunia, namun dia termasuk penghuni surga, lalu dia dimasukkan sebentar ke dalam surga, kemudian dia ditanya, “Hai anak Adam, pernahkah engkau melihat kesengsaraan? Pernahkah engkau menderita kesusahan?” Maka dia menjawab, “Tidak, demi Allah, wahai Rabbku. Aku tidak pernah mendapatkan kesengsaraan sama sekali, dan aku tidak pernah melihat kesusahan sama sekali.”. [HR. Muslim dari Anas bin Malik radhiyaLlaahu’anhu]

http://klikuk.com/mutiara-sunnah-53-dahsyatnya-neraka-indahnya-surga-sekejap-di-neraka-membuat-lupa-seluruh-kenikmatan-dunia-sekejap-di-surga-membuat-lupa-seluruh-kesengsaraan-dunia/

 Ustadz Kholid Syamhudi.Lc

Semoga bermanfaat
Sebarkan
Jazaakumullah khairan

www.klikuk.com
Titian Ilmu Penyejuk Qalbu

SEKEJAP DI NERAKA MEMBUAT LUPA SELURUH KENIKMATAN DUNIA, SEKEJAP DI SURGA MEMBUAT LUPA SELURUH KESENGSARAAN DUNIA.

– – – – – •(*)•- – – – –

SADARKAH MANUSIA??! (Muhasabah Atas Berbagai  Musibah)

Ust. Fuad Hamzah Baraba’, حفظه الله

MUSIBAH TAK KUNJUNG USAI…
Salah siapa?
Siapa yang disalahkan kawan?!
Tidak ada kecuali diri sendiri, Allah Ta’ala berfirman:
 

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ
 

“Dan apa saja musibah yang menimpa maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, Dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan – kesalahanmu).“ (QS. asy-Syuraa:30).
 

Dan Allah Ta’ala berfirman:
 

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَق عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمرْنَاهَا تَدْمِيرًا
 

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, Maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, Maka sudah sepantasnya Berlaku terhadapnya Perkataan (ketentuan kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS. al-Isra:16).
 

فَكُلا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الأرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
 

“Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, Maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil…

Baca selanjutnya δi: http://wp.me/pPlcC-k6

 Oleh Ustadz Fuad Hamzah Baraba’, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Merenungi Ayat

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Allah Ta’ala berfirman ttg munafiq:
ولكن كره الله انبعاثهم فثبطهم وقيل اقعدوا مع القاعدين
Akan tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka. maka Allah melemahkan keinginan mereka. dan dikatakan: tinggal lah kalian bersama orang orang tinggal itu. (At Taubah: 46)

Allah melemahkan keinginan mereka untuk berangkat berjihad..
karena Allah tidak menyukai keberangkatan mereka..

waspadalah saudaraku !!

bila keinginan kita lemah untuk berbuat ketaatan..
berat melangkahkan kaki menuju kebaikan..
barangkali Allah tidak menyukai kita..

ya Allah..
kuatkan keinginan kami menuju ketaatan..
ringankan kaki kami menuju kebaikan..

aamiin..

– – – – – •(*)•- – – – –

Sibukkan Dengan Kekurangan Diri Kita

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudaraku kaum muslimin…
Termasuk salah satu prinsip yang telah ditetapkan oleh agama kita yang mulia ini adalah, bahwa setiap muslim sebelum ia menyibukkan dirinya utk mengoreksi kekurangan orang lain, maka hendaknya ia berusaha sungguh2 memperbaiki dirinya terlebih dahulu, ya’ni berupaya merealisasikan keselamatan, dan menjauhkan segala hal yang akan menyebabkan kerugian /kebinasaan dirinya.

Perhatikan firman ALLAH surah: Al-Ashr 1-3.

Ayat diatas memberikan pelajaran kepada kita, diantara:
ALLAH memberitakan kepada kita bahwa orang yang akan selamat dari kerugian ialah mereka yang merealisasikan pada diri mereka keimanan dan amal shaleh terlebih dahulu sebelum mereka mendakwahi orang lain dgn nasehat menasehati tentang kebenaran dan kesabaran…

Ayat diatas menjadi hujjah atas pembahasan kita saat ini, dan ALLAH sgt mencela kepada Bani Israil dikarenakan mereka menyimpang dari prinsip ini, yaitu dgn firman ALLAH:

Lihat surah AlBaqarah :44.

Untuk itu wahai ikhwan dan akhwat sekalian hendaklah kita senantiasa membenahi terus diri kita sendiri dahulu dari segala bentuk kekurangan dengan terus belajar (menuntut ilmu) kpd guru2 kita, mempelajari kitab para ulama sampai selesai, serta mengamalkan apa yang sdh kita difahami dan istiqomahlah!
Kemudian apabila kita mampu untuk berdakwah maka mulailah terlebih dahulu kepada keluarga kita (anak dan istri) kemudian orang yg terdekat dg kita, agar dakwah ini menjadi rahmat terlebih dahulu untuk keluarga kita sebelum kepada orang lain…
dan JANGAN SAMPAI KITA SIBUKKAN diri kita utk orang lain akan tetapi keluarga kita tdk faham agama sama sekali…

Apabila antum dan antunna amalkan yang demikian, sungguh yang demikian lebih bermanfaat untuk diri kita dan juga kepada kemaslahatan dakwah.

