Wahai saudaraku…Banyak Orang DIBELAKANG Mencaci Kita, Memfitnah Kita, menuduh kita, menghina kita serta menjatuhkan kita….. Ingatlah! Sebenarnya Itu Tanda Bahwa Kita Telah Berada DIDEPAN mereka…..untuk itu bersabarlah dan tetap bergaul dengan mereka dengan cara yang baik
Category Archives: Ferry Nasution
Ciri-Ciri Wanita Shalihah
Ust. Ferry Nasution, حفظه الله
Wahai saudariku berikut diantara akhlak wanita shalehah…
1. Taat kepada ALLAH dan taat kepada Rasul-Nya.
2. Taat kepada suami dan menjaga kehormatannya disaat suami ada atau tidak ada serta menjaga harta suaminya.
3. Menjaga dan melaksankan shalat yang lima waktu.
4. Melaksanakan puasa dibulan ramadhan.
5. Memakai jilbab yang sempurna yang menutup seluruh tubuhnya (kecuali muka dan telapak tangan) dan tidak untuk memamerkan kecantikannya (tabarruj) seperti layaknya wanita jahiliyah.
6. Memiki Akhlak yang mulia.
7. Selalu menjaga lisannya.
8. Tidak berbincang-bincang dan berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya karena yang ketiga adalah syaithan.
9. Taat kepada kedua orang tuanya dalam hal kebaikan.
10. Berbuat baik dengan tetangganya sesuai dengan syariat.
Semoga memberikan manfaat untuk kita, kemudian bisa kita sampaikan kepada istri, anak wanita kita dan saudari-saudari kita.
Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى
Sudahkah ?
يومياً نفتح رسايل الجوال ونقرء الرسائل المرسله من الأصدقاء ولكن كم مره نفتح المصحف ونقرأ الرسايل المرسله من الله”
Setiap hari, kita selalu menyempatkan untuk membuka HP dan membaca semua surat yg dikirim oleh teman2nya,,,, akan tetapi berapa kali dalam sehari kita menyempatkan utk membuka Al qur an untuk membacanya…???
BERKATALAH YANG BAIK & TERSENYUMLAH WAHAI SAUDARA-SAUDARIKU!
Ust. Ferry Nasution, حفظه الله
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
“Tutur kata yang baik (kpd saudaramu) termasuk shodaqoh.” (bukhary:2989)
Dlm riwayat yg lain Nabi bersabda:
“Jangan sekali-sekali engkau meremehkan perkara kebaikan, meskipun engkau hanya berwajah ceria ketika engkau berjumpa saudaramu”
(Muslim 2626) dibab: disukai menampakkan wajah yg ceria ketika berjumpa.
Syaikh utsaimin Rahimahullah didalam kitab “syarh riyadhussholihin :2/380” menjelaskan:
“Sepatutnya bagi seseorang apabila berjumpa dgn saudaranya, ia menunjukkan wajah yang ceria & baiknya tutur kata kepadanya. Yg demikian ini merupakan akhlak Nabi. Yg demikian ini tidaklah mengurangi kedudukan seseorang bahkan dgn akhlak yg demikian angkat mengangkat derajatnya, diberikan ganjaran oleh ALLAH, telah mengikuti sunnah, krn Nabi apabila berjumpa menunjukkan perasaan senang & tersenyum padanya.
Perhatikan wahai saudara-saudariku begitu indahnya & sangat tingginya akhlak Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
Utk itu TIDAK sepatutnya bagi seorang muslim/muslimah terutama bagi kawan-kawan yg sdh mempelajari/mendalami da’wah yg haq ini, berlaku kasar kpd saudaranya, menampakkan kebencian yg sgt padanya dll. Apalagi saat engkau menegurnya dgn cara yg kasar kpd mereka disaat mereka baru mengenal/ menerima da’wah yg haq ini. Sehingga dgn sebab perbuatan kasarmu kpd mereka, membuat mereka lari & membuat mereka benci terhadap dakwah yg haq ini dgn sebab akhlak antum/antunna yg kurang baik padanya.
