Category Archives: Kholid Syamhudi

Perbaiki Keluarga

Ust. Kholid Syamhudi, حفظه الله

Syeikh Ibnu Badies al-Jazairi berkata:

… Demikianlah wajib bagi seseorang untuk memulai dalam bimbingan dan dakwahnya kepada orang terdekatnya kemudian yang setelah mereka secara bertahap
 
Setiap kita ketika melaksanakan tugas membimbing keluarganya dan orang terdekat dengannya maka tidak lama akan kita lihat kebaikan telah tersebar di masyarakat seluruhnya. Karena dari keluarga (rumah tangga) akan tersusun masyarakat.
 
Ketika setiap kita memperhatikan keluarganya maka umat akan mencapai ketinggian dengan ketinggian yg dicapai para keluarga tersebut, seperti naiknya sesuai karena naiknya elemen-elemennya. Sehingga orang yang memperhatikan keluarganya otomatis telah memperhatikan umatnya.
 
Ketika dia berniat dengan berkhidmat kepada keluarganya untuk berkhidmat kepada umat, maka dia mendapatkan pahala berkhidmat kepada semuanya; keluarganya dengan amalan dan umatnya dengan niat tersebut. Atau untuk keluarganya secara langsung dan umatnya secara tidak langsung. Ini semua termasuk yang dibalas pahala secara syariat.
 
Sumber: Majalah al-Ishlah al-Jazair edis 1 tahun 2007 hlm 66.

Kaidah Mempertajam Pikiran

 
Syeikh Abdurrahman bin Naashir as-Sa’di -Rahimahullah- meletakkan 8 kaedah dalam mempertajam akal fikiran dan mencerdaskannya:
 
1. Sibuk dengan ilmu-ilmu yang bermanfaat.

2. Memperbanyak berfikir ilmu-ilmu yang bermanfaat.

3. Memulai dengan yang paling mudah bagi manusia dari ilmu-ilmu yang manfaat tersebut.

4. Bertahap dalam mencari ilmu-ilmu tersebut.

5. Membiasakan akal untuk tenang menerima yang benar dan pas dari ilmu-ilmu tersebut.

6. Menjauhkan akal dan melindunginya dari yang rusak dan dusta dari ilmu pengetahuan.

7. Kontinyu berfikir dan meneliti makhluk-makhluk Allah sebagaimana Allah anjurkan.

8. Melatih akal memahami firman-firman Allah dan sabda-sabda Rasulullah صلى اللّه عليه وسلم  dengan cara mentadabburi dan memahami kandungan dari keduanya.
 
(Ar-Riyaadh an-Naadhiroh dari al-Majmu’ al-Kaamilah Li Mu’allafaat as-Sa’di bag. Tsaqafah Islamiyah , 1/490).

Share link KLIK http://m.klikuk.com/kaedah-mempertajam-fikiran/

10 Cara Mendapatkan Qana-ah

Ust. Kholid Syamhudi, حفظه الله

Banyak sekali hasil dan manfaat memiliki sifat qanaah ini. Nah untuk mendapatkannya perlu adanya beberapa kiat yang dengan izin Allah akan membawa kita padanya. Di antaranya yaitu:

1. Memperkuat Keimanan kepada Allah subhanahu wata’ala

2. Yaqin bahwa Rizki Telah Tertulis
Seorang muslim yakin bahwa rizkinya sudah tertulis sejak dirinya berada di dalam kandungan ibunya.

3. Memikirkan Ayat-ayat al-Qur’an yang Agung

4. Ketahui Hikmah Perbedaan Rizki
Di antara hikmah Allah menentukan perbedaan rizki dan tingkatan seorang hamba dengan yang lainnya adalah supaya terjadi dinamika kehidupan manusia di muka bumi, saling tukar manfaat, tumbuh aktivitas perekonomian, serta agar antara satu dengan yang lainnya saling memberi kan pelayanan dan jasa.

5. Banyak Memohon Qana’ah kepada Allah

» Baca lebih lengkap, KLIK :
http://m.klikuk.com/10-cara-mendapatkan-qanaah/

Bahaya Syi’ah

Wahai Muslimah…

•» Lihatlah Kelakuan Syiah Dan Nikah Mut’ah Mereka !

Saudaraku Muslimah Sekalian, Dan Sekalian kaum Muslimin yang bisa membuka situs www.klikuk.com, Jangan kendorkan kehati-hatian kita atas agama syiah yang bisa menjerat kita tergelencir apabila kita melonggarkan ikatan kehati-hatian kita.

Semoga kita sekeluarga Dan seluruh kaum Muslimin selamat dari fitnah mereka…

Diantara bahaya Syiah terhadap tatanan social masyarakat Islam adalah pembolehan nikah Mut’ah yaitu kesepakatan rahasia untuk melakukan hubungan suami istri kepada wanita yang telah sepakat dengannya walaupun dari kalangan Pekerja Seks Komersil (PSK) atau wanita yang masih bersuami, lihat pendapatnya Ath Thusiy, ia berkata: “Tidak mengapa bermut’ah dengan wanita fajiroh,26] dan khumainiy juga berfatwa bolehnya bermut’ah dengan pezinah.”[27] Oleh karena itu, mereka mungkin bersepakat untuk sehari, dua hari atau sekali dan dua kali.

Al Aluusy berkata: “Barangsiapa yang melihat keadaan orang-orang Syiah sekarang dalam masalah Mut’ah tidak butuh dalam menghukum mereka berzina kepada bukti-bukti karena seorang wanita berzina dengan dua puluh laki-laki dalam satu hari satu malam dan mengatakan bahwa dia berbuat mut’ah. Dan buat mereka tersedia lokalisasi-lokalisasi untuk Mut’ah yang berpajangan, disana para wanita dan mereka memiliki mucikari-mucikari yang menghubungkan laki-laki dengan para wanita atau para wanita dengan para laki-laki sehingga mereka memilih yang mereka senangi dan memberikan upahnya dan menarik para wanita tersebut kepada laknat Allah.”[28]

Bukankah ini semua merupakan bahaya yang sangat besar, ambillah pelajaran wahai Ulil Abshar!

Oleh: Ustadz Kholid Syamhudi Lc

KLIK : http://m.klikuk.com/bahaya-syiah-sebuah-realita/ 

COPAS dan BC Kembali lalu sebarkan kepada seluruh kaum Muslimin, sehingga kita semua selalu waspada menghadapi fitnah syiah.

Jazaakumullah khairan

KlikUK.com
Titian Ilmu Penyejuk Qalbu

•» Bahaya Syiah Sebuah Realita

Jurus Jitu Mendidik Anak

Ust. Kholid Syamhudi, حفظه الله

Syeikh Abdurrahman bin Naashir as-Sa’di -Rahimahullah- pernah berkata:

“Mengenal hukum-hukum syariat secara benar akan menambah kecerdasan akal dan menumbuhkan kepintaran;

Karena makna-makna syariat adalah makna pengertian terbaik dan etikanya adalah etika terluhur. Juga karena (kaedah) balasan sesuai jenis amal.

Sehingga sebagaimana ia menggunakan akalnya untuk berfikir tentang Rabb nya dan berfikir tentang tanda-tanda kebesaran yang Allah mengajaknya untuk memikirkannya, maka diapun menambahkannya dari sisi itu”.

(Taisiral-Karimirrahman Fi Tafsir Kalaamil Mannaan  dari al-Majmu’ al-Kaamilah LiMu’allafaat as-Sa’di bag. Tafsir , 5/449-450).

» Baca juga :
Jurus Jitu Mendidik Anak KLIK
http://m.klikuk.com/jurus-jitu-mendidik-anak/

Perbaiki Qalbu

Oleh Ustadz Kholid Syamhudi

Imam al-Hasan al-Bashri -Rahimahullah- pernah berkata kepada seorang: “Obati kalbu (hati) mu! Karena Allah hanya butuh dari hambaNya kalbu yang baik.

