Betapa banyak doktor bahkan profesor dalam ilmu agama, namun dalam urusan dunia TK kecil, contoh sederhana dalam urusan cukur rambut, pak Doktor atau Profesor dalam ilmu agama biasanya pergi ke tukang cukur yang bisa jadi sekolah saja tidak, baca Al Fatihah saja ketatal ketitil. Tapi ya apa boleh daya, ternyata dia ahli cukur rambut, atau tambal ban atau ahli bangunan atau tukang kayu, ya pak Doktor dan Profesor pun harus sadar, percayakan pekerjaannya kepada ahli dunia walau ndak berilmu agama sedikitpun.
Jadi kalau jadi Doktor atau Profesor dalam ilmu agama jangan petentang petenteng dalam urusan dunia, belajarlah percaya kepada ahlinya, walau dia ndak sekolah atau bahkan ndak pernah ngaji.
Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إذا وسد الأمر إلى غير أهله فانتظر الساعة
Bila suatu urusan dipercayakan kepada orang yang bukan ahlinya maka nantikan saja datangnya kiamat (kehancuran). (Muttafaqun ‘alaih)
Ya sebaliknya juga demikian, jadi jangan saling lancang dan curiga, namun belajar saling percaya dan saling bersinergi.
Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى