Category Archives: Muhammad Arifin Badri

Idiih, Kok Minta-minta Terus Sih..!

Sobat, bagaimana perasaan anda bila ada orang yang setiap hari meminta uang, atau makanan atau bantuan atau perhatian anda.

Apa yang akan anda lakukan kepada orang seperti itu ? anda menegurnya ? atau anda menghardik dan mengusirnya ? atau anda akan bersikap acuh tak acuh kepadanya ?

Sobat! Jangan kawatir, apapun yang anda lakukan pasti beralasan, anda mengusir dia juga wajar, menegurnya juga wajar, dan anda acuh kepadanya juga wajar, karena itulah manusia. Anda pasti menyadari bahwa diri anda juga butuh kepada harta yang ia pinta. Sebagaimana harta yang anda miliki juga terbatas.

Namun tahukah anda bahwa ternyata hingga saat ini anda melakukan hal yang serupa kepada Allah Azza wa Jalla. Setiap saat anda meminta, dan meminta kepada-Nya, bukankah demikian ?

Namun tenang sobat, Allah tiada pernah jenuh apalagi marah kepada anda gara gara anda tiada lelah meminta kepada-Nya. Bahkan sebaliknya, bila anda mulai jenuh untuk meminta atau bahkan enggan untuk meminta kepada-Nya, maka Allah akan murka kepada anda.

Allah Ta’ala Maha Kaya, sehingga apapun yang anda pinta tiada dapat mengurangi apalagi menghabiskan kekayaan-Nya. Dan Allah Maha Kuasa, apapun yang anda pinta tiada menyusahkan atau merepotkan-Nya. Dan apapun yang anda pinta, maka Allah Maha Penyayang, karenanya Ia tiada pernah murka kepada anda walaupun ternyata anda tidak tahu diri, sehingga sebelum, dan sesudah meminta anda masih saja melakukan perbuatan durhaka kepada-Nya.

Dalam hadits qudsi, Allah Ta’ala berfirman:

يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ قَامُوا فِى صَعِيدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُونِى فَأَعْطَيْتُ كُلَّ إِنْسَانٍ مَسْأَلَتَهُ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمَّا عِنْدِى إِلاَّ كَمَا يَنْقُصُ الْمِخْيَطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ

Wahai hamba-hamba-Ku andai orang pertama hingga orang terakhir, dari bangsa manusia dan juga bangsa jin, semuanya berkumpul di satu tempat, lalu mereka semua meminta kepada-Ku, dan Akupun mengabulkan semua permintaan masing-masing mereka , niscaya itu tidak dapat mengurangi perbendaharaan-Ku kecuali bagaikan jarum yang dicelupkan ke dalam samudra. (Bukhari dan Muslim)

Dan kebutuhan yang sepatutnya segera anda pintakan kepada-Nya ialah ampunan terhadap dosa-dosa anda yang telah bertumpuk dan terus menjerat kaki anda, sehingga terasa berat bila diayuh menuju ke tempat ibadah. Dan mengelincirkan kaki, tangan dan lisan anda sehingga senantiasa mudah tercebur dalam kubangan dosa dan perbuatan keji.

Astaghfirullah wa atubu ilaih.

Muhammad Arifin Badri,  حفظه الله تعالى

Apakah Anda Cantik Atau Tampan..?

Sobat, bila hari ini anda merasa tampan atau cantik jelita, sehingga anda merasa bangga atau minimal senang, maka itu sepenuhnya hak anda. Namun izinkan saya bertanya, apakah anda adalah orang pertama yang tampan atau cantik jelita, sedangkan semua orang sebelum anda tiada seorangpun yang memiliki ketampanan atau kecantikan seperti anda?

Sobat! Ke manakah orang-orang tampan dan cantik sebelum anda ? Mengapa semuanya berubah bahkan pergi ?
Dan bisa jadi kini anda mulai menyadari kepergian ketampanan dan kecantikan yang kemaren anda banggakan.

Coba amati pula keindahan bunga dan alam yang ada disekitar anda, betapa kemaren nampak begitu ndah, namun kini mulai pudar atau bahkan benar-benar telah sirna. Kenapa semua itu bisa terjadi?

Ya, itulah dunia, tiada yang kekal atau abadi, semua akan berganti dan selanjutnya hilang. Bila anda menyadari itu, mengapa anda terperdaya dengannya sehingga melalaikan kindahan, ketampanan dan kecantikan yang abadi ?

Tahukah anda dimana dan bagaimana agar bisa memiliki ketampanan, kecantikan dan keindahan yang abadi ?

