Category Archives: Ferry Nasution

BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA, MERUPAKAN SEBAB TERKABULNYA DOA

Ust. Ferry masution, حفظه الله

Dari Asir bin Jabir beliau mengatakan, “Jika para gubernur Yaman menemui khalifah Umar Ibnul Khatthab, maka khalifah selalu bertanya, “Apakah diantara kalian ada yang bernama Uwais bin Amir”, sampai suatu hari beliau bertemu dengan Uwais, beliau bertanya, “engkau Uwais bin Amir?”, “Betul” Jawabnya. Khalifah Umar bertanya, “Engkau dahulu tinggal di Murrad kemudian tinggal di daerah Qorn?”, “Betul,” sahutnya. Beliau bertanya, “Dulu engkau pernah terkena penyakit belang lalu sembuh akan tetapi masih ada belang di tubuhmu sebesar uang dirham?”, “Betul.” Beliau bertanya, “Engkau memiliki seorang ibu? “Iya, masih””, Khalifah Umar mengatakan, “Aku pernah mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Akan datang kepada kalian Uwais bin Amir bersama rombongan orang dari Yaman dahulu tinggal di Murrad kemudian tinggal di daerah Qorn. Dahulu dia pernah terkena penyakit belang, lalu sembuh, akan tetapi masih ada belang di tubuhnya sebesar uang dirham. Dia MEMILIKI SEORANG IBU, dan Dia SANGAT BERBAKTI KEPADA IBUnya. Seandainya dia berdoa kepada Allah, pasti Allah akan mengabulkan doanya. Jika engkau bisa meminta kepadanya agar memohonkan ampun untukmu kepada Allah maka usahakanlah.” Maka mohonkanlah ampun kepada Allah untukku, Uwais al-Qarni lantas berdoa memohonkan ampun untuk Umar Ibnul Khaththab. Setelah itu Umar bertanya kepadanya, “Engkau hendak pergi ke mana? “Kuffah,” jawabnya. Beliau bertanya lagi, “Maukah ku tuliskan surat untukmu kepada gubernur Kuffah agar melayanimu? Uwais al-Qorni mengatakan, “BERADA DI TENGAH-TENGAH BANYAK ORANG SEHINGGA TIDAK DIKENAL ITU LEBIH KU SUKAI.” (R.Muslim)

Dari kitab: Birrul walidain
Oleh: Khalid bin jum’ah Al-Kharraz.

Fawaidh Hadits:

1. Uwais Alqorni adalah seseorang yang sangat berbakti kepada Ibunya.
2. Diijabkahkannya doa seseorang dengan sebab berbuat baik kepada Ibunya (yang memiliki hub kerabat).
3. Tawadhu dan zuhudnya Uwais Alqorni.

Akhuka Ahmad Ferry

– – – – – •(*)•- – – – –

BERSATUNYA AHLUSSUNAH & TERPECAHNYA AHLUL BID’AH

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Ahlus sunnah adalah manusia yang berada diatas kebenaran dan mereka. Komitmen diatas kebenaran…

Saudaraku..

Meskipun diantara mereka berbeda tempat/negara, atau berbedanya zaman diantara mereka atau jauhnya rumah-rumah mereka namun kita dapati hati-hati mereka bersatu tidak terpecah belah dan kita melihat dari lisan-lisan yang keluar dari mereka muncul dari hati yang satu, dan kita juga melihat mereka bersatu dan tidak terpecah belah/ sedikit sekali perselisihan diantara mereka. Yang demikian bisa kita melihat dari buku-buku mereka/ tulisan-tulisan mereka dari yang dahulu sampai dengan sekarang.

Kenapa mereka bisa bersatu??

Diantara sebabnya mereka bersatu ialah, telah sepakatnya ahlul hadits bahwasanya mereka seluruhnya bersatu disebabkan mereka telah memahami dan mengambil agama ini dengan sumber yang jelas alqur’an dan sunnah dan memahaminya dengan pemahaman yang benar berdasarkan pemahaman salafusshaleh yang demikian ini dapat membuat mereka bersatu diatas kebenaran dan bersatunya hati-hati mereka.

Adapun Ahlul bid’ah..

Yang jauhnya mereka dari kebenaran, yang engkau melihat mereka seolah-olah bersatu??
Namun persatuan mereka hanya berdampingan tubuh-tubuh mereka saja, padahal hati-hati diantara mereka terpecah belah.

Yang engkau melihat akal-akal mereka seolah-olah benar, padahal mereka memiliki akal yang sangat goncang dan rusak,

Yang engkau melihat seolah-olah mereka berusaha mempersatukan hati-hati manusia diatas agama yang haq ini, pada hakekatnya mereka justru telah memecah belah diantara manusia diatas agama yang haq ini.

