Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc حفظه الله تعالى
Abul Wafa’ Ibnu ‘Aqil berkata, “Setan dan jin bisa disiksa dengan api sebagaimana manusia bisa disiksa dengan tanang. Intinya, asal dari manusia adalah tanah namun wujudnya saat ini bukanlah tanah secara hakiki. Demikian jin asalnya juga adalah api, bisa berlaku seperti itu.” (Luqthul Marjan fii Ahkamil Jaan, hal. 33).
Jadi sangat mungkin jika jin disiksa dengan api. Sebagaimana manusia saja yang asalnya dari tanah namun ketika dilempar tanah pun terasa sakit.
Jin dan setan memang tercipta dari api, namun saat ini berbeda. Di antara dalil yang mendukung hal ini,
إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِى مِنَ الإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ
“Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175). Andai saja setan adalah api, maka tentu saja manusia akan terbakar ketika setan menyusup dalam diri manusia.
Syaikh Sholeh Al Munajjid berkata, “Seandainya setan pun wujudnya api saat ini, maka Allah tetap bisa saja menyiksanya. Allah mampu mewujudkan segala sesuatu, tidak ada yang mungkin bisa mengalahkan kehendak Allah.” (Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no 70276)
Baca selengkapnya >>
http://muslim.or.id/aqidah/serial-22-alam-jin-apakah-jin-bisa-disiksa-dengan-api-padahal-jin-tercipta-dari-api.html