Ketahuilah bahwa semua itu hanya ada di surga. Dan untuk bisa mendapatkannya, maka pintalah kepada yang memilikinya, yaitu Allah Azza wa Jalla. Dekatkan diri anda kepada-Nya dan jauhilah seluruh larangan-Nya. Allah Ta’ala berfirman dalam hadits qudsi:

أَعْدَدْتُ لِعِبَادِىَ الصَّالِحِينَ مَا لاَ عَيْنٌ رَأَتْ وَلاَ أُذُنٌ سَمِعَتْ وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ ». مِصْدَاقُ ذَلِكَ فِى كِتَابِ اللَّهِ (فَلاَ تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِىَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ)

Aku telah menyiapkan untuk hamba-hamba-Ku kenikmatan yang tiada pernah disaksikan oleh mata manusia, tidak pula pernah didengar oleh telinga manusia, dan tidak pula pernah dibayangkan oleh manusia.

Penjelasan ini semakna dengan firman Allah dalam Al Qur’an: “Tiada seorangpun yang mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (As Sajdah 17 dan hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

Sobat! Masihkah ada alasan untuk menunda ibadah kepada Allah dan bermaksiat kepada-Nya ?

Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى

Sakti Tapi Kok Mati..?

Sobat, di setiap masa dan negri, ada saja sosok-sosok yang dianggap sakti. Banyak deh cerita luar biasa tetang sosok tersebut. Ada yang diyakini bisa mendatangkan rejeki, ada pula yang dikisahkan mampu melindungi pengikutnya dari segala petaka. Ada pula yang katanya mampu mengetahui yang gaib, menghidupkan orang yang sudah mati, atau minimal bisa berkomunikasi dengan orang yang sudah mati, dan masih banyak lagi.

Bagi yang mempercayainya, pasti saja banyak pembelaan, bisa dianggap wali, atau karomah, atau sakti atau lainnya.
Menurut anda, benarkah semua itu terjadi ?

Sobat, sebagai orang yang beriman, anda pasti percaya bahwa andai semua itu benar maka seharusnya orang yang paling sakti adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Selanjutnya para sahabat Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali dan sahabat lainnya.

Namun demikian, pada kenyataannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengetahui yang gaib, kecuali bila mendapat wahyu. Beliau tidak mampu memberi atau melindungi pengikutnya dari petaka, bahkan beliau sendiri jatuh sakit, merasakan lapar, dan ketika berperang beliau terluka, dan akhirnya beliau juga meninggal dunia. Allah Taala berfirman:

قُل لَّا أَقُولُ لَكُمْ عِندِي خَزَائِنُ اللهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ

Katakan wahai Muhammad: aku tidak pernah mengatakan kepada kalian bahwa aku memiliki perbendaharaan allah, aku juga tidak mengetahui yang gaib, dan aku juga tidak pernah mengatakan bahwa aku adalah seorang malaikat. Tiada yang aku ikuti melainkan wahyu yang diturunkan kepadaku. Katakan apakah sama antara orang yang buta dengan orang yang melihat, mengapa kalian tidak berfikir ? ( Al An’am 50)

Coba anda amati orang orang yang dianggap sakti atau wali tersebut, bukankah meteka juga seperti anda, kemaren muda sekarang tua renta? Andai dia benar benar sakti, niscaya ia pelihara dirinya agar tidak menua.

Bukankah dia juga bisa sakit, dan ternyata ketika sakit juga berobat ke dokter? Andai dia benar benar sakti, niscaya dia obati sendiri penyakitnya ?

Bukankah orang yang dianggap sakti itu juga perlu untuk berteduh di dalam rumah, agar terlindung dari panas dan hujan ?
Dan lebih ironisnya, bukankah orang orang yang dianggap sakti itu meminta, dan kalaupun tidak meminta menerima sumbangan dari murid muridnya? Kenapa dia menerima, bukankah ia sakti yang katanya sebagian kesaktiannya, dia mampu melancarkan rejeki dan karir anda ?

Sobat! Sedari dulu kala, dongeng dan fakta memang berbeda, betapa banyak kisah yang luar biasa namun ternyata adanya hanya dalam dongeng, layakkah anda terperdaya oleh dongeng ?

Bila anda masih meyakini yang demikian itu, kemana iman anda bahwa Allah adalah Yang menciptakan, menguasai, dan mengatur dunia beserta isinya ?

Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى

Pengalaman Bepergian Ke Negri Orang…

Sobat! Pernahkah anda bepergian ke negri orang? Bila belum pernah, semoga Allah memberi kesempatan kepada anda Untuk menunaikan ibadah haji dan umrah agar anda mengetahui dinamika bepergian ke negri orang.

Berbagai persiapan anda lakukan, bekal anda rencanakan, berbagai aturan yang berlaku di negri tujuan anda pelajari, dan satu demi satu prosedur yang ditetapkan negri tersebut anda penuhi tanpa terkecuali. Bahkan berbagai pantangan dan hal hal yang dibenci oleh penduduk negri tersebut juga anda kenali.

Mengapa semuan itu anda lakukan? Jawabannya sederhana, agar anda diizinkan masuk ke negri tersebut dan terhindar dari kejadian yang tidak menyenangkan selama berada di negri orang.

Coba bayangkan, ketika anda tiba di negri orang, ternyata petugas keamanan bandara menemukan anda membawa narkoba atau bahan peledak, apa yang akan mereka lakukan dan betapa susahnya urusan anda saat itu.

Sobat, sadarkah anda bahwa saat ini anda sedang melakukan perjalanan menuju ke negri akhirat ?
Sudahkan anda mempersiapkan bekalnya?
Sudahkah anda memenuhi seluruh prosedur yang Allah tetapkan agar anda bisa tiba di negri akhirat dengan selamat ?
Dan sudahkah anda memastikan bahwa anda tidak membawa “narkoba dan bahan peledak akhirat” agar anda selamat dan tidak ditangkap lalu dihukumi setiba di akhirat ?

Dan tahukah anda bahwa prosedur formal untuk dapat masuk ke negri akhirat ialah ajaran syariat islam yang anda imani ini ?

Sebagaimana tahukah anda bahwa dosa dan maksiat yang selama ini anda lakukan adalah “narkoba dan dinamit akhirat” yang menyebabkan anda ditangkap lalu dijebloskan ke dalam neraka ?

Sobat, mengapa anda tidak mempelajari dan mengikuti seluruh prosedur formal untuk masuk ke negri akhirat sebagaimana anda mempelajari dan mengikuti prosedur formal untuk masuk ke negri belanda, jepang atau singapura dan lainnya ?

Tahukah anda, di mana dan seperti apa prosedur formal untuk bisa masuk ke negri akhirat dengan selamat? Simak ayat berikut:

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Katakan (wahai Muhammad): jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa dosa kalian, sedangkan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( Ali Imran 31)

Pelajarilah ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena itu adalah panduan formal menuju negri akhirat. Tinggalkan setiap dosa dan durhaka karena itu adalah narkoba dan dinamit akhirat, semoga anda sampai di negri akhirat dengan selamat, amiin.

Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى

Kenapa Anda Begitu Kejam..!

Kenapa anda begitu kejam! Membalas air susu dengan air tuba.

Sobat betapa sering anda memuji dan mencintai orang yang telah banyak berjasa kepada anda, alias anda merasa berhutang budi banyak kepadanya. Sebagaimana ia juga selalu membantu anda pada setiap kesulitan yang anda hadapi.

Anda begitu hormat dan siap untuk memenuhi apapun yang ia pinta dari anda. Lisan anda selalu memuji dan menyebutnya, hatinya anda begitu mengagungkan dan mencintainya.Dan anda juga siap berkorban dengan apa saja demi membalas budinya

Namun pernahkah anda menyadari bahwa sebaik apapun dia, ketahuilah bahwa Allah Ta’ala jauh lebih baik dan lebih banyak memberi kebaikan kepada anda. Sejak anda belum terlahir ke dunia, hingga seluruh apa yang anda dapatkan adalah karunia dari-Nya.

وَمَا بِكُم مِّن نِّعْمَةٍ فَمِنَ اللّهِ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْأَرُونَ

Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudaratan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan. (An Nahel 53)

Walau demikian, mengapa lisan anda begitu jarang menyebut Nama-Nya?
Mengapa hati anda begitu gersang dari cinta dan pengagungan kepada-Nya?
Dan mengapa anda nampak begitu berat bahkan malas untuk berkorban atau beribadah kepada-Nya?
Bahkan betapa sering anda berbuat durhaka kepada-Nya?

Sadarlah sobat, kalau bukan sekarang anda menyadari kesalahan langkah anda, kapan lagi ?
Haruskah anda menanti datangnya malaikat maut untuk bisa menyadari kesalahan sikap anda ?

Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى

Eh, Berapa Jumlah Kekayaan Anda Hari Ini..?

Anda sering mendengarkan atau membaca laporan kekayaan seorang pejabat atau seorang konglomerat? MasyaAllah ya, banyak sekali jumlah kekayaan mereka.

Lalu bagaimana dengan anda ?
berapa kekayaan anda saat ini ?
Anda beluam puas, dan masih mengharap untuk bisa lebih kaya lagi ?

