All posts by BBG Al Ilmu

SADARKAH MANUSIA??! (Muhasabah Atas Berbagai  Musibah)

Ust. Fuad Hamzah Baraba’, حفظه الله

MUSIBAH TAK KUNJUNG USAI…
Salah siapa?
Siapa yang disalahkan kawan?!
Tidak ada kecuali diri sendiri, Allah Ta’ala berfirman:
 

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ
 

“Dan apa saja musibah yang menimpa maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, Dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan – kesalahanmu).“ (QS. asy-Syuraa:30).
 

Dan Allah Ta’ala berfirman:
 

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَق عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمرْنَاهَا تَدْمِيرًا
 

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, Maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, Maka sudah sepantasnya Berlaku terhadapnya Perkataan (ketentuan kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS. al-Isra:16).
 

فَكُلا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الأرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
 

“Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, Maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil…

Baca selanjutnya δi: http://wp.me/pPlcC-k6

 Oleh Ustadz Fuad Hamzah Baraba’, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Merenungi Ayat

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Allah Ta’ala berfirman ttg munafiq:
ولكن كره الله انبعاثهم فثبطهم وقيل اقعدوا مع القاعدين
Akan tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka. maka Allah melemahkan keinginan mereka. dan dikatakan: tinggal lah kalian bersama orang orang tinggal itu. (At Taubah: 46)

Allah melemahkan keinginan mereka untuk berangkat berjihad..
karena Allah tidak menyukai keberangkatan mereka..

waspadalah saudaraku !!

bila keinginan kita lemah untuk berbuat ketaatan..
berat melangkahkan kaki menuju kebaikan..
barangkali Allah tidak menyukai kita..

ya Allah..
kuatkan keinginan kami menuju ketaatan..
ringankan kaki kami menuju kebaikan..

aamiin..

– – – – – •(*)•- – – – –

Sibukkan Dengan Kekurangan Diri Kita

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudaraku kaum muslimin…
Termasuk salah satu prinsip yang telah ditetapkan oleh agama kita yang mulia ini adalah, bahwa setiap muslim sebelum ia menyibukkan dirinya utk mengoreksi kekurangan orang lain, maka hendaknya ia berusaha sungguh2 memperbaiki dirinya terlebih dahulu, ya’ni berupaya merealisasikan keselamatan, dan menjauhkan segala hal yang akan menyebabkan kerugian /kebinasaan dirinya.

Perhatikan firman ALLAH surah: Al-Ashr 1-3.

Ayat diatas memberikan pelajaran kepada kita, diantara:
ALLAH memberitakan kepada kita bahwa orang yang akan selamat dari kerugian ialah mereka yang merealisasikan pada diri mereka keimanan dan amal shaleh terlebih dahulu sebelum mereka mendakwahi orang lain dgn nasehat menasehati tentang kebenaran dan kesabaran…

Ayat diatas menjadi hujjah atas pembahasan kita saat ini, dan ALLAH sgt mencela kepada Bani Israil dikarenakan mereka menyimpang dari prinsip ini, yaitu dgn firman ALLAH:

Lihat surah AlBaqarah :44.

Untuk itu wahai ikhwan dan akhwat sekalian hendaklah kita senantiasa membenahi terus diri kita sendiri dahulu dari segala bentuk kekurangan dengan terus belajar (menuntut ilmu) kpd guru2 kita, mempelajari kitab para ulama sampai selesai, serta mengamalkan apa yang sdh kita difahami dan istiqomahlah!
Kemudian apabila kita mampu untuk berdakwah maka mulailah terlebih dahulu kepada keluarga kita (anak dan istri) kemudian orang yg terdekat dg kita, agar dakwah ini menjadi rahmat terlebih dahulu untuk keluarga kita sebelum kepada orang lain…
dan JANGAN SAMPAI KITA SIBUKKAN diri kita utk orang lain akan tetapi keluarga kita tdk faham agama sama sekali…

Apabila antum dan antunna amalkan yang demikian, sungguh yang demikian lebih bermanfaat untuk diri kita dan juga kepada kemaslahatan dakwah.

