All posts by BBG Al Ilmu

Jangan Pernah Ragu Dan Malu Untuk Meminta Kepada Allah

Ustadz Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

Anak adam semakin sering kau meminta kepadanya maka ia semakin merendahkanmu, menghinakanmu, dan meninggalkanmu, atau mengusirmu…

Adapun Allah, semakin sering engkau meminta kepadaNya maka Dia semakin meninggikan derajatmu dan semakin dekat denganmu..,
Abul ‘Ataahiyah berkata :

لا تسألنَّ أخاك يوماً حاجةً
وسل الذي أبوابه لا تُحجبُ

“Janganlah pernah suatu hari engkau meminta kebutuhanmu kepada saudaramu…
Mintalah kepada Dzat yang pintu-pintunya tidak pernah tertutup”

الله يغضب إن تركتَ سؤاله
وبني آدم حين يُسأل يغضبُ

“Allah murka jika engkau tidak meninta kepada-Nya..
Dan anak Adam jika engaku meminta kepadanya ia akan marah…”

Hari-Hari Yang Lebih Dicintai Allah…

Ustadz Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

Alhamdulillah di Arab Saudi sudah terlihat hilal Dzulhijjah, maka wuquf di padang Arofah hari jum’at.

Jangan lupa perbanyak amal sholeh di 10 hari pertama Dzulhijjah karena sangat dicintai oleh Allah. Kebanyakan orang semangat beribadah di 10 hari terakhir bulan Ramdhan akan tetapi lalai akan keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Tidak ada hari-hari yang beramal sholeh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah dari pada hari –hari ini –yaitu 10 hari Dzulhijjah-“. Mereka berkata, “Tidak juga jihad fi sabilillah?”. Nabi berkata, “Tidak pula jihad fi sabilillah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya lalu ia tidak membawa kembali nyawa dan hartanya tersebut” (HR Al-Bukhari)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda, “Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan lebih dicintai olehNya untuk beramal sholeh dari pada hari-hari ini. Maka perbanyaklah kalian di hari-hari tersebut tahlil, takbir, dan tahmid” (Diriwayatkan oleh Ahmad)

Maka, perbanyak dzikir, baca al-Qur’an, sedekah, puasa, berbakti kepada kedua orang tua, dan ibadah-ibadah yang lainnya…

1285. Apakah Harus Melunasi Hutang Sebelum Berangkat Haji ?

1285. BBG Al Ilmu

Tanya :
Kalau kita ada hutang cicilan rumah di bank dan kita mau daftar haji…sebaiknya tunggu cicilan itu lunas kita bayar dulu ? apa boleh kita daftar haji sambil terus cicil hutang rumah tsebut sampai lunas.. daftar haji sekarang berangkat bisa 5 sampe 10thn lagi.

Jawab :
Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc, حفظه الله تعالى

Hukum hutang di bank yang terdapat riba, dilarang oleh agama, maka kewajiban nya adalah segera melunasi hutang tersebut, hingga tidak semakin berlama lama hutang di bank tersebut.

Sedangkan ibadah haji hukum nya wajib bagi yang mampu, jikalau sekiranya ia dapat melunasi hutang semua dan sambil mendaftar maka itu lebih utama. Akan tetapi jika salahsatu yang ia mampu, maka di dahulukan membayar hutang.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1284. Hamil Diluar Nikah

1284. BBG Al Ilmu – 459

Tanya :
Ada tetangga bertanya bagaimanakah hukumnya pernikahan anak di luar nikah yang dikawinkan “bapaknya” dan sekrang sedang hamil,.haruskah di nikah kan ulang dan sebaiknya kapan?

Jawab :
Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc, حفظه الله تعالى

Kewajiban orang yang berzina adalah taubat kepada Allah Ta`ala dengan sebenarnya, baik laki laki atau perempuan. Setelah bertaubat, maka jikalau perempuan tersebut hamil, ditunggu hingga melahirkan, dan setelah itu ia boleh menikah, dengan nikah syari. Ini pendapat yang benar dikalangan para ulama. Sebahagian ulama ada yang berfatwa boleh nikah dalam keadaan hamil jikalau yang menikahi adalah pria yang telah menghamili, dengan syarat keduanya telah taubat.
والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1283. Ingin Qurban Tapi Masih Punya Hutang

1283. BBG Al Ilmu

TANYA :

Apakah sudah di katakan mampu dan wajib orang yang berqurban tapi dia masih punya hutang di pegadaian seharga seekor kambing di pasaran?