Untuk itu ikhwan dan akhwat sekalian berpegang teguh dan bersatulah diatas manhaj ahlussunnah dan senantiasa menuntut ilmu dengan benar. Sehingga engkau benar-benar berada diatas manhaj ahlussunnah dan tidak menyimpang diantar manhaj yang haq.

Semoga ALLAH menyatukan hati-hati
diatas islam wa sunnah menurut pemahaman salaful ummah.

Akhukum Ahmad ferry Nasution.

– – – – – •(*)•- – – – –

Sayangi Buah Hatimu

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Wahai ayah dan ibu…

Diantara bentuk ketinggian dan kemuliaan agama islam yg menunjuki bahwa agama islam sangat mencintai dan menyayangi anak2 (buah hatinya) dgn penuh belas kasih. Karena berlemah lembut kpdanya serta mencurahkan kasih sayang kpd mereka akan mengantarkan kedua orang tuanya menuju surga.

Bahkan Nabi yg mulia صلى الله عليه و سلم menganjurkan kpd seseorang laki-laki yg hendak menikah agar dia menikahi wanita yg memiliki rasa belas kasih (baik kpda suaminya maupun kelak kpd buah hatinya), sebagaimana hadits yg dikeluarkan oleh abu dawud: 2050

Mafhumnya, jgn engkau menikahi wanita yg keras hatinya! Yg demikian akan memberikan mudharat untuk suami & anaknya.

Kemudian ada satu hadits lagi yg menunjukkan sgt sayangnya kedua orang tua kepada anaknya, lebih khusus kaum ibu karena dia lebih sering bersama buah hatinya, utk itu para ibu harus memiliki rasa belas kasih kpd anaknya.

Perhatikan hadits yg sangat besar berikut ini:

“Dari Aisyah dia berkata: Datang kpda saya seorang wanita dgn membawa 2 putrinya. Maka saya berikan 3 butir kurma, sehingga masing mereka mendapatkan 1 butir kurma. Kemudian masing2 anaknya pun memakan kurma trsbt, tinggal 1 kurma yg dimiliki oleh ibunya, ketika kurma trsbt hendak dimakan oleh ibunya, ternyata kedua putrinya meminta kurma tsbt. Lalu aku (aisyah) melihat ibunya tdk jadi memakannya, tetapi kurma yg menjadi haknya dibelah menjadi 2 kemudian dia berikan kpda kedua putrinya. Kemudian saya (aisyah) ceritakan kisah yg menakjubkan ini kpda Rasulullah, kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya ALLAH dgn kurma trsbt itu telah mewajibkan baginya syurga & dijauhkan dari neraka” (Riwayat muslim)

Yaa subhanallah, sgt indah sekali kisah tsbt yg menunjuki sayangnya & sgt sabarnya seorang ibu kpd anak2nya, yg dgn sebab sayangnya & ksabarannya ALLAH berikan syurga & dijauhkan dari neraka utknya.

Sayangilah buah hatimu…

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈

Cintailah Saudaramu Karena Allah

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Terkadang ALLAH subhaanahu wa ta’ala memisahkan antara kita dengan orang yang kita cintai karenaNya dengan jarak & kesibukan, hanya untuk sekedar merasakan indahnya kerinduan diantara keduanya diatas ketataan kepadaNya…

Untuk itu wahai saudaraku…
Cintailah saudaramu karenaNya sertakan doa untuknya apabila dirimu jauh darinya jangan menunggu sampai waktu memisahkan dirimu dengannya….

– – – – – •(*)•- – – – –

Kenikmatan Akhirat

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudaraku….
Sungguh satu kenikmatan akherat menggantikan ribuan kesulitan dan kesusahan yang pernah dirasakan di dunia

Terkadang ketika kita menghambakan diri kepada ALLAH dalam ketaatan akan ditemui banyak sekali kesukaran, kesulitan serta kegetiran hidup,karena proses mengamalkan kebenaran senntiasa meminta pengorbanan yang besar

Tapi tahukah kita, bahwa celupan satu kenikmatan akherat akan menghapuskan ribuan kesulitan di dunia ktika beramal, sebagaimana satu celupan neraka menghapus ribuan kenikmatan dosa ketika hidup…

يُؤْتَى بِأَنْعَمِ أَهْلِ الدُّنْيا مِنْ أَهْلِ النّارِ يَوْمَ الْقِيامَةِ فَيُصْبَغُ فِي النَّارِ صِبْغَةً. ثُمَّ يُقالُ: يا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ خَيْراً قَطٌّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ نَعِيْمٌ قَطٌّ؟ فَيَقُوْلُ: لاَ وَاللهِ يا ربُّ. وَيُؤْتَى بِأَشَدِّ النّاسِ بُؤْساً فِي الدُّنْيا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيُصْبَغُ صِبْغَةً فِي الْجَنَّةِ. فَيُقالُ لَهُ: يا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ بُؤْساً قَطٌّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ شِدَّةٌ قَطٌّ؟ فَيَقُوْلُ: لاَ وَاللهِ يَا رَبُّ مَا مَرَّ بِيْ بُؤْسٌ قَطٌّ وَلاَ رَأَيْتُ شِدَّةً قَطّ

“Pada hari kiamat akan didatangkan penduduk dunia yang paling nikmat kedudukannya di antara semua penghuni neraka, lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam neraka. Kemudian ditanyakan kepadanya, “Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kebaikan satupun? Apakah kamu pernah sekalipun merasakan kebaikan?” Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb.” Dan didatangkan juga manusia yang paling sengsara hidupnya di dunia di antara semua penghuni surga, lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam surga. Lalu dia ditanya, “Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kesengsaraan satupun?
Apakah kamu pernah merasakan kesusahan sekecil apapun?” Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb, tidak sekalipun saya pernah merasakan penderitaan dan tidak sekalipun saya pernah melihat kesusahan.” (HR. Muslim no. 2807)

Semoga menjadi penghibur bagi diri-diri kita. Dan agar kita istiqomah dijalan ketaatan.

– – – – – •(*)•- – – – –

Nikmat Allah

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudaraku…
Kaum muslimin dan muslimah yang senantiasa berbahagia diatas hidayah islam wa sunnah!…

Sungguh apabila ada pada diri seorang muslim atau muslimah, yang hati-hati mereka menyaksikan tentang nikmat ALLAH subhaanahu wa taalan, maka akan timbul pada dirinya:

1. Membuat hati tersebut bertambah kecintaannya kepada ALLAH.
2. Membuat jiwanya senantiasa bersyukur kepada Rabbnya.
3. Membuat hatinya akan terus-menerus memuji ALLAH subhaanahu wa taala.
4. Serta membuat dirinya semangat untuk beribadah kepada ALLAH.

Dan apabila ada pada diri seorang muslim atau muslimah, yang hati-hati mereka mengetahui tentang kekurangan pada dirinya, maka akan timbul pada dirinya:

1. Akan sangat butuh kepada ALLAH subhaanahu wa taala.
2. Akan membawa diri kita kepada kehinaan.
3. Akan terus menerus mengajak dirinya agar senantiasa tunduk dan patuh kepada ALLAH dan menjadikan diri kita akan selalu memohon ampun kepada-Nya dan taubat kepada-Nya.

Semoga menjadi bahan renungan kita saat ini…

Akhukum almuhib Ahmad Ferry Nasution.

– – – – – •(*)•- – – – –

Perhatikan Umurmu

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudaraku yang berbahagia diatas hidayah islam wa sunnah….

Bertaubat kepada ALLAH dan mencegah diri dari suatu perbuatan dosa memang tidak membuat anggota badan kita menjadi lelah dan letih…

Tetapi, inti masalahnya terletak pada usia Anda saat ini!
Yaitu waktu yang terletak diantara masa lalu dan masa mendatang Anda.

Jika Anda menyia-nyiakan waktu tersebut, berarti Anda telah menyia-nyiakan untuk meraih kebahagiaan dan keselamatan yang hakiki pada diri anda sendiri!

Sebaliknya, jika anda menjaganya dan senantiasa memperbaiki masa-masa lalu dan masa mendatang, niscaya Anda akan selamat dan memperoleh, ketenangan, ketentraman, kenikmatan, kebahagiaan dan kesenangan yang hakiki…..

Sesungguhnya, menjaga waktu yang sekarang kita jalani lebih sulit daripada memperbaiki waktu yang telah berlalu maupun yang akan datang.

Disebabkan, menjaga waktu berarti mengharuskan diri Anda untuk melakukan sesuatu yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih banyak melaksanakan ketaatan agar memberikan kebahagaiaan pada diri Anda, dan yang demikian tidak mudah kita melaksanakannya….

Akhirnya kita memohon kepada ALLAH agar ALLAH memberikan kemudahan pada diri kita untuk mengisi waktu-waktu kita dalam rangka ibadah kepada Allah utk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat kita….

Maraji:
Fawaidul fawaid
Penulis

AKHUKUM almuhib Ahmad Ferry Nasution/Abu ‘Urwah

Dimanakah Kedudukan Anda Di Dunia Ini ?