Sobat! Kalau boleh tahu, menurut anda: berapa sebenarnya kekayaan yang sepatutnya anda miliki ?
1 trilyun atau 1.000 trilyun?

Sadarlah sobat! andaipun hari ini nama anda telah bertengger di 10 konglomerat terbesar di dunia, bahkan anda adalah terkaya no 1, maka ketahuilah bahwa anda pasti kawatir bila besok posisi anda tergusur oleh orang lain, sehingga anda akan terus merasa belum cukup dan belum idial kekayaan yang anda miliki.

Namun, tahukah anda bahwa ada satu kiat cepat dan mudah agar anda bisa merasa puas dengan kekayaan yang telah anda miliki ?

Ya, itulah qona’ah, puas dan ridha dengan nikmat yang telah Allah percayakan kepada anda, sehingga anda bersyukur masih mendapat kepercayaan dari-Nya untuk memiliki dan menggunakan kekayaan titipan Allah tersebut. Karena cepat atau lambat semuanya harus anda serahkan kepada para orang lain yang telah Allah pilih untuk menggantikan anda. Sedangkan anda harus menghadap kepada-Nya tanpa membawa secuilpun dari amanah tersebut.

Inilah resep mudah dan cepat untuk menjadi kaya, yaitu kaya hati. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

( ليس الغنى عن كثرة العرض ولكن الغنى غنى النفس )

Kekayaan yang sejati bukanlah karena memiliki harta yang melimpah, namun kekayaan yang sejati ialah kekayaan batin. Muttafaqun ‘alaih.

Selamat menjadi orang kaya raya dalam sekejap.

Muhammad Arifin Badri,  حفظه الله تعالى

Kiat Sederhana Ikhlas Beramal…

Anda merasa susah untuk ikhlas dalam beramal ?

Tenang sobat, menurut penuturan Imam Ibnu Taimiyyah,
ikhlas itu akan mudah anda lakukan bila anda telah memutus semua harapan anda kepada sesama makhluq dan hanya menggantungkan harapan anda kepada Allah Ta’ala pemilik segala sesuatu dan yang kuasa melakukan segala sesuatu, inilah hakekat dari zuhud yang benar.

Bila anda telah memupus semua harapan anda kepada semua makhluq dan hanya tersisa harapan kepada Allah Ta’ala alias benar-benar telah zuhud, maka ikhlas itu menjadi mudah.

Dan untuk bisa zuhud maka anda harus memupuk subur ketakwaan anda dengan menjalankan segala perintah dan meninggalkan segala larangan. Setiap perintah yang anda jalankan dan setiap larangan yang anda tinggalkan pasti menghantarkan anda kepada ketakwaan. (Majmu’ Fatawa 1/94)

Karena itu untuk bisa ikhlas, teruslah berbuat, dan beramal kebajikan dan terus berjuang meninggalkan kemaksiatan. Dengan izin Allah suatu saat anda akan ikhlas.

Selamat mencoba, semoga dimudahkan dan berhasil.

Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى

Untung Ada Saya…

Ucapan di atas, mungkin saja terdengar biasa bahkan bisa jadi anda pernah atau mungkin juga sering mengucapkannya.

Di saat berhasil melakukan satu tindakan penyelamatan, atau menolong orang kesusahan dan kondisi lainnya, ucapan tersebut biasa diucapkan.

Sobat! bila anda merenungkan ucapan di atas dengan seksama, niscaya anda merasakan ada satu kejanggalan, terlebih bagi anda yang beriman kepada Allah dan hari akhir.

Sobat, ketahuilah bahwa keberhasilan apapun yang terjadi dan berhasil anda wujudkan sepenuhnya adalah karunia Allah Ta’ala. Karena itu, dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada kondisi semacam ini beliau berkata:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ

“Alhamdulillahil-ladzii bi ni’matihi tatimmush-shoolihaat”

(Segala puji hanya milik Allah, yang berkat kemurahan-Nya segala kebaikan dapat terwujud).

Biasakan untuk mengucapkan doa ini, agar kenikmatan yang anda dapatkan berlipat ganda dan langgeng. Allah Ta’ala berfirman:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Dan ingatlah tatkala Tuhan-mu mengumandangkan/menegaskan jikalau kalian bersyukur niscaya Aku menambahkan nikmat kalian, namun sebaliknya bila kalian mengkufuri/ingkar, sejatinya siksa-Ku sangatlah pedih.” (Surat Ibrahim 7).

Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى

 

da280514

Walau Sudah Dewasa, Bisa Saja Anda Terkena Busung Lapar…

Sobat, sudahkah anda aman dari ancaman penyakit busung lapar?