Saudara-saudariku yg saya muliakan, harus antum & antunna ketahui: da’wah ini, ya’ni mengembalikan manusia utk mentauhidkan ALLAH & menghidupkan sunnah-sunnah Nabi, memiliki banyak tantangan yg sgt berat & sgt sulit bagi mereka utk menerimanya & janganlah engkau beratkan lagi mereka dgn akhlakmu yg kasar kepadanya.
Smg ini semua, memberikan pelajaran yang baik utk kita semua & smg ALLAH menyatukan kita diatas islam & sunnah
Ahmad Ferry Nasution
Kesuksesan Yang Hakiki
Ust. Ferry Nasution, حفظه الله
Saudara-saudariku kaum muslimin dan muslimah yang berbahagia diatas hidayah islam dan sunnah….
Sering kali kita mendengar dari saudara-saudara kita dalam menasehati anak-anaknya ketika mereka sdh beranjak dewasa, orang tua tersebut selalu menasehati kpd anak2 dgn kalimat, “Nak, belajarlah yg benar biar kelak kamu menjadi orang…!” Kalimat “biar menjadi orang disini biasanya mereka tujukan atau maksudkan kepada anak-anak agar anak mereka tersebut sukses dalam urusan duniawi mereka kelak…
Wahai saudara-saudariku sungguh Islam sama sekali tidak melarang seseorang sukses dalam kehidupan duniawinya, akan tetapi kesuksesan duniawi bukanlah yg utama bagi seorang mu’min, yg merupakan prioritas utama seorang mu’min ialah bagaimana agar dia sukses dalam kehidupan akhiratnya kelak.
Sebagaimana ALLAH jelaskan bahwa kesuksesan yg benar2x sukses ialah, manakala ALLAH selamatkan manusia dari api neraka dan ALLAH masukkan manusia kedalam surga itulah hakekat kesuksesan yg hakiki.
Sebagaimana yang ALLAH jelaskan dalam surah Ali Imran :185
” ….Barang siapa yang dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan kedalam surga, maka sungguh dia telah memperoleh kemenangan…”
Syaikh Asy-Sya’di Rahimahullah mengatakan;
Orang yg memperoleh kemenangan adalah mereka yg selamat dari azab yg pedih dan dia bisa menikmati berbagai macam kenikmatan di surga. Yaitu kenikmatan yg belum pernah dilihat oleh mata manusia sebelumnya, belum pernah didengar oleh telinga manusia dan belum pernah terlintas didalam hati manusia, itulah hakekat kesuksesan.
Adapun sebaliknya apabila manusia kedalam neraka dan dijauhkan dari surga berarti dia bukan termasuk orang yg sukses.
(Taisir Kariimirrahman)
Demikianlah yg seharusnya sikap seoarang muslim dalam kehidupannya yaitu menjadikan kebahagiaan akhirat sebagai puncak cita-citanya dan harapan tingginya.
Semoga ALLAH memberikan kemudahan untuk melaksanakan ketaatan kepadaNya, memberikan kesehatan kpd kita semua.
Ahmad Ferry
Ketika Anda Letih…
Ust. Ferry Nasution, حفظه الله
Apabila keletihan terasa saat ini setelah anda berbuat kebajikan, ingatlah bahwa rasa letih tersebut akan hilang namun (buah) dari kebajikan akan kekal إِنْ شَاءَ اللّهُ selama anda mengerjakannya dengan ikhlas dan sesuai sunnah.
Dan apabila terasa kelezatan dalam berbuat kemaksiatan, ingatlah bahwa kelezatan tersebut akan hilang namun (buah) dari kemaksiatan akan terus ada, selama anda tidak bertaubat kepada ALLAH.
KEUTAMAAN MEMBANTU JANDA, ORANG-ORANG MISKIN dan ANAK-ANAK YATIM
Ust. Ferry Nasution, حفظه الله
Dari Abu Hurairah dia berkata, Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: Orang yang berusaha keras untuk membantu para janda dan orang-orang miskin adalah seperti MUJAHID dijalan ALLAH- atau beliau bersabda: seperti orang yg sholat malam yg terus menerus, dan seperti org yg berpuasa yg tidak pernah berbuka.
(Riwayat bukhory : 5353, Muslim 2982)
Dalam riwayat yg lain yg dikeluarkan oleh imam muslim no : 2983 .
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Orang yang menjamin/mengurus/ mengasuh anak yatim yg masih ada hubungan kekeluargaan atau tidak, kedudukan aku bersama (bersama org yg mengurus anak yatim tersebut) disyurga sangat dekat.
Imam Malik mengisyaratkan jari telunjuk dgn jari tengahnya ( menunjukkan kedekatan org tersebut dengan Rasulullah di Syurga) ..Riwayat muslim no 2983.
Ikhwanii….
Kedua hadits tersebut memberikan kabar gembira kepada kita semua tentang ganjaran yang sangat besar bagi kaum muslimin yang mau membantu para janda, orangorang miskin dan anak-anak yatim.
Dan apabila kita ada kemampuan lagi, kita bisa berikan kepada mereka bimbingan tentang islam dan sunnah yg mulia ini, agar mereka hidup didunia dengan penuh kebahagian, ketenangan dan penuh ketaatan dengan beribadah kepada ALLAH.
Semoga ALLAH memudahkan kita utk mengamalkannya, dan menjadikan amal kita ikhlas karena-Nya.
Akhukum Ahmad ferry nasution
– – – – – •(*)•- – – – –
UNTUKMU WAHAI ANAK-ANAKKU
Ust. Ferry Nasution, حفظه الله
Wahai anak-anakku siang malam sepanjang umurku, aku korbankan untukmu agar engkau berbahagia…
Wahai anakku…
Tampak pada wajah kedua orang tuamu keletihan, penderitaan yang sangat serta hatinya menjadi gundah apabila melihat dirimu sakit dan wajahmu pucat dengan sebab sesuatu yang terjadi pada dirimu atau sakit yang menimpamu…
Wahai Anakku tercinta…
Itulah sebuah kalimat yang sering diulang-ulang oleh kedua orang tua kepada kita.
Wahai seorang anak…
Ingatlah selalu jasa kedua orang tuamu yang sangat besar dalam kehidupanmu dari mulai dirimu berada dalam kandungan ibumu, kemudian disaat engkau menjadi bayi dan stelah itu engkau menjadi seorang remaja sehingga engkau menjadi dewasa saat ini..
Wahai anakku..
Sekarang tiba saatnya kedua orangtuamu sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari dirimu..
Sabarlah dirimu untuk merawatnya…
Sebagaimana mereka sabar dalam merawat dirimu..
Diantara fenomena yang ada saat ini,
Engkau hanya sibuk mengurusi istrimu, anak-anakmu sehingga engkau mengabaikan kedua orang tuamu…engkau jadikan kedua orang sesuatu yang tidak berharga disisimu…
Sungguh perbuatanmu ini akan merugikan dirimu dunia dan akhirat!
Dan jangan engkau termasuk kedalam hadits berikut ini;
Dalam hadits yang cukup panjang, yang mana malaikat jibril datang menemui Rasulullah صلى الله عليه وسلم…yaitu Nabi mengatakan;
Ketika aku menaiki anak tangga mimbar ketiga, ia berkata:
“Celakalah orang yang kedua orang tuanya mencapai usia tua (yang masih hidup) berada di sisinya, atau salah satu dari keduanya masih hidup
lalu tidak memasukkannya ke dalam surga”.
Maka aku jawab: “Amin”.
Akhuka Ahmad Ferry Nasution
RENUNGAN UNTUKMU WAHAI SAUDARIKU MUSLIMAH & UMUMNYA KAUM MUSLIMIN
Ust. Ferry Nasution, حفظه الله
Saudariku muslimah yang berbahagia diatas hidayah dan rahmat ALLAH Subhaanahu wa Ta’ala…cobalah sejenak kita merenungi dari sebuah hadits Rasulullah صلى الله عليه وسلم , agar kita bisa mengambil manfaat darinya…
Haditsnya yang diriwayatkan oleh Nu’man bin basyiir رضي الله عنه, ia berkata: saya mendengar Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda :
“Sesungguhnya Penghuni Neraka yang paling ringan adzabnya nanti pada hari kiamat ialah seseorang yang diletakkan di tengah kedua telapak kakinya dua bara api, yang dengan sebab dari dua bara api tersebut otaknya mendidih, sebagaimana periuk yang mendidih dalam bejana besar yang dipanggang oleh api.
(Riwayat bukhary :6561, 6562)
Coba engkau perhatikan dan renungkan wahai saudariku khususnya dan umumnya kaum muslimin!!
Jika seperti ini azab YANG PALING RINGAN pada hari kiamat kelak, lalu bagaimana adzab bagi orang yang diancam
Oleh ALLAH dengan AZAB YANG SANGAT PEDIH!!
Renungkanlah wahai pelaku syirik!!
Renungkanlah wahai orang-orang yang terbiasa meninggalkan sholat!!!
Renungkanlah wahai muslimah yang masih menampakkan Auratmu dihadapkan laki-laki yang tidak halal bagimu!!!
Wahai saudariku muslimah…
Gunakanlah akal sehatmu…
Tanyakan hatimu yang paling dalam, dalam menentukan pilihan ini…
Apakah hanya demi penampilanmu yang indah, kecantikanmu yang menawan serta tubuhmu yang elok, lalu engkau rela menjual akhiratmu dan engkau siap menerima azab yang pediihh???
Hendaklah selalu engkau renungi wahai para pelaku maksiyat….
Sebelum engkau mengerjakan ma’siyat apakah engkau sanggup mencelupkan tanganmu ke dalam lilin yang dinyalakan apinyaa????
Semoga pelajaran kita yang singkat ini memberikan manfaat untuk saya pribadi dan untuk kaum muslimin yang mau mengambil pelajaran.
Akhirnya kita memohon kepada ALLAH agar diberikan rasa takut kepadaNYA baik dalam kita sendiri maupun dihadapan manusia.
Akhukum Ahmad ferry nasution
– – – – – •(*)•- – – – –
Kenikmatan Akherat Menggantikan Kesulitan Dan Kesusahan Dunia
Ust. Ferry Nasution, حفظه الله
Saudaraku….
Sungguh satu kenikmatan akherat menggantikan ribuan kesulitan dan kesusahan yang pernah dirasakan di dunia
Terkadang ketika kita menghambakan diri kepada ALLAH dalam ketaatan akan ditemui banyak sekali kesukaran, kesulitan serta kegetiran hidup,karena proses mengamalkan kebenaran senntiasa meminta pengorbanan yang besar
Tapi tahukah kita, bahwa celupan satu kenikmatan akherat akan menghapuskan ribuan kesulitan di dunia ktika beramal, sebagaimana satu celupan neraka menghapus ribuan kenikmatan dosa ketika hidup…
يُؤْتَى بِأَنْعَمِ أَهْلِ الدُّنْيا مِنْ أَهْلِ النّارِ يَوْمَ الْقِيامَةِ فَيُصْبَغُ فِي النَّارِ صِبْغَةً. ثُمَّ يُقالُ: يا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ خَيْراً قَطٌّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ نَعِيْمٌ قَطٌّ؟ فَيَقُوْلُ: لاَ وَاللهِ يا ربُّ. وَيُؤْتَى بِأَشَدِّ النّاسِ بُؤْساً فِي الدُّنْيا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيُصْبَغُ صِبْغَةً فِي الْجَنَّةِ. فَيُقالُ لَهُ: يا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ بُؤْساً قَطٌّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ شِدَّةٌ قَطٌّ؟ فَيَقُوْلُ: لاَ وَاللهِ يَا رَبُّ مَا مَرَّ بِيْ بُؤْسٌ قَطٌّ وَلاَ رَأَيْتُ شِدَّةً قَطّ
“Pada hari kiamat akan didatangkan penduduk dunia yang paling nikmat kedudukannya di antara semua penghuni neraka, lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam neraka. Kemudian ditanyakan kepadanya, “Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kebaikan satupun? Apakah kamu pernah sekalipun merasakan kebaikan?” Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb.” Dan didatangkan juga manusia yang paling sengsara hidupnya di dunia di antara semua penghuni surga, lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam surga. Lalu dia ditanya, “Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kesengsaraan satupun?
Apakah kamu pernah merasakan kesusahan sekecil apapun?” Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb, tidak sekalipun saya pernah merasakan penderitaan dan tidak sekalipun saya pernah melihat kesusahan.” (HR. Muslim no. 2807)
Semoga menjadi penghibur bagi diri-diri kita. Dan agar kita istiqomah dijalan ketaatan.