Apakah sah hukumnya bila di paksakan berqurban juga karena dia berfikir idul adha setahun sekali ini? Mana yang lebih baik berqurban atau melunasi hutang tersebut?

JAWAB :

Hutang jikalau sudah jatuh tempo dan segera di bayar kan maka membayar hutang di dahulukan, karena ini hukumnya wajib untuk membayar hutang.

Akan tetapi jikalau tempo pembayaran disana ada kelonggaran, dan sekiranya nanti akan ada pemasukan uang yang akan di gunakan untuk membayar hutang jikalau sudah dekat waktu nya, maka kelonggaran ini bisa digunakan untuk berkurban.

والله أعلم بالصواب

Dijawab oleh,
Ustadz Rochmad Supriyadi Lc, حفظه الله تعالى

1282. Melarang Istri Bepergian Yang Tidak Bermanfaat

1282. BBG Al Ilmu – 461

Tanya :
Apakah seorang suami salah bila melarang istri buat pergi menemui seseorang yang tidak penting ?

Jawab :
Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc, حفظه الله تعالى

Suami dalam posisi yang benar, hendaknya melarang istri yang hendak pergi meninggalkan rumah untuk keperluan yang tidak berguna dan tidak penting, karena tempat istri adalah rumah, dan senantiasa tetap tinggal di rumah.

Allah Ta`ala berfirman dalam surat Al-‘Aĥzāb: 33, “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

NADAL : Larangan merokok…

NADAL adalah singkatan dari “Nasihat Dengan Dalil”

Mari kita biasakan memberikan nasihat ke anak dan kerabat/sahabat dengan dalil-dalil yang shahiih. DP ini hanya menampilkan beberapa dalil berhubung terbatasnya ruang. Dengan DP ini diharapkan akan memudahkan kita untuk menghapalnya dan kemudian menggunakannya dalam nasihat kita ke anak, dll.

Silahkan download dp dengan klik link berikut dan simpan di ponsel anda (Media). Ukurannya sudah disesuaikan untuk DP BBM.

http://t.co/hEb9vBfpGO

NADAL : Peliharalah janggut….

NADAL adalah singkatan dari “Nasihat Dengan Dalil”

Mari kita biasakan memberikan nasihat ke anak dan kerabat/sahabat dengan dalil-dalil yang shahiih. DP ini hanya menampilkan beberapa dalil berhubung terbatasnya ruang. Dengan DP ini diharapkan akan memudahkan kita untuk menghapalnya dan kemudian menggunakannya dalam nasihat kita ke anak, dll.

Silahkan download dp dengan klik link berikut dan simpan di ponsel anda (Media). Ukurannya sudah disesuaikan untuk DP BBM.

http://t.co/8bMCMZemkV

 

Kapan Larangan Potong Kuku Dan Rambut Bagi Shohibul Kurban Berlaku?

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc, حفظه الله تعالى

Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلاَ يَمَسَّ مِنْ شَعَرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئً

“Jika telah masuk 10 hari pertama dari Dzulhijjah dan salah seorang di antara kalian berkeinginan untuk berkurban, maka janganlah ia menyentuh (memotong) rambut kepala dan rambut badannya (diartikan oleh sebagian ulama: kuku) sedikit pun juga.” (HR. Muslim no. 1977)

Imam Nawawi berkata, “Para ulama berselisih pendapat bagaimana jika telah masuk bulan Dzulhijjah dan ada yang berkeinginan untuk berkurban. Sa’id bin Al Musayyib, Robi’ah, Ahmad, Ishaq, dan sebagian ulama Syafi’i mengatakan bahwa hukumnya haram memotong rambut dan kuku hingga hewan kurban disembelih pada hari kurban. Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah lainnya berpendapat bahwa hal itu makruh tanzih, bukanlah haram. Abu Hanifah menyatakan tidaklah makruh. Imam Malik dalam satu pendapat menyatakan tidak makruh, dalam pendapat lainnya menyatakan makruh. Imam Malik juga memiliki pendapat yang menyatakan haram dalam kurban sunnah, tidak pada yang wajib. Ulama yang berpendapat haramnya memotong kuku dan rambut bagi yang berkurban berdalil dengan hadits ini.” (Syarh Shahih Muslim, 13: 127)

Kalau kita lihat dari penjelasan Imam Nawawi di atas berarti larangan memotong rambut dan kuku bagi shohibul kurban berlaku mulai dari 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih. Misalnya ada yang hewan kurbannya disembelih pada tanggal 11 Dzulhijjah (hari kedua untuk kurban), barulah ia boleh memotong kuku dan rambut saat itu.
Lalu rambut apa saja yang tidak boleh dipotong atau dicabut?

Ulama Syafi’iyah mengatakan bahwa yang dimaksud adalah dilarang memotong kuku atau memecahkannya. Adapun larangan memotong rambut adalah mencukur habis, memendekkan, mencabut, membakar, atau mengambil bulu yang ada. Larangan ini berlaku untuk bulu kemaluan, kumis, bulu ketiak, rambut kepala dan rambut badan lainnya. (Idem)
Terus apa hikmah dari larangan ini?

Ulama Syafi’iyah mengatakan bahwa dengan tidak dipotongnya rambut dan kuku maka semakin sempurnalah anggota badan untuk bebas dari api neraka. (Idem)

1 Dzulhijjah 1435 H akan jatuh pada tanggal 26 September 2014 (hari Jumat). Jadi baiknya yang berniat kurban untuk bersih-bersih diri sebelum tanggal tersebut.

Baca selengkapnya >
http://rumaysho.com/umum/kapan-larangan-potong-kuku-dan-rambut-bagi-shohibul-kurban-berlaku-8884

Ciri-Ciri Teman Yang Sholih Dan Manfaat Bergaul Dengannya

Ustadz Muhammad Wasitho, MA, حفظه الله تعالى

» Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhori & Muslim).

(*) FAEDAH ILMIYAH DARI HADITS INI:

1. Hadits ini menunjukkan Wajibnya Mencari Teman yang Baik dan Menjauhi Teman yang Jelek.

2. Teman yang Baik memiliki ciri-ciri dan sifat. Diantaranya:
» Selalu berupaya mengajakmu kepada kebaikan dan mencegah dari keburukan.
» Mengajarkan kpdamu ilmu yang bermanfaat.
» Selalu jujur dalam perkataan dan perbuatannya.
» Mengingatkanmu akan nikmat2 Allah agar engkau mensyukurinya.

» Ibnul Qoyyim berkata: “Bergaul dengan orang sholih itu dapat menghalangimu dari enam perkara (dan membawamu) kepada enam perkara lainnya, yaitu:

(1) Dari keragu-raguan kepada keyakinan.
(2) Dari riya’ (suka pamer dan ingin dipuji) kepada ikhlas (karena Allah semata).
(3) Dari kelalaian kepada dzikrullah (selalu ingat kepada Allah).
(4) Dari sikap tamak terhadap dunia kepada semangat mengejar kehidupan akhirat.
(5) Dari kesombongan kepada sikap tawadhu’ (rendah diri).
(6) Dari niat yang buruk kepada nasehat (yang baik).

» Ibnu Qudamah berkata: “Secara garis besar, hendaknya orang yang engkau pilih menjadi sahabat memiliki lima sifat berikut:
(1) Orang yang berakal.
(2) Memiliki akhlak yang baik.
(3) Bukan orang fasik (pecandu dosa dan maksiat).
(4) Bukan ahli bid’ah.
(5) Dan bukan orang yang rakus terhadap dunia.”. (Mukhtashor Minhajul Qashidin II/36)

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita teman sholih yang bermanfaat di dunia dan akhirat. (Klaten,23/9/14)