Kenali tanda tandanya agar anda dapat mengantisipasi dan menanggulanginya sejak dini, berikut sebagian indikatornya:
1. Tubuh terlihat kurus sehingga hanya tampak tulang yang terbungkus oleh kulit.
2. Tulang rusuk menonjol.
3. Wajah terlihat tua.
4. Kulit keriput.Jaringan lemak sangat sedikit hingga tidak ada sama sekali.

Adakah salah satu dari indikator di atas pada diri anda ?

Kalau anda berkata: aaah ngacok, sudah dewasa bahkan rajin internetan kok terkena busung lapar ?

Eeeh jangan salah, walaupun anda pemilik lumbung pangan, bisa saja terkena penyakit busung lapar. Bukankah anda sadar bahwa anda hidup bukan hanya dengan jasad anda, namun juga dengan jiwa ?

Bila saat ini anda selalu memberi raga anda asupan gizi yang cukup bahkan melimpah sehingga bebas dari ancaman penyakit busung lapar, namun sudahkan anda melakukan hal yang sama dengan jiwa anda? Karena kekurangan asupan gizi, bisa jadi saat ini jiwa anda sedang menderita penyakit busung lapar yang akut. Allah berfirman:

وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى

Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta” (Thaha 124)

Sobat! Ketahuilah bahwa gizi jiwa anda bukanlah sepiring sate yang lezat, atau segalon minuman yang segar. Gizi jiwa anda adalah lantunan ayat-ayat Allah yang anda baca, dan nama nama Allah yang selalu membasahi lisan anda, dan istiqhfar permohonan ampun yang selalu anda panjatkan kepada Allah Ta’ala.

Hanya dzikir dan ibadah yang dapat menjaga kesehatan jiwa anda agar tidak mengalami penyakit busung lapar. Simak firman Allah Ta’ala:

الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (Ar Ra’du 28)

Sobat, selamat menempuh hidup dengan jiwa yang sehat dengan dzikir kepada Allah Ta’ala.

Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى

Obat Kuat Paling Manjur, Cees Pleng Tenan…

Sobat, pernahkah anda merasakan badan anda lemah tak berdaya, pikiran anda tertutup tak kuasa menemukan solusi masalah yang anda hadapi, dan semua orang di sekita anda juga tiada kuasa berbuat apa apa untuk anda.

Ya, banyak analisa yang dapat anda dengar atau temukan, kekurangan gizi, kurang istirahat, tensi darah naik, gula darah turun atau naik dan masih banyak lagi. Bisa jadi sebagian analisa tersebut nyata, alias ketika anda cek, benar benar gula darah anda naik atau anda lelah kurang istirahat atau kurang asupan gizi.

Namun pernahkah anda berpikir, mengapa dan siapa yang menyebabkan anda kekurangan gizi, atau urusan anda seakan tiada pernah selesai sehingga anda kurang istirahat ?

Bukankah anda melihat betapa banyak orang yang lebih miskin dari anda ternyata mereka tidak mengalami kekurangan gizi, dan betapa banyak pula orang yang seakan tiada pernah bermasalah, dan kalaupun bermasalah maka begitu mudah solusi masalah mereka?
Tidakkah ada cara agar anda dapat hidup seperti mereka? dan bahkan lebih baik dari mereka?

Tenang sobat, caranya ternyata sederhana, cukup serahkan segala urusan anda kepada Allah Ta’ala Dzat Yang Maha Kuasa. Bukalah pintu hati anda untuk dapat berkomunikasi dengan Allah dan lapang dada menyerahkan segala urusan anda kepada-Nya.

Basahi lisan anda dengan ucapan:

لا حول ولا قوة إلا بالله

Tiada daya dan tiada kekuatan selain daya dan kekuatan yang datang dari Allah .

Dan bila anda telah membuka pintu hati anda untuk Allah, maka simak janji Allah Ta’ala :

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah mencukupkan segala keperluannya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa melaksanakan urusan yang Ia kehendaki. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (At Talaq 3)

Dan agar lebih sempurna, maka basahi pula lisan anda dengan bacaan istighfar alias mohonlah ampunan atas segala dosa dan khilaf anda, biang segala kesusahan hidup dunia dan akhirat. Allah Ta’ala berfirman:

وَيَا قَوْمِ اسْتَغْفِرُواْ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُواْ إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاء عَلَيْكُم مِّدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَى قُوَّتِكُمْ وَلاَ تَتَوَلَّوْاْ
مُجْرِمِينَ

Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (Huud 52)

Selamat menempuh hidup bahagia, bebas dari galau dan derita berkat iman anda kepada Allah Ta’ala.

Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى