Category Archives: Ferry Nasution

MELURUSKAN PEMAHAMAN TENTANG SALAF

(Petikan Dialog Terkait Radikalisme di TV One Bersama Syaikh Ali Hasan Al Halabi)

Mc: Ada anggapan bahwa sejumlah pihak yang melakukan terorisme ini dikaitkan dengan istilah SALAFY JIHADI. Apakah itu berkaitan? Itu juga untuk pemahaman bagi masyarakat kita…

Syaikh: Salafiyah artinya pemahaman sebagaimana yang dipahami oleh salafushshalih. SALAFIYAH BUKAN PARTAI POLITIK, BUKAN ORGANISASI. Salafiyah adalah ajakan dakwah yg mengaitkan antara kaum muslimin dengan para ulama yang dasar-dasarnya sangat memperhatikan, keimanan, keamanan dan ketenteraman. Dasarnya juga adalah bagaimana mengajarkan pemahaman Islam yang benar kepada manusia. Menerima pemahaman atau fikih dari para ulama seluruhnya (Imam Ahmad, Imam Syafi’i, Imam Malik, Imam Abu Hanifah, pen) tanpa fanatik terhadap salah satu mahdzab. Aksi-aksi atas nama jihad dan salafiyah, yaitu aksi-aksi kekerasan, INI SAMA SEKALI BUKAN DARI DAKWAH SALAFIYAH.

Mc: Jadi bertolak belakang, seperti itu?

Syaikh: Benar bahwa aksi kekerasan itu sangat bertentangan dengan salafiyah karena salafiyah berdasarkan keimanan dan keamanan.

Mc: Pesan damai untuk Indonesia agar terhindar dari aksi terorisme seperti apa Syaikh Ali?

Syaikh: Bahwa aksi-aksi kekerasan dan peledakan ini BUKAN atau SAMA SEKALI JAUH DARI AJARAN ISLAM YANG BENAR. Semakin seorang muslim itu mendalami agama, semakin juga dapat memahami bahwa paham-paham radikal seperti itu sangat jauh dari kebenaran. Dan ini memerlukan usaha yang keras, serius, untuk meluruskan pemahaman-pemahaman yang ada.

Mc: Baik, terima kasih banyak Syaikh Ali sudah datang ke Indonesia…

«Selesai wawancara mc dgn syaikh Ali hafidzahullah)

[MasyaAllah… Semoga Allah memberkahi Syaikh dan membuka hati masyarakat Indonesia untuk menerima DAKWAH SALAFIYAH yang mulia ini, aamiin…]

– – – – – •(*)•- – – – –

MAAFKAN AKU, WAHAI IBU & BAPAKKU

Imam Dzahabi didalam kitab Al Kabair (hal :34) berkata:

Renungkanlah serta amalkan nasehat emas ulama kita ini…

“Ibu mu telah mengandungmu di dalam perutnya selama 9 bulan seolah-olah dia telah mengandungnya 9 tahun lamanya.
Dia bersusah payah ketika akan melahirkanmu!!
Yang hampir saja menghilangkan nyawanya…

Dan dia telah menyusuimu dari payudaranya dan ia hilangkan rasa kantuknya karena menjaga dirimu!!!

Dan dia cuci kotoranmu dengan tangan kanannya, dan dia selalu mengutamakan dirimu atas dirinya serta atas makanannya.

Dia telah memberikan semua kebaikan padamu dan apabila kamu sakit atau mengeluhkan sesuatu tentang dirimu, maka tampak dari wajah ibumu kesusahan yang luar biasa dan kesedihan yang berkepanjangan, dan dia keluarkan harta untuk membiaya dokter dan rumah sakit utk mengobati dirimu. Dan seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya (kematian ibunya) , maka IBU mu akan memilih/ meminta supaya KAMU tetap hidup dengan suara yg sgt keras!!!

Betapa banyak kebaikan dan jasa seorang ibu….
Sedangkan engkau balas dengan akhlak yg kurang baik padanya…
IBUmu selalu mendoakanmu dengan taufik, baik secara sembunyi maupun terang-terangan.

Tatkala IBUmu sekarang sangat membutuhkanmu disaat dia sudah tua renta, engkau jadikan dia sebagai barang yang tidak berharga disisimu lagi…

ENGKAU KENYANG! dalam keadaan IBUMU KELAPARAN…

ENGKAU PUAS! dalam keadaan IBUMU KEKURANGAN…

Dan ENGKAU lebih mendahulukan berbuat baik kepada istrimu dan anakmu dari pada kepada IBUmu sendiri…

Dan ENGKAU Lupakan semua kebaikan yg pernah dia buat kepadamu..

