KASIH SAYANG DIANTARA PARA SAHABAT

Ust. Rochmad Supriyadi LC

Sahabat muliya Ali رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ bercerita,” Suatu hari datang kepadaku Abu Bakar dan Umar, beliau berdua berkata,” Alangkah baiknya engkau datang menemui Rosulullah صلى الله عليه وسلم dan engkau meminang putri Nya Fa’thimah”.

Maka aku pun bersegera melakukan anjuran Abu Bakar dan Umar, mendatangi Baginda Rosulillah صلى الله عليه وسلم , maka Nabi صلى الله عليه وسلم berkata kepadaku,” Pergilah, dan jual perisaimu dan segera kembali dg hasil jualanmu, hingga aku segera persiapkan putriku Fa’thimah agar Aku nikahkan denganmu”.

Maka aku segera pergi menjual tameng/perisai yg aku miliki kepada Utsman ibnu Affan dengan harga 400 dirham. Tatkala aku bergegas pergi meninggalkan Utsman maka ia berkata,” Bukankah sekarang perisai ini milikku sekarang? Maka Aku jawab; iya. Utsman lalu berkata; “perisai ini saya hadiyahkan kepada mu”.

Aly berkata; “Maka aku membawa uang dirham dan perisai kehadapan Nabi صلى الله عليه وسلم dan aku hadapkan di hadapan Nabi صلى الله عليه وسلم , dan aku ceritakan apa yg dilakukan utsman kepadaku, maka Nabi صلى الله عليه وسلم berdoa kebaikan untuk Utsman”.

Kemudian Nabi صلى الله عليه وسلم mengambil uang dirham dan memangil Abu Bakar agar membeli sesuatu utk persiapan dan perbekalan pernikahan putri nya Fa’thimah dirumah nya.

Nabi memerintahkan kepada Anas رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ agar mengundang Abu Bakar, Umar, Utsman, Tholhah, Zubair, dan beberapa orang anshor, tatkala semua hadir maka Nabi صلى الله عليه وسلم berkata,” Bersaksilah untuk Ku bahwa aku menikahkan putriku Fa’thimah bersama Aly dengan mahar 400 mitskol dari perak”.

– Hukbah minal Ta’rikh hal 8-9, syeh Utsman Al-Khomist-

– – – – – •(*)•- – – – –

Mayat Hidup

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Hudzaifah bin Al Yaman berkata, “Orang yang telah mati dan beristirahat bukanlah mayit, akan tetapi mayit itu adalah mayat hidup.”

Ditanya, “Wahai Abu Abdillah, apakah mayat hidup itu?”

Beliau berkata, “Yaitu orang yang hatinya sudah tidak lagi mengenal yang ma’ruf dan tidak mengingkari kemungkaran.”

Riwayat ibnu Abi Syaibah dalam mushannafnya (15/172-173).

By: Ustadz Abu Yahya Badrusalam

– – – – – •(*)•- – – – –

Kemuliaan Seorang Mukmin

Ust. Badrusalam LC, حفظه الله

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أتاني جبريل فقال يا محمد عش ما شئت فإنك ميت و أححبب من شئت فإنك مفارقه اعمل ما شئت فإنك مجزي عنه و اعلم أن شرف المؤمن قيامه بالليل وعزه استغناءه عن الناس

“Jibril datang kepadaku dan berkata..

Ya Muhammad..
Hiduplah semaumu..
Sesungguh engkau akan mati..
Cintailah siapa yang engkau suka..
Sesungguhnya engkau kelak akan berpisah dengannya..

Berbuatlah sekehendak hatimu..
Sesungguhnya engkau akan diberikan balasan..

Ketahuilah..
Sesungguhnya kemuliaan seorang mukmin..
Terletak pada sholat malamnya..

Dan keperkasaannya..
Terletak pada ketidak butuhannya kepada manusia..

(HR Al Baihaqi dalam Syu’abul iman..
Dan dishahihkan oleh syaikh Al AlBani.. Dalam shahih Jami’ no 73).

– – – – – •(*)•- – – – –

Ahlus Sunnah Itu…

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Syaikhul Islam ibnu taimiyah rahimahullah berkata:
“Ahlussunnah itu yang paling mengetahui al haq dan paling menyayangi makhluk.”

Karena ilmu selalu bersanding dengan kasih sayang..
Lihat doa malaikat pemikul Arasy..
Wahai Rabb kami.. sungguh ilmu dan kasih sayangMu meluasi segala sesuatu..
Surat al mukmin ayat 7..

Kasih sayang kepada makhluk untuk membimbing ke jalan surga..
Bukan membantu setan untuk menyesatkan manusia..
Suka bila saudara kita mendapat kebaikan..
Tidak suka bila ia mendapat keburukan..

Namun…
Banyak diantara kita kehilangan kasih sayang..
Ketika melihat orang yang kita tidak sukai jatuh kepada kesalahan..
Kita bergembira..
Lalu menebar kesalahannya kepada manusia..
Padahal bila ia berhusnudzan..
Lalu menasehati dan menyembunyikan aibnya..
Itulah kasih sayang..
Tetapi.. mata benci amat sulit menyembunyikan aib..
Allahul musta’an..

 Ditulis oleh Ustadz Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Kebebasan Wanita = Kebebasan Menyentuh Wanita

Ust. Firanda, حفظه الله

Pangeran Nayif bin Abdilaziz rahimahullah (putra mahkota kerjaan Arab Saudi yang belum lama meninggal) berkata :

“Sesungguhnya orang-orang yang menyerukan/mempropagandakan kebebasan bagi wanita, pada hakekatnya menyeru kepada kebebasan untuk menyentuh wanita”

 Ditulis oleh Ustadz Firanda Andirja MA حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

835. Menggunakan Kartu Kredit Milik Atasan Untuk Kredit Barang

835. BBG Al Ilmu – 399

Tanya:
Ada seseorang yang bekerja di salah satu perusahaan perorangan, bos tempat nya bekerja memberikan fasilitas kalau mau kredit barang, pakai kartu kredit dia dengan bunga 0%, tiap bulan di potong gaji sesuai angsuran perbulan. boleh tidak memanfaatkan hal seperti ini?

Jawab:
Ust. Fuad Hamzah Baraba’ حفظه الله

Permasalahannya bukan pada bunga 0%, tapi hukum penerbitan kartu kredit sendiri hukumnya haram. Sehingga hal2 yang berkaitan dengannya sama dengan tolong menolong dalam perbuatan dosa. Dan kita dilarang tolong menolong dalam perbuatan dosa sebagaimana terdapat dalam surat al-Maidah ayat 2.

Tambahan:
Sebagaimana kita ketahui, semakin sering kartu kredit digunakan semakin banyak point rewards yang didapat oleh pemilik kartu kredit, jadi dalam kasus teman antum, memakai kartu kredit bos nya sama dengan menolongnya dalam perbuatan dosa.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

834. Membayar Hutang Ribawi Dengan Hutang Ribawi Juga…

834. BBG Al Ilmu

Tanya:
Kakak saya terjerat hutang riba pada seseorang, hutangnya mencapai 500 jta,, dengan bunganya ±50 juta perbulan, dengan arti kata 10%/bulan.

Ada bank yang menawarkan hutang dengan 13% per tahun, bolehkan kakak saya mengambil hutang ke Bank dengan bunga 13% pertahun untuk membayar hutang ke orang yang bunganya mencapai 120% pertahun ?
Dengan bunga yang 13% dia yakin insya-Allah bisa membayar pokok dari hutangnya, dan dia ingin bertaubat dari riba itu.

Jawab:

Membayar hutang riba dengan hutang riba tidak memecahkan masalah.

Namun hutang ribaa tersebut
dilunasi dengan cara antum meminta pinjaman tanpa riba dari saudara, kerabat atau teman, atau antum menjual aset lain yang antum miliki.

Tujuannya di sini adalah agar:
Antum TIDAK termasuk orang yang menyerahkan riba sebagaimana yang diancam dalam hadis dari sahabat Jabir radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknat pemakan riba (rentenir), orang yang memberikan/membayar riba (nasabah), penulisnya (sekretarisnya), dan juga dua orang saksinya. Beliau juga bersabda: “Mereka semua dosanya  sama.” (HR. Muslim).

Dan jangan lupa, antum selalu mohon pertolongan kepada Allah agar dimudahkan terlepas dari hutang kredit ini.

والله أعلم بالصواب

Ustadz Abdussalam Busyro Lc, 
Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri MA, 

============

ARTIKEL TERKAIT – (Klik Link Dibawah Ini)

Kumpulan Artikel – Tentang RIBA…

833. Bolehkah Shalat Dhuha Setiap Hari ?

833. BBG Al Ilmu – 83

Tanya:
Saya mau nanya apakah diperbolehkan kita melaksanakan sholat dhuha setiap hari sehingga seolah2 wajib bagi kita melaksanakan sholat dhuha?

Jawab:
Ust. Irfan Helmi, حفظه الله

Tidak setiap amalan sunah yang kita lakukan setiap hari berarti se-olah2 menjadi wajib. Karena Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “ahabbul a’mal ilallah adwamuha wain qalla” (amalan yang dicintai Allah adalah yang rutin dilakukan meski sedikit) HR Muslim.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

832. Diancam Dengan Talak

832. BBG Al Ilmu – 87

Tanya:
Suami pernah memergoki istri merokok ±5thn yang lalu, saat itu suami langsung memberi peringatan, ‘kalau sekali lagi merokok langsung jatuh talak 3’ ” Kalimat yang dilafazh kan tidak begitu yakin itu “ketahuan merokok”, atau hanya “sekali lagi merokok” , namun suami memberi peringatan demikian, dengan tujuan agar istri tidak merokok. Baru-baru ini anak memberi tahu, kalau ibunya masih merokok. Namun, suami tidak melihat langsung. Bagaimana status pernikahan pada saat ini, apakah jatuh talak, atau tidak? Sedangkan belum pernah ada talak 1 dan 2 sebelumnya, suami langsung mengancam akan jatuh talak 3.

Jawab:
Ust. Abdussalam Busyro, حفظه الله

Jika suami melakukan hal tersebut diatas maka tidak jatuh talak, baik talak satu , dua ataukah tiga karena dalam hal ini suami dalam keadaan memberikan ancaman atau menakuti istri yang bertujuan agar dia tidak melakukan (merokok) lagi.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

831. Bagaimana Menyikapi Suami Yang Jarang Membaca Al Qur’an ?

831. BBG Al Ilmu

Tanya:
Bagaimana menyikapi suami yang jarang sekali membaca al-Qur’an. Saya sudah memberitahu hampir setiap hari. Dia sebenarnya suami yang penyabar dan baik sekali terhadap saya.

Kalau sholat 5 waktu dijalankan tapi sholat rawatib tidak. Dan setelah sholat jarang sekali berdoa katanya, sholat itu sudah merupakan doa. Sholat tidak pernah ke mesjid karena biasanya pulang kantor sudah lewat isya dan subuh dirumah berjamaah dengan saya kadang2. Untuk shaum selalu dilakukan penuh, dan untuk zakat selalu ditunaikan. Cuma kalau infak atau sedekah selalu dari uang yang telah diberikannya pada saya, walau dia tidak pernah mengatakan ada uang infak disitu tapi insya Allah selalu saya keluarkan.

Masalahnya ya itu ustadz, dia susah sekali kalau disuruh membaca al-Qur’an, sehingga anak kami yang laki laki juga mengikuti. Padahal hampir setiap hari saya membacanya di sebelah dia. Namun hatinya tidak bergerak untuk ikut membaca.

Saya sudah mengajak dia untuk ikut belajar tahsin tapi dia juga belum mau. Untuk membaca huruf arab dia bisa

Bagaimana caranya agar dia mau membaca al-Qur’an ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Anda bisa mendakwahi nya baik secara langsung (seperti menasehati dan memberikan teladan), maupun dengan cara tidak langsung seperti memberi buku bacaan/majalah/rekaman ceramah tentag keutamaan Kitab Allah.

Terus berusaha sambil berdoa agar suami anti mendapat hidayah. Senantiasa sabar dalam mendakwahi tanpa kenal putus asa, mungkin hal inilah yang perlu disabari dan ditekuni dalam menasehati dan berdoa.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Menebar Cahaya Sunnah