Akhukum Ahmad Ferry Nasution

– – – – – •(*)•- – – – –

Mencintai Saudaranya Karena Allah

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Segala puji dan syukur seluruhnya berpulang kepada Rabbul ‘aalaminn yang telah menjadikan kecintaan seseorang kepada saudaranya karena ALLAH merupaka salah satu jalan seseorang menuju surga, yang demikian telah ditekankan oleh Nabi kita yang mulia صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ

Rasulullah صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ bersabda ,
“Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian tidak akan masuk surga, hingga kalian beriman. Dan kalian tidak beriman hingga kalian saling mencintai… (Muslim: 54)

Semoga ALLAH subhaanahu wa taala memberikan kecintaan pada diriku kepada orang-orang yang senantiasa tunduk dan patuh diatas ketaatan kepada ALLAH subhaanahu wa taala sepanjang hidupku.

Dan semoga ALLAH menjauhkan pada diriku sifat hasad, dengki kepada saudara-saudaraku yang senantiasa tunduk dan patuh diatas ketaatan kepada ALLAH subhaanahu wa taala sepanjang hidupku.

Dan semoga ALLAH senantiasa menyatukan hati-hati kita diatas islam dan sunnah menurut pemahaman salafush shaleh dimana pun kita berada.

Akhukum Almuhib Ahmad Ferry Nasution.

Gmn kabar antum semua? Semoga ALLAH senantiasa menjaga antum semua, serta diberikan kesehatan. Mohon maaf kami belum bisa membalas BM dari antum semua, karna banyaknya kegiatan kami.

– – – – – •(*)•- – – – –

Bagi Yang Mau Merayakan Valentine

Ust. M A Tuasikal, حفظه الله

Bagi yang ingin merayakan valentine …

Asal valentine:

1- Valentine’s Day berasal dari upacara keagamaan Romawi Kuno yang penuh dengan paganisme dan kesyirikan.

2- Upacara Romawi Kuno di atas akhirnya dirubah menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day atas inisiatif Paus Gelasius I. Jadi acara valentine menjadi ritual agama Nashrani yang dirubah peringatannya menjadi tanggal 14 Februari, bertepatan dengan matinya St. Valentine.

3- Hari valentine juga adalah hari penghormatan kepada tokoh nashrani yang dianggap sebagai pejuang dan pembela cinta.

Pada perkembangannya di zaman modern saat ini, perayaan valentine disamarkan dengan dihiasi nama “hari kasih sayang”.

Imam Adz Dzahabi berkata,

فإذا كان للنصارى عيد ، ولليهود عيد ، كانوا مختصين به ، فلا يشركهم فيه مسلم

Jika Nashrani memiliki perayaan, Yahudi memiliki perayaan, lalu mereka menjadikan istimewa hari perayaan tersebut, maka seorang muslim tidak perlu bersama-sama merayakan bersama mereka.

~ Tasyabbuhul khosis bi ahlil khomis~

Read more:

Hadiah coklat valentine:

http://rumaysho.com/muslimah/bolehkah-menerima-hadiah-coklat-valentine-6425

Memadu kasih di hari Valentine:

http://rumaysho.com/muslimah/memadu-kasih-di-hari-valentine-843

Ada apa dengan valentine:

http://rumaysho.com/muslimah/6-kerusakan-hari-valentine-772

Sejarah valentine day:

http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/224-sejarah-kelam-hari-valentine.html

Ayo sebarkan pada yang lainnya …

– – – – – •(*)•- – – – –

Anda Orang Galak ?

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Anda Wong galak?
Keras seperti permen dapros?
Atau gampang muringan..!!
Atau tempramen..?

Tenang..
Walau itu bawaan orok tapi bisa berubah..
Suatu hari anda menjadi orang yang penyabar dan kalem..insyaAllah..
Tapi butuh pelatihan..
Latihannya dg menahan diri tuk tidak bersuara jika anda marah.. dan ingatlah dosa jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan jika anda muring muring..
Istighfar..
Wudhu..
Pindah posisi..
Kalo masih saja.. duduk atau berbaringlah.. sampai reda..
Jika telah reda.. ingatlah
apa hak anda untuk marah.. sedangkan Allah maha pemaaf..

Semua perlu latihan.. seperti anjuran nabi muhammad shalalhu alaiwasalam..:

“Sesungguhnya ilmu itu hanyalah didapat dengan belajar dan sifat kalem gak gampang marah (penahan emosi) hanyalah didapatkan dengan melatih diri untuk memiliki sifat tersebut, barangsiapa yang berusaha untuk melatih dirinya melakukan kebaikan maka dia akan dapatkan dan barangsiapa yang berusaha untuk menghindari keburukan maka dia dihindarkan dari keburukan tersebut.” HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad

Oleh. Abine riyadL.
Www.abu-riyadl.blogspot.com

– – – – – •(*)•- – – – –

Menebar Cahaya Sunnah