Category Archives: Djazuli Ruhan Basyir

Hati Sehat vs Hati Sakit

Ust. Djazuli, حفظه الله تعالى

Allah Tuhan semesta alam hanya disembah oleh hati yang sehat..

Tidak heran jika Allah selalu menjaga kesehatan hati para rasul-Nya..Coba lihat QS, An-Nazm:2!

Jika demikian, hati yang sakit tidak akan beribadah kepada sang Khalik..

Simak hadist berikut,

“Celakalah hamba-hamba dinar, dirham, pakaian, dan kain sutra. Celakalah dan jatuhlah ia. Apabila tertusuk duri, tidak bisa keluar.” HR Bukhari

Semua yang beliau sebutkan adalah orang-orang yang sakit hatinya..
Hamba duit..(n)
Hamba wanita..(n)
Hamba bisnis..(n)

Artinya, orang yang hatinya sakit, meski ia mengklaim bahwa dirinya menyembah Allah, tapi hatinya justru lebih tunduk dan mengagungkan dunia..

Selain itu, orang yang mengidap penyakit hati, maka hatinya akan kehilangan fungsi untuk mencintai dan mengagungkan Allah..

Selanjutnya ia akan menjadi manusia yang selalu meremehkan amal dan akhirat..

Bila sudah seperti itu kondisinya, maka Allah akan menghukumnya dengan selalu dihantui oleh kecemasan dan selalu dihinggapi oleh keputus asaan..

Saudaraku!

Kebahagian dunia dan akhirat bergantung pada kesehatan dan kebaikan hati, sedangkan kesengsaraan dunia dan akhirat diakibat oleh kerusakannya..

Semoga Allah Yang Maha Penyayang menganugerahkan kepada kita hati yang sehat dan fitrah yang lurus dan selalu menunjukkan kita semua kepada jalan yang lurus dan benar!

– – – – – •(*)•- – – – –

Menjaga Kebugaran Hati

Ust. Djazuli, حفظه الله تعالى

Sobat!

Allah menuntut kita semua selama hidup di Dunia..untuk beribadah selalu dengan hati sebelum dengan lisan & tubuh

Hingga Allah menyuruh untuk menancapkan pilar ibadah yaitu ikhlas..

Tetapi, apakah setiap hati bisa melakukan ibadah kepada Rabbnya dengan baik?

Jawabnya sangat jelas, hati yang bisa menikmati penghambaan kepada Yang Maha Sempurna hanyalah hati yang sehat..

Berikut analoginya,

Orang yang sakit akan tersiksa oleh sesuatu yang tak dirasakan oleh orang yang sehat. Misalnya, sedikit panas, dingin, dan gerak..

Demikian pula hati, jika ia terjangkit penyakit, ia akan tersiksa oleh fitnah syahwat & syubhat, sekalipun yang paling kecil. Karena, ia tidak memiliki daya tahan yang baik..

Sementara itu, hati yang sehat lagi kuat, akan mampu menghalaunya dengan lebih kuat, lewat kekuatan & kesehatannya

Kita semua harus mengerti akan hal yang dapat menjaga kebugaran hati..

1. Yang memberi daya tahan hati yaitu iman (ilmu) & amal shalih yang dirutinkan

2. Yang menjaga kebugaran hati dengan meninggalkan segala yang haram

3. Yang mengeluarkan virus & racun dari dalam hati yaitu taubat & istighfar

Ya Allah jagalah hati kami, teguhkanlah ia diatas kebenaran!

– – – – – •(*)•- – – – –

Mengapa Harus Mengikuti Sahabat ?

Ust. Djazuli, حفظه الله تعالى

Sobat!

Hidup bahagia adalah hidup dilandasi oleh keridhoan kepada Allah..

Ridho kepada Allah adalah amalan Dunia akhirat..

Di Dunia ada cinta, takut & harap kepada-Nya..

Namun disyurga hanya ada cinta & ridho..

Akhir yang baik kala berpisah dengan alam yang fana ini disaat hati penuh keridhoan kepada-Nya..

Bukankah Ia berfirman,”Kembalilah kamu kepangkuan Rabbmu dengan ridho..

Sahabatku!

Tahukah kamu, mengapa Allah menyuruh kita mencintai & mengikuti sahabat Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam?

Karena hanya melalui jalan (cara beragama)merekalah kita meraih keridhoan Allah..

Bila kurang sependapat atau kurang percaya..

Lihat surat At-Taubah: 100

Lalu syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata,” Ayat yang mulia tersebut menyampaikan pesan penting bahwa orang yang Allah ridhoi hanya Muhajirin, Anshar & orang2 yang mengikuti (pemahaman & amalan) mereka”.

Ya Allah teguhkan hati kami diatas kebenaran agar kami dapat meraih ridho-Mu!

– – – – – •(*)•- – – – –

Jangan Abaikan Beberapa Hal !

Ust. Djazuli, حفظه الله

Sebentar lagi kita semua akan memilih wakil & pemimpin kita secara langsung..

Namun ada hal yang patut untuk dicermati, bahwa wakil rakyat & pemimpin yang ideal bagi kaum muslimin bukan hanya karena faktor memanfaatkan suara atau tidak..

Justru pengaruh hal tersebut tidak begitu besar & signifikan..

Siapa yang memahami masalah tersebut dengan baik?

Siapa lagi kalau bukan para ulama yang merupakan lentera hati manusia..

Ada banyak hal memberi pengaruh lebih besar tuk memiliki pemimpin & wakil rakyat yang sesuai dengan harapan kaum muslimin ( ahlus sunnah)

1. Amal perbuatan kita, ternyata Allah telah menetapkan bahwa kualitas pemimpin itu adalah hasil dari amal kita..

amal yang baik akan melahirkan pemimpin yang jujur & amanah lalu amal yang buruk memunculkan pemimpin yang dholim, kerap ingkar janji lagi khianat

Allh berfirman,”Dan demikianlah kami hadirkan pemimpin yang dholim ditengah rakyat yang dholim, akibat dari dosa mereka” Al-‘An’am-129

2. Banyak berdoa diwaktu & ditempat mustajab, khususnya di 1/3 malam yang terakhir, banyaklah memohon kepada Allah disaat itu, agar Allah memberi kita semua pemimpin yang bertakwa!

Berkata Ibnul Qoyyim,
“Jangan remehkan perkara doa, justru doa merupakan sebab yang memberi pengaruh terbesar terhadap hasil ikhtiar, dan tidak heran bila Rasul shallallahu ‘alai wasallam hingga bersabda,”Tidak ada yang dapat merubah takdira kecuali doa” HR.Tirmidzi

3.Mengikuti bimbingan & fatwa ulama, jangan semua berbicara & berijtihad, sebab ilmu, jauh dari emosi dan rasa takut kepada Allah lah yang membuat seseorang layak berbicara, apalagi dalam perkara besar & berkaitan dengan hajat hidup kaum muslimin.

Untuk itu Allah berfirman,”Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau lah mereka menyerahkannya kepada Rasul & para ulama diantara mereka tentulah orang2 yang ingin mengetahui kebenarannya ( akan dapat) mengetahuinya dari mereka.” An-Nisaa’:83

Ya Allah karuniakanlah kami pemimpin yang sesuai dengan harapan kaum muslimin!

– – – – – •(*)•- – – – –

Renungan Hati

Ust. Djazuli, حفظه الله

Saudaraku!

Luangkan waktu di saat sunyi & senyap untuk banyak merenung..!

Sebab ia salah satu obat lalai & pongah..

Semoga apa yang saya sajikan ini, menghantarkan anda kepada renungan yang cukup dalam nan hikmat

Berkata Fudhail,

Saudaraku! Yang Allah inginkan darimu hanyalah keikhlasanmu..

Siapapun yang bisa menjaga keikhlasan hatinya, maka Allah akan memastikan hubungan yang harmonis antara dirinya & Robnya hingga relasi dirinya dengan manusia..

Seseorang yang mampu menjaga kejernihan hatinya dengan keikhlasan, maka akan Allah pancarkan cahaya kewibawaan pada wajahnya & untaian2 hikmah pada lisannya..

Seorang yang ikhlas tidak akan pernah melihat kebaikan-kebaikannya sebagaimana ia selalu berusaha menutup ‘aibnya..

Seseorang yang selalu merasakan adanya keikhlasan dalam sanubarinya, sebenarnya keikhlasannya tersebut semu & bias..
Jami’ulum wal hikam (70)

Ketahuilah wahai saudaraku! Orang yang benar ikhlas2 itu tidak akan pernah memperhatikan keikhlasan didlm hatinya, justru ia lebih malu kepada Allah, banyak berserah diri & berbaik sangka kepada-Nya..

Ya Allah jagalah keikhlasan hati kami!

– – – – – •(*)•- – – – –

Sentuhan Renungan Hati

Ust. Djazuli, حفظه الله

Saudaraku!

Renungkanlah nasihat berikut ini dengan baik, semoga memberi sedikit pencerahan bagi kita semua!

Suatu ketika ada seseorang mendatangi Imam Ahmad bin Hambal, lalu ia berkata,” Semoga Allah memberkahimu, berilah aku nasihat!

Sang imam pun seraya memberi petuah,
” Jika kamu sudah mengetahui bahwa Allah pasti menjamin rezekimu, kenapa kamu terlalu ngotot dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya?

“Bila Allah sudah pasti mengganti setiap apa yang kamu infakkan dijalan Allah, lalu untuk apa kamu pelihara sifat pelit dan kikir itu dan apa manfaatnya?

“Kalau Syurga dan nikmatnya sudah pasti, lalu kenapa kamu membiarkan dirimu dilalaikan oleh urusan Duniamu?

“Jika Neraka adalah sesuatu yang pasti, bukan mimpi dan bukan khayalan, kenapa masih berani bermaksiat?

“Bila semua orang tahu, bahwa Dunia ini fana dan semu, kenapa masih banyak orang yang tidak mampu beribadah dengan Dunianya, justru lebih banyak yang disombongkan dan dilalaikan olehnya?!

“Kalau kita semua sadar bahwa setiap harta kita pasti akan dihisab, lalu kenapa kita masih suka menumpuk-numpuk harta, tidak peduli terhadap sumbernya dan penggunaannya serta tidak mampu bermanfaat dengannya di jalan Allah?

Ya Allah! Jagalah hati kami agar tetap mampu berdzikir kepada-Mu sepanjang waktu!

– – – – – •(*)•- – – – –

Antara Hati Yang Jernih Dan Ketentramannya

Ust. Djazuli, حفظه الله

Keinginan hati hanya bisa dicapai jika ia sampai pada kekasihnya (Allah)..

Adapun untuk mencapainya dibutuhkan hati yg sehat & jernih..

Muara kebahagiaan & kesengsaraan adalah hati..

Ketahuilah, hati hanya akan merasa bahagia dengan ikhlas kepada Allah..

Ia hanya akan merasa damai dengan zikir & menaati Allah..

Allah berfirman:

“Ingatlah, hanya dengan zikir kpd Allah-lah hati menjadi tentram.” (Ar-Ra’ad:28)

Berkata Ibnul Qoyyim rahimahullah,

” Sesungguhnya hati tdk akan tentram & damai kecuali dgn iman & yakin, tdk ada jalan menuju keduanya kecuali dgn Al-Qur’an yg dipahami & diamalkan dgn sesuai dgn petunjuk sahabat rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Saudaraku! Jadikan Dunia-mu sebagai sarana untuk menjernihkan hatimu..

Jgn biarkan ia melalaikan & mengotori hatimu, krn jika hal itu terjadi,maka engkau pasti akan kehilangan hal terpenting dalam hidupmu yaitu hidayah & rahmat Allah ta’ala..

– – – – – •(*)•- – – – –

Empat Penjaga Hati Dari Kehancuran

Ust. Djazuli, حفظه الله

Saudaraku!

Fitnah diakhir zaman seperti skrng sdh ini sdh semakin berbahaya yg kerap mengancam & memporakporandakan kedamaian hati..

Sampai pada suatu keadaan mencari kenyamanan & ketenangan hati lebih sulit daripada mencari uang..

Semoga apa yg tersaji ini membantu anda semua mendapatkan apa yg selama ini dicari..!

1. Kembali kpd Aqidah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam & para sahabat

Berkata Syekhul Islam,”Secara umum kekokohan& ketenangan hati orang2 yg beraqidah seperti aqidah Rasulullah jauh lebih baik daripada orang2 yg melenceng dari aqidah yg sahih”

2.Selalu berjalan bersama dalil

Berkata Syekhul Islam,”Termasuk nikmat terbesar yg Allah berikan kpd hamba-Nya, dimana Dia akan membuat hambaNya tersebut lbh mencintai dalil daripada siapapun & apapun.”

3. Ikhlas & sll memgikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alahi wasallam

Berkata Ibnu Rajab,”Khabar gembira bagi yg sll berjalan bersama ikhlas & ittiba’, krn mereka pasti mengungguli para ahli ibadah.”

4. Menuntut ilmu agama

Berkata seorang penyair,”

Kebodohan adalah penyebab matinya hati..

Sedangkan jasad orang mati hatinya adalah kuburan sebelum ia masuk keliang kubur yg sesunguhnya..

Ya Allah teguhkan hati kami diatas hidayahmu!

– – – – – •(*)•- – – – –

Sungguh Sulitkah Ikhlash ?

Ust. Djazuli, حفظه الله

Allah berfirman,”Katakanlah,” Sesungguhnya aku diperintahkan hanya beramal ibadah kepada-Nya”.
Az-Zumar:11

Berkata seorang ulama salaf,
“Melalui ayat yang mulia ini Allah menyampaikan pesan penting, yaitu

“Wahai yang suka mengaku-ngaku ikhlas!

Buktikan keikhlasan itu dalam hidupmu dengan menunjukkan ketidak pedulianmu terhadap rasa hormat & cinta manusia kepadamu yang sirna dari hati mereka..

Demi menjaga kenyamanan & kedamaian hatimu bersama Allah..

Buktikan pula keikhlasanmu dengan ketidaknyamanmu terhadap perhatian manusia kepada amalmu, sekecil apapun amal yang kau perbuat..

Ya Allah! Jagalah hati kami, agar tetap ikhlas kepada-Mu!

– – – – – •(*)•- – – – –

Antara Ilmu Dan Kebodohan

Ust. Djazuli, حفظه الله

Saudaraku!

Mari kita berintrospeksi diri & jgn pernah menutup diri untuk melakukan perbaikan & koreksi terhadap diri sendiri sebelum orang lain..!

Ada untaian kata mutiara yg dituturkan oleh Ibnul Qoyyim dalam kitabnya Miftah Darussa’adah yg layak menjadi bahan introspeksi kita semua..

Beliau berkata,

“Setiap akhlak, perbuatan &
sifat yg tdk baik yg ada pada dirimu, pasti itu krn kebodohanmu ttng agama..

Jadi, tdk heran jika bnyk orang Islam yg akhlaknya buruk, perbuatannya memalukan & sifat jeleknya yg kian menjadi,itu semua krn rajin memelihara kebodohan..

Sedangkan akhlak, perbuatan & sifat
yg baik adalah krn kekuatan hidayah & ilmu yg Allah letakkan dihatimu..

Oleh karena itu, jika anda ingin menjadi seorang muslim yg baik lahir & batinnya, maka perbanyak memohon hidayah kpd Allah & sll meluangkan wkt tuk menuntut ilmu agama sedahsyat apapun kesibukanmu..!

Ya Allah! Aku memohon kpd-Mu ketakwaan, hidayah & kesucian diri!

– – – – – •(*)•- – – – –