Category Archives: Kholid Syamhudi

Mengenal Hakekat Istiqamah

Kenal adalah langkah penting dalam mencapai sesuatu. Orang yang belum kenal sulit mendapatkannya.

Demikian juga istiqamah yang ingin kita gapai harus dikenal dengan benar hakekatnya. Apalagi dizaman ini keistiqamahan dalam agama kadang disalah fahami sebagian masyarakat.

Banyak kaum muslimin memandang “istiqamah” harus dengan “Karomah”, sehingga banyak mencari perkara luar biasa sebagai bukti “wali” atau Orang yang istiqamah agamanya.

Karomah adalah perkara luar biasa yang muncul dari para wali Allah dan orang-orang yang bertakwa.

Lebih lanjut dan lengkapnya baca di:

http://klikuk.com/mengenal-hakekat-istiqamah/

Semoga bermanfaat dan semoga yang ikut nyebarkan info diberikan keistiqamahan diatas jalan yang lurus.

Ust. Kholid Syamhudi

BAGAIMANA SIKAP TERHADAP ISTRI YANG SELINGKUH?

Assalamualaikum Ustadz, Ana mau tanya apakah tindakan yang paling tepat sesuai dengan tuntunan Islam jika seorang suami mengetahui istrinya selingkuh dengan laki-laki lain, dan sudah sangat diduga pernah berzina dengan laki-laki itu. Apakah suami tersebut wajib menceraikan istrinya, sementara dia masih menyayangi isterinya dan isterinya juga tidak mau sekali kalau diceraikan. Syukron ya UstadzWassalam

Hamba Allah
Polewali Mandar Sulawesi Barat

Continue reading BAGAIMANA SIKAP TERHADAP ISTRI YANG SELINGKUH?

# 4 Amalan menggapai cinta ilahi #

Ust. Kholid syamhudi LC

عَنْ مُعَاذ بْنِ جَبَلٍ رَِضِيَ الله عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْ لُ الله صلَّى الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : قَالَ اللهُ تَعَالَى : حَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَحَابِّينَ فِيَّ وَ حَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْْمُتَوَاصِلِين فِيَّ وَ حَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَنَاصِحِيْنَ فِيَّ وَ حَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلْمُتَبَاذِلِينَ فِيَّ ;الْمُتَحَابُّوْنَ فِيَّ عَلَى مَنَابِرَ مِنْ نُوْرٍ يَغْبِطُهُمْ بِمَكَانِهِمُ النَّبِيُّوْنَ وَ الصِّدِّيْقُوْنَ وَ الشُّهَدَاءُ
Dari Mu’adz bin jabal –Radhiyallahu ‘anhu- beliau berkata: Telah bersabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم : Allah l berfirman :

”Orang yang saling mencintai karena-Ku pasti diberikan cinta-Ku, orang yg saling menyambung kekerabatannya karena-Ku pasti diberikan cintaKu dan orang yg saling menasehati karena-Ku pasti diberikan cintaKu serta orang yg saling berkorban karena-Ku pasti diberikan cinta-Ku. Orang2 yg saling mencintai karena-Ku (nanti di akherat) berada di mimbar2 dari cahaya. Para Nabi, shiddiqin dan orang2 yg mati syahid merasa iri dengan kedudukan mereka ini.”

(Riwayat imam Ahmad dalam kitab al-Musnad dan dishahihkan al-Albani dalam kitab Shahih Jami’ ash-Shaghir no. 4198).

Dalam hadits qudsi ini Allah memerintahkan kita untuk mewujudkan empat hal yang menjadi sebab kita menjadi hambaNya yang dicintai.

1. Perintah saling mencintai karena Allah

2. Perintah saling menasehati karena Allah

3. Perintah saling menyambung persaudaraan karena Allah

4. Perintah saling berkorban karena Allah.

Demikianlah Allah tunjukkan kepada kita empat amalan menggapai kecintaan ilahi.

Diantara langkah-langkah mewujudkannya adalah:

1. Memperbaiki aqidah dan iman kita menjadi sempurna

2. Mengingat keempat amalan ini dicintai dan diridhai Allah

3. Menelaah benar siroh (sejarah kehidupan) Rasulullah n dan para salaf ash-shalih dan mempraktekkannya. Caranya dengan mengetahui konsep dan tuntunan ajaran mereka sehingga akan muncul keinginan dan kecintaan untuk meniti dan mengikuti jejak langkah mereka.

Mengingat akibat baik dan pahala yang didapatkan dari empat amalan ini.
Semoga kita dapat mewujudkannya.