Akhukum Ahmad Ferry Nasution

– – – – – •(*)•- – – – –

Mencintai Saudaranya Karena Allah

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Segala puji dan syukur seluruhnya berpulang kepada Rabbul ‘aalaminn yang telah menjadikan kecintaan seseorang kepada saudaranya karena ALLAH merupaka salah satu jalan seseorang menuju surga, yang demikian telah ditekankan oleh Nabi kita yang mulia صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ

Rasulullah صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ bersabda ,
“Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian tidak akan masuk surga, hingga kalian beriman. Dan kalian tidak beriman hingga kalian saling mencintai… (Muslim: 54)

Semoga ALLAH subhaanahu wa taala memberikan kecintaan pada diriku kepada orang-orang yang senantiasa tunduk dan patuh diatas ketaatan kepada ALLAH subhaanahu wa taala sepanjang hidupku.

Dan semoga ALLAH menjauhkan pada diriku sifat hasad, dengki kepada saudara-saudaraku yang senantiasa tunduk dan patuh diatas ketaatan kepada ALLAH subhaanahu wa taala sepanjang hidupku.

Dan semoga ALLAH senantiasa menyatukan hati-hati kita diatas islam dan sunnah menurut pemahaman salafush shaleh dimana pun kita berada.

Akhukum Almuhib Ahmad Ferry Nasution.

Gmn kabar antum semua? Semoga ALLAH senantiasa menjaga antum semua, serta diberikan kesehatan. Mohon maaf kami belum bisa membalas BM dari antum semua, karna banyaknya kegiatan kami.

– – – – – •(*)•- – – – –

Bagi Yang Mau Merayakan Valentine

Ust. M A Tuasikal, حفظه الله

Bagi yang ingin merayakan valentine …

Asal valentine:

1- Valentine’s Day berasal dari upacara keagamaan Romawi Kuno yang penuh dengan paganisme dan kesyirikan.

2- Upacara Romawi Kuno di atas akhirnya dirubah menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day atas inisiatif Paus Gelasius I. Jadi acara valentine menjadi ritual agama Nashrani yang dirubah peringatannya menjadi tanggal 14 Februari, bertepatan dengan matinya St. Valentine.

3- Hari valentine juga adalah hari penghormatan kepada tokoh nashrani yang dianggap sebagai pejuang dan pembela cinta.

Pada perkembangannya di zaman modern saat ini, perayaan valentine disamarkan dengan dihiasi nama “hari kasih sayang”.

Imam Adz Dzahabi berkata,

فإذا كان للنصارى عيد ، ولليهود عيد ، كانوا مختصين به ، فلا يشركهم فيه مسلم

Jika Nashrani memiliki perayaan, Yahudi memiliki perayaan, lalu mereka menjadikan istimewa hari perayaan tersebut, maka seorang muslim tidak perlu bersama-sama merayakan bersama mereka.

~ Tasyabbuhul khosis bi ahlil khomis~

Read more:

Hadiah coklat valentine:

http://rumaysho.com/muslimah/bolehkah-menerima-hadiah-coklat-valentine-6425

Memadu kasih di hari Valentine:

http://rumaysho.com/muslimah/memadu-kasih-di-hari-valentine-843

Ada apa dengan valentine:

http://rumaysho.com/muslimah/6-kerusakan-hari-valentine-772

Sejarah valentine day:

http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/224-sejarah-kelam-hari-valentine.html

Ayo sebarkan pada yang lainnya …

– – – – – •(*)•- – – – –

Anda Orang Galak ?

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Anda Wong galak?
Keras seperti permen dapros?
Atau gampang muringan..!!
Atau tempramen..?

Tenang..
Walau itu bawaan orok tapi bisa berubah..
Suatu hari anda menjadi orang yang penyabar dan kalem..insyaAllah..
Tapi butuh pelatihan..
Latihannya dg menahan diri tuk tidak bersuara jika anda marah.. dan ingatlah dosa jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan jika anda muring muring..
Istighfar..
Wudhu..
Pindah posisi..
Kalo masih saja.. duduk atau berbaringlah.. sampai reda..
Jika telah reda.. ingatlah
apa hak anda untuk marah.. sedangkan Allah maha pemaaf..

Semua perlu latihan.. seperti anjuran nabi muhammad shalalhu alaiwasalam..:

“Sesungguhnya ilmu itu hanyalah didapat dengan belajar dan sifat kalem gak gampang marah (penahan emosi) hanyalah didapatkan dengan melatih diri untuk memiliki sifat tersebut, barangsiapa yang berusaha untuk melatih dirinya melakukan kebaikan maka dia akan dapatkan dan barangsiapa yang berusaha untuk menghindari keburukan maka dia dihindarkan dari keburukan tersebut.” HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad

Oleh. Abine riyadL.
Www.abu-riyadl.blogspot.com

– – – – – •(*)•- – – – –

Doa Yang Paling Afdhol Agar Diampuni Allah Ta’ala

Ust. M Wasitho, حفظه الله

Doa yg paling afdhol agar diampuni Allah adalah doa sayyidul istighfar, yaitu:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي ، لا إِلَه إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَني وأَنَا عَبْدُكَ ، وأَنَا على عهْدِكَ ووعْدِكَ ما اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ ما صنَعْتُ ، أَبوءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ علَيَ ، وأَبُوءُ بذَنْبي فَاغْفِرْ لي ، فَإِنَّهُ لا يغْفِرُ الذُّنُوبِ إِلاَّ أَنْتَ .

Allahumma Anta Robbii Laa ilaaha illaa Anta, Kholaqtanii wa Anaa ‘Abduka, wa Anaa ‘Alaa ‘Ahdika wa Wa’dika Mastatho’tu, A’uudzu Bika Min Syarri Maa Shona’tu, Abuu-u Laka Bini’matika ‘Alaiyya wa Abuu-u Laka Bidzanbii Faghfirlii Fa innahu Laa Yaghfiru adz-Dzunuuba illaa Anta.

Dan bisa jg membaca doa istighfar lainnya,spt:
(Astaghfirullahal ‘Azhiim wa Atuubu ilaihi).
Wallahu a’lam bish-Showab.(Klaten,8 Februari 2014)

– – – – – •(*)•- – – – –

BENARKAH SEORANG ISTRI YANG MENGIZINKAN SUAMINYA BERPOLIGAMI AKAN MENDAPATKAN PAYUNG EMAS DI DALAM SURGA ?

Ust. M Wasitho, حفظه الله

Tanya:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ustadz, maaf mau tanya ttg derajat hadits yang menjelaskan bahwa seorang wanita yang mengizinkan suaminya berpoligami akan diberikan ganjaran berupa payung emas di dalam Surga? Mohon jawabannya. Syukron.

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Sebatas pengetahuan kami TIDAK ADA Hadits Shohih maupun Dho’if dari Nabi shallallahu alaihi wasallam yg menerangkan tentang keutamaan n pahala berupa payung emas di dlm Surga yg akan didapatkan oleh seorang istri bilamana ia memberikan izin n ridho kpd suaminya untuk menikah lagi (berpoligami). Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq. (Klaten, 30 Januari 2014)

» BBG Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab.

(*) Blog Dakwah Kami:
http://abufawaz.wordpress.com

– – – – – •(*)•- – – – –

KEUTAMAAN MEMBACA TASBIH (SUBHANALLAH WABIHAMDIH)

Ust. M Wasitho, حفظه الله

Tanya:
Assalamu’alaikum. Ustadz, Apakah benar barangsiapa membaca Subhaanallaahi wabihamdihi 100 kali setiap hari,maka dosanya di ampuni walaupun sebanyak buih di laut?

Jawab:
Wa’alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.

Bismillah. Iya, benar. Keutamaan membaca tasbih 100 kali setiap hari sebagaimana disebutkan dlm pertanyaan diatas. Hal ini berdasarkan hadits-hadits shohih berikut ini:

1. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

Artinya: “Barangsiapa yang mengucapkan: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Maha suci Allah dan dengan segala pujian hanya untuk-Nya) sehari 100 (seratus) kali, maka kesalahan-kesalahannya akan diampuni (Allah) walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Imam Al-Bukhari no. 5926 dan Muslim no. 2691).

2. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ وَحِينَ يُمْسِي سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ لَمْ يَأْتِ أَحَدٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلَّا أَحَدٌ قَالَ مِثْلَ مَا قَالَ أَوْ زَادَ عَلَيْهِ

Artinya: “Barang siapa yang ketika pagi dan sore membaca: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Maha suci Allah dan dengan segala pujian hanya untuk-Nya) sebanyak 100 (seratus) kali, maka pada hari kiamat tidak ada seorangpun yang akan mendatangkan amalan yang lebih utama daripada apa yang dia
datangkan. Kecuali orang yang juga mengucapkan bacaan seperti itu atau lebih dari itu.” (HR. Muslim no. 2692).

(*) CATATAN:
» Yang patut kita ketahui, bahwa keutamaan membaca tasbih tsb hanya diperoleh bagi setiap muslim dan muslimah yang meninggal dunia dalam keadaan mentauhidkan Allah. Yakni hanya beribadah kpd Allah dan tidak pernah berbuat syirik dan
kufur kepada-Nya sedikit pun semasa hidupnya di dunia. Dan kalaupun ia pernah berbuat syirik n kufur kpd Allah, hanya saja ia telah bertaubat darinya dengan taubat nasuha sebelum ia meninggal dunia.

» Para ulama Ahlus Sunnah juga menjelaskan bahwa yang dihapus n diampuni oleh Allah dengan sebab bacaan tasbih maupun amal sholih lainnya hanyalah dosa-dosa kecil. Adapun dosa-dosa besar, maka tidaklah dihapus n diampuni oleh Allah dengan kecuali dengan taubat nasuha. Wallahu a’lam bish-showab. wabillahi at-taufiq. (Klaten, 26 Januari 2014)

» BBG Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab.

– – – – – •(*)•- – – – –

BAGAIMANAKAH CARA MERAIH PAHALA SERIBU KEBAIKAN SETIAP HARI ?

Ust. M Wasitho, حفظه الله

Tanya:
Assalamualaikum ustad…
Afwan jidan, ana mohon dibantu untuk hadits yang berkaitan dengan kalimat tasbih dengan dibaca 100 kali, apa derajat hadits dibawah ini, shohih apa dho’if?

Rasulullah bersabda:
“Adakah di antara kalian tidak mampu untuk mendapatkan pahala seribu kali kebaikan setiap hari?” Seorang sahabat yang berada di majelisnya bertanya: “Bagaimana mendapatkan pahala seribu kali kebaikan?” Rasul menjawab; “Bertasbih seratus kali, niscaya akan mendapatkan pahala seribu kali kebaikan, atau dihapuskan darinya seribu dosa.” (HR. Ahmad dan Muslim). Jazakumullahu khoiron.

Jawab:
Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.

Bismillah. Sebelum kami sebutkan derajat hadits yg antum tanyakan, terlebih dahulu kami sebutkan lafazh (teks asli) haditsnya, yaitu sebagaimana berikut:
عَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَكْسِبَ كُلَّ يَوْمٍ أَلْفَ حَسَنَةٍ؟”، فَسَأَلَهُ سَائِلٌ مِنْ جُلَسَائِهِ: كَيْفَ يَكْسِبُ أَحَدُنَا أَلْفَ حَسَنَةٍ؟ قَالَ: “يُسَبِّحُ مِائَةَ تَسْبِيحَةٍ فَيُكْتَبُ لَهُ أَلْفُ حَسَنَةٍ أَوْ يُحَطُّ عَنْهُ أَلْفُ خَطِيئَةٍ

(*) TAKHRIJ HADITS:
Hadits ini dikeluarkan oleh imam Ahmad I/180 no.1563, Muslim IV/2073 no.2698, At-Tirmidzi V/510 no.3463, An-Nasai VI/45 no.9980, Ibnu Hibban III/108 no.825 Ibnu Abi Syaibah VI/55 no.29432, imam Malik no.285, Abu Ya’la no.721, Al-Bazzar no.1160, dan ‘Abd bin Humaid no.134.

(*) DERAJAT HADITS:
Hadits ini derajatnya HASAN SHOHIH, sebagaimana dinyatakan oleh At-Tirmidzi. Dan syaikh Al-Albani menyebutkannya di dlm kitab Shohih At-Targhib wa At-Tarhib.

» Syaikh Al-‘Allaamah Al-Mubarokfuri rahimahullah berkata di dlm kitab Tuhfatul Ahwadzi Bi Syarhi Jami’ At-Tirmidzi ketika menjelaskan sabda Nabi: “Dicatat baginya seribu kebaikan”, hal ini dikarenakan satu kebaikan dibalas oleh Allah dengan sepuluh kali lipat kebaikan yg semisalnya, dan ini merupakan pelipat gandaan pahala kebaikan yg paling sedikit sebagaimana yg telah dijanjikan Allah di dlm Al-Qur’an dengan firman-Nya:
{مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا}
“Barangsiapa melakukan satu kebaikan, maka ia akan mendapatkan (pahala) sepuluh kebaikan yg semisalnya.”

Dan firman-Nya pula:
{وَاَللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ}
“Dan Allah akan melipatgandakan (pahala kebaikan) bagi siapa yg Dia kehendaki.”

Dengan demikian, hadits ini dapat diterima dan dijadikan hujjah serta landasan hukum dlm beramal. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq. (Klaten, 27 Januari 2014).

» BBG Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab.

(*) Blog Dakwah Kami:
http://abufawaz.wordpress.com

– – – – – •(*)•- – – – –