Imam ibnu Rajab dalam Jaami’ al-Uluum wal Hikaam 1/211 menjelaskan maksud ucapan ini,  maksudnya adalah yang Allah inginkan dan tuntut dari seorang Hamba adalah kalbu yang baik.

Tidak akan baik kalbu hingga benar-benar mengenal Allah, keagungan, kecintaa, rasa takut, segan, berharap dan tawakkal pada Allah dan semua ini telah memenuhi kalbunya. Inilah hakekat tauhid dan pengertian Laa Ilaaha Illallah”. Mari mengenal Allah lebih dekat dan penuhi kalbu kita dengan ilmu yang manfaat dan amal shalih! Semoga manfaat!

KLIK :
http://m.klikuk.com/perbaiki-qalbu/

Sabar Tak Bertepi

Ustadz Kholid Syamhudi Lc

Ketika sabar diperintahkan Allah سبحانه وتعالى kepada kita semua, maka Diapun adakan sebab-sebab yang membantu dan memudahkan seseorang untuk sabar.

Demikian juga tidaklah Allah سبحانه وتعالى memerintahkan sesuatu kecuali membantu dan mengadakan sebab-sebab yang memudahkan dan membantu pelaksanaannya sebagaimana Ia tidak mentaqdirkan adanya penyakit kecuali menetapkan obatnya. Sabar walaupun sulit dan tidak disukai jiwa, apalagi bila disebabkan kelakuan dan tindakan orang lain. Akan tetapi kesabaran harus ada dan diwujudkan.

Ada beberapa kiat yang dapat membantu kita dalam bersabar dengan ketiga jenisnya, diantaranya:

1. Mengetahui tabiat kehidupan dunia dan kesulitan dan kesusahan yang ada disana, sebab manusia memang diciptakan berada dalam susah payah, sebagaimana firman Allah:

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah. (QS. 90:4)

2. Beriman bahwa dunia seluruhnya adalah milik Allah dan Dia memberinya kepada orang yang Dia sukai dan menahannya dari orang yang disukaiNya juga.

3. Mengetahui besarnya balasan dan pahala atas kesabaran tersebut.

Diantaranya:

a. Mendapatkan pertolongan Allah, sebagaimana firmanNya: Dan Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS. 2:249)

b. Mendapatkan sholawat, rahmat dan petunjuk Allah, sebagaimana firmanNya: Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan:”Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.

Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. 2:155-157)

Lebih lengkap KLIK :
http://m.klikuk.com/kiat-sabar/

– – – – – •(*)•- – – – –

Tutupi Kekurangan

Syeikhul Islam ibnuTaimiyah -Rahimahullah- berkata:

“Apabila seorang hamba mendapati DIRINYA TIDAK BISA SEMPURNA dalam menunaikan hak-hak kekerabatan, keluarga, anak dan tetangga serta saudara-saudaranya maka TUTUPILAH DENGAN DO’A dan PERMOHONAN AMPUNAN untuk mereka”.

(Majmu’ Fatawa 11/698)

– – – – – •(*)•- – – – –

Hakekat Jalan Yang Lurus

Syeikhul Islam ibnu Taimiyah -Rahimahullah- berkata:

SHIRATULMUSTAQIM (jalan yang lurus) adalah seorang hamba BERAMAL dalam SETIAP WAKTU semua yang diperintahkan Allah pada waktu tersebut berupa ilmu dan amal dan tidak mengerjakan yang dilarang Allah.

(Majmu’ Fatawa 14/37).

Komitmen Dengan Ilmu Syar’i

 
Syeikhul Islam ibnuTaimiyah -Rahimahullah- berkata:

“Seandainya seorang KOMITMEN dengan ilmu syar’i (ilmu agama yang benar) TANPA MENGAMALKAN yang menjadi kewajibannya maka ia menjadi MENYIMPANG (al-Ghaiy).

Apabila KOMITMEN dengan ibadah syar’i TANPA ILMU yang wajib (diketahuinya) maka dia SESAT (Dhaal).

Kesesatan (Dhalal) ciri khas Nashrani
dan menyimpang (Ghaiy) ciri khas Yahudi”

(Majmu’ Fatawa 22/307).