All posts by BBG Al Ilmu

BANYAKLAH MEMBACA AL-QU’RAN

Ust. Firanda MA, حفظه الله

Tatkala Ad-Dhiyaa’ al-Maqdisi akan bersafar untuk menuntut ilmu hadits maka Ibrahim bin Abdil Wahid Al-Maqdisi berwashiat kepadanya seraya berkata :

أَكْثِرْ مِنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ، وَلاَ تَتْرُكْهُ فَإِنَّهُ يَتَيَّسَرُ لَكَ الَّذِي تَطْلُبُهُ عَلَى قَدْرِ مَا تَقْرَأُ

“Perbanyaklah membaca Al-Qur’an dan jangan kau tinggalkan Al-Qur’an. Karena akan dipermudah bagimu apa yang kau cari sesuai dengan kadar bacaannmu”

Ad-Dliyaa’ Al-Maqdisi berkata
فَرَأَيْتُ ذَلِكَ وَجَرَّبْتُهُ كَثِيْراً، فَكُنْتُ إِذَا قَرَأْتُ كَثِيْراً تَيَسَّرَ لِي مِنْ سَمَاعِ الْحَدِيْثِ وَكِتَابَتِهِ الْكَثِيْرِ، وَإِذَا لَمْ أَقْرَأْ لَمْ يَتَيَّسَرْ لِي

“Maka akupun melihat hal itu dan sudah sering aku mencobanya. Jika aku banyak membaca Al-Qur’an maka dimudahkan bagiku untuk mendengar dan mencatat banyak hadits. Namun jika aku tidak membaca Al-Qur’an maka tidak dimudahkan bagiku” (Dzail Tobaqoot Al-Hanaabilah karya Ibnu Rojab Al-Hanbali 3/205)

Ya Allah jadikanlah kami para pecinta Al-Qur’an yang berisi firman-firmanMu…yang membacanya siang dan tengah malam…

Janganlah jadikan kami orang-orang yang lalai membacanya hanya karena secercah dunia…
yang merasa dirinya sibuk…merasa waktunya kurang…
tidak sempat untuk membaca Al-Qur’an…
akan tetapi selalu saja sempat untuk internetan dan bersenda gurau…

– – – – – •(*)•- – – – –

Sholat Malam Adalah Kebiasaan Orang-Orang Shalih. Ingat Itu..

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Mengerjakan sholat malam akan semakin mendekatkan diri kepada Allah.

Sholat malam mencegah dari perbuatan dosa.
Sholat malam adalah penghapus keburukan.

Sholat malam mampu mengusir penyakit dari badan.
Keutamaan ini dikumpulkan dari hadits riwayat Bilal radhiyallahu ‘anhu, ‘Nabi shallallahu ‘alaihi wasallambersabda,
عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنْ الإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ

“Hendaklah kalian mengerjakan sholat malam, karena itu merupakan kebiasaan orang sholeh sebelum kalian, mendekatkan diri kepada Allah, mencegah dari perbuatan dosa, menghapus keburukan, dan mencegah penyakit dari badan.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Hakim dalam Shahihul Jami’).

Sholat malam adalah wasiat paling pertama yang disampaikan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada penduduk Madinah saat beliau tiba di sana untuk yang pertama kali.

Dari ‘Abdillah bin Salam radhiyallahu ‘anhu, ‘Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam baru tida di kota Madinah, manusia pergi dengan cepat kepada beliau, dan dikatakan kepada mereka, ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah tiba 3x!”, Akupun pergi bersama mereka untuk melihat wajah Nabi. Tatkala aku mendapati wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, akupun mengetahui bahwa wajah beliau bukan wajah pendusta. Dan sesuatu yang pertama kali beliau sampaikan adalah,
يا أيها الناس أفشوا السلام، وأطعموا الطعام وصلوا بالليل والناس نيام، تدخلوا الجنة بسلام

“Wahai manusia, sebarkanlah salam, sukalah kalian memberi makan, dan sholatlah ketika manusia tertidur, nisacaya kalian akan masuk surga dengan penuh keselamatan.”

Abu ‘Ais berkata,”Ini adalah hadits shahih” (Sunan At-Tirmidzi, jilid 4 hal 652, hadits no. 2490).

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Tidak Akan Mampu Menyaingi Kebaikan Mereka Yang Telah Mendidik Dan Merawatmu Saat Dirimu Masih Kecil

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Wahai saudaraku…
Bergegaslah untuk mengunjungi mereka andai engkau telah lama tak menjumpainya. ..

Bersegeralah untuk menelepon mereka andai lama engkau tak mendengar kabar darinya…

Rawatlah mereka dengan penuh ketulusan darimu, sebagaimana mereka sgt tulus merawat dirimu semenjak dirimu kecil.
Bersihkan kotoran yang melekat pada badan dan pakaian mereka dengan penuh kasih sayang serta suapkan nasi kemulutnya andai mereka telah tua renta…

Wahai saudara-saudariku..
Ciumlah kening mereka dengan penuh cinta kasih serta ketulusan yg timbul dari hatimu dan harapkanlah pahala dari Allah atas segala baktimu.

Saudaraku..
Janganlah dirimu memperlakukan kedua orang tuamu layaknya seorang pembantu yang bisa kau suruh untuk menbantu pekerjaan rumah tanggamu. 

Segeralah meminta maaf andai engkau pernah mengucapkan kata-kata dan berlaku kasar yang membuat mereka tak ridha denganmu…

Wahai saudaraku..
Adakah engkau telah membuat mereka saat ini bahagia?
Sudahkah engkau membuat mereka tertawa? Tersenyum?
Atau justru dirimu telah membuat mereka menangis karena tingkah lakumu yang tak menyenangkan mereka!

Wahai saudaraku, segeralah redakan tangisan mereka.

Ingat!

Nabi yang mulia pernah bersabda dari jalan abdullah bin amr: “seseorang mendatangi rasulullah dan lalu berkata: “aku mendatangimu untuk berbaiat utk hijrah dan aku tinggalkan ke dua orang tuaku dalam keadaan menangis “Rasulullah bersabda: “kembalilah kamu kepada keduanya, dan BUATLAH MEREKA (kedua orang tuamu) TERTAWA SEBAGAIMANA ENGKAU TELAH MEMBUAT MEREKA MENANGIS!.
(Riwayat an-nasai , abu dawud 2166 ibnu majah 2772)

Semoga bermanfaat
Akhukum Ahmad Ferry Nasution
(Semoga ALLAH memberikan kebahagiaan untuk orang tua kita serta menjaga keduanya diatas ketaatan kepada Rabbul ‘aalaminn)

– – – – – •(*)•- – – – –

Alam Nasyrah Laka Shodrok

Ust. Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

Allah Ta’ala berfirman kepada NabiNya..
Alam Nasyrah laka shodrok..
Bukankah Kami telah melapangkan dadamu..
Saudaraku..
Hati yang lapang adalah nikmat Allah yang besar..
Ia adalah Hati yang dipenuhi oleh iman dan Islam..
Kelapangan hati hanya dirasakan oleh orang yang mentauhidkan Allah..
Yang hanya bertawakal kepada Nya..
Dan yakin akan adanya hari pembalasan..

Di saat musibah datang menerpa..
Iya Ridla dengan keputusan Nya..
Ia pun tenang dan lapang dada..

Disaat badai ujian menghantamnya..
Ia berharap akan pahala Nya..
Ia pun sabar dan lapang dada..

Ia merasa gembira ketika berdzikir kepada Nya..
Ia merasa bahagia ketika bermunajat denganNya..
Hatinya selalu kembali kepada Allah..
Lapang lah dadanya..
Berharap keindahan surgaNya..

Namun..
Di saat hati tertutup dari hidayah..
Ia akan merasakan kesempitan..
Bagaikan naik ke ruang angkasa..
Di saat ujian menerpanya..
Ia tak sabar dan berputus asa..
Gersang terasa kehidupannya..
Tak lagi terasa kenikmatan bermunajat kepadaNya..
Ya Rabb..

– – – – – •(*)•- – – – –

959. Mendiamkan Orangtua

959. BBG Al Ilmu – 441

Tanya:
Orangtua kami ingin umroh tapi dana yang ada hanya cukup untuk 1 orang, kemudian orangtua meminta sumbangan ke kerabat/tetangga, kami sudah berusaha sebaik mungkin menjelaskan ke Orangtua, tapi mereka (orangtua) memjawab dengan kata2 kasar, pintar berkelit bilang tdk pernah minta ke orang2lah, seperti contoh, kalau orangtua menelpon ke teman2nya “…saya ada rencana Umroh, tapi dana hanya cukup untuk 1 orang, sedangkan kami mau pergi berdua dengan Istri (desakan istri)…”, maka teman tersebut langsung memberi dana ke orangtua..dstnya..dosakah saya men hajr/mendiamkan orangtua tidak berkomunikasi untuk sementara ?? Untuk menjaga agar mudhorot tidak lebih banyak ?

Jawab:
Ust. Abdussalam Busyro, حفظه الله

Jika untuk beberapa hari untuk tidak komunikasi dengan orangtua membuahkan hasil maka tidak apa2, tapi jika dengan hajr tersebut tidak ada efek jera maka tidak perlu di lakukan.

Banyaklah berdoa kepada Allah semoga Allah membukakan hati orangtua.

والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –

958. Bolehkah Mengubur Ari-Ari Bayi Yang Baru Lahir ?

958. BBG Al Ilmu – 441

Tanya:
Kalau anak baru lahir ari ari nya itu di kubur atau gimana ? Atau gimana secara syar’i nya ?

Jawab:
Ada beberapa hadits mengenai hal ini namun para ulama menilai hadits-hadits ini  DHAIF, sehingga tidak bisa dijadikan sebagai dalil.
Hanya saja, sebagian ulama menganjurkan agar ari-ari pasca melahirkan dikubur sebagai bentuk memuliakan Bani Adam. Karena bagian dari memuliakan manusia adalah mengubur bagian tubuh yang terlepas, salah satunya ari-ari. Disamping itu, tindakan semacam ini akan lebih menjaga kebersihan dan tidak mengganggu lingkungan.

As Suyuthi mengatakan, “Beliau menyuruh untuk mengubur rambut, kuku, darah, .. dan ari-ari, karena semua benda ini adalah bagian dari tubuh manusia, sehingga benda ini dimuliakan sebagaimana keseluruhan badan manusia dimuliakan.” (As-Syamail As-Syarifah, Hal. 271)

Jika kita mengambil pendapat para ulama yang menganjurkan “mengubur ari-ari”, satu hal yang perlu diingat, ini sama sekali bukanlah menganjurkan Anda untuk melakukan berbagai ritual ketika menguburkan benda ini. Sama sekali tidak menganjurkan demikian.

Bahkan jika sikap semacam ini diiringi dengan berbagai keyakinan tanpa dasar, seperti memberi lampu selama 40 hari, di kubur bersama pensil, bunga, jarum, gereh, pethek, sampai kemiri gepak jendhul, dengan keyakinan bahwa ini semua bisa menjadi sebab agar bayinya memiliki kemampuan tertentu, atau agar bayinya mendapatkan semua yang bisa membahagiakan hidupnya, maka jadinya tahayul dan khurafat yang sangat dilarang syariat dan itu termasuk perbuatan syirik kecil.
والله أعلم بالصواب
Rujukan:
http://www.konsultasisyariah.com/ritual-mengubur-ari-ari-bayi/#

– – – – – •(*)•- – – – –

957. Bolehkah Membaca Surat Al Fatihah Setiap Sebelum Membaca Do’a ?

957. BBG Al Ilmu – 421

Tanya:
Apa hukumnya membaca surat al fatihah di setiap ingin membaca doa terutama pada saat ada pembukaan suatu acara, adakah dalilnya ? dan apakah ada dalilnya juga membaca doa yang dipimpin oleh seseorang pada saat mengadakan suatu acara?

Jawab:
Ust. M Wasitho, حفظه الله تعالى

Hukum membaca surat Al-Fatihah pada setiap pembukaan suatu acara dan ketika akan berdoa adalah TIDAK BOLEH, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sejak diangkat dan diutus oleh Allah sebagai Nabi dan Rosul hingga beliau wafat tidak pernah mengamalkannya, atau pun mengajarkannya kepada para sahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in.

Di dalam Al-Quran Al-Karim, Allah Ta’ala berfirman:
(Wa Maa Ataakumurrosuulu Fakhudzuuhu Wa Maa Nahaakum ‘Anhu Fantahuu)

Artinya: “Apa saja yang diajarkan Rosul kepada kalian, maka terimalah (ikutilah). Dan apa saja yang dilarang oleh Rosul kepada kalian, maka tinggalkanlah.” (QS. Al-Hasyr: 7).

» Dan di dalam hadits yang shohih, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
(Wa Khoirol Hadyi Hadyu Muhammad)

Artinya: “Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.”

» Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: (ittabi’uu wa Laa Tabtadi’uu, Fa Qod Kufiitum)

Artinya: “Hendaklah kalian ber-ittiba’ (mengikuti tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam), dan janganlah kalian berbuat bid’ah, karena sesungguhnya kalian telah diberi kecukupan (oleh Allah dgn syari’at-Nya, pent).”

Adapun hukum meng-amini doa yang dibaca oleh seseorang dalam suatu acara yang mubah atau bahkan dianjurkan dalam Islam, seperti seorang ustadz menutup kajiannya dengan doa dan di-amini oleh jama’ah yang hadir, maka hukumnya BOLEH.

Sedangkan membaca doa berjama’ah dalam acara-acara yang dilarang dalam agama Islam karena tidak ada syari’atnya dari Allah dan Rosul-Nya, maka yang nampak bagi kami hukumnya TIDAK BOLEH.
والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –

956. Bolehkah Transaksi Jual-Beli Seperti Ini ?

956. BBG Al Ilmu – 421

Tanya:
Bolehkah sistem jual-beli BMT didekat rumah saya sebagai berikut: saya mau beli tanah Rp 20 juta, lalu saya ke BMT. Petugas BMT bilang, “ini sistemnya BMT yang beli nanti anda beli dari kami Rp 28 juta dengan kredit, tapi urusan transaksi dengan penjual dll saya pasrahkan pada anda, jadi saya nanti yang transaksi langsung ke penjual itu.”

Jawab:
Ust. M Wasitho, حفظه الله

Hukum jual beli tanah melalui BMT yang disebutkan di dalam pertanyaan di atas adalah TIDAK BOLEH, karena mengandung pelanggaran terhadap beberapa syarat sahnya jual beli.

Di dalam transaksi tersebut ada unsur riba, dan menjual barang yang belum menjadi milik BMT sepenuhnya.

Allah ta’ala berfirman:
(Wa Ahallallahu al-Bai’a wa Harroma Ar-Ribaa)

Artinya: “Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan Riba.” (QS. Al-Baqarah: )

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
(Laa Tabi’ Maa Laisa ‘Indaka)

Artinya: “Janganlah engkau menjual barang2 yang belum menjadi milikmu.”

Di dalam hadits yang lain, beliau bersabda:
(Man Ibtaa’a Tho’aaman Fa Laa Yabi’hu Hattaa Yastaufiyahu)

Artinya: “Barangsiapa membeli makanan, maka janganlah ia menjualnya kembali sebelum menerimanya dengan sempurna.”

NB:
Salah satu syarat sah dan bolehnya jual beli dengan sistem tersebut di atas, hendaknya akad jual beli yang terjadi antara pihak BMT dengan pemohon agar dibelikan barang (tanah, dll) tidak bersifat mengikat. Maksudnya, jika pihak BMT telah melakukan transaksi jual beli dengan penjual tanah dan tanah itu sudah menjadi milik BMT sepenuhnya, maka janganlah BMT mengharuskan pemohon untuk membelinya dan melarangnya dari pembatalan jual beli tanah.

Jika pihak BMT mengharuskan “pemohon” agar membelinya dan tidak boleh membatalkannya, maka hukum transaksi jual beli itu (Bai’ al-Murobahah Lil Aamir Bi asy-Syiroo) adalah DILARANG dalam syari’at Islam.
والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – –

955. Bagaimana Cara Beribadah Sholat Dan Shaum Ramadhan Di Negara Yang Malamnya Sangat Pendek ?

955. BBG Al Ilmu

Tanya:
Ana kadang safar ke beberapa negara Eropa karena pekerjaan (pelaut). Waktu di negara eropa sangat ekstrim dengan daerah katulistiwa (Indonesia). Pada musim panas, misal di Norwegia, matahari baru terbenam jam 2 malam dan jam 4 pagi matahari dah terbit lagi. Bagaimanakah cara ana menjalankan sholat wajib seperti magrib,’ isya & shubuh dan bagaimanakah cara menunaikan ibadah syiam ramadhan yang sesuai dengan syariat ?

Jawab:
Di negara di mana siang dan malam terjadi dalam 1 hari 24 jam, wajib untuk sholat di waktu2 yang telah disyariatkan, terlepas panjang atau pendeknya malam.

Namun bila tidak ada siang atau malam dalam 1 hari 24 jam, wajib untuk mengikuti waktu shalat yang ditentukan di daerah terdekat di mana ada siang dan malam dalam 1 hari 24 jam.

Di negara di mana waktu senja tumpang tindih dengan fajar, atau senja terbenam tapi tidak cukup waktu untuk sholat ‘Isya’, wajib untuk mengikuti waktu yang ditentukan di daerah terdekat di mana ada cukup waktu untuk melakukan sholat ‘isya.

Syaikh al-Utsaimin rahimahullah mengatakan:
“Jika terbenamnya senja cukup lama sebelum waktu fajar dan mereka dapat jalankan sholat ‘Isya’, maka mereka harus menunggu sampai senja menghilang (sebelum sholat ‘Isya). Sebaliknya jika terlalu sulit untuk menunggu, maka diizinkan bagi mereka untuk men-jamak ‘Isya’ bersama dengan Maghrib pada waktu maghrib, untuk menghindari kesulitan.”

Berkenaan dengan Ramadhan, mereka yang mampu harus menahan diri dari makanan, minuman dan segala sesuatu yang membatalkan puasa di setiap hari Ramadhan, dari waktu fajar sampai matahari terbenam di negara mereka, selama malam bisa dibedakan dari siang dalam 1 hari 24 jam. Diperbolehkan bagi mereka untuk makan, minum, berhubungan seksual, dll pada malam hari saja, meskipun pendek malamnya. Syariat Islam bersifat universal dan berlaku untuk semua orang di semua negara.

Rujukan:
http://islamqa.info/en/135415
http://islamqa.info/en/1730

– – – – – •(*)•- – – – –

954. Apakah Memasang Boneka Manekin Di Toko Diperbolehkan ?

954. BBG Al Ilmu – 307

Tanya:
‎​‎​mohon penjelasannya mengenai boneka yang di pajang di toko2 pakaian untuk memikat hati pembeli yang wajah boneka tersebut ditutup dengan cadar, hanya matanya saja yang kelihatan apa kah di perbolehkan menurt syariat ? bagaimana yang bentuk wajah boneka tersebut tampak terlihat jelas, seperti bentuk hidung bibir, mata dan alis mata nya ?

Jawab:
Ust. Ali Basuki, حفظه الله

Hendaknya seorang muslim menghindarkan diri dari sesuatu yang meragukan, dan melangkah kepada yang menenangkan. Lebih baik patung/manekin yang tanpa kepala, dan ini yang biasa dilakukan di arab saudi.

Mengingat beberapa riwayat, diantaranya : “Jibril alaihissalam meminta izin kepada Nabi maka Nabi bersabda, “Masuklah.” Lalu Jibril menjawab, “Bagaimana saya mau masuk sementara di dalam rumahmu ada tirai yang bergambar. Sebaiknya kamu menghilangkan bagian kepala-kepalanya atau kamu menjadikannya sebagai alas yang dipakai berbaring, karena kami para malaikat tidak masuk rumah yang di dalamnya terdapat gambar-gambar.” (An-Nasai)

Dan juga sabdanya : Para malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat patung-patung atau gambar-gambar.” (Shahih Muslim).

والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –