Beginilah Cara Menasehati Diri Kita Sendiri

Ust. M Wasitho, حفظه الله تعالى

قال الفضيل بن عياض –رحمه الله- يعاتب نفسه :
يا مسكين! أنت مسيء، وترى أنك محسن، وأنت جاهل، وترى أنك عالم، وتبخل، وترى أنك كريم، وأحمق، وترى أنك عاقل، أجلك قصير، وأملك طويل. (سير أعلام النبلاء (8/ 440)

» Al-Fudhail bin ‘Iyadh (seorang ulama sunnah dari generasi atba’ut-tabi’in) rahimahullah  pernah mencela dirinya sendiri (sebagai bentuk nasehat dan peringatan) seraya berkata: “Wahai orang yang malang.
** Engkau berbuat buruk sementara engkau memandang dirimu sebagai orang yang berbuat kebaikan.
** Engkau adalah orang yang bodoh sementara engkau justru menilai dirimu sebagai orang berilmu.
** Engkau kikir sementara itu engkau mengira dirimu orang yang pemurah.
** Engkau dungu sementara itu engkau melihat dirimu cerdas.
** Ajalmu sangatlah pendek, sedangkan angan-anganmu sangatlah panjang.”
(Lihat Siyaru A’laami An-Nubalaa’ karya imam Adz Dzahabi  VIII/440, dan Aina Nahnu min Akhlaaqi as-Salaf, karya syaikh Ahmad Farid, hal. 15).

Demikian faedah ilmiyah dan mau’izhoh hasanah yang dapat kami sampaikan pada pagi hari Ahad ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. (Klaten, 11 Mei 2014).

– – – – – •(*)•- – – – –

View

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.