Syaikh Al Utsaimin rohimahullah berkata,
Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,
“Barangsiapa memberi minum seorang muslim yang sedang kehausan, maka Allah akan memberinya minum dari ar-rahiiq al-makhtuum (minuman surga yang murni dan tersegel)..”
Ya Allah, kami memohon karunia-Mu.
Apabila anakmu yang masih kecil berdiri di depan dispenser/tempat air lalu berkata, “Ayah, aku minta air..” kemudian engkau mengambilkannya minum saat ia sedang kehausan, maka sesungguhnya engkau telah memberi minum seorang muslim (meskipun anak sendiri) yang sedang dahaga.
Oleh karena itu, Allah akan memberimu minum dari ar-rahiiq al-makhtuum (minuman surga yang murni dan tersegel).
Ini adalah ghonimah (keuntungan besar), segala puji bagi Allah. Akan tetapi .. di manakah orang yang mau menerimanya..?! di manakah orang yang ikhlas niatnya dan berharap pahala dari Allah ‘Azza wa Jalla..?!
Oleh karena itu aku berpesan kepadamu, wahai saudaraku, juga untuk diriku sendiri .. agar selalu bersemangat meraih kesempatan beramal dengan niat yang baik/ikhlas, hingga akan bertambah tabungan pahala kebaikan di sisi Allah ‘Azza wa Jalla pada hari kiamat kelak.
====
Dalam kesempatan lain, Syaikh Al Utsaimin rohimahullah berkata,
“Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar karena niat. Betapa banyak pula amalan yang besar menjadi kecil karena kelalaian/tidak ada keikhlasan dan tidak mengharap pahala Allah semata…”
(Syarh Riyadhush Sholiihiin, 1/528—529)