Dan ENGKAU merasa berat! apabila ENGKAU merawatnya padahal yg demikian adalah sangat mudah bagimu….

Dan ENGKAU mengira bahwa ibumu akan berumur panjang padahal umurnya sangat singkat.

ENGKAU tinggalkan dia! Padahal dia tdk penolong selain dirimu…

Padahal ALLAH telah melarangmu berkata “ah” dan ALLAH mencelamu dgn celaan yang sangat lembut.

Dan ENGkAU akan disiksa didunia ini dg siksaan yg pedih dg sebab ENGKAU durhaka kepada IBUMU!

Dan ALLAH akan membalas diakhirat dgn dijauhkan dari ALLAH Rabbul ‘aalamin.
( Akhir perkataan imam dzahabi)

Wahai saudara-saudariku…
Lihatlah keadaan orang tuamu saat ini…
Perhatikanlah raut wajahnya yang sudah mulai berkeriput…
Yang sudah mulai melemah..
Bersegeralah berbuat baik, raihlah syurga dg berbuat baik padanya…
Tanyakanlah kabar tentang mereka…
Berikanlah kabar yang menyenangkan hati mereka dan jangan memberikan kabar yang buat hatinya sedih…
Serta doakanlah mereka diatas kebaikan…
Sayangilah mereka, dan jangan engkau kasari mereka…
Dan jangan sekali-kali engkau membuat dia menangis dengan sebab perilaku kasar engkau kepadanya…

Nabi yang mulia pernah bersabda dari jalan abdullah bin amr: “seseorang mendatangi rasulullah dan lalu berkata: “aku mendatangimu untuk berbaiat utk hijrah dan aku tinggalkan ke dua orang tuaku dalam keadaan menangis “Rasulullah bersabda: “kembalilah kamu kepada keduanya, dan buatlah mereka tertawa sebagaimana membuatnya menangis.
Riwayat an-nasai , abu dawud 2166 ibnu majah 2772

Semoga memberikan manfaat!
Akhukum Ahmad Ferry Nasution.

PERHATIKAN BEBERAPA KALIMAT YANG PENTING UNTUK SELALU DIINGAT

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

1. Siapa saja yang mengenal dirinya sendiri dengan benar, niscaya dia akan selalu berusaha keras untuk selalu memperbaiki dirinya daripada bersusah payah mencari-cari aib/ kekurangan/kejelekan orang lain.

2. Siapa saja yang mengenal/mengetahui hak RABBnya niscaya dia akan selalu sibuk mencari keridhaanNya daripada sibuk menuruti hawa nafsu yang akan membinasakan dirinya.

3. Amal shalih yang paling bermanfaat dan utama adalah yang dilakukan penuh dengan keikhlasan tanpa mengharap pujian/balasan atau sanjungan dari manusia, dan mereka meyakini hal tersebut merupakan karunia dari ALLAH semata, bukan atas kemampuan pribadi atau pertolongan sesamanya.

Semoga bermanfaat, dan mendapat tempat dihati kaum muslimin dan muslimah.

¤ Saudaramu Ahmad ferry nasution. ¤

DOA MOHON KETAKWAAN DAN JIWA YANG SUCI

اللّهُمَّ آتِ نَفْسِيْ تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا

أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا

Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku ketakwaaan jiwa dan sucikanlah ia, karena Engkaulah sebaik-baik Rabb yang mensucikannya, Engkau pelindung dan Pemeliharanya
[HR. Muslim]

– – – – – •(*)•- – – – –

Jalan-Jalan Keselamatan

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudara-saudaraku yang kami cintai karena ALLAH, berikut ini kita akan mengambil pelajaran yg sangat berharga dari sebuah hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yg menjelaskan kepada kita tentang jalan2x keselamatan dunia&akhirat kita.

Haditsnya:
Dari ‘Uqbah bin ‘Amir dia berkata: aku bertanya kepada Rasulullah, apakah yg menyebabkan keselamatan itu?
Beliau menjawab:
– Tahanlah Lisanmu
– Tinggal dirumahmu
– Tangisilah kesalahanmu (dosamu).

Hadits Hasan Lighairihi diriwayatkan oleh imam tirmidzi no 2406

Penjelasan hadits diatas ialah:
Bahwa diantara sebab manusia ingin mendapatkan Keselamatan dunia dan akhirat:

1. Tahanlah Lisanmu = yaitu kita diperintah untuk menjaga & memelihara lisan ini dari mengucapkan sesuatu yg tercela/ yg tidak baik apakah itu   menceritakan aib saudaranya, mengadu domba, menyakiti saudaranya dan sebagainya, dan kita diperintah untuk menggunakan lisan kita untuk perkara-perkara yg diRidhoi ALLAH  apakah untuk berdzikir, berkata yg baik dll.

2.  Tinggal dirumahmu= artinya tetaplah engkau tinggal dirumahmu dan sibukkanlah dirimu dgn mentaati, beribadah kepada ALLAH. Serta tinggalkanlah keinginan-keinginan/ segala sesuatu yg tidak baik yg menyebabkan dirimu keluar rumah yg akhirnya menjerumuskan dirimu kepada perbuatan dosa dan ma’siyat, KECUALI engkau keluar rumah untuk mengerjakan perkara-perkara yang baik yang dibenarkan oleh syariat Rabbul ‘Aalamiin/yang tdk dilarang oleh agama.

3. Tangisilah kesalahan (dosamu)= yakni ingatlah kesalahan dan dosa-dosamu yg pernah engkau kerjakan pada masa lalu dan selalu engkau ingat adzab/ siksa yg sangat pedih baik didunia dan akhirat akibat perbuatan dosa& ma’siyat itu, yg demikian dapat membantumu untuk tetap berada dijalan ketaatan  dan juga dapat menghalangimu untuk kembali melakukan perberbuatan dosa.

Semoga ALLAH  memberikan kemudahan kepada kita semua utk memahami hadits tersebut dengan baik, dan diberikan kemudahan untuk mengamalkan.

Ahmad Ferry Nasution

Semangat Melaksanakan Shalat Berjama’ah Di Masjid

Yaa Rabb, Sesungguhnya aku bukanlah orang yang terbebas dari dosa, untuk itu ampunkanlah segala dosaku-dosaku…

Dan aku juga bukanlah orang yang kuat beribadah kepadaMu, untuk itu bantulah diriku untuk beribadah kepadaMu…

Dan aku senantiasa mengucapkan: Tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolonganMu.

Ikhwan dan akhwat yang berbahagia diatas hidyah islam wa sunnah, kita mengetahui dan menyaksikan dalam kehidupan kita sehari-hari, bahwa beberapa orang yang kekurangan dari fisiknya namun dengan izin ALLAH, serta kekuatan hatinya yang sangat besar dalam beribadah kepadaNya dia mampu melaksanakan ibadah kepada, dan kita saksikan juga sebagian kaum muslimin yang mereka memiliki kemampuan dan fisik yang sehat namu mereka sangat berat dalam melaksanakan ibadah kepada ALLAH.

Dan fenomena seperti ini sering kita lihat, seperti laki-laki yang melaksanakan shalat berjamaah dimasjid, mereka terkadang kita saksikan ada yang kurang fisiknya apakah dengan kakinya buntung, mata buta namun mereka tetap hadir dan bersemangat shalat berjamaah di masjid. Akan tetapi mereka yang sehat dengan fisik yang sempurna mereka enggan untuk berangkat ke masjid.

Ini menunjukkan kekuatan hati/ semangatnya seseorang dalam mengerjakan ibadah kepadaNya mampu mengalahkan kekurangan dari fisik seseorang…

Semoga memberikan manfaat

Ahmad Ferry Nasution.
Note: sebagian penjelasan diatas dari keterangan syaikh abdurrazzaq hafidzahullah dalam mensyarahkan kitab Riyadhusshalihin.

BERKATALAH YANG BAIK & TERSENYUMLAH WAHAI SAUDARA-SAUDARIKU!

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
“Tutur kata yang baik (kpd saudaramu) termasuk shodaqoh.” (bukhary:2989)

Dlm riwayat yg lain Nabi bersabda:
“Jangan sekali-sekali engkau meremehkan perkara kebaikan, meskipun engkau hanya berwajah ceria ketika engkau berjumpa saudaramu”
(Muslim 2626) dibab: disukai menampakkan wajah yg ceria ketika berjumpa.

Syaikh utsaimin Rahimahullah didalam kitab “syarh riyadhussholihin :2/380” menjelaskan:
“Sepatutnya bagi seseorang apabila berjumpa dgn saudaranya, ia menunjukkan wajah yang ceria & baiknya tutur kata kepadanya. Yg demikian ini merupakan akhlak Nabi. Yg demikian ini tidaklah mengurangi kedudukan seseorang bahkan dgn akhlak yg demikian angkat mengangkat derajatnya, diberikan ganjaran oleh ALLAH, telah mengikuti sunnah, krn Nabi apabila berjumpa menunjukkan perasaan senang & tersenyum padanya.

Perhatikan wahai saudara-saudariku begitu indahnya & sangat tingginya akhlak Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Utk itu TIDAK sepatutnya bagi seorang muslim/muslimah terutama bagi kawan-kawan yg sdh mempelajari/mendalami da’wah yg haq ini, berlaku kasar kpd saudaranya, menampakkan kebencian yg sgt padanya dll. Apalagi saat engkau menegurnya dgn cara yg kasar kpd mereka disaat mereka baru mengenal/ menerima da’wah yg haq ini. Sehingga dgn sebab perbuatan kasarmu kpd mereka, membuat mereka lari & membuat mereka benci terhadap dakwah yg haq ini dgn sebab akhlak antum/antunna yg kurang baik padanya.

Saudara-saudariku yg saya muliakan, harus antum & antunna ketahui: da’wah ini, ya’ni mengembalikan manusia utk mentauhidkan ALLAH & menghidupkan sunnah-sunnah Nabi, memiliki banyak tantangan yg sgt berat & sgt sulit bagi mereka utk menerimanya & janganlah engkau beratkan lagi mereka dgn akhlakmu yg kasar kepadanya.

Smg ini semua, memberikan pelajaran yang baik utk kita semua & smg ALLAH menyatukan kita diatas islam & sunnah

Ahmad Ferry Nasution

Ikhlas

Ust. Ferri Nasution, حفظه الله

Mukmin yang ikhlas kepada ALLAH merupakan manusia yang paling baik hidupnya, paling tentram pikirannya, paling lapang dadanya dan paling bahagia hatinya. Inilah surga yang disegerakan sebelum surga yang abadi.

(Ad-daa’waddawaa’)

– – – – – •(*)•- – – – –

Mencintai Saudaranya Karena Allah

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Segala puji dan syukur seluruhnya berpulang kepada Rabbul ‘aalaminn yang telah menjadikan kecintaan seseorang kepada saudaranya karena ALLAH merupaka salah satu jalan seseorang menuju surga, yang demikian telah ditekankan oleh Nabi kita yang mulia صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ

Rasulullah صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ bersabda ,
“Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian tidak akan masuk surga, hingga kalian beriman. Dan kalian tidak beriman hingga kalian saling mencintai… (Muslim: 54)

Semoga ALLAH subhaanahu wa taala memeberikan kecintaan pada diriku kepada orang-orang yang senantiasa tunduk dan patuh diatas ketaatan kepada ALLAH subhaanahu wa taala.

Akhukum Almuhib Ahmad Ferry Nasution.

Kesuksesan Yang Hakiki

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudara-saudariku kaum muslimin dan muslimah yang berbahagia diatas hidayah islam dan sunnah….

Sering kali kita mendengar dari saudara2 kita dalam menasehati anak-anaknya ketika mereka sdh beranjak dewasa, org tua tersebut selalu menasehati kpd anak2 dgn kalimat, “Nak, belajarlah yg benar biar kelak kamu menjadi orang…!” Kalimat “biar menjadi orang disini biasanya mereka tujukan/ maksudkan kepada anak2 agar anak mrk tersebut sukses dalam urusan duniawi mereka kelak…

Wahai saudara-saudariku
Sungguh Islam sama sekali tidak melarang seseorang sukses dalam kehidupan duniawinya, akan tetapi kesuksesan duniawi bukanlah yg utama bagi seorang mu’min!
Yg merupakan prioritas utama seorang mu’min ialah bagaimana agar dia sukses dalam kehidupan akhiratnya kelak.

Sebagaimana ALLAH jelaskan bahwa kesuksesan yg benar2x sukses ialah, manakala ALLAH selamatkan manusia dari api neraka dan ALLAH masukkan manusia kedalam surga itulah hakekat kesuksesan yg hakiki.

Sebagaimana yg ALLAH jelaskan dalam surah Ali Imran :185

” ..Barang siapa yang dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan kedalam surga, maka sungguh dia telah memperoleh kemenangan…”

Syaikh As-Sa’di Rahimahullah mengatakan;

Orang yg memperoleh kemenangan yg besar adalah mereka yg selamat dari azab yg pedih dan dia bisa menikmati berbagai macam kenikmatan di surga. Yaitu kenikmatan yg belum pernah dilihat oleh mata manusia sebelumnya, belum pernah didengar oleh telinga manusia dan belum pernah terlintas didalam hati manusia, itulah hakekat kesuksesan.

Adapun sebaliknya apabila manusia dimasukkan kedalam neraka dan dijauhkan dari surga berarti dia bukan termasuk orang yg sukses….

(Taisir Kariimirrahman)

Demikianlah yg seharusnya sikap seoarang muslim dlm kehidupannya yaitu menjadikan kebahagiaan akhirat sebagai puncak cita-citanya dan harapan tingginya.

Semoga ALLAH memberikan kemudahan utk melaksanakan ketaatan kepadaNya, memberikan kesehatan kpd kita semua.

Ahmad Ferry Nasution