Tj – 347
Pertanyaan:
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
maaf mau tanya, bolehkah qt menyatukan niat puasa nazar dg puasa yg lainnya? Terimakasih.
Jawaban:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Hukum menggabungkan 2 niat puasa dlm satu kali puasa (seperti puasa nadzar dengan puasa sunnah hari Senin, atau puasa kaffaroh atau Qodho Romadhon dengan puasa sunnah hari Kamis, atau puasa sunnah hari Senin dengan puasa sunnah ayyaamul Biidh) adalah TIDAK BOLEH menurut Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah n Fatwa Komite Tetap untuk Riset Ilmiyah n Fatwa Kerajaan Saudi Arabia. Akan tetapi, Hendaknya setiap puasa diniatkan secara tersendiri tanpa disatukan dengan niat puasa sunnah yg lainnya dlm
satu hari.
Jadi, jika seseorang melakukan puasa nadzar atau Qodho Romadhon bertepatan dengan hari senin, atau kamis, atau ayyaamul Biidh (tanggal 13, 14, 15 bulan Hijriyah), maka ia diharapkan mendapat 2 pahala. Yakni pahala puasa nadzar n pahala puasa hari senin atau kamis tsb.
Demikian jawaban yg dapat kami sampaikan. Smg mudah dipahami n menjadi ilmu yg bermanfaat. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq. (Klaten, 6 Juni 2013)
» SUMBER: BBG Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab.