Lebih Memilih Gadis Yang Bukan Mantan Pacar Siapa-Siapa…

Ust. M Abduh Tuasikal, حفظه الله تعالى

Sifat seorang gadis, asalnya itu pemalu. Ketika ada pria yang menghampirinya, ia akan bersembunyi, tersipu malu. Jilbabnya yang menutupi dirinya akan segera menyelimuti wajahnya tatkala ada yang berusaha memandanginya.
Berbeda dengan wanita yang sudah mengenal pergaulan dengan lainnya, tentu tidak ditemukan demikian.

Ketika ada yang mau meminang pun, ia akan sulit berkata “iya”. Yang bisa gadis ini lakukan adalah menganggukkan kepala, itu sebagai tanda senang, tanda setuju atau mau menerima lamaran. Hal ini berbeda dengan gadis saat ini, yang begitu berani mengatakan “iya” ketika ada yang ingin menjalin kasih dengannya dalam jalinan cinta kasih anak muda ‘pacaran’. Padahal hubungan tersebut tidaklah diridhai oleh Allah. Sungguh berbeda gadis yang jauh dari pergaulan bebas dengan gadis yang mau dibawa oleh sembarang lelaki.

“Hendaklah kalian menikahi gadis (perawan) karena bibirnya masihlah manis, bisa menghasilkan banyak keturunan dan tetap ridha dengan pemberian yang sedikit.” (HR. Ibnu Majah no. 1861, hasan).

Gadis yang dimaksud di sini tentu adalah gadis yang masih perawan yang bukan mantan pacar siapa-siapa. Itulah gadis yang terbaik. Namun sulit sekali wanita yang disebutkan dalam hadits tersebut dicari di zaman yang penuh kerusakan di masa kini.

Artikel www.remajaislam.com, sore hari 2 Rajab 1435 H.

Penulis: M. Abduh Tuasikal (Rumaysho.Com)

– – – – – •(*)•- – – – –

View

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.