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Telah bersabda Rasulullah صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ :
Sesungguhnya dunia hanyalah diperuntukkan untuk 4 orang:

1. Seorang hamba yang ALLAH berikan ilmu dan harta, kemudian dia bertakwa kepada ALLAH dalam hartanya, dengannya ia menyambung silaturahmi serta mengetahui hak ALLAH didalamnya. Maka orang tersebut kedudukannya paling utama/baik (disisi ALLAH).
 
2. Seorang hamba yang ALLAH berikan ilmu namun tidak diberikan harta, namun ia memiliki niat yang jujur dan ia berkata: “Seandainya aku memiliki harta, aku pasti akan mengerjakan seperti apa yang dikerjakan si fulan, maka dengan niatnya itu, pahala keduanya adalah sama.

3. Seorang hamba yang ALLAH berikan harta namun tidak diberikan ilmu kepadanya. Lalu ia menggunakan hartanya seenaknya tanpa ilmu, tidak bertakwa kepada ALLAH dengan hartanya, tidak menyambung silaturahmi dengannya, dan tidak mengetahui bahwa ALLAH memiliki hak dalam harta tersebut. Kedudukan orang ini adalah yang paling buruk (disisi ALLAH).

4. Seorang hamba yang tidak ALLAH berikan harta dan juga ilmu kepadanya, lalu ia berkata: “Seandainya aku memiliki harta, aku pasti mengerjakan seperti apa yg dikerjakan si fulan. Maka dengan niatnya itu, maka keduanya mendapatkan dosa yang sama.
Shahih: Riwayat Tirmidzi :2325, Ibnu majah: 4228.

Semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua, serta bisa sebagai acuan untuk senantiasa memperbaiki amal kita di atas sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

http://m.salamdakwah.com/#/baca-artikel/dimanakah-kedudukanmu-di-dunia-ini-.html

– – – – – •(*)•- – – – –

Sudahkah Hari Ini Kita Membaca Al Qur’an Atau Buku-Buku Yang Bermanfa’at ?

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

يومياً نفتح رسايل الجوال ونقرء الرسائل المرسله من الأصدقاء ولكن كم مره نفتح المصحف ونقرأ الرسايل المرسله من الله”

Setiap hari, kita selalu menyempatkan untuk membuka HP dan membaca semua surat yg dikirim oleh teman2nya,,,, akan tetapi berapa kali dalam sehari kita menyempatkan utk membuka Al qur an untuk membacanya…???

Saudaramu Ahmad Ferry Nasution.

Untukmu Wahai Para Suami

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Wahai para suami, perhatikan beberapa kalimat dibawah ini:

1. Apa yang memberatkanmu-wahai hamba ALLAH untuk tersenyum dihadapan isterimu ketika engkau masuk menemuinya, agar engkau mendapatkan ganjaran dari ALLAH Ta’ala.

2. Apa yang membebanimu untuk bermuka cerah (ceria) ketika engkau menjumpai isteri dan anak-anakmu yang telah menanti dirimu dirumah!! Agar engkau mendapatkan pahala.

3. Apa sulitnya apabila engkau masuk kedalam rumah sambil mengucapkan salam secara sempurna, yaitu : assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”, agar dirimu mendapatkan 30 kebaikan?!!.

4. Apakah yang menyusahkanmu jika engkau berkata kepada istrimu dengan perkataan yang baik, sehingga dia meridhaimu, sekalipun dalam perkataanmua agak sedikit dipaksakan?!!.

5. Apakah yang menyusahkanmu-wahai para suami, apabila dirimu berdoa kepada ALLAH, dengan do’a: “Ya ALLAH, perbaikilah istriku dan curahkan keberkahan padanya”.

6. Tahukah kamu (wahai para suami) bahwa ucapan yang lembut merupakan shadaqah?!!.

7. Apa yang memberatkanmu untuk memberikan hadiah (oleh-oleh) untuk isteri dan anak-anakmu, ketika dirimu pulang dari safar?

8. Wahai para suami, luangkanlah waktumu untuk menemani isterimu, anak-anakmu mengajarkan dan membaca alqur’an padanya, atau menghadiri majelis-majelis ilmu yang mengajarkan alqur’an dan sunnah menurut pemhaman para sahabat.

9. Tahukah engkau wahai para suami, bahwa bersetubuh akan mendatangkan ganjaran dari ALLAH, sebagaimana Nabi bersabda: Diantara amal perbuatan kalian yang paling utama adalah mendatangi (bersetubuh) yang halal, yaitu dengan isteri-isteri kalian. (Silsilah shahihah: 441)

Semoga memberikan manfaat serta dapat diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Rujukan: kitab keluarga sakinah oleh ust yazid jawas, dengan beberapa tambahan.

Akhukum Ahmad Ferry Nasution.

– – – – – •(*)•- – – – –