All posts by BBG Al Ilmu

Tj Berdagang (Jual/Beli) Dengan Non-Muslim

463. BBG Al Ilmu – 5

Pertanyaan:
Saya ingin bertanya ” seorang habib riziq yg boleh dibilang anti Amerika…tetapi kemarin menggunakan jeep rubicon buatan amerika…bagaimana ISLAM memandang dalam hal ini…sementara kita musuh orang kafir dan kita memakai juga barang2 buatannya.. apakah Rasululullah shallallahu ‘alayhi wasaalam pernah berbisnis dengan orang kafir?

Jawaban:
Menjual/membeli barang ke/dari non muslim pada dasarnya dibolehkan, dasarnya adalah Alquran, hadits, & kesepakatan ulama.

“Dan sembelihan ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) itu halal bagi kalian.” (QS. Al-Maidah: 5).

Sembelihan non muslim ahli kitab itu bisa jadi kita peroleh melalui jalan hadiah dan pemberian atau pun jual beli.

Dalam shahih Bukhari terdapat bab yang judulnya ‘Bab menjual dan membeli barang dari orang orang musyrik dan orang kafir yang memerangi kaum muslimin’.

Di antara hadits yang beliau bawakan dalam bab ini:

Dari Abdurrahman bin Abu Bakar radhiallahu ‘anhu beliau bercerita ketika kami sedang bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Datanglah seorang laki-laki musyrik yang postur tinggi badannya di atas rata-rata sambil menggiring kambing-kambingnya. Lantas Nabi bertanya kepadanya, “Apakah kambing kambing ini mau dijual ataukah dihibahkan?”
Dia menjawab, “Dijual”.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membeli seekor kambing darinya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

An Nawawi mengatakan, “Kaum muslimin bersepakat bolehnya bermuamalah (jual beli, sewa, dll.) dengan non muslim (Syarh Nawawi untuk Shahih Muslim, 10:218).

Jadi dibolehkan bermuamalah dengan non muslim selama barang yg dijual/beli bukan barang yang haram dan/atau bukan barang yang akan digunakan non muslim tersebut untuk memerangi kaum muslimin.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://pengusahamuslim.com/jual-beli-dengan-1457#.Uh6ART82xIY

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Anak Hasil Hubungan Di Luar Nikah

462. BBG Al Ilmu – 397

Pertanyaan:
Ma’af mau nanya, ada orang yang suka minum/mabuk dan ma’af suka berjima di luar nikah, sekrang sudah menikah pun karena si cewek hamil dulu, ustadz maaf gimana hukum nikah dan si anak dan gimana awal untuk merubah dan membenahi kesalahan tersebut.

Jawaban:
Ust. Rochmad Supriyadi Lc

Hendaknya ia bertaubat kepada Allah atas dosa dosa yang ia lakukan, dan tidak mengulang apa yang telah lewat, berusaha istiqomah dan menjauhi rekanan rekanan yang buruk, bila mampu ia hijrah kelingkungan yang baik maka hendaknya ia menempuhnya. Berkawan, berteman, bergaul dengan orang saleh hingga mampu membimbing ke jalan istiqomah.

Adapun anak, ia tidak berdosa, yang berdosa adalah yang berbuat keburukan, dan nasab anak tersebut disandarkan pada ibu nya.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Hukum Mengucapkan Almarhum Bagi Orang Yang Sudah Wafat

461. BBG Al Ilmu – 199

Pertanyaan:
Apakah boleh mengucapkan ‘almarhum’ bagi mayat ?

Jawaban:
Mengenai ucapan al marhum, jika maknanya pemberitaan tentang keadaan si mayit bahwa ia telah mendapatkan rahmat dari Allah, maka ini haram. Karena ucapan ini berarti sama dengan memastikan bahwa si fulan termasuk penduduk surga. Padahal ini termasuk perkara ghaib yang hanya diketahui oleh Allah dan orang-orang yang diberitahu oleh Allah Azza wa Jalla.

Syaikh Bin Baz mengatakan: “Ahlus Sunnah Wal Jama’ah berkeyakinan, sesungguhnya tidak diperbolehkan memberikan persaksian atas diri seseorang -bahwa orang itu di syurga atau di neraka- kecuali yang telah dijelaskan dalam nash Al Qur’an, seperti Abu Lahb (sebagai penghuni neraka), dan orang yang dipersaksikan Rasulullah sebagai penghuni syurga, seperti sepuluh sahabat (yang diberitakan akan masuk syurga) atau yang semisalnya. Demikian juga (tidak diperbolehkan) persaksian atas seseorang bahwa ia maghfur lahu (mendapatkan ampunan) atau al marhum (mendapatkan rahmat). Oleh karena itu, sebagai ganti dari ucapan al marhum dan al maghfur, sebaiknya diucapkan:
غَفَرَالله لَهُ
Semoga Allah mengampuninya, atau
رَحِمَهُ اللهُ
Semoga Allah merahmatinya.

Atau ungkapan sejenis yang termasuk do’a bagi si mayit. (Majmu’ Fatawa Wa Maqalatu Mutanawwi’ah, 4/335).

Namun jika makna al marhum
itu sebagai ungkapan optimisme atau harapan semoga si mayit mendapatkan rahmat, maka tidaklah mengapa mengucapkan kata-kata ini. (Majmu’ Fatawa, Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, 3/85).

Untuk menghindari kesalahan dalam memahami, semestinya jika kalimat al marhum diganti dengan
“Rahimahullah”, atau “ghafarallahu lahu”, atau “Allahu yarhamuhu” atau sejenisnya yang merupakan do’a.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://almanhaj.or.id/content/1772/slash/0/hukum-ungkapan-al-maghfurlahu-al-marhum-benarkah-sebutan-ini/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Jangan Lewatkan Shalat Witir

Jika kita tak mampu bangun malam maka berlatihlah untuk sholat witir sebelum istirahat malam nanti..

Walau hanya 1 rokaat itu sudah dinamakan witir..

Lakukan dg istiqomah..
Berlatihlah untuk menjadi hamba yg disiplin dalam ibadah.. Walaupun hanya sedikit tp terus menerus..

Siapa tau anda kelak lama lama akan mampu untuk bangun malam dengan ringan..

Seperti yang diwasiatkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada sahabat Abu Hurairah radliallahu ‘anhu
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – قَالَ « أَوْصَانِى خَلِيلِى – صلى الله عليه وسلم – بِثَلاَثٍ صِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَرَكْعَتَىِ الضُّحَى ، وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَنَام ».
Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu Beliau mengatakan: “Kekasihku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan kepadaku tiga hal; puasa tiga hari setiap bulan, shalat dluha dua rakaat, dan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Al Bukhari 1981 & Muslim 721)

Selamat mencoba..
Www.abu-riyadl.blogspot.com

Persatuan

Tidak diragukan lagi bahwa kaidah ajaran Islam terbesar, pondasi yang sangat mendasar, adalah menjaga hati dan menjalin persatuan diatas kebenaran, berpegang di atas jamaah, serta memperbaiki hubungan diantara sesama seakidah. Dikarenakan perkara tersebut mendatangkan maslahat yang amat besar, berpahala melimpah, dan keutamaan yang banyak. Sebalik nya perpecahan, perselisihan, akan mendatangkan keburukan dan petaka serta menggugurkan banyak hukum-hukum.

Allah berfirman ,” Dan berpegang teguhlah kalian di atas tali Allah dan janganlah berpecah belah “. QS Ali-Imron 103.

Allah berfirman,” Maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan diantara sesama kalian “. QS Al-Anfal 1.

Kandungan makna ayat mulia diatas terkadang tidak terfikirkan kebanyakan para manusia yang berusaha memecah keutuhan kalimat dan para provokator yang tidak memiliki kecenderungan utk tegak nya keutuhan.

Para ulama islam sepakat akan menjaga utuh nya kalimat dan berusaha menguatkan asas ini.

Diantara teladan dari para ulama’ sebagai berikut contoh nya ;
– Dikisahkan di banyak riwayat ungkapan para ulama’,” Marilah kita memohon kepada Allah agar disatukan hati-hati kami dan kaliyan, dan memperbaiki hubungan diantara kita semua, serta menunjuki kita kepada jalan yg selamat, dan mengentaskan kita dari jalan kesesatan menuju jalan kebenaran, dan tujuan terbesar kita adalah memperbaiki hubungan diantara kita serya melembutkan hati-hati kita.

 Ditulis oleh Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Jagalah Kehormatan Saudaramu

Telah berkata Al-imam ibnu qoyyim al-jauziyyah:

Dan diantara perkara yang mengherankan bahwa umumnya manusia bisa menjaga diri-diri mereka dari memakan makanan yang haram, berbuat dzholim, berzina, mencuri, minum khomr, dari memandang suatu yang diharamkan ataupun selainnya.
AKAN TETAPI sangat disayangkan mereka sangat susah untuk menjaga gerakan-gerakan lisannya. Sampai ada seseorang yang dikenal dia sebagai ahli ibadah, orang yang zuhud, dan gemar beribadah, akan tetapi mereka sering berbicara dgn ucapan yang dimurkai oleh ALLAH, yang dengan sebab ucapannya ia dilempar keneraka jahannam yg jaraknya lebih jauh dari jarak antara timur dan barat. Betapa banyak orang yang demikian, engkau melihat dia sebagai org yg wara’, meninggalkan kekejian, kedzoiman, AKAN Tetapi lisannya dibiarkan olehnya kesana-kemari utk MENJATUHKAN KEHORMATAN SESEORANG baik orang tersebut masih hidup ataupun yg telah wafat..
tanpa mempedulikan lagi kata-kata yg diucapkannya.

(Kitab Ad-Daa’ wad Dawaa’, hal: 226-227)

Semoga pelajaran malam yang cerah ini memberikan manfaat terutama utk diri saya pribadi & kepada ikhwah sekalian. Dan semoga ALLAH سبحانه وتعالى memberikan kemudahan kpd kita semua utk senantiasa menjaga lisan-lisan kita dari perkara-perkara yang dimurkai oleh ALLAH serta memudahkan lisan kita untuk mengucapkan sesuatu yg di ridho’i oleh ALLAH سبحانه وتعالى

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Beberapa Dosa Yang Kena Adzab Kubur

Ikhwan dan akhwat sekalian yang berada diatas hidayah dan rahmat ALLAH subhaanahu wa ta’ala.

Pada pagi ini saya akan membawa beberapa dosa dan ma’siyat yang menjadi sebab seseorang diazab dalam kuburnya, dan hadits ini juga sebagai hujjah bagi orang-orang yang mendustai tentang azab kubur.

Kami jelaskan seperti ini agar senantiasa kita menjauhkan perbuatan tersebut dan kita senantiasa istighfar dan bertaubat atas setiap perbuatan dosa dan ma’siyat yang kita lakukan.

Dianatara perbuatan dosa dan ma’siyat yang terkena azab kubur, ialah:

1.Adapun orang pertama yang 
engkau datangi, ia dipecah 
kepalanya dengan batu, maka 
sesungguhnya itulah orang yang 
mengambil 
al-Quran lalu menyisihkannya (meremehkan) yakni menolak
nya sesudah mengerti isi dan 
maknanya-, juga itulah orang 
yang tidur -yakni lalai-dari melakukan 
shalat-shalat yang diwajibkan.

2. Orang yang engkau 
datangi, ia sedang dipotong-potong ujung mulutnya sampai ke 
tengkuknya dan dari lobang 
hidung sampai ketengkuknya 
dan juga dari matanya sampai 
ketengkuknya itu ialah orang-orang yang pergi dari rumahnya 
lalu membuat kata-kata dusta dengan kedustaan 
yang sampai mencapai ke 
segala penjuru.

3. Adapun orang-orang lelaki dan perempuan 
yang berada di dalam tempat 
semacam tungku besar itu 
adalah para pezina lelaki dan 
wanita.

4.Adapun orang lelaki yang 
Engkau datangi sedang 
berenang dalam sungai dan 
dilempari batu di mulutnya itu 
ialah pemakan riba.

5.Adapun orang yang sebagian 
mukanya bagus dan sebagian 
lagi buruk, maka mereka itu 
ialah orang-orang yang mencampur-adukkan antara amal 
perbuatanyang shalih sedang yang lainnya jelek, tetapi Allah telah 
memberikan pengampunan 
kepada mereka itu.” ( Ringkasan hadits bukhary 1386, hadits ini sangat panjang).

Semoga memberikan manfaat untuk kita.

Ditulis oleh : Ust. Ahmad Ferry Nasution LC

Untukmu Wahai Saudariku Muslimah (Busana Muslimah Yang Syar’i)

Wahai saudariku muslimah….
ALLAHسبحانه وتعالى yang telah menciptakan kita, memberikan rezeki kepada kita, telah memerintahkan kepada seluruh muslimah, agar mereka berbusana muslimah yang syar’i!!
menutup seluruh tubuhnya!! kecuali muka dan kedua telapak tangannya, yang demikian itu disyariatkan adalah untuk menjaga kehormatanmu, kesucianmu dan juga agar engkau dikenal sebagai wanita mu’minah..
Sebagai wanita muslimah…

Wahai saudariku…..
Menggunakan jilbab dan berbusana muslimah yang syar’i adalah kewajiban setiap muslimah, yang tidak boleh ditawar-tawar lagi.

Tinggalkanlah statement dan jangan pula engkau dengarkan ocehan-ocehan dari orang-orang munafiqin dan munafiqot yang mereka mengatakan bahwa;
Jibab adalah kebudayaan bangsa arab….

Jilbab adalah suatu pilihan bagi wanita….

Perintah jilbab dalam alqur’an adalah suatu kiasan….
Semua itu mereka lakukan tidak lain tujuannaya untuk menghancurkanmu wahai muslimah!
Mereka juga berusaha untuk menghilangkan kehormatan dan kesucianmu… dan mereka menginginkan agar wanita muslimah keluar dari rumahmu dalam keadaan AURATmu dinikmati oleh laki-laki lain!….

Saudariku muslimah!
Betapa banyaknya pada zaman kita ini para muslimah sangat meremehkan hal ini sehingga mereka terjerumus/ terperdaya dengan syubhat-syubhat yang dilontarkan oleh orang-orang munafiqin, sehingga mereka menjadikan kewajiban menggunakan jilbab dan busana muslimah ini sebagai sesuatu yang bisa dirubah-rubah sesuai dengan selera hawa nafsu wanita!

Sebagian muslimah mengatakan:
Aku cantik jika memakai model jilbab ini dan baju itu…

Aku tetap berpenampilan modis meski berjilbab…dll
Artinya mereka tidak mengenakan jilbab yang syar’i sebagaimana yang telah ALLAH syari’atkan dalam kitab-Nya yang mulia.

Perhatikan wahai saudariku kaum muslimah!!….

Seandainya mereka mengetahui dan meyakini dengan benar tentang besarnya dosa,serta adzab yang mereka terima nanti…

Dan apabila mereka selalu mengingat-ingat tempat kembali mereka kepada Sang Pencipta yang semuanya akan dibalas amal perbuatan tersebut, Niscaya mereka tidak akan meremehkan hal ini….

Wahai Ukhti muslimah…
Apakah engkau tidak pernah mengingat-ingat detik-detik menjelang kematianmu saat-saat mereka menyiapkan akan membungkusmu kedalam kain kafan! Setelah itu engkau akan dipikul diatas pundak-pundak manusia yang akan mengantarkanmu ke liang lahad!!!
Maha Suci ALLAH…

Kemarin,engkau masih bangga berlenggak-lenggok mengenakan pakaian yang tidak berbusana muslimah yang syar’i, engkau mengikuti trendi-trendi yang ada pada masamu, ketika keluar rumah kau kenakan pakaian yang akan membangkitkan fitnah syahwat bagi laki-laki, engkau perlihatkan auratmu!…

Namun sekarang….tahukah engkau wahai para muslimah apa yang terjadi pada dirimu?? engkau hanya mengenakan pakaian berwarna putih dan yang sangat sederhana yang akan membungkus seluruh badanmu!
Adapun pandangan manusia, kawan-kawan sejawatmu, fans-fans kamu…

keluargamu yang ada disekitarmu….

Mereka hanya mampu meneteskan air matanya, menangisi kepergianmu dan engkau akan tertanam dalam kubur dan engkau segera mempertanggung jawabkan segala amal perbuatan selama engkau berada didunia ini…

Wahai saudariku muslimah, segeralah bertaubat kepada ALLAH dengan taubat yang nasuha dan berbusana muslimahlah yang syar’i sebelum malaikat maut menjemputmu dalam keadaan engkau tidak berbusana muslimah!
dan engkau akan menyesal dan merugi!

Semoga ALLAH سبحانه وتعالى memberikan hidayah taufiq kepada kita semua untuk melaksanakan seluruh perintah ALLAH dan diwafatkan diatas ketaatan kepada-Nya.

Akhukum Ahmad Ferry Nasution

Mukjizat Akhlaq Nabi

Menumbuhkan rasa cinta kepada nabi adalah sesuatu yang dituntut dalam syariat. Pepatah mengatakan Tak kenal maka tak sayang.

Allah mengutus Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallam sebagai pembawa risalahNya. Allahpun mendatangkan banyak mukjizat untuk membuktikan kebenarannya.

Diantara mukjizat nabi adalah akhlaq beliau yang sangat luar biasa. Tidak pernah ada seorangpun dimuka bumi ini yang memiliki akhlaq seindah akhlaq beliau. Hingga Allah Sang penguasa alam semesta pun mengakuinya. Oleh karena itulah, setiap aspek kehidupan nabi adalah teladan bagi umatnya.

Mau tahu bagaimana bentuk akhlaq nabi shg dikatakan mukjizat ? Simak pembahasannya bersama Ust Firanda Andirja,MA.

Klik:
http://salamdakwah.com/videos-detail/mukjizat-akhlak-nabi.html

Para Malaikatpun Memperbincangkannya

Suatu malam Rosulullah-shollallahu alaihi wasallam- bermimpi bahwa Allah mendatangi beliau. Allah bertanya,” Wahai Muhammad, tahukah kamu apa yang sedang diperbincangkan para Malaikat yang mulia ?” Beliau menjawab,” Aku tidak tahu ya Allah.”

Maka Allah meletakkan tangan-Nya diantara dua pundak nabi hingga beliau merasakan dinginnya dada beliau. Nabipun mengetahui apa saja yang ada dilangit dan dibumi.

Allah kembali bertanya,” Wahai Muhammad, tahukah kamu apa yang sedang diperbincangkan para malaikat yang mulia?” Nabi menjawab,” Iya, aku tahu ya Allah..”

Para malaikat yang mulia tidaklah berbincang kecuali dalam perkara yang besar. Begitu agungnya, Allahpun mengabarkan perkara itu kepada nabinya.

Perkara apa yang diperbicangkan para malaikat mulia itu ?

Simak penjelasan Ust Abu Yahya Badrusalam,Lc. Klik:

http://salamdakwah.com/videos-detail/amalan-perbincangan-malaikat.html